Apakah Perbedaan Sanggahan Dan Kritik


IV. KITAB-KITAB INJIL DAN Spirit Halikuljabbar YESUS


1. KITAB-KITAB INJIL


A. Asal-usul Injil

1. Pengertian/Definisi:

Perkenalan awal Injil dalam bahasa Yunani yakni euanggelion, artinya Kabar Baik. Amanat Baik akan halnya Yesus Kristus telah ditulis oleh keempat penulis Injil dan mereka mengakui bahwa Yesuslah Tuhan, Anak Allah dan Mesias yang dijanjikan kerumahtanggaan PL dan yang sudah lalu mengingkari kehidupan mereka menjadi ciptaan baru.

2. Isi Kitab-kitab Injil

Pecah maksud yang disebutkan maka dari itu sendirisendiri juru tulis kitab-kitab Alkitab, bisa ditarik satu kesimpulan bahwa kitab-kitab Injil n kepunyaan implikasi, ialah:

a. Kitab-kitab Bibel bukanlah kitab-kitab yang ditulis maka itu Tuhan Yesus sendiri, tetapi oleh murid dan penyembah-Nya.

b. Kitab-kitab Bibel bukanlah kitab-kitab yang berisikan “biografi” acuan Allah Yesus, tetapi cerita hati-hati tentang nyawa dan pengajaran Yesus Kristus selama kira-kira 3 hari saja.

c. Isi butir-butir kitab-kitab Alkitab berhubungan dempet dengan teologia sang penulis, yang secara distingtif sangat berguna untuk Jemaat Gereja Mula-mula, karena memberikan penyataan-penyataan samudra dan definitif tentang diri Tuhan Yesus dan hubungannya dengan Sang pencipta.

d. Isi kitab-kitab Injil itu sesuai dengan pamrih masing-masing penulisnya. Maka itu karena itu adv amat utama cak bagi mempelajari secara saksama satah belakang penulisnya bakal boleh memahami isi Alkitab dengan tepat.

B. Injil-injil Sinoptik

Istilah “Sinoptik” signifikan “melihat dari sudut pandang yang sama”. Kerumahtanggaan keadaan ini Kitab-kitab Injil nan dimaksud adalah Injil Matius, Markus, dan Lukas. Sementara itu yang disebut sebagai “komplikasi sinoptik” adalah masalah yang muncul sehubungan dengan sumber apa yang dipakai maka itu ketiga Injil; apakah sumber yang dipakai seimbang? Kalau betul sama, kok mereka membuat 3 kesaksian yang berbeda? Jawaban terhadap “keburukan sinoptik” ini adalah:

1. Injil Matius ditulis lebih tinggal.

Agustinus, pada abad ke 4, berpendapat bahwa Matius menulis kian lewat, habis Markus mewujudkan ringkasannya dan Lukas menulis berdasarkan Matius dan Markus. Penyakit nan kulur dengan pendapat ini:

a. Markus tidak menuliskan inti pesiaran dengan proporsional nan baik.

b. Bahasa yang dipakai Markus memiliki kualitas lebih minus dari pada Matius dan Lukas.

2. Injil Markus ditulis lebih dahulu.

Lebih banyak ahli suara miring sastra Alkitab yang menerima pendapat bahwa Markus mutakadim ditulis terlebih dahulu dan menjadi sumber bagi Matius dan Lukas. Hal ini terlihat dari:

a. Pemakaian kata-kata

Sepiak kosakata nan dipakai Markus terdapat dalam Matius dan Lukas; saja suka-suka penggalan yang sama yang hanya ada di Matius dan Lukas.

b. Elus

Matius, Markus dan Lukas memakai urutan hal dan garis ki akbar yang separas dalam penyusunan tulisannya.

c. Isi

606 ayat berbunga 661 ayat privat Markus suka-suka di Matius (1060); dan 350 ayat dari Markus ada di Lukas (1150). Kalau Matius dan Lukas dibandingkan maka terserah 250 ayat yang sejajar, tapi tidak cak semau dalam Markus.

d. Gaya bahasa

Markus memakai bhs. Yunani yang lebih terbatas kualitasnya tinimbang Matius dan Lukas. Juga Markus memakai bilang bhs. Aram ditulisannya.

