Apa Tujuan Kita Mempelajari Sejarah

KOMPAS.com
– Secara ringkas rekaman bisa diartikan seumpama kejadian-kejadian atau peristiwa sreg masa lepas yang tercalit dengan nyawa cucu adam.

Sedangkan histori adalah guna-guna yang mempelajari adapun kejadian-kejadian.

Sejarah merupakan simpang guna-guna amanat yang mengkaji secara bersistem keseluruhan perkembangan, proses pergantian alias dinamika kehidupan awam dengan segala aspek usia yang terjadi di masa lampau.

Dalam buku
Guna-guna Sejarah: Sebuah Pengantar
(2014) karya M Dien Madjid, rekaman sebagai sebuah kejadian kemanusiaan nan menghindari bukti-bukti hal dan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Kebaikan Ki kenangan: Intrinsik dan Ekstrinsik

Berikut beberapa alasan kenapa engkau harus berlatih sejarah, yaitu:

Mengenal kisah berasal hal

Sejarah demap dinilai belaka sebagai hobatan hafalan semata. Sementara itu nilainya makin dari itu. Ada sebuah cerita di balik sebuah peristiwa zaman dulu.

Melalui cerita peristiwa tersebut, kita menjadi tahu rataan belakang atau asal mula sebuah peristiwa terjadi. Mampu meluluk pertukaran zaman dan budaya dari masa lepas hingga waktu ini.

Mengandung nilai

Sebuah kisah sejarah cinta mengandung angka-nilai. Melewati sejarah, kita menjadi sempat nilai persatuan, toleransi di paruh perbedaan, nasionalisme, dan nilai mulia lainnya.

Seseorang harus belajar seharah untuk meneladani poin-nilai bermula cerita kepahlawanan maupun cerita-narasi sejarah yang berwujud tragedi. Hal ini dalam rangka menciptakan spirit yang makin baik di masa mendatang.

Menerimakan pengalaman dan waktu depan lebih baik

Rekaman emberikan asam garam tanpa harus merasakan serta merta, bagaimana penderitaan dan perkelahian saat itu.

Baca juga: Apa Itu Album? Definisi dan Syarat Memori

Pengalaman-camar duka tersebut memberikan pengetahuan baru tentang segala apa yang sudah terjadi. Sekiranya situasi-hal buruk nan sudah terjadi di masa terlampau terjadi kembali di musim hinggap, kita bisa menyingkir dan mengatasinya.

Berlatih sejarah juga akan merabuk kebiasaan berpikir secara kontekstual sesuai dengan ruang dan waktu di mana hal terjadi tanpa meninggalkan hakikat perubahan dalam proses sosiso-kultural.

Dengan mempelajari ki kenangan, kita dengan mudah terjebak pada opini, karena terbiasa berpikir kritis, analitis dan rasional serta didukung oleh fakta.

Melangkahi pengetahuan, kita mempunyai kemampuan bakal memprediksi kebolehjadian yang terjadi ke depannya.

Baca juga: Sumur Album Primer dan Sekunder

Sejarah Grand Hotel Preanger yang tertera di Museum Preanger
SYIFA NURI KHAIRUNNISA
Sejarah Grand Hotel Preanger yang tercantum di Museum Preanger

Mengenang jasa pahlawan

Dengan menujum peristiwa masa lampau, seseorang yang belajar sejarah akan menghormati dan senantiasa memperjuangkan nilai-skor manusiawi.

Selain itu kembali tidak begitu saja membenamkan turunan-bani adam yang telah berjuang untuk kebaikan kita momen ini.

Rekaman sebagai pelajaran

Memori memiliki perannya sendiri. Peran utama ki kenangan merupakan sebagai tuntunan.

Manusia memiliki akal bulus dan perasaan, sehingga mampu mengambil pelajaran dari pengalaman yang dialaminya atau pula belajar berpokok pengalaman bani adam tak. Baik keberhasilan alias kegagalan dari generasi sebelumnya.

Melampaui sejarah, hamba allah boleh mengembangkan segenap potensinya sekaligus menghindar dari kesalahan masa lampau, baik yang dilakukan orang tidak alias kesalahan yang asosiasi dilakukannya sendiri.

Mempelajari ki kenangan akan menghindarkan diri dari mengulangi kesalahan masa lalu.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap periode bermula Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Kamu harus install permintaan Telegram terlebih lalu di ponsel.

Source: https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/23/153546169/kenapa-harus-belajar-sejarah?page=all