Ayat Alkitab Dan Renungan Singkat

Selamat hinggap di
saat teduh koran, cuaca 10 hari
. Kembali lagi saya menuliskan renungan pendek. Renungan Serani nan berpusat plong Injil.

Di dalam Atma Serani, Injil adalah berita utama yang haruslah terus menerus dikabarkan. Setiap detik. Tertanam dalam hati dan ingatan. Tanpa
Alkitab kabar baik Kristus. Setiap hari kita akan mememukan kehidupan kita sedang terserah di kerumahtanggaan dunia yang sudah jatuh dan memasrahkan rasa Frustasi yang sangat mendalam.

Dosa yaitu musuh penting, baiklah nasib kita terus berjuang berperang melawan dosa. Melewati pembacaan Firman kita,
saat teduh
kita ataupun
tahmid-doa yang berlandaskan Alkitab. Terus bertumbuh dan selamat memikirkan renungan hariaan selama 10 hari.

 Ayat Alkitab dan Renungan Kristen Singkat Untuk 10 Hari

1. Kebergantungan kepada Allah



Ayat Alkitab Lukas 22:42

“Kerendahan hati yang kudus yaitu ketaatan dan ketergantungan sepenuhnya plong Allah. Mula-mula ialah mengutamakan Allah, hamba allah lain kedua, dan diri kita yang ketiga dalam segala sesuatu”
~ John Bevere

Lukas 22:42 (TB) “Ya BapaKu, jikalau Engkau cak hendak, ambillah cawan ini daripadaKu. Hanya bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah nan terjadi”

Pada ketika antara hidup dan lengang, Yesus dakar berkata hendaknya Kehendak Bapa saja yang terjadi. Kamu pupus. Ya Yesus berdampak  melaksanakan kehendak Bapa, ini kabar baik untuk kita yang percaya kepada-Nya. Buat membawa kita sungguh-sungguh berketentuan pada Dia yang mutakadim mencurahkan darah-Nya.

Momen merenungkan bagaimana ajudan kepada Kristus signifikan taat kepada Kamu dengan sepenuh lever. Disiplin ini adalah sukma yang sadar moralistis bahwa, kita yang sudah tenang maka itu karena dosa-dosa kita doang oleh karena kebangkitan Kristus kita dapat spirit dan tegar kepada Beliau.

Gelimbir kepada Allah, bukan berdasarkan kekuatan dan kebenaran kita, melainkan berlandaskan kekuatan dan kegantengan dan keutuhan Yesus Kristus. kabar baiknya lagi, Jibril yang dianugrahkan kepada kita, Dialah jaminan penggalan kita sehingga seutuhnya Allahlah harapan dan cita-cita kita hari pembebasan hari.

Kebergantungan kepada Allah, sama seperti Yesus yang selalu melaksanakan kehendak Allah. Demikianlah kepuasan kita di kerumahtanggaan Yesus ialah perjalan hidup yang seperti mana Yesus perintahkan. Yaitu kasihilah sesamamu manusia sama dengan dirimu seorang.

Baca Sekali lagi:
Ayat Emas Alkitab nan memotivasi

Tetapi kepuasan di dalam Kristus, melihat salib-Nya dan terus menerus merefleksikan Dia setiap hari. Peristiwa inilah yang dapat membawa Engkau dan saya mengasihi sesama mengutamakan sesama kita di atasnya ada Kristus yang menjadi rahasia hidup.

Bergantunglah kepada Allah, untuk menerima peredaran air belas kasih tulus. bersama Yesus kita dapat berbicara, “biarlah karsa-Mu yang makara.” Ini adalah kuasa berbunga Yesus yang ditanam dalam kita sehingga kita dimampukan loyal saja kepada Allah, melaksanakan visi-Nya, dan terus berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.

Membenci yang Allah benci merupakan dosa dan mengasihi yang Yesus kasihi yaitu roh-jiwa. Berdoalah untuk arti ini, bawalah hidup Engkau kepada Kristus dan nikmatilah persekutuan dengan Dia setiap saat. Tuhan tolong saya, sehingga ucapan Kristus adalah ucapan saya, dalam setiap rancangan saya. Sekadar Kristuslah yang selalu ada di internal hati dan pikiran. Dan barang apa nan Beliau kehendaki dalam keseharian saya. Amin.

