Arti Penting Keberagaman Di Indonesia

Kita harus bangun bahwa negara Indonesia merupakan negara kepulauan (archipelago) yang terdiri atas pulau-pulau yang dibatasi oleh laut dan selat. Misal sebuah negara gugusan pulau nan terdiri atas banyak rasial dan budaya, Indonesia menghadapi berjenis-jenis prospek adanya perpecahan yang dapat menjadi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan, kesendirian nasion.

Makanya karena itu, lega kesempatan ini akan dibahas bagaimana pentingnya peran Kita sebagai generasi cukup umur internal upaya menjaga integrasi bangsa dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian, akan muncul khuluk bangsa yang tercermin adv amat generasi muda yang mampu menghargai perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan, serta sikap toleransi dalam bingkai Bhinneka Eksklusif Ika.

A. Kebhinnekaan Bangsa Indonesia

Perhatikanlah semboyan Bangsa Indonesia pada lambang negara kita dibawah ini.

Arti, Makna Kebhinekaan dan Pentingnya Integrasi Nasional Di NKRI
Semboyan Nasion Indonesia |Pada lambang negara NKRI

Berasal gambar semboyan Bangsa Indonesia diatas maka akan muncul pertanyaan seperti berikut ini

  1. Apa arti semboyan Bhinneka Khas Ika?
  2. Segala hubungan persatuan dan varietas?
  3. Mengapa persatuan sangat terdepan bagi bangsa Indonesia?
  4. Bagaimana menjaga komitmen persatuan?

1. Arti dan Makna Kebhinekaan

Kebhinekaan adalah realitas nasion yang enggak boleh dipungkiri keberadaannya untuk mendorong terciptanya perdamaian dalam roh Bangsa dan Negara. Kebhinekaan harus dimaknai publik melalui pemahaman multikulturalisme dengan bersendikan kekuatan spiritualitas. Perbedaan rasial, religi maupun ideologi menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia dengan Bhinneka Tersendiri Ika dan toleransi yang menjadi lem lakukan bersatu n domestik multiplisitas bangsa.

Apakah Ia sempat letak semboyan “Bhinneka Khas Ika” intern lambang negara kita? Coba perhatikan lambang negara kita? Semboyan bangsa Indonesia tersebut termaktub pada kaki lambang negara Garuda Pancasila.

2. Alat Pemersatu Bangsa

Bhinneka Tunggal Ika merupakan alat pemersatu bangsa. Bagi itu, kita harus tekun memahami maknanya. Selain semboyan tersebut, negara kita juga memiliki perangkat-alat pemersatu nasion misal berikut.

  1. Pangkal Negara Pancasila
  2. Bendera Sirah Nirmala sebagai pataka kebangsaan
  3. Bahasa Indonesia sebagai bahasa kewarganegaraan dan bahasa persatuan
  4. Lambang Negara Ceceh Garuda
  5. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
  6. Lagu-lagu perlawanan

Persatuan dalam spesies memiliki arti yang sangat utama. Persatuan dalam diversifikasi harus dipahami oleh setiap warga publik semoga dapat membentuk hal-hal sebagai berikut.

  1. Kehidupan nan serasi, selaras, dan setara
  2. Pergaulan antarsesama yang bertambah akrab
  3. Perbedaan nan ada tidak menjadi sumber masalah
  4. Pembangunan berjalan lancar.

3. Apakah Indonesia Rentan Perpisahan dan Konflik?

Indonesia yakni negara yang lampau rentan akan terjadinya perpecahan dan konflik. Hal ini disebabkan Indonesia yakni negara dengan keberagaman suku, etnik, budaya, agama serta karakteristik dan keunikan di setiap wilayahnya. Indonesia adalah negara nan n kepunyaan kelebihan keanekaragaman budaya, suku, etnik, bahasa, dan sebagainya dibandingkan dengan negara lain.

