Al Waktu Atsmanu Minadz Dzahabi

Bola.com, Jakarta –
Bagi sira, khususnya yang kekeluargaan mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren,
prolog-kata mutiara
bahasa Arab tentu sudah tidak asing pula. Introduksi-kata mutiara bahasa Arab atau dikenal dengan mahfudzot ini merupakan satu situasi yang penting.

Saban hari seorang murid diwajibkan menghafal
pembukaan-perkenalan awal mutiara
bahasa Arab sesuai tataran kelasnya. Namun, tidak hanya menghafal, setiap peserta didorong dan diuji untuk meresapi mahfudzot yang ia songsong sebagai bekal semangat.

Kata-kata mutiara tersebut merupakan satu di antara ungkapan-ungkapan pilihan nan dibuat atau diucapkan makanya para pujangga di masa lampau. Kata-pembukaan mutiara kerumahtanggaan bentuk bahasa Arab selain luhur, kutipan tersebut sarat makna.

Ada banyak pembukaan-perkenalan awal loklok bahasa Arab nan boleh kamu baca, seperti alas kata mutiara akan halnya arwah, pelahap, senawat, inspirasi, atau ujar-ujar.

Ia pun bisa menggunakannya sebagai inspirasi bagi diri sendiri, anak bini, dan teman. Bahkan, belakangan kata-pengenalan mutiara bahasa Arab camar dijadikan status di media sosial.

Berikut ini antologi
pembukaan-kata mutu
bahasa Arab pendek beserta terjemahannya dengan berbagai ragam kategori, dinukil dari
Abimuda
dan
Ricky-elfaqru313, Senin (28/12/2020).

Kata-Kata Mutiara Bahasa Arab

Ilustrasi Muslimah. Credit: freepik.com

Ilustrasi Muslimah. Credit: freepik.com

1.
“Man saaro alaa darbi wasola.”

(Barang boleh jadi berjalan lega jalannya, maka kamu akan sampai pada tujuannya)

2. “Man jadda wajada.”

(Barang kali bermati-mati, maka dia akan mendapatkan keberhasilan)

3.
“Man shobaro dzhofiro.”

(Komoditas bisa jadi yang bersabar, maka engkau akan beruntung)

4.
“Man qoola shidquhu qolla shodikuhu.”

(Siapa saja yang adv minim kejujurannya, rendah pulalah temannya)

5.
“Jaalis ahlash shidqi wal wafa.”

(Bergaulah dengan orang yang jujur dan menepati janji)

6.
“Mawaddatush shodieqi tadzharu waktadh dhieq.”

(Kecintaan seorang antagonis itu, akan terlihat puas tahun kesempitan)

7.
“Wa maa ladzatu Illaa ba’dat ta’bi.”

(Lain ada kenikmatan kecuali setelah keletihan.)

8.
“As shobru yu’ienu a’la kulli amalin.”

(Kesabaran itu akan menolong apa pekerjaan)

9.
“Jarib wa laahidzh takun a’arifan.”

(Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau bintang sartan turunan yang luang)

10.
“Uthlubil ilma minal mahdi ilal lahdi.”

(Tuntutlah aji-aji sejak bersumber buaian hingga liang kubur)

Kata-Kata Mutiara Bahasa Arab

Ilustrasi Islam. (Photo by Khusen Rustamov on Pixabay)

Ilustrasi Selam. (Photo by Khusen Rustamov on Pixabay)

11.
“Baidhotul yaumi khoirun min dajajatil ghoddi.”

(Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok periode)

12.
“Al waktu atsmanu minadz dzahabi.”

(Waktu itu lebih berharga daripada emas)

13.
“Al aqlus salim fiel jismis salim.”

(Akal nan sehat itu terletak puas awak yang bugar)

14.
“Khoiru jaliesin fiez zamaani kitaabun.”

(Seindah-baik n partner duduk puas setiap tahun adalah buku)

15.
“Man yazro’ yahsud.”

(Barang siapa yang menanam pasti akan jengger (melicinkan kayu)

16.
“Khoirul ashab man yaduhulluka alal khoir.”

(Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan dia kepada kebaikan)

17.
“Laulal ilma lakaanannaasu kal bahaaim.”

(Kalaulah tidak karena ilmu, niscaya manusia itu sebagai halnya sato)

18.
“At ta’alumu fishighori kannaqsyi alal hajari.”

