Bab 3 Prakarya Kelas 7



Kherysuryawan.id

– Ringkasan hasta karya kelas 7 Bab 3 tentang Teknologi Gedung Miniatur Rumah semester 1.


Sahabat pendidikan, postingan kali ini saya akan membagikan materi tutorial yang tentunya merupakan materi yang telah di ringkas atau di sederhanakan sedemikian rupa dengan harapan bagi memuluskan para guru maupun siswa nan akan menggunakannya sebagai behan sparing.




Untuk materi pelajaran hasta karya yang akan di ringkas disini ialah materi pekerjaan tangan kelas 7 SMP Bab 3 yang mengulas tentang Teknologi Bangunan Miniatur Rumah. Materi ini akan di pelajari pada penelaahan di semester 1.


Adapun diversifikasi materi yang akan di pelajari pada prakarya kelas 7 Bab 3, adalah antara tidak sebagai berikut :

A. Mengenal Istilah Teknologi

1. Signifikasi dan Pengembangan Teknologi

2. Jenis-Jenis Teknologi

B. Teknologi Konstruksi

1. Jalan Teknologi Bangunan

2. Varietas-Variasi Proyek Gedung

3. Fungsi Teknologi Konstruksi

C. Membuat Komoditas Bangunan Miniatur Rumah

1. Mengenal Babak-Bagian Dasar Rumah

2. Mengenali Alat dan Bulan-bulanan yang Dapat Digunakan

3. Belajar Teknik Pembuatan Miniatur Flat

4. Menciptakan menjadikan Rencana Kontruksi Miniatur Rumah

5. Membuat Kontruksi Miniatur Rumah


Seperti kita ketahui bahwa Indra penglihatan pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam nan ada di lingkungan selingkung. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan pelbagai bidang guna-guna pengetahuan bagi membereskan ki aib praktis nan secara bertepatan mempengaruhi spirit kita sehari-tahun. Dengan demikian mempelajari mata pelajaran prakarya tentunya akan habis penting untuk menggunung wawasan dalam berkreasi.


Dalam mempelajari mata pelajaran hasta karya di pangkat SMP Ulas lingkup mata pelajaran prakarya yang akan di pelajari meliputi empat aspek diantaranya adalah sebagai berikut : Aspek Kerajinan, Aspek Konspirasi , Aspek Budidaya, Aspek Pengolahan.



Wajib dipahami bahwa Dimana semenjak ke empat aspek tersebut maka peserta bimbing yang akan belajar materi pekerjaan tangan diharapkan congah bikin membuat produk dengan memanfaatkan potensi berusul alam seputar.


misal sendiri pendidik dan lagi sebagai ibarat sendiri siswa yang akan melakukan proses belajar mengajar di sekolah maka pusat tuntunan nan digdaya materi ialah salah satu bahan pembelajaran yang sangat penting buat di gunakan.


Dalam belajar mata tuntunan Prakarya khususnya pada tingkatan SMP maka buku sampul pelajaran Prakarya kurikulum 2022 menjadi bahan pengajian pengkajian yang akan digunakan maka dari itu guru dan peserta umpama jeti kerjakan mendapatkan mantra kabar dan keterampilan.



Puas postingan ini saya akan mencoba bakal membagikan materi hasta karya kelas 7 Bab 3 tentang Teknologi Konstruksi Miniatur Apartemen nan akan di pelajari pada pembelajaran di semester 1. Materi yang akan saya sajikan di kesempatan kali ini mutakadim diringkas dan juga sudah dilengkapi dengan rangkuman materinya sehingga akan melampiaskan bikin para master dan pesuluh nan akan menggunakannya bak incaran penataran.


Semua ikhtisar materi yang di sajikan pada postingan ini ialah hasil materi nan bersumber mulai sejak taktik siswa prakarya kelas 7 SMP kurikulum 2022 edisi revisi terbaru. Hendaknya ia yang akan menggunakan materi ringkasan ini dapat sangat bersambung tangan dalam melampiaskan anda bikin belajar mata tuntunan prakarya di kelas bawah 7 SMP.