Pernahkah Anda mendengar atau membaca peristiwa konflik antarsuku di Indonesia atau konflik nan mengatasnamakan wilayah ataupun kawasan? Jadikanlah peristiwa konflik tersebut sebagai pelajaran agar tidak terjadi kembali di masa yang tulat. Konflik dapat mengakibatkan perpecahan dan akhirnya merugikan seluruh rakyat Indonesia.

Puas dasarnya keberagaman masyarakat Indonesia menjadi modal dasar dalam pembangunan nasion. Oleh karena itu, sangat diperlukan rasa persatuan dan kesatuan yang tertanam di setiap penghuni negara Indonesia.

Belaka, dalam kenyataanya masih terserah konflik nan terjadi dengan mengatasnamakan kaki, agama, ras atau antargolongan tertentu. Hal ini menunjukkan yang ada harusnya boleh menjadi modal bagi bangsa ini bakal menjadi bangsa nan kuat.

Cak bagi mendukungnya, diperlukan persatuan yang kokoh dan kuat. Tetapi, masih banyak permasalahan yang harus diolah. Pelecok satunya masih terjadi bentrokan nan mengatasnamakan suku tertentu dalam hal penggarapan kapling perladangan atau hutan.

Keadaan ini menunjukkan belum adanya kesadaran akan sikap komitmen persatuan privat variasi di Indonesia. Komitmen akan persatuan akan tegak jika peraturan yang mengatur masalah suku maupun hak orang ditegakkan dengan baik.

Jika perselisihan ini diakibatkan karena masalah yang berkaitan dengan syariat, Undang-Undang Pangkal Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengeset intern Pasal 28D Ayat (1) bahwa ”Setiap individu berhak atas pengakuan, jaminan, pelestarian dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang seimbang di hadapan hukum.” Dengan demikian, permasalahan dan friksi boleh dihindari dengan menerimakan perlindungan secara penuh kepada setiap warga negara.

Untuk mempersatukan masyarakat yang beragam, perlu suka-suka ketabahan nan tahapan antarkebudayaan. Sikap saling menghargai antargolongan, mengenali, dan mencintai budaya lain adalah hal yang perlu dibudayakan. Teladan nyata implementasi hal tersebut yaitu dengan mempertontonkan dansa tungkai-suku yang suka-suka di Indonesia. Dengan demikian, setiap suku mempunyai rasa simpati satu sama tidak.

4. Syarat Indonesia Meraih Kemenangan

Persatuan bangsa ialah syarat
nan mutlak bagi kemenangan Indonesia. Jika masyarakatnya tidak bersatu dan selalu memprioritaskan kepentingannya sendiri, maka cita-cita Indonesia nan terdapat dalam sila ketiga Pancasila saja akan menjadi mimpi yang tak akan relasi terwujud. Dia harus mampu menghidupkan sekali lagi semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang berarti berbedabeda saja kukuh suatu.

Varietas harus membentuk umum Indonesia yang n kepunyaan ketegaran dan rasa tukar menghargai cak bagi menjaga perbedaan tersebut. Kuncinya terwalak plong komitmen persatuan bangsa Indonesia kerumahtanggaan diversifikasi.

B. Konsep Integrasi Nasional

  1. Pernahkah kalian mengintai keadaan seperti pada gambar dibawah di mileu sekitar?
  2. Kok hingga terjadi hal seperti itu?
  3. Barang apa penyebabnya?
  4. Apa akibat yang ditimbulkan kalau peristiwa ini dibiarkan?
  5. Bagaimana upaya penyelesaiannya agar hal tersebut enggak terjadi lagi?

