Ayat Alkitab Pacaran Beda Agama

Fri – May 18, 2022 /

6358 / Inspirational

Pacaran beda keyakinan dianggap sebagai hal yang wajar cak bagi beberapa orang. Banyak anak muda yang berangkat membangun hubungan asmara mereka dengan lawan jenis nan berlainan keagamaan. Apakah hal itu dibenarkan?

Pada dasarnya, cak berpacaran yaitu bukti bahwa kita start mengenal fungsi cinta. Buruk perut yang seperti mana barang apa sih? Cinta alias karunia yang tertanam di privat diri sosok adalah kasih eros — mengasihi karena tertarik secara awak. Tidak ada yang salah dengan kasih eros. Tetapi sebagai bani adam Kristen kita juga harus memperhatikan jenis-jenis kasih yang enggak. Salah satu tipe belas kasih yang paling berjasa ialah kasih yang berpunca dari Halikuljabbar, karunia Agape.

Barang apa tujuan kamu berpacaran? Ibarat khalayak dewasa, kamu pasti mengharapkan futur dari suatu hubungan, sebuah akad nikah. Kalau keimanan sebagai dasar roh saja telah berbeda, kalian akan sulit meraih masa depan bersama seperti yang kalian impikan. Lalu bagaimana kalau engkau terlanjur terjerumus dan berpacaran dengan cucu adam yang beda iman? Kita lihat yuk beberapa ayat Alkitab yang bisa membantumu mengerti antara pergaulan berpacaran dengan Tuhan.

Perigi: blog.bible

2 Korintus 6:14-15, Janganlah kamu yaitu saingan nan tidak seimbang dengan turunan-makhluk yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terletak antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama khalayak-orang percaya dengan basyar-turunan tak berkepastian?

Memang terang bisa mengobori kegelapan. Tetapi tetap saja akan selalu ada jihat palsu lega sebuah bayangan kan?

Sumber: Katedral Makassar

Yahudi
1:1-3, Iman merupakan sumber akar bersumber apa sesuatu yang kita harapkan dan bukti semenjak segala sesuatu yang lain kita lihat. Sebab oleh imanlah mutakadim diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Karena iman kita mengerti, bahwa alam sepenuh telah dijadikan makanya firman Yang mahakuasa, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi semenjak apa yang tidak boleh kita tatap.

Pasangan beda keyakinanmu tidak akan bisa membantu imanmu bertumbuh di dalam kata kepada Almalik. Lantas apakah anda mau imanmu taat jalan di bekas?

Sumber: Dating Sites

Mat 26:41,
Berjaga-jagalah dan berdoalah, kendati kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: umur memang penurut, sekadar daging rengsa.’

Jangan ada “Missionaire-Mission in Relationship”. Ia mungkin berkata “Aku boleh menginjili pasanganku dan membentuk sira percaya Kristus,” itu baik. Tapi bangun bagaimanapun juga anda manusia yang masih doyan menuruti kerinduan daging. Mumpung belum menikah, carilah pasangan yang bisa mengajakmu bersama-sederajat bertumbuh di kerumahtanggaan Tuhan.(CG)

Penulis Konten

Share :

Ilustrasi ayat alkitab mengenai ijab kabul sumber foto: Unsplash


Dunia memang mumbung dengan keberagaman, dan hal ini juga banyak disebutkan di kerumahtanggaan

Alkitab
.


Tuhan memang menciptakan

orang

dalam rupa dan bentuk yang berlainan, sekali lagi soal keimanan, agar kita dapat saling melengkapi satu setimpal lain sehingga tercipta hidup yang harmonis. Namun, alih-alih menjadi pemersatu, kadang perbedaan ini juga membentuk kita kaprikornus saling menjauh.


Demikian pula tentang

pernikahan
. Semakin hari, banyak kasus pacaran hingga berujung pernikahan beda agama yang muncul ke permukaan.


Kadang yang dipertanyakan adalah: bahwa Allah menciptakan keberagaman itu agar dunia seimbang, tetapi mengapa malah perbedaan agama menjadi kebobrokan besar dan mewujudkan antiwirawan menjadi harus berpisah?

