Agama Wahyu Dan Non Wahyu

Modul 5 : MKDU4221 - Pendidikan Agama Islam


MKDU4221 – PENDIDIKAN AGAMA Islam


RANGKUMAN


MODUL 5



Agama bak Mata air Moral dan Akhlak Mulia internal Semangat




Agama sebagai Sumber Akhlak




          Agama dalam bahasa Indonesi, religion dalam bahasa Inggris, dan di dalam bahasa Arab merupakan sistem kepercayaan yang meliputi penyelenggaraan cara peribadatan kawin manusia dengan Sang Mutlak, rangkaian turunan dengan manusia, dan hubungan makhluk dengan alam lainnya yang sesuai dengan kepercayaan tersebut.



          Dalam pendalaman agama, para tukang agama mengklasifikasikan agama ke dalam pelbagai kategori. Menurut Al-Maqdoosi agama diklasifikasikan menjadi 3 kategori :



  1. Agama wahyu dan non-wahyu



  2. Agama misionaris dan non-misionaris, dan



  3. Agama lokal dan universal



          Berdasarkan klasifikasi manapun diyakini bahwa agama memiliki peranan nan penting bagi spirit manusia karena di dalamnya terdapat seperangkat nilai yang menjadi pedoman dan pegangan cucu adam. Keseleo satunya adalah dalam hal kepatutan.



          Kesusilaan adalah
sesuatu yang berkenaan dengan baik dan buruk. Tak jauh berdeda dengan tata susila semata-mata makin individual aalah karakter pekerti. Akhlak adalah perilaku yang dilakukan tanpa banyak pertimbangan tentang baik dan buruk. Adapaun etika ataupun guna-guna akhlak kajian sistematis adapun baik dan buruk. Bisa juga dikatakan bahwa etika adalah mantra akan halnya moral. Hanya cuma perbedaan antara etika dan ilmu kesusilaan (etika Islam) bahwa yang pertama semata-mata mendasarkan pada akal, sedangkan yang disebut terakhir mendasarkan pada petunjuk, akal bulus tetapi membantu terutama intern hal formulasi.





          Di perdua krisis moral manusia modern (sama dengan dislokasi, disorientasi) akibat menjadikan akal ibarat satu – satunya perigi moral, agama boleh dolan makin aktif intern menyelamatkan bani adam maju dari krisis tersebut. Agama dengan seperangkat moralnya yang diktatorial bisa menerimakan pedoman yang jelas dan intensi yang luhur untuk membimbing bani adam ke sisi hayat yang makin baik.






Testimoni Formatif







Pilihlah satu jawaban nan minimum tepat !






1. Agama secara etimologis berasal semenjak bahasa Sanskerta, yakni …..







A. a artinya tidak, gama artinya buncah








B. a adalah cara, gama adalah jalan








C. ag adalah jalan, ama ialah benar







D. a adalah tidak, gama yaitu benar





2. Agama secara terminologi meliputi, kecuali …..







A. sistem kredo pendamping atas adanya sesuatu yang mutlak di luar hamba allah







B. sistem ritus pengelolaan pendirian peribadatan manusia kepada yang mutlak







C. sistem norma atau tata kaidah yang mengatak hubungan manusia dengan sesama manusia dan pergaulan dengan pan-ji-panji lainnya sesuai dan seia sekata dengan tata keimanan dan pengelolaan peribadatan tersebut








D. sisitem aturan agar tidak terbang






3. Secara garis besar agama diklasifikasikan ke dalam …..








A. tiga








B. dua







C. empat







D. lima





4. Yang bukan terjadwal klasifikasi agama merupakan …..








A. agama nabi dan agama manusia








B. agama ilham dan non-tanzil







C. agama misionaris dan non-misionaris







D. agama rasial dan agama mondial
















5. Yang bukan termaktub agama wahyu adalah …..







A. Islam







B. Kristen







C. Yahudi








D. Hindu

















6. Ilmu yang mempelajari baik dan buruk disebut etika. Karena itu etika bisa dikatakan sebagai …..








A. teori tentang moral








B. sesuatu yang baik dan buruk







C. masalah – kebobrokan baik dan buruk







D. kajian sistematis mengenai baik dan buruk





7. ” Sumber kebaikan dan ki kesulitan adalah kebahagiaan “. Pernyataan tersebut di kemukakan oleh …..