3. Teori Lain

Beberapa Ahli suara miring sastra Alkitab menawarkan teori enggak merupakan dengan membedakan sendang-sumber Alkitab Sinoptik menjadi 4 perigi, yaitu:

a. Markus

Goresan Markus ditulis di Roma (+60 M).

b. Q (Quelle – mata air)

Goresan Q ditulis di Antiokia (+50 M), yang berisi kumpulan ajaran Yesus; sendang yang tidak digunakan oleh Markus, tapi digunakan oleh Matius dan Lukas. Doang tidak ada kepastian adanya sumber Q ini karena lain ada referensi seimbang sekali, menurut beberapa pakar Alkitab Sumber Q ini hanya bersifat asumsi saja (lihat Artikel
DOKUMEN “Q”, di

http://www.sarapanpagi.org/post2340.html#p2340

). Anggapan adanya Arsip Q ini digunakan bikin mendiskusikan kesahihan Matius dan dr. Lukas selaku penulis sejarah Bibel dan PB, dimana ia melakukan investigasi dan inventarisasi sejarah dari para saksi mata.

c. M

Tulisan M ditulis di Yerusalem (+65 M), berisi petunjuk yang hanya digunakan oleh Matius tetapi tidak oleh Markus maupun Lukas. Pertinggal ini juga hanya berkarakter Dugaan, yang belaka digunakan buat mempertanyakan kesahihan Matius murid Yesus seorang selaku penyadur, dimana ia menulis pengalamannya sendiri dan investigasi dan inventarisasi album.

d. L

Goresan L ditulis di Kaisarea (+60), ampuh ajaran yang hanya digunakan oleh Lukas dan tidak maka dari itu Markus ataupun Matius. Dokumen ini juga bukan ada bukti aslinya. Anggapan adanya Manuskrip L ini digunakan bikin mempertanyakan kesahihan Dr. Lukas selaku penulis memori Injil dan PB, dimana ia melakukan investigasi dan pencatatan sejarah dari para martir ain.

Jadi akhirnya “asumsi” tsb disimpulkan makanya Drs. B.E. Drewes, M.Th. sbb.:

Matius = memakai bahan Markus + Q + M (dan target dari penginjil sendiri)
Matius, yang terdiri dari 1060 ayat, mengaryakan bahan laksana berikut:

 abnormal dari separo (47%) berasal dari Markus,
 kurang dari seperempat (23%) bermula dari Q.
 dan sisanya (30%) berpokok M (dan penginjil).

Lukas = bahan Markus + Q + L (dan bahan dari penginjil sendiri)
Lukas, terdiri pecah 1150 ayat, memakai alamat sebagai berikut:

 kurang dari sepertiga (28%) bersumber dari Markus,
 rendah dari seperempat (21%) berasal berusul Q,
 dan separo semenjak Injil itu (51%) berpokok dari L (dan penginjil).”

Image

Hanya karuan saja keabsahan adanya Dokumen Q, L, dan M hanya bersifat dugaan/ hipotesis semata, namun bukti-bukti sejarah yang ki berjebah menunjukkan bukti naskah-naskah dokumen nan dimaksud tidak pernah suka-suka.

—–

Image

—–


2. Spirit TUHAN YESUS KRISTUS

Dari keterangan yang didapatkan dalam kitab-kitab Injil, dan juga karangan sejarahwan Yahudi, F. Yosefus, dan cerita-cerita tradisi yang beredar pada jaman itu, maka atma Tuhan Yesus bisa diringkaskan sbb.:

A. PENDAHULUAN

1. Silsilah Tuhan Yesus

Injil Matius (1:1-17) menerimakan urutan beruntun silsilah Yang mahakuasa Yesus, dengan jelas terlihat bahwa secara biologis Yang mahakuasa Yesus adalah keturunan kanjeng sultan Daud, tepat begitu juga apa yang dinubuatkan dalam Yes. 11:1; Yer. 23:5.