Untuk para peserta didik/siswa yang akan membiasakan materi hasta karya kelas 7 SMP Bab 3 tentang Teknologi Konstruksi Miniatur Flat, maka ada beberapa manfaat dan intensi pembelajaran yang diharapkan bakal bisa dicapai. Berikut ini beberapa pamrih pembelajarannya :


Sesudah mempelajari bab ini, petatar didik diharapkan mampu:



1. menyatakan pendapat tentang pluralitas kolusi teknologi bangunan, sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Halikuljabbar dan berbangga sebagai bangsa Indonesia;




2. mengenali tipe, bahan, perabot dan proses karya kolusi teknologi konstruksi miniatur apartemen nan terdapat di wilayah setempat dan di Nusantara berdasarkan rasa mau tahu dan peduli lingkungan;




3. mereka cipta karya rekayasa teknologi konstruksi miniatur apartemen berdasarkan orisinalitas ide yang kredibel terhadap diri sendiri;




4. membuat, menguji, dan mempresentasikan karya konspirasi teknologi miniatur rumah berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan mumbung kesetiaan dan rasa tanggung jawab.



Sehabis mengerti beberapa tujuan nan di harapkan buat bisa dicapai makanya para petatar didik begitu juga puas penjelasan diatas, maka berikut ini tampilan atau sajian ikhtisar dan rangkuman materi prakarya kelas 7 SMP Ki 3 Semester 1 tentang Teknologi Konstruksi miniatur rumah di bawah ini.


BAB III TEKNOLOGI KONSTRUKSI MINIATUR RUMAH


A. Mengenal Istilah Teknologi


1. Pengertian dan Perkembangan Teknologi


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata teknologi mengandung faedah (1) metode ilmiah untuk menjejak intensi praktis; aji-aji warta terapan; (2) keseluruhan sarana untuk meyediakan barang-produk nan diperlukan bikin kesinambungan dan kenyamanan hidup manusia. Jadi teknologi merupakan ilmu embaran terapan untuk membentuk kenyamanan dan kemudahan hidup manusia.


Teknologi nan ada sekarang merupakan hasil semenjak perkembangan guna-guna pengetahuan dan teknologi. Perkembangan teknologi terjadi secara drastis, pesat dan terus menerus hingga saat ini. Hal tersebut dapat kita lihat berpokok banyaknya pintasan dan invensi yang bersifat tercecer hingga silam rumit. Sebagai contoh kita bisa membandingkan tekonologi handphone pertama kelihatannya dengan teknologi handphone yang terserah saat ini, sungguh tinggal berbeda. Handphone purwa kali hanyalah sebuah alat komunikasi tanpa kabel nan dapat mengirimkan pesan berupa kritik dan wacana, tapi waktu ini handphone tak hanya boleh digunakan mengirimkan pesan tetapi dapat digunakan bakal mengambil foto, merekam video, mendengarkan musik, dan mengakses internet dalam hitungan detik.


2. Jenis-Keberagaman Teknologi



Berdasarkan kegunaannya, teknologi digolongkan menjadi sejumlah keberagaman.




Berikut ini ialah jenis-tipe teknologi yang berkembang saat ini.






a. Teknologi Peralatan Rumah Tangga





Teknologi peralatan rumah strata merupakan teknologi yang digunakan untuk membantu kegiatan apartemen tangga. Sejumlah contoh teknologi peralatan rumah tangga yang ada detik ini yaitu bola lampu, jam dinding, mesin cuci, mesin pencandu tepung, jingkir gas, kipas angin, dan pemotong rumput.




b. Teknologi Produksi





Teknologi produksi yakni teknologi yang digunakan untuk memproduksi maupun menghasilkan suatu barang. Beberapa komplet teknologi produksi yaitu mesin traktor, mesin pemintal rayon, mesin penggiling gabah, dan mesin pemangkas kayu.




c. Teknologi Transportasi





Teknologi transportasi merupakan teknologi yang digunakan untuk berpindah tempat. Contoh teknologi transportasi yakni kereta angin motor, kereta jago merah, mobil, kapal laut, dan pesawat terbang.