Cak bagi menjawab tanya tersebut, coba renungkanlah beberapa ayat Alkitab adapun akad nikah beda agama berikut ini.


Janganlah kamu merupakan tampin yang tidak sederajat dengan orang-orang yang bukan beriman. Sebab kemiripan apakah terwalak antara kesahihan dan kedurhakaan? Maupun bagaimanakah terang dapat bersatu dengan palsu? Paralelisme apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan anak adam-anak adam tak berketentuan? 2 Korintus 6:14-15


Kepada manusia-orang lain aku, bukan Sang pencipta, katakan: seandainya terserah seorang uri beristerikan sendiri yang tidak beriman dan pemudi itu ingin usia bersama-sama dengan dia, janganlah ari-ari itu menceraikan dia. Dan seandainya suka-suka seorang isteri bersuamikan seorang yang tak beriman dan laki-suami itu mau semangat bersama-begitu juga dia, janganlah beliau menyapih suami-laki itu. 1 Korintus 7:12-13


Semata-mata, di samping kedua ayat yang mengingatkan kita bakal berpikir ulang adapun ijab nikah cedera agama tersebut, beberapa ayat Alkitab lain mendaraskan tentang sungguh pentingnya mengasihi cucu adam tidak, tanpa memandang perbedaan.

Berikut beberapa ayat Injil tersebut.


Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh koteng akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. 1 Petrus 4:8


Barangsiapa tak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah yaitu kasih. 1 Yohanes 4:8


Sebab itu sendiri pria akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan berbaur dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Hal 2:24


Demikianlah bilang ayat Alkitab tentang ijab nikah nan boleh kita renungkan, utamanya n domestik hal pernikahan beda

agama
. Semoga dapat mengasihkan pencerahan nan diperlukan.

Cak berpacaran Selisih Agama Menurut Kristen Protestan: Alasan, Pantangan, Cara Mengatasinya


Diakonia.id
-Mana tahu sih yang tidak persaudaraan tercabut? Rasanya semua umat orang merasakan ini selama hidupnya. Namun sekali-kali cinta tersebut bertepuk sebelah tangan. Tidak direstui orang tua merupakan situasi normal. Lebih-lebih jika restu karena berbeda agama. Ter-hormat, tidak? Dengan tikai kenyakinan dan simbol kristen protestan sebagai masing-masing mulai sejak agamanya.

Apakah sira perantaraan jatuh cinta dengan saingan yang berbeda agama? Sebagian dari kamu mengalaminya, sebagian lagi tidak. Banyak dari mujizat Tuhan Yesus kita menganggap cinta cedera agama itu hal yang lumrah. Tidak perlu diambil rusuh. Lebih lagi kalau masih majuh cigak. Tapi, kamu perlu menyikapi hal tersebut sebelum berujung ke pelaminan.

Alasan Berpacaran dengan Beda Agama

“Barang apa gunanya beliau berpacaran dengan anak adam nan beda agama?” Pertanyaan ini besar perut kita lemparkan kepada antiwirawan yang terikut kasus cinta bertepuk sisi tangan. Jawaban rata-rata ialah “namanya buruk perut, ya kepingin gimana sekali lagi? Lagipula masih demap kera. Toh belum tentu dia yang makara pasanganku tubin.”

Jawaban yang suntuk simple dan masuk akal. Tapi kamu perlu tahu, tujuan kamu berpacaran ialah menatap masa depan. Kalau engkau pacaran hanya bakal senang-senang saja, lebih baik “jangan”. Landang kamu memiliki banyak teman yang bisa diajak bermain. Pernahkah kamu mendengar “cinta ketek berujung ke pernikahan?” memang sedikit orang yang mengalaminya. Cuma diantara orang tersebut, ada saja yang berujung lega ijab nikah tikai agama. Mengapa? Alasannya karena “besar perut”. Ketika sira sudah beranjak dewasa, dia tahu mana yang benar dan mana yang tidak. Kalau cak berpacaran cedera agama itu menurutmu keseleo, please don’t do it, boys and girls!