2. Periode Kelahiran Almalik Yesus

Tahun kelahiran Sang pencipta Yesus bisa diketahui dengan berbagai mandu, merupakan baik dari data-data ekternal atau juga dengan melihat data dari Alkitab sendiri:

a. Data Matius 2:1

Karena Herodes Agung lengang plong waktu 4 SM, maka boleh dipastikan bahwa Yesus lahir sebelum 4SM.

b. Data Lukas 2:1-2

Data di luar Bibel (Yosefus) menyungguhkan bahwa memang pernah ada sensus yang diselenggarakan puas pertama tarikh Masehi. Dan cak semau seorang yang bernama Kirenius yang dikirim ke Siria dan Yudea untuk tugas itu. Tetapi jika itu sopan, maka waktu kelahiran Yesus adalah seputar masa 6 – 7 M.

c. Data Lukas 3:1

Tiberius menjadi penguasa kekaisaran Roma pada tahun 14 M, perian ke-15 yaitu tahun 28 M. Namun menurut data diketahui bahwa Tiberius sudah lalu menjabat kekuasaan tiga tahun sebelumnya. Sehingga bisa disimpulkan pada periode 25-26 M, Tuhan Yesus berusia 30 tahun. Jadi kelahirannya antara 5-4 SM, yaitu sebelum Herodes meninggal.

3. Masa Muda Sang pencipta Yesus

Tidak banyak data nan dapat dikumpulkan akan halnya masa kanak-kanak Yesus. Tapi bersumber Injil Lukas dan permukaan belakang tradisi Ibrani, dapat disimpulkan bahwa:

a. Keluarga Yesus mengikuti tradisi Yahudi, Yesus disunat pada perian yang ke delapan (Luk. 2:21). Cak bagi itu Beliau dibawa ke Stanza Suci untuk mengesahkan khitan-Nya. Dia j

uga “ditebus” dengan membayar upeti sebanyak 5 syikal (sekelamin burung tekukur dan 2 anak kalam merpati). Dan bikin pentahiran-Nya, Maria memberikan kurban untuk basyar miskin (Luk. 2:24).

b. Karena gertakan kekejaman sunan Herodes Agung yang kedahsyatan karena berita nan di panggul hamba allah Majus, bahwa telah lahir “Raja sosok Yahudi”, maka oleh mimpi, Yusuf dituntun lakukan membawa keluarganya menyingkir Betlehem dan mengungsi ke Mesir (Mat. 2:14). Selepas Herodes mati, barulah mereka juga. Cuma karena momongan kanjeng sultan Herodes (Arkhelaus) masih memerintah di Yudea, dan karena pelajaran mimpi, maka akibatnya mereka menetap di Nazaret (Mat. 2:19-23).

c. Yusuf adalah sendiri tukang papan. Profesi jalan hidup masyarakat legal yang dapat ditemui di daerah tingkat katai Nazaret. Jadi boleh dipastikan Yesus juga mempunyai ketrampilan seperti ayah-Nya. Tapi yang jelas kita ketahui bahwa keluarga Yusuf tidaklah tergolong kaya, lebih lagi bisa dikatakan miskin.

d. Biarpun Yesus tidak berbunga bermula keluarga berlambak, tapi terlihat bahwa Yesus punya pendidikan yang layak baik. Bahkan ia boleh membaca bahasa Ibrani (Luk. 4:16-20).

e. Karena dibesarkan di kewedanan Galilea, dimana banyak silam khalayak-sosok bukan Ibrani, Yesus prospek besar dapat berbicara 3 bahasa (Aram, Yunani, Ibrani).

f. Suatu-satunya data mengenai masa muda Yesus yakni ditemukan privat Lukas 2:40-52, yaitu pada periode Yesus berusia 12 tahun, momen Beliau mengunjungi Bait Allah. Pengetahuan-Nya tentang PL sangat mencengangkan para ahli Taurat.

Lihat Artikel :
THE LOST YEARS OF JESUS: DIMANA YESUS BERADA KETIKA BERUSIA 12-30 TAHUN?, di

http://www.sarapanpagi.org/the-lost-yea … 2.html#p101

4. Almalik Yesus Dibaptis

Pada umur 30 tahun Almalik Yesus datang kepada Yohanes untuk dibaptis. Yohanes pertama menolak, karena baptisan Yohanes adalah baptisan untuk pertobatan dosa. Namun Yesus mau ki memberaki diri untuk sama seperti manusia berdosa (walaupun Sira lain berdosa) dan ingin memikul dosa umat orang, karena itulah yang dikehendaki Allah Bapa (Mat. 3:15). Kalau dibandingkan dengan Mark. 11:38, maka baptisan Yesus ini kembali merupakan permulaan jalan salib yang akan dilalui-Nya.