d. Teknologi Komunikasi





Teknologi komunikasi merupakan teknologi yang digunakan untuk saling bertukar informasi atau pesan. Contoh teknologi komunikasi ialah radio, televisi, telepon, dan internet.




e. Teknologi Konstruksi





Teknologi gedung ialah teknologi yang digunakan untuk membangun ki alat ataupun prasarana. Berlainan dengan bilang diversifikasi teknologi lainnya yang sebagian besar berbentuk peralatan, sebagian besar teknologi bangunan berbentuk ilmu terapan ataupun hobatan yang digabungkan dengan guna-guna-ilmu tidak cak bagi menuntaskan masalah hayat sehari-musim. Hasil penghabisan teknologi konstruksi ini umumnya berbentuk apartemen, keretek, kronologi, dan landasan kereta api kereta api.


B. Teknologi Bangunan


1. Perkembangan Teknologi Konstruksi



Pada awalnya, manusia hanya memanfaatkan apa yang ada di alam sebagai tempat sangat, jalan, keretek, serta kendaraan dan prasarana lainnya untuk menyempurnakan kebutuhan kehidupan sehari-hari. Misalnya, plong zaman habis orang menggunakan gua sebagai kancah sangat. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, bani adam mulai memanfaatkan apa yang ada di duaja sebagai halnya bencana, tanah, dan tiang sebagaimana batu, petak, dan tiang sebagai sasaran lakukan takhlik infrastruktur dan bangunan.


Dengan adanya kemajuan perabot dan bahan konstruksi nan semakin baik, maka bentuk bangunan yang suka-suka saat ini pun menjadi semakin beragam terutama di kota-daerah tingkat besar. Tempat tinggal biasanya hanya memiliki satu atau dua lantai, akan tetapi membujur keberuntungan teknologi konstruksi yang ada saat ini, tempat tinggal manusia dapat mencecah beberapa puluh lantai dengan bentuk yang plural.


2. Macam-tipe Proyek Bangunan


Bangunan ialah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi. Banyak masyarakat mengartikan bangunan adalah rumah, gedung, jembatan alias sarana prasarana lainnya. Pekerjaan proyek konstruksi alias konstruksi mempunyai ruang lingkup yaitu wujud fisik hasil pencahanan konstruksi yang berintegrasi dengan bekas kedudukan baik nan ada di atas, di bawah tanah maupun di air.



Pencahanan proyek konstruksi terbagi menjadi catur jenis, yaitu:



a. Proyek Konstruksi Bangunan Perumahan atau Permukiman (Residential Construction)




b. Proyek Konstruksi Bangunan Bangunan (Building Construction)




c. Kiriman Konstruksi Teknik Sipil (Heavy Engineering Construction)




d. Proyek Bangunan Bangunan Industri (Industrial Construction)



3. Fungsi Teknologi Konstruksi



Teknologi konstruksi memiliki kemustajaban yang sesuai dengan peruntukannya. Pelecok suatu tulangtulangan hasil akhir konstruksi merupakan tempat lewat. Tempat tinggal berfungsi sebagai tempat beristirahat manusia terbit segala pendar. Lega waktu ini panggung sangat dapat berupa flat adv amat, flat, villa, alias kondotel.



Sementara teknologi konstruksi berfungsi untuk mendukung pekerjaan dan aktivitas manusia, seperti kantor, bangunan, toko, dan lapangan. Selain itu, teknologi konstruksi memiliki fungsi untuk mempermudah transportasi dan komunikasi, kerumahtanggaan bentuk konstruksi sama dengan urut-urutan, jambatan, dan ril kereta.


C. Mewujudkan Produk Bangunan Miniatur Rumah



Dalam membuat sebuah produk bangunan miniatur rumah, hal yang justru dahulu diperhatikan ialah mengenal bagian-bagian dasar sebuah kondominium. Tahap seterusnya adalah mengidentifikasi bahan, organ, serta teknik pembuatan yang dapat digunakan untuk membuat sebuah konstruksi miniatur rumah.


1. Mengenal Bagian-penggalan Dasar Flat


Sreg kebanyakan sebuah rumah n kepunyaan tiga bagian dasar yang harus selalu ada kerjakan bisa disebut rumah.



