10 Contoh Kalimat Mubtada Khobar

Bikin mendalami Islam, dan boleh menyampaikan dakwah Islam kepada masyarakat secara baik. Maka mendalami Bahasa Arab adalah satu keniscayaan. Karna bahasa Arab adalah kuci Ilmu-Ilmu Islam, dan sebagai dasar yang harus dipunyai maka itu seorang penggali hukum Islam.

Di dalam bahasa Arab dikenal suatu hobatan tata bahasa yaitu Nahwu dan Shorof. Salah satu cagak ilmu dari nahwu adalah Mubtada’ dan Khobar. Maka, tidak lepas dari itu kami harus menghakimi sekilas tentang Mubtada’ dan Khobar misal bagian pendedahan bahasa Arab tinggat awal.

PENGERTIAN MUBTADA’ DAN KHOBAR

Mubtada’ (اَلْمُبْتَدَأُ) adalah isim marfu’ yang biasanya terdapat di awal kalimat (Subyek) dan Khobar (الْخَبَر) yakni sesuatu nan dapat memenuhi makna mubtada’ (Predikat).

Menurut Ali Al-jarim dan Musthofah Amin dalam kitab An-Nahwu Al-Wadhih, Mubtada’ yaitu isim yang dirafa’ketel di awal jumlah, sementara itu Khabar yaitu isim yang mewujudkan jumlah bersama mubtada’.

Makara, Mubtada’ dan Khobar itu membentuk suatu kalimat (jumlah). Khobar bersandar/mengikuti kepada Mubtada’ dalam kalimat (jumlah).

مُحَمَّدٌ
طَبِيْبٌ

(Muhammad adalah koteng mantri)

الْأُسْتَاذُ
مَرِيْضٌ

(Ustadz itu sakit)

Penjatahan MUBTADA’ DAN KHOBAR

Dibagi menjadi 2 (dua) diversifikasi, yaitu :

1. Mubtada Isim Dzahir



Yakni Mubtada’ yang berupa isim dhohir yang nampak dan jelas.

مُحَمَّدٌ
طَبِيْبٌ

(Muhammad ialah seorang medikus)

الْقَاضِى
عَادِلٌ

(Hakim itu adil)

الْوَلَدُ
نَشِيْطٌ
(Anak itu rajin)

2. Mubtada Isim Dhamir

Jadi, mubtada’ diganti dengan pronomina insan (dhomir). Suka-suka 12 macam-macam dhomir sebagai berikut:

اَنَا

نَحْنُ

اَنْتَ

اَنْتِ

اَنْتُمَا

اَنْتُمْ

اَنْتُنَّ

هُوَ

هِىَ

هُمَا

هُمْ

هُنَّ

اَنَا
قَئِمٌ
(Saya mengalir perlahan-lahan)

نَحْنُ
قَئِمُوْنَ

(Kita berdiri)

Dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yakni:


1. Khobar Mufrod

Khabar mufrad adalah khabar yang tidak berupa jumlah (kalimat) dan lain pula syibih (serupa) besaran. Nan dimaksud mufrad disini tidak sama dengan isim mufrad nan menunjukan bilangan spesifik.

Jadi, yang dimaksud mufrod pada khobar mufrod adalah satu pengenalan.


2. Khobar Ghoir Mufrod

Adalah khabar yang terdiri dari jar dan majrur, zharaf, fiil dan fa’ilnya (jumlah fi’liyah), serta mubtada dan khabarnya (besaran ismiyah).

Berikut penjelasannya bak berikut:

1. Khabar mufrad yang terdiri dari jar dan majrur.

زَيْدٌ
فِى
الدَّرِ

(Zaid bakir di intern rumah)

Yang menjadi paradigma khabarnya merupakan kata
فِى
الدَّرِ
yang terdiri dari jar dan majrur.

2. Khabar mufrad yang terdiri berbunga zharaf.

زَيْدٌ
عِنْدَكَ


(Zaid bakir di sisimu)

Nan menjadi abstrak khabarnya merupakan kata
عِنْدَكَ
dimana ia adalah zharaf bersantap (tempat).

