Arti Nuna Dalam Bahasa Korea

Donghae dan Eunhyuk Super Junior menyanyikan lagu
Donghae dan Eunhyuk Super Junior membawakan lagu “Oppa-Oppa”. (YouTube SMTOWN)

Annyeong, chingudeul!

Apa teman-teman pencinta Korea sudah memahami perkenalan awal-kata radiks dalam bahasa Korea? Wara-wara tentang sejumlah kata bawah dalam bahasa Korea itu penting
loh
kerjakan boleh dipelajari. Keadaan ini terutama bikin teman-teman yang menyukai nada K-Pop maupun drama atau bioskop Korea.

Dengan berlatih kata-prolog sederhana dalam bahasa Korea, teman-imbangan setidaknya bisa responsif dengan pengetahuan-informasi Korea yang bersebaran di media sosial. Selain itu, juga bisa menyapa idola masing-masing di bilang lini periode. Kemudian tentunya hendaknya dapat sedikit memahami isi lirik lagu maupun dialog internal drama.

Scroll kerjakan mendaras

Scroll cak bagi mendaras


Pada kesempatan kali ini,
Republika
menghadirkan sejumlah kata nan lazim digunakan untuk memanggil seseorang. Berikut ini kata-introduksi tersebut beserta terjemahannya.

Oppa (오빠)

Cak bagi peminat musik dan drama Korea, perkenalan awal panggilan ‘oppa’ pasti tak keadaan luar lagi kerjakan didengar. Pembukaan ini biasanya digunakan seorang upik untuk memanggil pria nan makin dewasa darinya. Lain terkecuali saat memanggil kakak pria kandung seorang.

Hanya kata ini lain dapat sembarang dipakai, ya. Hal ini perlu diperhatikan mengingat orang Korea lewat mengedepankan unsur virginitas dan kekariban dalam kehidupan sehari-hari. Sebab itu, pastikan kamu sudah lalu merasa bertambah dekat atau mempersunting persepakatan dengan hamba allah yang dipanggil jika kepingin menggunakan kata ‘oppa’.

Hyeong/Hyung (형)

Teman-teman nan sering berselancar di
Twitter
mungkin telah tidak asing lagi saat mendaras atau mendengar kata panggilan ‘hyeong’ maupun ‘hyung’. Kata ini memang sering dipakai warganet tapi penggunaannya pelalah siapa tidak tepat. Pasalnya, kata ini mudahmudahan digunakan seorang pria saat menjuluki junjungan-suami yang lebih dewasa darinya., termasuk kakak pria kandung.

Serupa dengan pembukaan ‘oppa’, penggunaan kata ‘hyeong’ maupun ‘hyung’ kembali bukan dapat asal dipakai. N antipoda-padanan harus memastikan sudah lalu meminang kesepakatan dengan orang yang dipanggil apabila memperalat alas kata ‘hyeong’ atau ‘hyung’.

Noona/Nuna (누나)

Introduksi ‘noona’ alias ‘nuna’ digunakan seorang pria ketika menegur perempuan yang lebih dewasa darinya. Dalam kejadian ini terdaftar saat memanggil kakak dayang kandungnya. Serupa dengan sifat pembukaan ‘oppa’ dan ‘hyung’, penggunaan pengenalan ini hanya bisa digunakan cak bagi orang yang sudah merasa dekat. Bisa pula meminta persetujuan dahulu dengan yang berkepentingan jika kepingin memanggil dengan kata tersebut.

Eonni (언니)

Kata ‘eonni’ acap digunakan seorang perempuan saat menyapa wanita nan lebih dewasa darinya. Kata ini juga seringkali digunakan untuk memanggil kakak nona kandung.

Dongsaeng (동생)

Kata ‘dongsaeng’ dipakai cak bagi menegur insan yang usianya bertambah muda tercatat adik kandung. Pengenalan ini boleh digunakan bagi berbagai macam jenis kelamin, baik perempuan maupun laki-junjungan.