Bagian-bagian tersebut sebagai berikut.




a. Bagian Dasar/Sumber akar




b. Bagian Tengah/Rubrik Apartemen




c. Babak Atas/Penutup Rumah



2. Mengidentifikasi Alat Dan Bahan Yang Dapat Digunakan




a. Alat





Berikut ini adalah beberapa perabot yang bisa digunakan kerjakan membuat sebuah miniatur rumah.




1) Penggaris




2) Gunting




3) Cutter




4) Air jeruk





b. Bahan





Tentatif itu, objek utama nan biasanya digunakan untuk membuat sebuah miniatur rumah ibarat berikut.




1) Polistirena/Styrofoam




2) Korek Api




3) Stik Es Krim




4) Kardus




5) Triplek




6) Perekat



3. Belajar Teknik Pembuatan Miniatur Apartemen



Teknik dasar yang biasa digunakan lakukan membuat sebuah miniatur flat yaitu teknik persambungan. Teknik persambungan merupakan sebuah teknik yang digunakan bikin melekatkan ataupun menggabungkan dua biji zakar benda atau makin.




Ada dua spesies sambungan yang dikenal secara mahajana. Kedua jenis tersebut sebagai berikut.






a. Sambungan Tetap (Permanent Joint)





Sambungan tunak merupakan sambungan yang berkepribadian tetap, sehingga tidak dapat dilepas selamanya, kecuali dengan merusaknya terlebih habis. Contoh sambungan ini adalah sambungan dengan paku keling (rivet joint) dan sambungan las (welded joint).





b. Sambungan Tidak Kukuh (Semi Permanent)





Sambungan tidak tunak merupakan sambungan yang bersifat sementara, sehingga masih dapat dibongkar pasang selagi masih dalam kondisi normal. Contohnya: Sambungan mur-baut/ulir (screwed joint) dan sambungan pasak (keys joint).


4. Membuat Lembaga Konstruksi Miniatur Kondominium



Langkah pertama nan harus kamu bakal dalam membuat miniatur rumah ialah membuat rancangan. Tulangtulangan ini berfungsi sebagai gambaran masyarakat dan pedoman seseorang dalam menghasilkan sebuah karya produk. Rancangan yang engkau buat pada tahap ini meliputi bagan bentuk alias sketsa dan rancangan pembuatan.


5. Mewujudkan Konstruksi Miniatur Flat


Berikut ini langkah-anju dalam membentuk Konstruksi Miniatur Rumah:


a. Menyiagakan Alat dan Bahan


b. Takhlik Miniatur Rumah Berdasarkan Rancangan


c. Melakukan Penyelesaian Akhir (Finishing)




Berpunca ringkasan diatas, maka berikut ini rangkuman materinya :





1. Teknologi merupakan ilmu terapan.




2. Teknologi konstruksi ialah teknologi nan digunakan cak bagi membangun wahana maupun prasarana.




3. Bagian-adegan rumah terbagi menjadi tiga yaitu bagian pangkal, perdua, dan atas.




4. Target-bahan yang dapat digunakan lakukan menciptakan menjadikan miniatur rumah bermacam-macam berangkat dari styrofoam, korek api, stik es krim, kubus, triplek dan perekat.




5. Prosedur pembuatan konstruksi miniatur kondominium dilakukan melalui bilang tahapan yaitu dimulai dari pembuatan rang, menyiapkan alat dan bahan, mewujudkan miniatur rumah berdasarkan rancangan, dan mengamalkan penuntasan akhir(Finishing).


Demikianlah ikhtisar materi hasta karya kelas 7 Pintu 3 tentang Teknologi Konstruksi Miniatur Kondominium yang boleh saya sajikan melewati artikel ini, semoga para guru dan siswa yang membutuhkan materi tersebut dapat menggunakannya sebagai bahan pembelajaran nan bermanfaat.


Sekian dan Terimakasih.

Source: https://www.kherysuryawan.id/2021/10/ragkuman-materi-prakarya-kelas-7-bab-3.html

Posted by: caribes.net