3. Khabar mufrad yang terdiri mulai sejak total fi’liyah.

زَيْدٌ
مَاتَ
اَبُوْهُ
(Zaid, Ayahnya sudah meninggal)

Yang menjadi model khabarnya yaitu introduksi
مَاتَ
اَبُوْهُ
dimana ia terdiri fi’il dan fa’il.

4. Khabar mufrad yang terdiri bermula Besaran ismiyah.

زَيْدٌ
جَارِيَتُهُ
ذَاهِبَةٌ

(Zaid, hamba perempuannya memencilkan)

Yang menjadi sempurna khabarnya ialah kata
جَارِيَتُهُ
ذَاهِبَةٌ
dimana ia terdiri dari mubtada dan khabar.

Kodrat-Suratan MUBTADA’ DAN KHOBAR

Internal kalimat, mubtada’ dan khobar ada ketentuanya. Nan akan dibahas disini bikin tingkat awal/asal agar dapat dipahami sebagaimana mestinya pemula dalam bahasa arab. Adalah sebagai berikut:

1. Mubtada’ dan khobar ialah isim-isim marfu’

الْوَلَدُ
نَشِيْط
(Anak itu rajin)

أَبُوْكَ
مَاهِرٌ
(Bapakmu yaitu sosok yang pandai)

الْقَاضِى
عَادِلٌ

(Hakim itu independen)

2. Mubtada’ dan khobar harus selalu sesuai berbunga sisi bilangannya.

الْمُسْلِمُ
حَاضِرٌ
(Seorang mukminat itu hadir)

الْمُسْلِمَانِ
حَاضِرَانِ

(Dua orang muslim itu hadir)

الْمُسلِمُوْنَ
حَاضِرُوْنَ(Bani adam-orang muslim itu hadir)

3. Mubtada’ dan khobar harus buruk perut sesuai berpunca sisi jenisnya.

الْمُسْلِمُ
صَالِحٌ

(Hamba allah mukminat itu sholeh)

الْمُسْلِمَةُ
صَالِحَةٌ

(Orang muslimah itu sholihah)

الْمُؤْمِنُوْنَ
مُجْتَهِدُوْنَ

(Para lanang mu’min itu makhluk yang bersungguh-sungguh)

الْمُؤْمِنَاتُ
مُجْتَهِدَاتٌ

(Para perempuan mu’min itu turunan yang bersungguh-sungguh)

Mempelajari Mubtada’ dan Khobar yaitu langkah utama untuk menciptakan menjadikan kalimat dalam gugus kalimat berbahasa arab ataupun membaca sendisendi bersopan santun arab. Jadinya, meskipun ini adalah bahasan pangkal hanya menjadi tumpuan kedepannya bakal mengerti tentang Mubtada’ dan Khobar lanjutan. Seperti penempatan Mubtada’ didahulukan semenjak Khabarnya dan Khabar didahulukan dari Mubtada’.

Mubtada’ adalah isim marfu’ yang biasanya terdapat di tadinya kalimat (Subyek). Padahal Khobar adalah sesuatu yang boleh menunaikan janji makna mubtada’ (Predikat).

Mubtada’ dibagi menjadi 2 penggalan, yaitu:

Khobar dibagi menjadi 2 Episode, yakni:

Khobar Ghoir Mufrod dibagi mejadi 4 varietas, adalah:

a. Khabar mufrad yang terdiri pecah jar dan majrur.

b. Khabar mufrad nan terdiri pecah zharaf.

c.Khabar mufrad yang terdiri berpangkal total fi’liyah.

d.Khabar mufrad yang terdiri dari Jumlah ismiyah.

Demikian, semoga bermanfaat, dan menjadi ilmu.

Waalahu’bendera.

Source: https://www.rendrafr.com/2019/12/mubtada-dan-khobar.html

Posted by: caribes.net