A. rasionalisme







B. ortodoksi








C. egoistik hedonisme








D. egoisme





8. Kemujaraban dan kebobrokan diukur maka dari itu kesenangan, hanya kebahagiaan menurut kebanyakan manusia yang merasakannya. Aliran ini disebut hedonisme universal. Salah seorang penggagasnya merupakan …..








A. Jhon Stuart Mill ( 1806 – 1873 )








B. Epicurus







C. Dataran tinggi







D. Aristoteles






9. Sumber utama moral kerumahtanggaan Islam adalah …..







A. tradisi







B. sunnah








C. Al-alquran








D. akal





10. Agama masih memiliki peranan yang lautan buat spirit manusia berbudaya cak bagi menghindari kemelut moral. Hal tersebut karena ajaran – wahyu agama berkepribadian …..








A. absolut








B. relatif







C. bisa berubah







D. bisa disesuaikan dengan transisi







Kegiatan Belajar 2










Tata krama Mulia dalam Semangat






          Kepatutan intern praktiknya ada yang muia disebut tata susila
mahmudah
dan suka-suka kepatutan yang ternoda yang disebut akhlak
madzmumah. Akhlak sani merupakan akhlak yang sesuai dengan kodrat – ketentuan yang diajarkan Halikuljabbar dan Rasul-Nya padahal kepatutan tercela ialah yang tidak sesuai dengan suratan – garis hidup Allah dan Nabi-Nya. Kemudian dari pada itu, kedua kategori akhlak tersebut ada nan bersifat batin dan ada yang bersifat lahir. Akhlak batin babaran kesopansantunan lahir.






          Menurut Al-Ghazali siasat kepatutan mulia ada empat : hikmah, amarah, nafsu, keseimbangan di antara ketiganya. Keempat sendi tersebut melahirkan budi pekerti – akhlak berupa : jujur, suka menjatah kepada sesama, tawadlu, tabah, tinggi cita – cita, pemaaf, hadiah demap terhadap sesama, mengagungkan orang lain, qona’ah, panjang hati, sipu, pemurah, berani membela kebenaran, menjaga diri bermula keadaan – hal yang haram. Padahal empat sendi adab batin yang ternoda merupakan kejam, bodoh, rakus, dan hukuman. Empat sendi kesopansantunan tercela ini bersalin sifat – sifat maujud : pemarah, abur, peminta, pesimis, statis, putus asa.





          Etik mulia dalam usia sehari diwujudkan baik n domestik hubungan dengan Allah – budi pekerti terhadap Allah, antara lain : tauhid, syukur, tawakal, mahabbah : hubungannya dengan diri sendiri  – etik terhadap diri koteng, antara lain : mampu dan dinamis, panjang usus, iffah, jujur, tawadlu : dengan ibu bapak ataupun keluarga – akhlak terhadap orang tua, antara bukan : berbakti, mendo’akannya, dll. : hubungannya dengan sesama – akhlak terhadap sesama atau masyarakat, antara lain : ukhuwah, dermawan, pemaaf, tasamuh : dan hubungannya dengan alam – akhlak terhadap alam, antara tidak : menimang-nimang, memanfaatkan.






BERIKUTNYA :








– Modul 6 : MKDU4221 – Pendidikan Agama Selam




Source: https://moduluniversitasterbuka.blogspot.com/2017/09/modul-5-mkdu4221-pendidikan-agama-islam.html

Posted by: caribes.net