Al An Am Ayat 165

Pecihitam.org
– Surah Al-An’am Ayat 165 menjelaskan bahwa Allah SWT telah membedakan di antara makhluknya dalam keadaan kas dapur, karakter, rasam, perbuatan, kinerja, bentuk, dan warna, dan bahwa di kerumahtanggaan nan demikian itu semua Allah SWT memiliki hikmah.


Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan notulis dan tim editor yang boleh menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan turut menaburkan artikel ini ke serokan-kanal sosial media kamu alias malah kamu bisa ikut Berdonasi.



DONASI SEKARANG

Halikuljabbar SWT bersuara di n domestik Al-Qur’an Surah Al-An’am Ayat 165;

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۗ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Terjemahan: Dan Dialah yang menjadikan kalian penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kalian atas sebahagian (nan lain) sejumlah derajat, bakal menguji kalian adapun apa nan diberikan-Nya kepada kalian. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Kamu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kata keterangan Jalalain:
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ
(Dan Dialah nan menjadikan kalian penguasa-penguasa di mayapada) خَلَائِفَ adalah lumrah berpokok alas kata khalifah; ialah sebagian di antara kalian menggilir sebagian lainnya di dalam masalah kekhalifahan ini

وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ
(dan Dia meninggikan sebagian kalian atas sebagian yang lain sejumlah derajat) dengan harta benda, kedudukan dan lain sebagainya
لِيَبْلُوَكُمْ
(untuk menguji kalian) untuk mencobamu

فِي مَا آتَاكُمْ
(akan halnya apa nan diberikan kepadamu) artinya Dia memberi kalian sepatutnya jelas siapakah di antara kalian yang kukuh dan siapakah yang bermaksiat.

إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ
(Sepatutnya ada Tuhanmu itu adalah amat cepat siksaan-Nya) terhadap orang-orang nan berbuat maksiat kepada-Nya
وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ
(dan sepatutnya ada Dia Maha Pengampun) terhadap turunan-anak adam muslim
رَحِيمٌ
(lagi Maha Penyayang.”) terhadap mereka.

Kata keterangan Ibnu Katsir:
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ
(Dan Dialah Nan menjadikan kalian penguasa-penguasa di marcapada) Maksudnya adalah Allah Ta’ala sudah lalu menjadikan kalian pemakmur bumi itu dari generasi ke generasi, dari satu masa ke musim yang lain, generasi selanjutnya setelah generasi sebelumnya. Peristiwa tersebut dikemukakan oleh Ibnu Zaid dan ulama lainnya. Makna firman ini serupa dengan firman-Nya nan artinya: “Dan nan menjadikan anda (manusia) sebagai khalifah di dunia”. (QS. An-Naml: 62).

وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ
(Dan Dia meninggikan sebagian kalian atas sebagan (yang bukan) beberapa derajat). Maksudnya yaitu bahwa Yang mahakuasa SWT telah menyingkirkan di antara kalian privat kejadian rezeki, akhlak, kekuatan, ki kesulitan, penampilan, bentuk, dan warna, dan nan demikian itu semua Allah memiliki hikmah di dalamnya.

لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ
(Untuk menguji kalian adapun segala apa nan diberikan-Nya kepada kalian) Maksudnya yakni buat menyedang dan menguji kalian tentang nikmat yang sudah diberikan atas kalian, bikin menguji yang kaya tentang kekayaannya dan meminta pertanggungan-jawaban mengenai rasa syukurnya terhadap Yang mahakuasa SWT, demikian pula untuk menguji yang miskin tentang kemiskinannya dan meminta pertanggungan-jawabnya tentang kesabarannya.

إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
(Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya, dan sebenarnya Dia Maha Pengampun kembali Maha Penyayang.”) Nan seperti ini teragendakan bentuk targhib dan tarhib (dorongan dan intimidasi), bahwa hisab (perhitungan) Almalik Ta’ala itu sangat cepat bagi anak adam-manusia yang bermaksiat terhadap-Nya dan condong para Rasul-Nya.

وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
(Dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) Yaitu bagi turunan-orang nan menjadikan-Nya andai pelindung dan mengajuk segala yang dibawa oleh para Rasul-Nya faktual berita dan aplikasi.

Sebuah Hadits dari Riwayat Imam Ahmad dari Abu Hurairah dengan singgasana sebagai hadits marfu’, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Andaisaja sendiri mukmin mengetahui siksa yang disiapkan Tuhan SWT baginya, niscaya tidak akan cak semau koteng pun yang mengharap masuk Surga-Nya. Dan andaisaja seorang kafir mencerna luasnya belas kasih yang disiapkan Almalik SWT, niscaya lain koteng pun yang putus pamrih cak bagi dapat masuk Kayangan. Yang mahakuasa Ta’ala telah menciptakan seratus rahmat, kemudian Yang mahakuasa SWT meletakkan salah satunya di antara makhluk-Nya, maka dengan belas kasih tersebut mereka dapat saling berkasih-sayang. Dan di sebelah Yang mahakuasa terdapat nan sembilan puluh sembilan lagi”. (juga diriwayatkan at-Tirmidzi dan Mukmin.)

Masih hadits yang serupa yang datang berpangkal Abuk Hurairah ra, beliau berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bertutur: “Allah telah menjadikan rahmat seratus fragmen. Allah menahan nan sembilan puluh sembilan di jihat-Nya, dan menurunkan ke bumi suatu bagian, maka dari satu bagian itulah semua makhluk tukar berkasih-sayang, sehingga seekor binatang mengangkat kakinya karena khawatir menginjak anaknya”. (HR. Muslim).

Shadaqallahul adzhim, Alhamdulillah demikian uraian singkat mengenai Surah Al-An’am Ayat 165 berdasarkan Kata keterangan Jalalain dan Tafsir Ibni Katsir yang refleks bagian pengunci dari sinar Tadabbur Al Qur’an Surah Al-An’am kita di situs ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua penggesa ilmu. Amin

  • Author
  • Recent Posts

M Resky S

Source: https://pecihitam.org/surah-al-anam-ayat-165-seri-tadabbur-al-quran/

Posted by: caribes.net