(Sparing di tahun kecil itu bagaikan mengukir di atas batu)

19.
“lan tarji’al ayyamul lati madhot.”

(Tidak akan jalinan juga pula perian-perian yang telah berlalu)

20.
“Ta’allamanna shoghiron wa’mal bihi kabieron.”

(Belajarlah di waktu mungil dan beramalah dengannya di waktu besar)

Prolog-Kata Mutiara Bahasa Arab

Ilustrasi kata-kata mutiara, bahasa Arab. (Photo on Freepik)

Ilustrasi perkenalan awal-alas kata mutiara, bahasa Arab. (Photo on Freepik)

21.
“Al hobatan bilaa amalin kasyajari bila tsamarin.”

(Hobatan tanpa amal atau praktik sebagai tumbuhan nan lain berdampak)

22.
“Al ittihadu asasun najaah.”

(Persatuan yakni dasar kejayaan)

23. “Laa tahtaqir miskienan wa kun lahu mu’ienan.”

(Jangan engkau menertawai orang miskin dan jadilah penolong baginya)

24.
“As syarofu bil adabi laa kedelai nasabi.”

(Kemuliaan itu karena adab kesopanan (khuluk pekerti) tak karena anak cucu)

25.
“Salamatul insan fie hifdzil lisan.”

(Keselamatan bani adam itu terwalak dalam perlindungan lidahnya (perkataannya)

26.
“Adaabul mar’i khoirun min dzahabihi.”

(Kepatutan seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya (kekayaannya)

27.
“Suul khuluqi yu’di.”

(Budi pekerti atau tata susila yang buruk itu merambat)

28.
“Afatul ilmi an nisyan.”

(Bencananya ilmu yaitu lalai)

29.
“Idza shodaqol azmu wadhohas sabil.”

(Jika ada kemauan yang bukan main-sungguh, pasti terbukalah jalannya)

30.
“laa tahtaqir man dunaka wa likulli sain maziyah.”

(Jangan menertawai seseorang yang lebih rendah daripada ia karena setiap cucu adam n kepunyaan kelebihan)

Kata-Kata Mutiara Bahasa Arab

Ilustrasi kata-kata mutiara, bahasa Arab. (Photo on Pixabay)

Ilustrasi kata-perkenalan awal dur, bahasa Arab. (Photo on Pixabay)

31.
“Ashlih nafsaka, yuslih lakan naas.”

(Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya sosok-orang lain akan baik padamu)

32.
“Fakkir qobla an ta’zam.”

(Berpikirlah tinggal sebelum kamu berbuat)

33.
“Man arofa bu’das safari ista’adda.”

(Barang bisa jadi nan tahu jauhnya sebuah pertualangan, hendaklah dia bersiap-siap)

34.
“Man hafaro hufrotan waqo’a fieha.”

(Siapa pun yang menggali lubang, maka akan terperosoklah anda di dalamnya)

35.
“Aduwwun aaqilun khoirun min shodieqin jahielin.”

(Musuh nan pandai itu lebih baik tinimbang sahabat yang bodoh)

36.
“Utruk asy-syarro, yatrukka.”

(Tinggalkanlah olehmu komplikasi, niscaya ki kesulitan itupun akan meninggalkanmu)

37.
“At’ib jismika, walaa tut’ib ‘aqlaka.”

(Penatkanlah tubuhmu dan jangan kau penatkan pikiranmu)

38.
“Ihrish ‘alaa hifdhil quluub minal adzaa, farujuu’uhaa ba’dat tanaafur, yas’ub.”

(Berusahalah dia untuk menjaga lever terbit rasa nyeri karena tenangnya hati setelah tukar menjauh itu, sangatlah sulit)

39.
“Ihfazh lisaanaka wahtariz min lafzhihi, falmar-u yaslamu billisaani waya’thob.”

(Jagalah olehmu lisanmu serta berhati-hatilah dan perkataannya (lisan) karena seseorang itu dapat selamat dengan lisannya, dan bisa celaka dengan lisannya lagi)

40.
“Ahmadul balaaghoh ash-shumtu hiina laa yuhsinul kalaam.”

(Keanggunan bahasa yang paling terpuji yaitu diam detik perkataan bukan lagi memberi guna)

Sumber:
Abimuda, Ricky-elfaqru313

Dapatkan koleksi artikel kata-kata mutiara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Source: https://id.berita.yahoo.com/40-kata-kata-mutiara-bahasa-104018408.html

Posted by: caribes.net