2. Kehidupan yang Alkitabiah



Ayat Alkitab Markus 1:35

“Jangan adakan konser, kemudian baru menyetel alat-alatnya. Mulailah tiap hari dengan membaca Firman Allah dan berdoa. Pertama-tama selaraskan hatimu dengan kehendak Yang mahakuasa”
~ Hudson Taylor

Markus 1:35 (TB) “Pagi-pagi bersusila, waktu waktu masih gelap, Engkau bangun dan pergi ke asing. Sira pergi ke arena yang mati dan beribadat di sana”

Yesus memberikan teladan dengan mencari wajah Bapa-Nya pagi-pagi moralistis. Adakanlah Saat Teduh rutin tiap pagi, mencari durja Bapa, dan sepanjang tahun anda akan rasakan latihan-Nya. Kabar baiknya lagi bukan hanya sekedar menjadi teladan. Ia memberikan kita kuasa bakal melakukan apa yang sebelumnya lain berkecukupan kita lakukan.

Yesus yang adalah Tuhan, Ia ialah penebus, di dalam dosa-dosa kita, kita diperbudah makanya semangat yang tak boleh menyebah Tuhan yang benar. Saat di privat Dia, kita mendapatkan Dia yakni teladan lugu, kerjakan nasib yang Alkitabiah. Mari kita berjuang bakal bangun di pagi tahun dan berdoa. Ingatlah Firman TUHAN, bukalah Alkitab dan bacalah.

Yesus di dalam Lukas 11:13, mengingatkan kepada kita kalimat yang indah nan dapat kita mohon setiap pagi. Yaitu Roh kudus. “Apalagi Bapamu di sorga! Ia  akan memberikan Roh kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”  Ini merupakan pemberitaan baik Alkitab, kita yang berdosa, kita yang tidak patut untuk datang kepada Sang Polos keinginan terdalam hidup kita.

Dilayakkan cak bagi kembali berdoa dihadapan-Nya dan Dia menawarkan kita kebutuhan yang seringkali bukan kita sadari. Ia menawarkan kita Jiwa Kudus bagi kita minta. Bacalah Yohanes 14 dan 16. Sira akan mengerti betapa sukma Beliau dan saya haruslah munjung Rohulkudus setiap hari.

Buat pelayanan Anda, hidup tiang penghidupan Anda yang siap menjadi berkat kerjakan sesama rival kerja. Kita setiap hari harus berdiam diri dan merenungkan Firman. Isilah ingatan Anda dengan Firman, dan berdoalah untuk selalu penuh dengan Jibril yang setia, litak kecil-kecil dan berkuasa. Menginsapkan kita dari dosa dan menuntun kita bakal camar setimbang dengan kehendak Halikuljabbar.

Berdoalah, bediam dirilah. Jangan bodoh dengan merelakan diri tidak ada waktu dan lain beribadat dan tidak mempertimbangkan Firman. Kepuasan Kristen yaitu jiwa Rohani yang dipenuhi Roh kudus. inilah kehidupan yang Alkitabiah, mengutamakan yang paling utama yaitu Yesus Kristus.

Tanpa hayat yang demikian, Ia dan saya akan kering, kita akan menjadi permainan setan. Pikiran, perasaan kita akan di bawa perkelana tanpa arah dan tujuan. Berdoalah mintalah Spirit Ikhlas, proporsional seperti Sang transendental kita yang pagi-pagi benar berseru kepada Bapa-Nya, demikianlah kita sebagai murid-petatar-Nya. Amin.

3. Sadar dan kembalilah



Ayat Alkitab Lukas 15:18

“Kerjakan boleh makmur di galur nan benar kita tidak sekedar menghempaskan diri. Kita harus mendisiplin diri dan sungguh-sungguh menempatkan hak istimewa plong tempat yang semestinya.”~ Andy Stanley

Lukas 15:18  (TB) “Aku akan kumat dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: “Bapa, aku telah berdosa terhadap Surga dan terhadap bapa.”

Anak asuh terakhir ini sadar, dan mencoket tindakan nan tepat, untuk pula ke pangkuan Bapa-Nya. Ketika Roh kudus bekerja di dalam hati bani adam. Ia melahir barukan orang tersebut sehingga ia mempunyai spirit yang bau kencur (2 Korintus 5:17). Tidak suka-suka berita nan bertambah mulia dari ini. Momen sih pendosa ini sadar akan dosa-dosanya, bukan main mematikannya dosanya, betapa jauhnya anda terhilang.

Roh kuduslah privat kehidupan yang yunior menggugah kita untuk segera kembali kepada Almalik nan pemurah itu. Saudaraku, dosa adalah mendefinisikan sesuatu yang kita lihat dan kita berpikir dan merasakan bahwa itulah kebututah terbesar kita, kita mengira kita merindukan peristiwa itu, kita kira hal itulah sumber kepuasan kita. Inilah yang dilakukan sih ragil.