Larangan Pacaran Tikai Agama Menurut Kristen

Menjawab pertanyaan seputar pernikahan cedera agama bukanlah hal nan mudah. Perlu kajian makin dalam bermula makna kebangkitan Yesus lagi moga semua tidak pelecok kegemparan. Namun firman Tuhan berkata: 2 Korintus 6:14-15 “Janganlah kamu yakni tara nan tidak setolok dengan anak adam-basyar yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara keabsahan dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah nur dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terletak antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-makhluk percaya dengan sosok-orang tak berketentuan?”

Dari ayat di atas, kita memang dituntut harus memiliki antagonis yang seiman. Seiman disini maksudnya ialah suatu iman di dalam Yesus Kristus. Alkitab menyuruh orang Kristiani agar menikah dengan orang yang seiman. Kalaupun berbeda agama, salah satu diantara teman tersebut harus ada yang mengalah. Moga pasangan seiman dapat terwujud. Lagipula, akad nikah adalah hal nan sakral. Sira tentu tidak mau centung kalau rumah tanggamu terguncang karena masalah perbedaan agama? Berikut larangan mengapa tidak dapat pacaran cedera agama menurut perintah Allah Yesus:

  • Suatu akad nikah tak sekedar “cinta” antara laki-laki dan perempuan. Melainkan bagaimana “buruk perut” tersebut mempunyai asal nan loyal, adalah percaya kepada Yesus Kristus. Pasangan seiman bisa diibaratkan seperti kapal yang tak boleh dibawa oleh dua hamba allah nahkoda. Begitu juga dengan pernikahan yang lain boleh bersendikan dua iman. Melainkan “suatu iman” yaitu kepada Yesus sendiri.
  • Yang mahakuasa memang mengajarkan kita lakukan mengasihi suatu dengan yang lainnya. Situasi ini lagi dinyatakan privat ayat Kitab Suci: 1 Yohanes 4:7 “Tembuni-saudaraku yang terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal berpokok Allah; dan setiap basyar nan mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.”
  • Kita diajarkan bikin mengasihi tanpa pilih bulu. Kepada siapapun, silakan kita menebarkan hidayah sukacita. Namun lakukan tampin hidup, Tuhan mutlak mengatakan harus kepada nan seiman. Takdirnya kamu mengabaikannya, engkau akan berurusan dengan Tuhan. Mengapa pacaran beda agama itu dilarang?

Baca juga:

Gereja dan Kerja-Kerja Kebudayaan Progresif

1. Pacaran Beda Agama Menunjukkan Bukan Adanya Intensitas Kerumahtanggaan Hubungan

Masa pacaran merupakan masa yang tepat untuk mendalami karakter yang satu dengan yang lainnya. Sekiranya kamu berpacaran dengan bani adam selisih agama, tentu saja karakternya akan farik. Sira perlu menelusurinya Gereja terbesar di manjapada lebih dalam juga dan lagi. Hanya, ada hal yang telah tidak terlazim dipertanyakan lagi. Turunan yang beda agama sudah pasti enggak memufakati Kristus Yesus sebagai Pandai S’lamat. Itu sudah lalu jelas! Bagi kamu nan hendak pacaran beda agama, coba pertimbangkan konsekuensinya. Jangan hingga terlanjur cinta. Sehingga membuatmu harus rela mengkhususkan agama yang telah kamu anut selama puluhan tahun.

Baca juga:

3 Uang pelicin Mendinginkan Rasa Kabur

2. Menunjukkan Tidak Adanya Keseriusan bagi Melangkah ke Pangkat Ijab nikah

Tujuan intiha dari periode cak berpacaran adalah pernikahan. Proses ini meratah waktu yang sepan lama. Malar-malar jika kamu cak berpacaran dengan orang nan berbeda agama. Engkau mesti senggang, tujuan menikah adalah hidup bersatu dengan insan yang dicintai. Termasuk semangat di dalam Yesus Kristus. Kalau pacarmu berbeda agama, apakah nantinya ia mau mengakui Halikuljabbar Yesus? Syukur namun kalau “mau”, takdirnya tidak bagaimana? Bertambah baik cari yang seiman ya anak asuh-momongan Tuhan.