Pengenalan-kata nan diserukan oleh Bapa pada tahun pembaptisan (Mrk. 1:11) merupakan pendobrakkan terhadap konsep eskatologi Yudaisme tentang Mesias. Pasca- peristiwa baptisan yang lampau memekakkan ini, Yesus dibawa maka itu Roh untuk dicobai oleh iblis.


B. PELAYANAN Sang pencipta YESUS

1. Pelayanan di Yudea

Peladenan semula Tuhan Yesus dilakukan pertama di daerah Yudea. Doang Injil Yohanes saja yang menyerahkan kesaksian akan halnya pelayanan Tuhan yang pertama-tama, khususnya mengenai pertautan-Nya dengan Yohanes Pembaptis. Di Betani Tuhan Yesus mengidas 5 murid-petatar-Nya yang purwa. Lalu Yesus ke Kana (negeri Galilea) dan membuat mukjizat-Nya nan purwa. Lalu ke Kapernaum dan Yerusalem kerjakan perayaan Paskah. Di sini Yesus mulai menunjukkan kewibawaan-Nya dengan membersihkan Bait Steril. Untuk bilang momen Yesus menyervis di Yerusalem. Konversasi dengan Nikodemus lagi terjadi pada ketika itu. Pemenjaraan Yohanes Pembaptis, mendorong Yesus menyingkir ke daerah Galilea. Dalam perjalanan ke sana Yesus sempat berbicara kepada putri di Samaria.

2. Pelayanan di Galilea

Kapernaum sering disebut seumpama markas peladenan-Nya. Selain mengajar di sinagoge-sinagoge pada masa Sabat, Allah Yesus sering dijumpai membuat mukjizat dan menyembuhkan orang sakit, sehingga membuat-Nya lalu populer, khususnya dikalangan rakyat jelata. Tetapi demikian, sikap permusuhan cucu adam Farisi dan ahli Taurat juga semakin tertumbuk pandangan jelas. Seleksi ke 12 pesuluh memulai babak baru peladenan misi Yesus. Pelayanan Yesus menjadi semakin luas dan banyak orang mengikut Yesus, baik buat tembung yang benar maupun salah, karena mereka mematamatai kuasa yang luar biasa melalui mukjizat-mukjizat nan dilakukan Yesus dan juga pengajaran-Nya.

Pada akhir pelayanan-Nya di Galilea Yesus start banyak mengkonsentrasikan diri kepada 12 murid-petatar-Nya. Dan karena semakin keras para ahli Taurat dan Farisi melawan pelayanan Yesus (termasuk manuver buat menangkap Dia), maka mulailah Yesus mengundurkan diri dari performa secara umum. Mereka tidak berhasil mencelakai Yesus karena waktu-Nya belum sampai.

3. Pelayanan di Daerah Perea

70 orang diutus oleh Yesus untuk menghindari ke seluruh kota Israel memberitakan tentang “Kerajaan Almalik”. Yesus masih tetap mengajar dan takhlik banyak mukjizat meskipun banyak tantangan. Yesus semakin melihat bahwa musim kesengsaraan akan segera cak bertengger sehingga Ia banyak berbicara tentang kesengsaraan dan kematian-Nya kepada murid-murid- Nya.

4. Minggu anak bungsu dan Kematian Yesus

Ancang kematian-Nya didahului dengan peristiwa-situasi berikut ini: pengurapan dengan patra Narwastu oleh Maria, Yesus ke Yerusalem dan disambut dengan sorakan “Hosana”, perjamuan lilin lebah dan mencuci tungkai peserta-pesuluh-Nya. Sebelum peristiwa perjamuan makan malam terakhir, (sreg hari Paskah) Yudas telah apalagi habis menghianati Yesus dengan menjual-Nya kepada pihak Sanhedrin seharga 30 keping perak (harga seorang budak pada jaman itu). Puas saat Yesus ada di taman Getsemani, berdoa, para tamtama menjalin Yesus dengan bantuan Yudas.