Ia sangka bahwa satu kebebasan momen ia lain sedang fertil di hadirat ayahnya. Ia kira ia cak semau di dalam kebebasan ketika ia menghamburkan semua hartanya. Beliau mengira semua itu adalah kemerdekaan kudus, ia sangkil dirinya membutuhkan semua itu.

Pada balasannya makanan babi adalah makanannya. Ini adalah akibat dari dosa, akibat berbunga definisi Dia dan saya. Akibat berpangkal cara pandang kita yang dipengaruhi oleh dunia, manah dan perasaan yang berdosa. Setiap cita-cita nan tidak beralaskan firman dan visi Allah adalah kesalahan besar yang kesannya membawa kita hidup cak bagi diri seorang.

Saudaraku marilah kita spirit dengan prioritas yang sopan, kepentingan nan benar. Di atas dasar yang benar yaitu Injil Yesus Kristus. biarlah hidup Anda melekat pada berita Injil ini saban hari. Yesus nan disalibkan, inilah takrif terbit koteng ayah nan lega akhirnya mengakuri anaknya segala apa adanya tanpa menyumpah-nyumpah. Tetapi bermurah lever mengadakan makan besar dan menerimakan roh yang baru.

Kita adalah anak bungsu, kita tersesat dan berdosa. Kita antap di dalam dosa sejak privat ki gua garba. Semata-mata oleh karena penebusan nan Kristus lakukan. Kita hidup dilayakkan untuk kehidupan memprioritaskan Dia. Lalu apa yang menjadi tujuan kita masa ini? Yaitu, keserupaan akan Kristus secara arketipe. Mengenakan Kristus dan hidup denga mandu Kristus hidup. Yaitu melakukan kehendak Bapa. Jibril memampukan kira semua. Amin.

4. Merdeka bagi menyembah Almalik


Ayat Alkitab I Petrus 2:16

Semua bangsa rindu mempunyai kemerdekaan kerumahtanggaan bernegara. Kita sebagai nasion berterima kasih telah dimerdekakan dari penjajah 76 tahun nan adv amat. Demikian pula kita sebagai orang percaya, kita telah dibebaskan mulai sejak belenggu dosa ~ Dirahasiakan

1 Petrus 2:16 (TB) “Hiduplah bagaikan orang merdeka, dan bukan seperti mereka yang menyalah-gunakan kemerdekaan itu buat menyamarkan kejahatan-kejahatan mereka, namun hiduplah bagaikan makhluk”

Berdoalah bagi Indonesia agar Sang pencipta melindungi dari alai-belai-alai-belai. Dan juga agar Almalik memberkati sehingga banyak individu nanti dan memufakati Yesus sebagai Juruselamat pribadi. Membawa spirit kepada Kristus, merupakan tugas dari Yang mahakuasa bikin Ia dan saya sebagai bani adam beriktikad. Inilah visi Allah, bersama dengan kita anak asuh-anak terkasih-Nya.

Kita dimerdekan oleh karya keselamatan, oleh tumpahan darah kebenaran Yesus, bukan bikin spirit terus diperbudak maka itu dosa. Tetapi perperangan melawan dosa, perperangan melawan kemalasan untuk memberitakan Alkitab. Pakailah senjata rohani dari Halikuljabbar dan merdekalah dalam perdurhakaan nan nyata-nyata. Kristus telah memang, Engkau yang memampukan kita, kita bukan lagi budak hanya anak Allah yang berkuasa.

Hiduplah dalam Kristus dan kejiwaan yang bertumbuh di n domestik Kristus. Kebebasan itu membawa Anda, mengajak Anda, ulem Kamu untuk lebih rohani. Berdoalah untuk keberhasilan ini, berlarilah kepada Kristus.

Pandanglah Salib-Nya yang mengasihkan kemenangan. Hiduplah dalam pertobatan setiap musim sebab Sira yakni adalah orang berdeka yang sejati. Kristuslah pusat hidup Anda, bukan dosa lagi. Usia baru di kerumahtanggaan Kristus yaitu kemandirian, jadi hiduplah kerumahtanggaan kemerdekaan dengan permusuhan nan teramat kerumahtanggaan terhadap dosa.

Hidup sebagai hamba Tuhan berarti umur dalam kemerdekaan yang menikmati kehadiran Roh Jati disetiap bintik vitalitas. Puas saat yang separas akan selalu ada penyembahan masif dari hati yang mentah roh baru.

Saudaraku, ini adalah spirit yang membawa independensi untuk jiwa, memberitakan Injil. Berdoalah untuk kemerdekaan suci ini, lihatlah betapa banyak jiwa yang menginginkan kemerdekaan ini, hanya saja mereka tidak bawah.

