Apa Yang Dimaksud Dengan Piramida

Photo by Schoot Evans on Unsplash

Atak warga menurut umur dan jenis kelamin boleh disajikan privat bentuk tabel atau grafik, Sobat. Grafik data pemukim menurut hidup dan jenis kelamin bilamana tertentu yang digambarkan intern rajah piramida disebut limas penduduk.

Makara, barang apa sih, pengertian pecah piramida pemukim? Apa namun jenis limas pemukim? Bagaimana kondisi limas penghuni di Indonesia? Apa kelebihan adanya piramida penghuni? Penasaran, kan? Yuk, kita bahas .

Signifikasi Piramida Warga

Piramida penduduk ialah grafik khusus nan digunakan bikin menampilkan komposisi umur dan spesies kelamin berusul suatu populasi atau kelompok. Nah, Sobat, terdapat dua bagian dalam limas warga yaitu babak sebelah kiri dan bagian sebelah kanan. Bagian sebelah kiri menyajikan data laki-laki. Bagian sebelah kanan menghidangkan data perempuan. Tunam vertikal menunjukkan interval 5 tahunan, ditampilkan dari umur yang paling muda hingga yang minimum bertongkat sendok.

Varietas-Jenis Piramida Pemukim

Jenis atau rancangan piramida penduduk berbeda-beda di setiap wilayah atau negara, Sobat. Lamun bentuknya berbeda-beda, pada dasarnya piramida penduduk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, merupakan:

1. Piramida Ekspansif (Muda)

Piramida penduduk Indonesia berlandaskan Sensus 2022 by katalog BPS 2102023

Piramida ini dikenal pula dengan sebutan limas pemukim segitiga, kerucut, limas, ataupun limas penduduk muda. Setiap diversifikasi piramida tentu punya karakteristik per, Sobat. Karakteristik dari piramida ekspansif yaitu:

– Sebagian besar penduduk berusia akil balig

– Penghuni tua renta relatif abnormal

– Kredit kelahiran makin segara daripada nilai mortalitas

– Pertumbuhan warga dulu cepat

– Membutuhkan banyak pelan pencahanan

– Rasio ketagihan osean

– Sebagian besar ditemukan di negara-negara berkembang

Contoh negara dengan piramida ekspansif: Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, India, Mesir, Brazil, dan lain sebagainya.


2. Piramida Konstruktif (Tua)

Photo by Kompas.com

Piramida konstruktif n kepunyaan rencana sama dengan bencana nisan maupun guci terbalik atau sarang tawon. Karakteristik piramida penduduk konstruktif (tua bangka) yaitu:

– Total kelompok umur muda sedikit

– Menurunnya tingkat kelahiran dan kematian

– Meningkatnya angka harapan hidup

– Retardasi pertumbuhan pemukim

– Total penduduk usia kerja nisbi lebih besar daripada jumlah anak-anak dan ibu bapak

– Rasio ketergantungan abnormal

– Menggambarkan bonus demografis apabila penduduk atma kerjanya berbahasa dan berkecukupan bekerja.

Contoh negara dengan piramida penduduk konstruktif: Jepang, Swedia, Amerika Serikat dagang, Jerman, Belgia, Swiss, Singapura, dan negara maju lainnya.

3. Limas Stasioner

Photo by Kompas.com

Piramida stasioner berbentuk granat alias segi empat. Piramida stasioner mirip dengan piramida konstruktif. Pada piramida stasioner, semua kohor kira-tebak berukuran sama, kecuali yang tertua. Karakteristik dari piramida stasioner ialah:

– Angka kelahiran hampir sama dengan biji kematian

– Total penghuni remaja, dewasa, dan tua hampir sama

– Pertumbuhan penduduknya kecil

– Rasio kecanduan hampir kosong

– Terjadi di beberapa negara maju

Contoh negara dengan piramida stasioner: Belanda, Jerman, Perancis, Inggris.

Piramida Penghuni Indonesia

Padalah, Sobat, coba amati limas pemukim Indonesia di bawah ini. Kira-tebak Indonesia ini bentuk limas penduduknya apa ya, Sobat?

Mata air: Badan Muslihat Statistik (BPS) September 2022

Sobat, limas pemukim Indonesia terjadwal jenis ekspansif. Piramida jenis ekspansif dapat dilihat dari lengkap limas yang melebar di bagian sumber akar dan cembung di bagian tengah yang yaitu pemukim spirit muda. Tentatif di fragmen atas nan yaitu penduduk usia tua meruncing. Dengan jumlah penduduk hayat 0-4 tahun yang terbanyak, yakni mencecah 23,85 miliun.

Hasil proyeksi data Fisik Taktik Statistik menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia sreg 2022 sebanyak 261,89 juta. Angka tersebut terdiri berasal warga lelaki 131,58 miliun jiwa tentatif penghuni wanita 130,31 juta jiwa. Adapun rasio warga Indonesia menurut jenis kelamin sebesar 101, artinya di antara 100 dara terdapat 101 maskulin.

Informasi apendiks nih, Sobat. Lampias pertumbuhan penduduk periode 2022-2017 sebesar 1,34 uang lelah, lebih rendah berpokok hari 2000-2010 yang mencapai 1,49 persen. Sementara perimbangan ketergantungan warga lega 2022 sebesar 48,1 persen, turun berbunga posisi 2022 sebesar 51,3 persen. Artinya, setiap 100 pemukim usia kreatif menanggung penduduk spirit non produktif sekitar 48-49 orang.

Apa yang akan terjadi jika piramida penduduk Indonesia masih tetap ekspansif? Gimana menurut kalian, Sobat?

Fungsi Limas Penghuni

Sobat, pembuatan limas penduduk pastinya mempunyai faedah. Berikut ini guna dari piramida penduduk:

1. Boleh mengetahui atak penduduk menurut umur dan jenis kelamin
2. Bisa memaklumi jumlah penduduk
3. Dapat memafhumi rasio kecanduan
4. Boleh mengerti semangat berkecukupan dan non ki berjebah
5. Bisa mengarifi model pertumbuhan penduduk
6. Dapat merasi total penghuni di masa yang akan datang
7. Dapat digunakan lakukan analisis program KB dan tenaga kerja di suatu wilayah
8. Bisa digunakan lakukan analisis pembangunan sarana dan infrastruktur pendidikan, sosial, ekonomi

Nah, Sobat, itu tadi penjelasan mengenai Limas Penduduk. Kiranya dengan mengaji materi Belajar Digdaya siapa ini, Sobat Pintar mengerti tentang kependudukan di Indonesia dan bisa mendukung pemerintah privat upaya menangani masalah kependudukan. Sebatas jumpa di artikel berikutnya, Sobat! Sparing weduk bersama Aku pintar!

aplikasi bahas soal geografi

Wirter: Nur Lailatul Maghfiroh
Editor: Deni P, Qorin R

Source: https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/piramida-penduduk-jenis-bentuk-dan-karakteristik-piramida-penduduk

Posted by: caribes.net