Arti, Makna Kebhinekaan dan Pentingnya Integrasi Nasional Di NKRI
Rancangan 5.3 Perbedaan pendapat diperbolehkan dan yakni hak setiap orang. Saja, perbedaan tersebut jangan sampai menghancurkan sendi-siasat perikatan antaranak nasion. Jikalau terjadi perselisihan dan bentrokan kita semua yang akan rugi

1. Pengertian Integrasi Nasional

Integrasi nasional bersumber berbunga dua prolog, adalah “integrasi” dan “kebangsaan”. Integrasi berasal dari bahasa Inggris, integrate, artinya menyatupadukan, menggabungkan, mempersatukan. Dalam Kamus Lautan Bahasa Indonesia, integrasi artinya pembauran sampai menjadi satu keekaan nan melingkar dan utuh.

Pembukaan nasional semenjak dari bahasa Inggris
, nation yang artinya bangsa. Privat Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai arti politis dan antropologis.


Link Pembahasan dan Materi PPKN Kelas XI / 11 (Sebelas) SMA-SMK-MA-MAK

  1. Konsep-Gana-Kewajiban Dan Kasus Eigendom Asasi Manusia Dalam Pancasila Serta Upaya Penegakannya
  2. Hakikat-Asal Usul dan Klasifikasi Kerakyatan Serta Prinsipnya
  3. Prinsip-Perkembangan-Penerapan Demokrasi Pancasila Di Indonesia Serta-Karakter Utamanya
  4. Pentingnya Membangun Kehidupan yang Demokratis di Indonesia
  5. Jenis-Makna-Kepribadian-dan Sistem Hukum Di Indonesia-Tata Serta Tujuannya
  6. Makna-Klasifikasi-Peranti dan Tingkatan Sistem Peradilan di Indonesia Serta Peranannya
  7. Arti, Makna dan Peran Indonesia Intern Pertautan Internasional |Perdamaian Manjapada Serta Strategi Luar Negeri
  8. Strategi Mengatasi Ancaman Integrasi Kebangsaan Indonesia |Di Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan
  9. Makna, Faktor, Vitalitas Bernegara Dan Perwujudan Persatuan serta Kesatuan Bangsa intern Negara Kesatuan Republik Indonesia

a. Kebaikan Integrasi Nasional Secara Taktis

Secara Diplomatis Integrasi nasional secara politis berarti penyatuan majemuk kelompok budaya dan sosial internal kesatuan area nasional nan membentuk satu identitas nasional

b. Arti Integrasi Nasional Secara antropologis

Secara Antropologis Integrasi nasional secara antropologis berarti proses penyesuaian di antara atom-molekul kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi kerumahtanggaan usia masyarakat.

2. Arti Integrasi Kewarganegaraan Menurut Juru

1. Arti Integrasi Nasional Menurut
Howard Wriggins

Howard Wriggins Integrasi nasion berguna penggabungan fragmen yang berbeda-beda dari suatu awam menjadi suatu keseluruhan nan lebih utuh alias memadukan umum-mahajana mungil yang jumlahnya banyak menjadi suatu keesaan bangsa.

2. Arti Integrasi Nasional Menurut
Myron Weiner

Myron Weiner Integrasi menunjuk pada proses penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya ke kerumahtanggaan satu kesatuan wilayah, dalam rangka pembentukan suatu identitas nasional. Integrasi biasanya mengandalkan adanya satu mahajana nan secara etnis berbagai dan setiap keramaian awam punya bahasa dan sifat-aturan kebudayaan yang berbeda.

3. Arti Integrasi Nasional Menurut
Dr. Nazaruddin Sjamsuddin

Dr. Nazaruddin Sjamsuddin Integrasi kebangsaan ini sebagai proses penyatuan suatu bangsa nan mencaplok semua aspek kehidupannya, yakni aspek sosial, strategi, ekonomi, dan budaya. Integrasi juga menutupi aspek vertikal dan horisontal.

4. Arti Integrasi Nasional Menurut
J. Soedjati Djiwandono

J. Soedjati Djiwandono Integrasi kewarganegaraan sebagai cara bagaimana kekekalan persatuan nasional dalam arti luas bisa didamaikan dengan milik menentukan nasib sendiri.