Jadi berdoalah buat kesadaran dari hati nurani mereka. Berdoalah untuk Injil yang harus disebarkan. Berdoalah sehingga kemerdekaan di dalam Kristus terjadi atas jiwa-jiwa nan terserah di negara kita Indonesia. Roh kudus memampukan kita semua. Amin.

5. Baiklah bencilah dirimu sendiri


Ayat Alkitab Lukas 9:23-24

“Mayapada berkata: Kasihilah dirimu, renggut semua nan beliau boleh renggut, dan ikuti kritik hatimu. Yesus berucap: Sangkal diri, pikul salib saban hari dan timbrung Aku”
~ Francis Chan

 Lukas 9:23-24 (TB) “Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, kamu akan kehilangan nyawanya. Tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, sira akan menyelamatkannya”

Pemikiran dunia berlawanan dengan Firman Tuhan. Ikutilah kesahihan Firman, maka hidupmu akan rukun. Berbaik sejahtera nan Kristus berikan tidak sebanding dengan yang bumi berikan. Kehidupan yang Kristus berikan adalah kematian atas kedahagaan dunia. Ini adalah menyangkal diri dan menginginkan Yesus belaka.

Inilah pergumulan kita, jalan pertobatan yang terus menerus dilakukan. Untuk kehidupan yang bertambah sani dalam kekaguman yang indah maka itu kemuliaan Kristus sekadar. Andai Kamu mengerti bahwa membenci diri dan gaya nan berdosa akan membawa Engkau pada umur yang lebih suci, kudus dan bermakna. Makna yang cak semau di privat kebenaran. Maka Anda akan berjuang sekuat tenaga buat mencapainya.

Kristus hadir ke marcapada, kerjakan mengapalkan Dia pada jalan kehidupan. Yaitu jalan kayu silang dan disalibkan bersama Dia. Paulus dengan berani tanpa rasa malu, menyatakan bahwa dia disalibkan bersama Kristus (Galatia 2:19). Pada masa-tahun itu di mana kayu silang adalah lambang kutukan, kematian, kesedihan, kesengsaraan dan sesuatu yang memalukan.

Doang, Paulus dengan berbesar hati berkata, “aku disalibkan bersama Kristus.” Inilah umur itu, menyangkal diri dan menyepakati kayu palang Kristus. Kuk nan ringan itu, dianugerahkan maka itu Dia kepada kita. saudaraku inilah Injil, inkompatibel dari pendirian manjapada nan memuliakan manusia, mengagungkan harta fana, mengagungkan sesuatu nan bukan pencipta tetapi ciptaan nan akan adv amat pada saatnya. Rusak pada waktunya.

Baiklah kita mengambil jalan penyangkalan diri, sembahyang untuk bermoral-benar mematamatai betapa fananya hidup. Berlari terus berlari, terus memfokus kayu palang Kristus. bersandar di sana lakukan disalibkan bersama Dia. Di sinilah kita kehidupan.

Barangsiapa mempertahankan nyawanya akan kehilangannya karena pada dasarnya nyawa yang berdosa itu yaitu kematian. Tetapi barangsiapa mati bersama Kristus beliau akan arwah dan dibangkitkan bersama-sederajat dengan Yesus.

Mulai sekarang dan sampai lega mortalitas dan kebangkitan nan contoh di dalam tubuh yang baru dan sumpurna terbit Kristus. Inilah Injil, seruan untuk bertobat, membeci diri seorang nan pendosa, dan mennginginkan kebenaran Yesus saja. Dikuduskan dan dibenarkan oleh kesahihan-Nya. Amin.

6. Berdoalah senantiasa di dalam TUHAN


Ayat Alkitab Yohanes 15:17

“Saya kehidupan dalam roh ratib. Saya berdoa saat berjalan-perkembangan, saat berbaring, saat saya sadar, dan jawaban-jawaban doa besar perut datang.”
~ George Mueller

Yohanes 15:7 (TB) “Jikalau kamu tinggal di n domestik Aku, dan FirmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah segala saja yang anda kehendaki, dan kamu akan menerimanya”

Mueller mempunyai Panti Asuhan yang memukul banyak momongan-anak, dan hidupnya hanya bergantung pada Allah. Dia bisa menyaksikan, bahwa Sang pencipta tidak pernah meninggalkannya. Yaaa itulah kehendak Allah, di mana Kamu berkehendak cak bagi kebaikan banyak individu. Keselamatan banyak individu kita haruslah sadar bahwa ketika Ia bekerja melalui kita itu hidayah terindah yang dapat kita nikmati.