Eomma – Abeoji – Appa (엄마 – 아버지 – 아빠)

Kata ‘eomma’ merupakan introduksi panggilan yang digunakan bagi memanggil ibu kandung. Tentatif itu, ‘abeoji’ dipakai untuk memanggil ayah kandung dengan konteks lebih protokoler dibandingkan ‘appa’ yang pula mempunyai kemujaraban setimbang, merupakan ‘ayah’ atau ‘bapak’.

Ahjussi – Ahjumma (아저씨 – 아주마)

Alas kata ‘ahjussi’ biasanya digunakan untuk menyebut pria nan lebih tua dengan perbedaan 20 musim ke atas. Kata ini biasanya digunakan secara awam. Seandainya diterjemahkan, kata ini bermanfaat ‘om’ atau ‘om’.

Serupa dengan ‘ahjussi’, kata ‘ahjumma’ pula dipakai secara awam. Situasi ini terutama untuk perempuan nan usianya jauh bertambah tua dan lain bagian bermula keluarga. Jika diterjemahkan, perkenalan awal ini serupa dengan kata ‘bibi’ ataupun ‘tante’.

Yeobo – Chagiya/Jagiya (여보 – 자기야)

Panggilan ‘yeobo’ atau ‘chagiya/jagiya’ tentu tidak hal baru untuk para pencinta drama Korea. Kata ini memang sering digunakan privat vitalitas sehari-perian terutama bagi rival percintaan atau pernikahan. Kata ‘yeobo’ yang berguna sayang ini seringkali digunakan buat memanggil pasangan yang sudah menikah sedangkan ‘chagiya/Jagiya’ diperuntukkan pasangan yang masih cak berpacaran.

Sunbae/Seonbae – Hoobae/Hubae (선배 – 후배)

Perkenalan awal ‘sunbae/seonbae’ punya faedah ‘senior’ takdirnya di dalam bahasa Indonesia. Orang Korea biasanya menunggangi kata ini kerjakan memanggil senior mereka di kampus atau di panggung kerjaan. Panggilan ini digunakan lakukan orang-orang nan hubungannya enggak bersisa dekat.

Sedangkan, kata ‘hoobae’ ataupun ‘hubae’ memiliki makna ‘junior’ di internal bahasa Indonesia. Penggunaan perkenalan awal ini dipakai untuk memanggil junior di kampus maupun tempat kerja. Serupa dengan ‘sunbae/seonbae’, kata ini digunakan untuk kalangan yang hubungannya belum terlalu dekat.

-nim (-님)

Akhiran ‘-nim’ digunakan bagi mementingkan skor kesopanan maupun kegadisan terhadap orang yang dipanggil. Imbuhan ini dapat digunakan untuk jenis kelamin apapun. Hal terpenting, akhiran ini harus dimasukkan di belakang kata sapa maupun jabatan seseorang. Contohnya, introduksi panggilan ‘seonsaeng’ (hawa) menjadi ‘seonsaengnim’, ‘sunbae’ menjadi ‘sunbaenim’ dan sebagainya.

-ssi (-씨)

Pasangan-teman perlu tahu bahwa bahasa Korea sangat mengedepankan unsur kedekatan dan keperawanan. Sebab itu, jodoh-teman harus mengamati kata yang dipakai termasuk introduksi panggilan sekalipun. Jika mentah kenal, teman-teman kian baik memanggil nama seseorang dengan menggunakan akhiran ‘-ssi’, misalnya nama Jaehyun berubah menjadi Jaehyun-Ssi.

  • #oppa
  • #bahasakorea
  • #belajarbahasakorea
  • #musikkorea
  • #dramakorea
  • #donghae
  • #eunhyuk
  • #superjunior

Source: https://chingudeul.republika.co.id/posts/44875/tak-hanya-oppa-ini-sejumlah-kata-panggilan-dalam-bahasa-korea

Posted by: caribes.net