Hak tersebut perlu dibatasi pada suatu taraf tertentu. Bila tidak, persatuan kewarganegaraan akan dibahayakan. Bersumber signifikansi di atas dapat disimpulkan bahwa integrasi nasional bangsa indonesia berarti hasrat dan kesadaran kerjakan bersatu sebagai suatu bangsa, menjadi satu kesatuan nasion secara resmi, dan direalisasikan dalam suatu kesepakatan atau konsensus nasional melangkaui Sumpah Pemuda pada copot 28 Oktober 1928.

3. Syarat Integrasi

  1. Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berbuah ganti memuati kebutuhan-kebutuhan antara suatu dan lainnya
  2. Terciptanya kesepakatan (konsensus) bersama mengenai norma-norma dan nilai-ponten sosial nan dilestarikan dan dijadikan pedoman
  3. Norma-norma dan nilai-ponten sosial dijadikan kebiasaan baku intern melangsungkan proses integrasi sosial.

Intern Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disebutkan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan beban yang harus dilakukan dengan selengkapnya. Apakah kalian bisa membedakan mana yang peruntungan dan mana bahara bak warga negara yang baik

(good citizenship).

Jangan sampai menyalahgunakan hak karena akan banyak sekali insan yang bisa absolut melakukan sesuatu kejadian yang bisa mudarat orang lain. Begitu pula dengan individu yang selalu berusaha menghindar dari kewajibannya sebagai penghuni negara.

Perilaku ini dapat dijadikan contoh perilaku yang merugikan masyarakat, khususnya buat pemerintah. Pengingkaran hak orang akan menyebabkan terjadinya disintegrasi sehingga cucu adam yang haknya dilanggar kemungkinan bukan akan menjalankan kewajibannya.

Keadilan dalam menjalankan hak dan kewajiban harus dilakukan. Hal ini hendaknya tak terjadi kesalahpahaman yang bisa mengakibatkan kerugian untuk orang bukan dan diri sendiri. Misalnya, pertumbuhan pembangunan prasarana (jalan dan jembatan) di suatu kawasan dengan daerah lainnya harus sama.

Jika berbeda akan terjadi permusuhan dan berakibat terganggunya integrasi nasional. Dengan demikian, tinggal terdahulu integrasi nasional bagi pembangunan nasion dalam masyarakat yang berbeda-beda.

Setiap penduduk masyarakat harus mengingat-ingat adanya perbedaan etnik, suku, agama, budaya, bahasa, dan sebagainya. Perbedaan tersebut jangan sampai dijadikan bagaikan pemicu terjadinya disintegrasi nasional. Maka itu karena itu, kalian harus mengetahui nasib baik dan barang bawaan internal nasib sehari-hari.

Pelecok satu beban misal warga negara yakni menjaga integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana prinsip menjaga integrasi tersebut? Kalian tentu pernah melihat di televisi alias membaca di ki alat massa, anggota TNI yang ditempatkan di ujung pulau untuk menjaga keutuhan Negara Keekaan Republik Indonesia (NKRI). Ketika ini negara Indonesia tidak internal situasi perang, saja negara menghendaki kita ibarat penghuni negara untuk ikut serta menjaga integrasi nasional.

Rakyat Indonesia harus n kepunyaan sikap untuk mempersiapkan diri jika terdapat ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) nan bisa mengganggu integrasi nasional.

Kalian kembali teristiadat ikut serta dalam menjaga integrasi nasional dari segala apa macam intimidasi, gangguan, tantangan, dan hambatan, baik nan menclok dari n domestik maupun dari asing. Oleh karena itu, kalian umpama penghuni negara nan baik wajib mematuhi semua statuta-peraturan yang berlaku.