Karsa Tuhan merupakan berkat kekal bagi bangsa-bangsa. Di mana asian ini Engkau berikan bakal menunjukkan keinginan nan lebih segara lagi. Sira medium ulem Dia dan saya untuk menginginkan Dia saja. Inilah tujuan terdahulu kuntum semua berkat, semua cita-cita, dan semua visi-Nya.

Allah memangkalkan hidayah belas kasih dalam diri kita, kita dapat menikmati Firman-Nya, diri-Nya dan kemuliaan berbunga sifat-aturan-Nya sehingga kita menyembah Dia. Saudaraku kita ditebus dengan darah yang mahal enggak lakukan menikmati semua harta fana, pencapaian kita, dan semua hal nan kita pikir baik.

Kita ditebus bakal menikmati karya penebusan yaitu Pribadi penebus. Mengambil tulang beragangan-Nya, visi-Nya. Inilah nan di manakan Firman Tuhan yang tinggal dalam kita. Detik Kristus Sang Firman sopan-benar di privat Anda maupun saya. Apa yang kita harap tak berdasarkan keinginan kita, tetapi berlandaskan keinginan Yang mahakuasa.

Siapa ini rumpil Dia mengerti, mana tahu hanya Anda saat ini bertanya. Bagaimana saya bisa berdoa dan meminta sesuai dengan keinginan Allah. Baiklah inilah keinginan itu, ada di Bibel Anda harus membaca dan merenungkannya dan mengintai bagaimana Alkitab menuntun Anda pada kedahagaan untuk memimta sesuai dengan ayat-ayat Alkitab.

Apapun nan Kamu minta, ketika Firman di dalam Sira dan Anda di dalam Firman. Anda akan menemukan jawaban yang menakjubkan. Di mana ini akan menyerahkan kepada Anda kegenturan yang sejati. tak pada pemberian, tetapi kagum pada Sang pebemberi, bagaimana kemurahan-Nya, salib-Nya, Injil-Nya.

Melangkahi  pemberian ini bisa semakin luas Bibel diberitakan. Mintalah semua peristiwa yang berdasarkan Firman. Jangan biarkan kita ditipu makanya kedahagaan daging, kesombongan umur, dan kehausan ain yang sesat.

Tetapi, mintalah berdasarkan Firman, nan di dalam kita, visi Kristus, kepenuhan Rohulkudus atas kita. Nyala api Injil yang berkobar di relung hati dan pikiran. Diri nan kuat buat terus belajar dan mengenal Dia saja. Misal intensi utama dan akhir kehidupan.

Saudaraku nikmati Dia dan visi-Nya, Dia patuh dan tidak ingkar janji. Saya sembahyang kiranya visi Allah terjadi nyata di internal hidup kita. Saya rinduk pada kekaguman yang sejati akan Allah dan menyembah Kamu intern Roh dan Jiwa yang bersuka karena Dia semata-mata. Amin.


7. Menjadi betul-betul bodoh


Ayat Bibel Mazmur 25:9

“Kaidah hidup berkemenangan tertera kemampuan menghadapi permasalahan dengan munjung keberanian, kekecewaan dengan hati yang lapang, dan ujian dengan kerendahan hati”
~ Thomas S. Monson

Mazmur 25:9 (TB) “Ia membimbing anak adam-orang yang invalid hati menurut hukum, dan Sira mengajarkan jalan-Nya kepada orang-insan yang terbatas hati”

Keefektifan manusia terbatas, belaka kita mempunyai Allah nan mengasihi umat-Nya. Bukan terserah gelanggang di internal Tuhan, di mana Kamu dapat menunjukkan kehebatan dan ketinggian Anda. Tuhan tak membutuhkan bantuan Anda, karena segala yang Anda perjuangkan bagi menyenangkan TUHAN, di mana Ia melakukan semua itu untuk menolong Anda. Itu karuan kesesatan.

Lihatlah lengkap-hipotetis nyata akan peristiwa ini di Injil, hikmat insan adalah kekejian bagi Allah, karena hikmat itu merupakan pertarungan keangkuhan (I Korintus 3:18). Contoh nyata bermula seseorang yang menolong Almalik. Renggut hanya Abraham yang berusaha memiliki keturunan dengan bantuan isterinya, maka Abraham berzinah dengan gundik dari isterinya.

Segala yang terjadi, perpecahan, pengusiran, penderitaan dari satu pihak. Adv amat sebut saja Saul yang bukan lunak menunggu Samuel dengan penuh kesombongan bak seorang raja. Engkau mempersembahkan mangsa yang seharusnya dipersembahkan oleh Samuel. Maka kepemimpinan kerajaannya dialihkan kepada Daud.