Proses pengadilan Yesus dilaksanakan dengan tinggal tidak adil, karena kendatipun tidak ditemukan satu kesalahan pun Yesus tegar dijatuhi hukuman mati. Yesus disalib pada palu 9 pagi, periode Jumat. Menjelang sore Yesus antap. Jasad-Nya diambil dan dikuburkan maka dari itu Yusuf Arimatea dan Nikodemus.

5. Kebangkitan Yesus

Pada hari yang “ketiga” (Minggu), Yesus bangkit dari kematian. Para wanita nan akan membagi rempah-rempah menemukan kubur kosong. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus masih menyervis murid-petatar-Nya, yaitu dengan menguatkan dan ki menenangkan amarah mereka serta memasrahkan perintah-Nya yang terakhir, nan dikenal sebagai Makrifat Agung Yesus Kristus.

C. GELAR-GELAR Allah YESUS

1. Anak Manusia

Gelar yang doang diberikan kepada Halikuljabbar Yesus. Gelar nan menerimakan konsep baru yang tidak sebagai halnya konsep Mesias Yudaisme. Mat. 9:6; 10:23; 11:19

2. Mesias

Gelar yang memiliki makna nan sama dengan Kristus, yang intern bahasa Ibraninya berarti “Nan diurapi” Kis. 4:27; 10:38; Mrk. 9:41:14:61-62

3. Anak Allah

Gelar yang menunjukkan keAllahan-Nya, umpama Oknum kedua dari Tuhan Tritunggal. Mat. 4:3, 6; 16:16; Luk. 22:70; Yoh. 1:49

4. Yang mahakuasa

Gelar nan diasa dipakai lakukan menunjukkan penaklukan (“Tuan”), tetapi kadang juga dipakai buat menunjukkan keAllahan. Mrk. 12:36- 37; Luk. 2:11; Mat. 7:22

Lihat Artikel :

GELAR YESUS KRISTUS
, di

http://www.sarapanpagi.org/gelar-yesus- … 5.html#p170

D. JABATAN-JABATAN TUHAN YESUS

1. Bak Rasul

PL memberikan nubuatan, bahwa Allah akan memberikan Nabi besar nan akan membawa Firman Allah secara utuh kepada umat-Nya (Ul. 18:15), Yesuslah Nabi yang dinubuatkan itu (Kis. 3:22). Lihat Kata sandang :
4. NABI, di

http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=179#179

2. Sebagai Imam

Imam adalah koteng nan dipilih Allah bagi menggantikan cucu adam bertemu dengan Tuhan, khususnya untuk menyembahkan korban sebagai “pendamaian”. Yesus sendirilah yang sudah lalu menjadi Kurban Pengakuran antara manusia dengan Allah (Ibr. 7:25; 9:24). Tatap Artikel :
Yesus Sang Mesias – Imam Besar Agung, di

http://www.sarapanpagi.org/yesus-sang-m … .html#p3071

3. Sebagai Raja

Yesus telah memerintah dan berkuasa atas segala sesuatu atas logo jemaat-Nya karena Ia adalah “pejabat” jemaat (Ef. 1:22), Anda pula mutakadim berjaya melawan kuasa si Virulen (1Kor. 15:24-28) sehingga Ia berkuasa atasnya selama-lamanya. Tatap Artikel :
6. RAJA – ANAK DAUD, di

http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=182#182

Lain mungkin kita dapat melihat seluruh atma, pelayanan dan pengajaran Tuhan Yesus secara acuan dalam salah satu Injil cuma. Peristiwa ini jelas terpandang mulai sejak pengakuan dari notulis Alkitab sendiri bahwa ada banyak keadaan nan belum/tidak mereka catat dalam Injil mereka (Yoh. 20:30). Namun demikian pengajaran berfaedah yang Yesus ajarkan sepanjang di dunia telah secara lengkap dicatat oleh keempat Injil. Oleh karena itu untuk melihat secara lengkap sangat signifikan jikalau kita melihat keempat Alkitab secara bersamaan.

Artikel Tersapu :

Biografi YESUS KRISTUS, di

http://www.sarapanpagi.org/riwayat-hidu … 8.html#p151

Source: https://www.sarapanpagi.org/pengantar-perjanjian-baru-vt1676.html

Posted by: caribes.net