3. Pacaran Selisih Agama Menyakiti Hati Halikuljabbar

Majuh beruk ialah camar ala ABG. Bagi dia yang telah beranjak dewasa, tinggalkanlah cinta cigak ini. Mulailah mendalamin makna paskah dengan menjalani interelasi dengan keseriusan. Halikuljabbar memintamu bakal serius detik cak berpacaran. Seandainya engkau tidak serius, sama semata-mata dengan buang masa, tak? Halikuljabbar tidak suka ketika kamu main-main dalam cak berpacaran. Secara bukan serta merta, itu akan menyakiti hati-Nya. Apalagi lagi jika kamu pacaran dengan bani adam yang berbeda agama.

4. Pacaran Beda Agama Memungkinkanmu lakukan Murtad

“Cinta itu buta” hingga terkadang membuatmu kehabisan akal bulus segak. Saat cak berpacaran, kamu berambisi pasanganmu mengimbit untuk menirukan album agama Masehi dan sekali lagi Kristus. Belaka, bagaimana jika beliau terlena dan memutuskan buat kabil? Peristiwa yang terlampau dahulu disayangkan. Tujuan baikmu buat memperkenalkan pasangan dengan Kristus terasa batil. Dulu sedikit orang Masehi yang berhasil mengangkut pasangannya mengikut Kristus. Yang paling banyak justru sebaliknya. Kamulah yang diajak untuk cak durhaka.

Cara Menyelesaikan Kiranya Tak Berpacaran Tikai Agama Pun

Kasus “terlanjur cangap” banyak terjadi dewasa ini. Hal inilah nan menjadi penyebab utama kok banyak insan di Indonesia mengimbit agama. Bagaimana cara agar enggak pacaran beda agama lagi? Ini dia tipsnya:

1. Teguhkan Iman Kepada Allah

Lain ada agama yang sepenuhnya riuk. Lagipula, tidak suka-suka paksaan untuk menganut agama tertentu. Kita semua diberi kebebasan untuk menganut agama yang kita yakini. Baik itu Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, maupun Konghucu. Bilang dari kita pernah mengalami cak berpacaran cedera keyakinan. Seyogiannya lain mengendap kepada kesalahan yang sekufu, coba teguhkan imanmu lega Allah. Rajinlah berdoa dan mohon petunjuk dari Tuhan sebaiknya kamu selalu berada di jalan-Nya. Lain salah juga kalau kamu minta dianugerahi pasangan yang seiman.

2. Wawancara dengan Orang tua

Mendapatkan pasangan yang seiman memang terasa sulit. Namun engkau bisa mengakalinya dengan memperluas jaringan. Ikutilah tujuan hidup orang Masehi kerumahtanggaan persekutuan di mileu gereja. Dengan demikian, kamu akan memiliki banyak n antipoda. Berteman dengan orang yang seiman membuatmu dengan mudah mendapatkan padanan yang seiman. Intinya, kamu juga harus beriktikad kepada Kuasa Tuhan. Siuman, Halikuljabbar akan memberikan apapun nan kamu butuhkan tepat lega waktunya.

3. Belajar bermula Pengalaman

Anju satu dan dua akan berjalan mulus jika kamu mau belajar dari camar duka. Jika hubunganmu yang terlampau kandas karena perbedaan religiositas, belajarlah dari itu. Jangan sampai kamu jatuh di kesalahan yang setolok lagi. Jika dia akrab dengan tampin variasi yang selisih agama, berdoalah kepada Allah. Mintalah mudahmudahan kamu diteguhkan sehingga tak jatuh pelalah kepadanya. Pengalaman ayah bunda makin banyak dari pengalamanmu. Ada baiknya jika kamu mangap mengenai hubunganmu kepada ayah bunda. Orang tua boleh beliau jadikan bagaikan partner bagi berdiskusi. Minta tips dari cucu adam wreda mengenai kaidah mendapatkan pasangan seiman.

Itulah sekilas artikel adapun pacaran beda agama menurut Masehi. Agar pacaran tikai agama menurut Kristen di atas berharga. Mudah-mudahan wawasanmu sekali lagi lebih ya.

Source: https://apayangkamu.com/ayat-alkitab-yang-melarang-pacaran-beda-agama

Posted by: caribes.net