Ini mengerikan saudaraku, api dan kehancuran mengikuti setiap kita nan berani-beraninya tidak tunduk dan ki ajek sreg Kristus Sang Almalik yang berwenang mengamalkan apa saja. Saya saja boleh berdoa seyogiannya didikan-Nya, nyala api murkanya terjadi cuma belaskasih-Nya dirasakan pun oleh Sira, pada diri Sira yang suka mengembari. Sehingga Kamu bangun. Satu-satunya kemauan TUHAN adalah penyerahan diri tanpa syarat.

Ini adalah kerendahan hati, mengakui bahwa diri ini yakni ciptaan fana yang bukan hanya membutuhkan ketinggian Tuhan, sahaja itulah semata tujuan setiap hembusan napas yang adalah kesempatan untuk diri buat bertobat secara radikal dan terus-menerus mendambakan Kristus saja. Kayu silang-Nya dan darah yang tercurah itulah sumber harapan Kekristenan kita.

Kekristenan yaitu cinta nan mendidik, gegares yang ki memberaki nan muluk. Menunjukkan dosa di dalam diri Kamu sehingga Kamu bertobat. Sadar benar bahwa yang patut Anda terima adalah kebinasaan. Tetapi oleh karih hidayah, kita dibenarkan dengan Gratis oleh pembawaan Kristus.

Baiklah kenyataan berpokok Injil Yesus Kristus, menjadikan hati Kamu dan saya semakin rendah. Semakin sadar akan kekuatan Tuhan. Semakin yakin bahwa pembayaran kita plong-Nya adalah jalan satu-satunya kerjakan terus ikut lebih kerumahtanggaan lagi dalam kekudusan dan kemuliaan Allah.

Terhambur dari diri kita Bibel itu kerjakan sesama. Sehingga banyak orang dibawa kepada Kristus. Kehinaan hati merupakan penyerahan diri total. Ini adalah hasrat yang sekadar ada di dalam Nyawa yang bau kencur Rohulkudus. Buat selalu baru setiap hari di dalam kebesaran nan mulia dan menggairahkan. Amin.

8. Kedalaman penyesalan


Ayat Bibel Matius 26:75

“Ada perbedaan antara penyesalan dan pertobatan. Penyesalan adalah sesal karena tertangkap, medium pertobatan ialah penyesalan yang bukan main-sungguh khusyuk dan berhenti berbuat lagi.”
~ Greg Laurie

Matius 26:75  (TB) “Maka teringatlah Petrus akan barang apa yang dikatakan Yesus kepadanya: “Sebelum ayam berkokok, engkau telah memungkirkan Aku tiga kali”. Lalu sira memencilkan ke asing dan menangis dengan sedihnya”

Petrus bukan main-sunguh bertobat, dan Yesus sanggup memulihkan Petrus, sehingga pelayanannya makara berkat buat banyak orang. Enggak suka-suka makna dari kehidupan yang mengamini beriktikad Yesus sahaja tetap kerap pada dosa-dosa kecil di dalam hati dan pikiran Sira.

Kegilaan berusul Kekristenan kita ialah ingin diselamatkan dari siksa dosa. Belaka kita enggak pernah mau diselamatkan dari dosa. Kita tetap cinta plong dosa keberhargaan diri kita, dosa kemunafikan agar kita terlihat lebih baik.

Dosa cinta pada uang dan kekayaan mayapada. Dosa percabulan di dalam hati dan pikiran. Dosa-dosa keagamaan kita di mana kita merasa karena perjuangan kitalah maka kita pantas diselamatkan dan disebut bak manusia Serani yang rohani.

Ini edan, inilah hati Engkau saya. Kita bergaduk, kita layak binasa puas dasarnya. Baiklah kita bertobat jika menyadari semua dosa gila ini di dalam diri kita, bersujud di hadapan kaki kayu palang dan sudahlah grasi.

Bertobatan kudus adalah penyesalan bukan tetapi kerana akibat dari dosa. Tetapi ini penyesalah karena dosa itu kita benci. Penghianatan itu yakni tampin kita, lihatlah wajah kristus yang sudah menebus Anda. Dia yang ditimpakan semua kutuk dosa Anda dan saya. Lihatlah!!! Badan yang remuk itu. Hei saya bukan sedang memerintahkan Anda mengasiani Kristus.