Link Pembahasan dan Materi PPKN Kelas XII / 12 (Dua Belas) SMA-SMK-MA-MAK

  1. Upaya Penuntasan-Substansi-Kasus dan Variasi Pelanggaran Hak Asasi Insan |Yustisi Serta Sanksinya
  2. Ketentuan dan Mekanisme Pengelolaan Keuangan Negara RI Serta Peran Bank, BPK dan Susuk Peradilan
  3. Teori, Rumusan, Tata Kontrol, Intensi Negara Indonesia di Pusat dan Daerah Serta Pengalokasian Urusan Pemerintahan
  4. Hakikat, Kasus Pelanggaran, Pelanggaran Hak dan Pikulan Warga Negara Serta Upaya Penanganannya
  5. Makna, Paradigma, Pentingnya, Perjanjian Hubungan Jagat Indonesia Serta Klasifikasi dan Kedudukan Kantor cabang Diplomatik
  6. Kebijakan dan Partisipasi Penduduk Negara Mengatasi Berbagai macam Ancaman kerumahtanggaan Membangun Persatuan-Ahadiat Nasion Indonesia
  7. Perkembangan, Karakteristik, Proses Manajemen Negara NKRI dan Federalisme di Indonesia

C. Faktor-Faktor Pembuat dan Penghambat Integrasi Nasional

Manusia hidup internal reliatas yang plural, hal yang sama juga lega masyarakat Indonesia yang majemuk
(heterogen society). Dandan awam Indonesia ialah ber-Bhinneka Tunggal Ika, bukan kembali kemajemukan suku bangsa dan kebudayaannya, melainkan keragaman kebudayaan nan berada dalam masyarakat Indonesia.

Dalam umum beraneka macam, seperti Indonesia dilihat n kepunyaan suatu tamadun yang berperan secara umum n domestik mahajana. Publik plural merupakan “belati” bermata ganda dimana keragaman bagaikan rahmat dan sebagai ancaman.

Pemahaman pluralitas ibarat hidayah merupakan keberanian untuk memerima perbedaan. Mengakui perbedaan enggak semata-mata dengan kompetensi kesigapan, melainkan lebih banyak terkait dengan persepsi dan sikap sesuai dengan realitas kehidupan yang menyeluruh.

Dengan demikian, kita perlu memahami dan mengetahui faktor-faktor perakit integrasi nasional, baik faktor pembentuk atau faktor penghambat integrasi nasional. Berikut ini faktor-faktor tersebut.

a. Faktor pembentuk integrasi kewarganegaraan

  1. Adanya rasa senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor ki kenangan
  2. Adanya ideologi nasional nan tercermin dalam simbol negara yaitu Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika
  3. Adanya tekad serta keinginan kerjakan bercampur di kalangan nasion indonesia seperti nan dinyatakan n domestik Sumpah Pemuda
  4. Adanya ancaman berusul luar yang menyebabkan munculnya umur semangat kebangsaan di guri bangsa Indonesia
  5. Penggunaan bahasa Indonesia
  6. Adanya semangat persatuan dan kesendirian dalam bangsa, bahasa, dan kapling air Indonesia
  7. Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang proporsional, ialah Pancasila
  8. Adanya jiwa dan roh angkat royong, solidaritas, dan toleransi keyakinan yang abadi
  9. Adanya rasa senasib seperjuangan akibat siksaan penjajahan
  10. Adanya rasa cinta kapling air dan mencintai produk intern negeri.

b. Faktor penghalang integrasi kewarganegaraan

  1. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan yang berkarakter bermacam ragam
  2. Kurangnya kesabaran antargolongan
  3. Kurangnya kesadaran dari awam Indonesia terhadap ancaman dan alai-belai dari luar
  4. Adanya ketidakpuasan terhadap ketimpangan dan ketidakmerataan hasil-hasil pembangunan.

Upaya bagi sampai ke integrasi nasional boleh dilakukan dengan cara menjaga keteraturan antarbudaya.

Kejadian itu bisa terkabul jika suka-suka peran serta pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam proses integrasi nasional

Source: https://www.celotehpraja.com/2020/08/arti-makna-kebhinekaan-dan-pentingnya-integrasi-nasional.html

Posted by: caribes.net