Bikin Tutorial Gitar Lagu Melanggar Hak Cipta

Jakarta – Publik Indonesia boleh jadi sudah familiar dengan berbagai macam karya ciptaan seperti lagu, film atau sosi. Belaka, kesadaran hukum mengenai hak cipta yang ialah bagian mulai sejak kekayaan intelektual (KI) masih adv minim sehingga masih ada anggapan bahwa pelanggar hak cipta akan dipenjara.

Kejadian itu disampaikan Marcell Siahaan, musisi langsung Atasan Umum Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Prisindo (Performer’s Rights Society of Indonesia). Pelantun lagu “Takkan Terganti” ini juga mengatakan bahwa penyelesaian penyakit hukum oktroi tersampir sreg itikad baik para creator.

“Diskusi ini saya mohon membuat kita biar makin tahu, mengenai hak cipta nggak sampai seserem itu ke penjara kok. Rezimnya kan bukan seperti itu. Cuma setiap tindakan ada konsekuensi yang harus dijalani,” papar Marcell dalam Live Instagram IPTalks yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Ilmuwan (DJKI) melewati akun @djki.kemenkumham sreg Selasa, 9 Juni 2022.

“Penyelesaiannya pun bisa dilakukan secara baik, kita pelalah mengupayakan duduk, mediasi dan obrolin lagi,” lanjut Marcell. Pemilik tembang “Bidadari Cintaku” itu juga mengatakan bahwa apabila sebuah lagu n kepunyaan kepala karangan maupun hook yang membuat pendengarnya teringat atau mengasosiasikan lagu baru pada lagu nan sebelumnya sudah suka-suka, maka lagu tersebut telah termasuk plagiat.

Plagiasi melanggar UU Hak paten No 2/2014 pasal 44 dengan bunyi: “Penggunaan, pemungutan, penggandaan, dan/atau pengubahan suatu ciptaan dan/atau produk hak tersapu secara seluruh atau sebagian yang faktual tidak dianggap sebagai pelanggaran hak paten jika sumbernya disebutkan atau dicantumkan secara kamil cak bagi keperluan: (a) pendidikan, pengkajian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan celaan atau tinjauan satu ki aib dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari pencipta maupun pemegang hak cipta; (b) dst…”

Selain menggosipkan penjiplakan, sesi berlenggek “Konten Asyik, Sonder Polemik” ini juga membahas adapun konten lagu di mimbar digital, mengunggah video konser sebatas cover lagu. DJKI memang menyelenggarakan beberapa IPTalks kerjakan berbuat sosialisasi luas melintasi Instagram live umpama upaya sumbang saran publik selama COVID-19.

 “Kerjakan masalah sosialisasi eigendom cipta ini memang tak saja muatan jawab DJKI, hanya semua elemen,” sambung Kasubdit Pelayanan Syariat Direktorat Hak cipta dan Desain Industri, Agung Damarsasongko.
Lakukan Anda yang ketinggalan sesi seru tadi, kunjungi IGTV @djki.kemenkumham hendaknya tak tunggakan obrolan pentingnya!

Penulis: KAD
Editor: AMH

Source: https://dgip.go.id/artikel/detail-artikel/tenang-melanggar-hak-cipta-tidak-langsung-dipenjara?kategori=Berita%20Resmi%20Desain%20Industri