Saya cak hendak Beliau dan saya berduka, karena tubuh yang remuk itu, darah nan tercurah, daging yang robek. Tangan yang dipaku dan Ia masuk ke n domestik murka Sang pencipta. Ini semua cerminan yang baik untuk menunjukkan yang haruslah Anda dan saya alami. Haruslah Anda dan saya sambut. Kasihanilah diri Anda, lihatlah dosa yang menjijikkan itu, itulah yang memisahkan Anda dan saya dari Sang pencipta yang polos.

Menangislah dan bertobatlah, mintalah ampun, sreg si Kalis Yesus Kristus. Dia nan sudah lalu bengkit. Anda akan sangat mengasihi Yesus yang kini adalah Tuhan Anda. Ketika Anda mencatat kebusukan Anda. Dosa diri Anda yang mematikan. Tetapi di dalam Yesus semua itu sudah lalu enggak berkuasa lagi, Anda di panggul bersama Petrus, kerjakan berjalan di kronologi salib. Ibarat pelayan Injil.

Apapun pekerjaan Anda, apapun yang Anda kerjakan. Injil adalah pusat hidup Anda. Ini adalah buah semenjak pertobatan itu, ini yaitu buah berbunga penyesalan nan khusyuk. Dan hidup untuk memanjakan Kristus, tungkul sreg jalan salib-Nya dan taat pada Firman-Nya. Berpenyerahan puas visi-Nya. Moga Dia menjadi petobat sejati yang membuahkan hidup berpusatkan plong Bibel. Amin.

9. Sahaja kapling liat


Ayat Injil II Korintus 4:7

“Bila kamu merasa rengsa, kurang, khalayak biasa, maka beliau adalah bahan yang terbaik di mana Almalik boleh bekerja.”
~ Henry Blackaby

2 Korintus 4:7 (TB) “Sekadar harta ini kami punyai dalam bejana lahan liat, supaya berwujud, bahwa kekuatan yang me-limpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan bermula diri kami”

Almalik tahu kita ini terbatas, semata-mata kita punya Tuhan yang lain terbatas, di mana kuasa-Nya yang memampukanmu melakukan perkara-perkara ajaib. Jangan pandang pada kemampuanmu, tapi pandanglah lega Tuhan yang berwenang. Melihat kemajuan Injil merupakan renyut hati yang sudah terserah di n domestik kemuliaan Kristus.

Kita yakni bejana yang tidak berkuasa. Kita hanyalah secuil tanah nan harus tunduk sreg pembentuk bejana. Inilah kita, manusia biasa yang sonder Allah ialah makhluk-insan bejat. Hanyalah belet yang diinjak-pijak tidak penting.

Baiklah kita menyadari siapa kita, di internal penata kehidupan kita, ketika kita mengamini Kristus, keterpusatan kita haruslah jelas. Yaitu Yesus doang, bukan nan bukan. Tujuan hidup kita hanyalah Anda semata-mata. Enggak cak semau sumur lain selain Dia Sang pembuat bejana nan mahal.

Kita dibawa bakal menjadi pelayan Kristus. Tanah liat yang bermakna belaka untuk Kristus. Menyiarkan cuaca Kristus dan kemuliaan yang maujud-faktual dari Bibel. Kerumahtanggaan kelemahan dan penganiayaan dunia, keterpurukan nan menakutkan. Mungkan akan rapuh karena penderitaan. Tetapi Injil nan adalah kekuatan Allah, membawa kehidupan yang berwujud di dalam Kristus inilah nan mengeraskan.

Kelemahan kita adalah kekuatan Kristus. Ketidakmampuan dan kebodohan kita adalah ulas yang indah sehingga Alkitab berpelita menerobos semangat kita, baiklah Bibel saja yang kita beritakan. Sebagai petak liat yang telah dibentuk untuk taat tunduk dan semakin serupa gambaran Kristus.

Untuk sampai pada hikmat Injil, adanya mortalitas yang harus dijumpai. Intern avontur inilah di mana tangan kudus juruselamat kita, membentuk kita dan mengasihkan aliran nasib baru setiap hari. Berlandaskan Firman yang masuk ke dalam hati dan pikiran kita.

Kita pilon maka kita haus akan Firman, kita lemah maka doa-doa kita penuh harap pada Kristus Si Kehidupan. Kita tidak berdaya, maka kita sahaja dapat berseru-seru di n domestik iman yang sejati kepada Allah, sehingga kepuasan kita adalah kepuasan yang sahaja di dalam hikmat Yang mahakuasa nan sani dan berbelaskasih. Amin.

10. Bencilah dosa


Ayat Bibel Hakim-wasit 6:1

“Kesulitan-kesulitan yang kita alami saat ini seringkali ialah akibat ketidak-taatan kita di masa lalu”
~ Priscilla Shirer

Penengah-hakim 6:1 (TB) “Namun orang Israel melakukan apa yang bengis di alat penglihatan Sang pencipta. Sebab itu Tuhan menyerahkan mereka ke privat tangan cucu adam Midian, sapta tahun lamanya”

Privat kitab Penengah-penengah ini kita dapat melihat seperti siklus, bagaimana bangsa Israel berbuat dosa, minta ampun, Tuhan kirim pembebas, tapi kemudian runtuh kembali intern dosa. Putuskan siklus ini, hiduplah bersusila di mata Almalik.

Dosa, penyembahan fetis di dalam diri setiap kita harus segera disadari. Dan ditinggalkan, lihatlah kepada Yesus sembahlah Yesus, lihatlah cinta yang ceria bermula-Nya. Anda akan dipuaskan di dalam keindahan Bibel-Nya.

Nasion Israel lalu suka menyembah berhala, mereka tidak mau menyembah Allah nan berhak dan bermartabat. Kerena mereka lain sopan, mereka bukan berkuasa dan tidak putih. Mereka indolen lakukan taat dan lebih melembarkan memberontak kepada TUHAN.

Dosa ialah dosa, sira tidak akan berkelakar, ia memusnahkan Beliau. Ia menjadikan diri Anda memberontak dan memusuhi Sang pencipta nan benar. Lain ada satu pun di dalam dosa ada sesuatu yang baik. Di dalam dosa, kita nyenyat dan tak dapat hidup dalam jalal nan untuk itulah kita diciptakan.

Di dalam kasih Tuhan mengolah bangsa Israel agar mereka bertobat. Kamu selalu saja mengirim juru selamat untuk mereka. Para penengah yakni penyelamat itu, mereka selalu berdampak membebaskan Israel dari perbudakan. Saudaraku ini merupakan paparan nyata, gambaran nyata bersumber Sang Juri sejati nan berperang bikin menyelamat kita pecah sumpah dosa.

Oleh karena pembawaan Steril Kristus, Sang Hakim sejati yang kekal. Anda membebaskan kita dari perhambaan dosa. Injil pada dasarnya adalah Halikuljabbar yang berkarya untuk menguburkan khalayak yang berdosa.

Injil menunjukkan kepada kita pesiaran baik bahwa Allah memberikan anak Tunggal-Nya. Karena anugerah-Nya begitu osean itu, maka kita diselamatkan melalui kayu silang kualat dosa habis memasap diserap oleh tubuh yang ceria itu, jasad Kristus.

Di dalam Kristus ada seruan pertobatan, memutuskan siklus dosa di dalam diri kita dan mengangkut kuturunan biologis kita datang kepada Kristus. Sehingga menjadi keturunan Ilahi. Baiklah kita memandang kepada salib Kristus, tinggalkanlah beban yang merintangi kita dan berlarilah kepada Yesus dengan mumbung keyakinan bahwa Kristuslah yang menyelamatkan Ia, Kristuslah yang amung nan dapat memberikan Anda spirit.

Di akhir dari renungan kita selama 10 masa ini, saya mengajak Engkau untuk terus memandang kepada Bibel. Biarlah kisahan kayu silang terus terdengar ditelinga Anda. Biarlah kotbah Bibel tergiang di bos Sira.

Penuhi nasib Beliau dengan ayat-ayat Alkitab. Jadilah pemutus suklus dosa di dalam kasih karunia Yesus Kristus, kita boleh karena Kristus sudah memenangi. Jadilah orang kudus di internal kekudusan Kristus nan membenci dosa, bencilah dosa yang cak semau di kedalaman hati dan berdoa bikin pertobatan asli bagi diri sendiri dan banyak kehidupan.

Baca Kembali:

  • Renungan bagi 20 hari
  • Renungan kerjakan 7 hari

Berdukalah terus dan berjaga-jagalah di dalam legalitas dan doa yang sungguh. Dan dengan meminta kasih rahmat memampukan kita menjadi petobat masif. Roh Safi memampukan kita semua. Amin.

PENUTUP

Terimakasih telah bersama saya bersaat teduh. agar setiap renungan yang saya tulis dan publis memberikan kepada Engkau pengenalan yang semakin khusyuk di kerumahtanggaan Kristus dan semakin kangen cak bagi semakin mengenal Sang Injil dan ki memenungkan Alkitab Dia secara pribadi.

Source: https://www.agungraditiaw.com/2021/08/ayat-alkitab-dan-renungan-kristen_28.html

Posted by: caribes.net