Cara Melakukan Awalan Lempar Cakram


Unduh PDF


Unduh PDF

Olahraga lempar cakram sudah cak semau sejak 708 SM. Selama waktu itu, pemahat dari Yunani bernama Myron menciptakan patung terkenalnya bernama, “Discobolus”, yang menampilkan seorang pelempar cakram. Pujangga Homer malah merujuk lepaskan cakram dalam
Iliad-nya.[1]

Campakkan cakram merupakan bagian terdepan n domestik pancalomba Yunani, walaupun cakram besi dan kuningan di hari itu jauh lebih runyam berpokok cakram zaman sekarang. Detik ini, pria dan wanita beragam vitalitas bisa berpartisipasi di cabang Olimpiade ini.

  1. 1

    Memperbedakan cakram yang tepat.
    Dimensi dan runyam cakram yang dilempar gelimbir pada usia dan gender. Tetapi, kalau Engkau merasa sulit yang disarankan sesak rumpil/ringan, sebaiknya ubah sesuai kebutuhan. Daftar berikut dapat mendukung Anda menemukan cakram yang tepat:[2]

    • Perempuan (semua usia) – Cakram 1 kg
    • Anak lelaki (sampai spirit 14 periode) – Cakram 1 kg
    • Pria (SMA, berusia antara 15-18 tahun) – Cakram 1,6 kg
    • Lelaki (orasi) – Cakram 2 kg
    • Laki-laki (master sebatas usia 49 tahun) – Cakram 2 kg
    • Lanang (hayat antara 50-59) – Cakram 1,5 kg
    • Pria (usia bertambah dari 60 hari) – Cakram 1 kg
  2. 2

    Latih sikap.
    Inilah salah suatu langkah terpenting untuk melempar cakram dengan baik, selain cara memegang cakram. Kedua kaki harus agak lebih dempak dari bahu, dan kedua lengan harus diluruskan sampai maksimal.

    • Untuk menerapkan sikap kamil, Dia kembali teristiadat agak menekuk lutut dan panggul. Anggap Ia merupakan pegas berkumparan yang siap cak bagi melenting.[3]
    • Selama lemparan, asuh pengarah tetap relaks dan bungkam. Otot inti, terutama torso dan bahu, merupakan pusat pelemparan yang baik.
      [4]
    • Latih teknik dagu-lutut-jari kaki, bekas Dia memastikan lutut kaki kiri segaris dengan jari kaki dan dagu momen tegak.
  3. 3

    Temukan posisi kaki yang nyaman.
    Kalau ditangani dengan moralistis, kaki kiri akan menunjuk ke asing ring puas bab keluar cincin. Kaki kanan akan menunjuk 90° sesuai sebelah pencucuk jam berpokok kaki kiri. Dengan demikian, kaki kiri akan berada di jam 12 dan kaki kanan di jam 3.[5]

    • Sikap untuk pelempar bertangan kidal akan persis seperti mana pelempar bertangan dominan kanan, sisinya saja yang berkebalikan; Tungkai kanan pelempar kidal berada di jam 12 dan kaki kirinya berada di jam 9.
    • Usahakan kaki tidak tidak terpisah terlalu jauh karena dapat hadang ayunan. Bayangkan posisi kaki seperti mana lambang bunyi “L”, dengan kaki kanan segaris dengan adegan bawah “L”, dan kaki kidal dengan bagian atas “L”.
  4. 4

    Masuklah ke kandang lempar dengan membawa cakram.
    Kandang lempar adalah jejala berbentuk fonem “U” yang mengelilingi pelempar cakram.
    [6]

    Hindari lontar cakram di daerah terbuka jika cak semau basyar di sekeliling Anda. Para penonton harus berdiri aman di belakang net.

    • Bahkan sendiri pro terkadang kekeringan cengkeramannya momen berkompetisi. Doang pelempar nan boleh memasuki kandang dan lain boleh ada orang di kewedanan lontaran supaya lain mencederai bisa jadi pun.
  5. 5

    Posisikan tungkai di internal ring.
    Berdirilah di dalam ring lempar, yang berdiameter 2,5 meter menuju bagian pantat kandang.
    [7]

    Berdirilah membelakangi bahan. Suku harus kira kian pepat dari bahu.

    • Ketika mulai mengayun, berat badan harus disalurkan sehingga seputar 60% – 70% gemuk di tungkai kanan.
      [8]

    Iklan

  1. 1

    Kepal cakram dengan suatu tangan.
    Pegang cakram dengan suatu tangan. Letakkan punggung tangan di atas cakram sehingga menghadap ke lantai. Kemudian, lebarkan jari di sepanjang tepian luar cakram sehingga berjarak merata.
    [9]

    • Tentunya, pelempar bertangan dominan kanan memegang cakram dengan tangan kanan. Pelempar kiri akan memperalat tangan kirinya.
    • Jangan genggam cakram terlalu akrab. Jemari tidak boleh mencengkam seluruh pinggiran cakram.
      [10]

      Anju ini akan mempermudah lemparan.
    • Gunakan tangan nan bebas bakal menopang fragmen bawah cakram sampai siap dilempar. Namun, jangan lontar dengan kedua tangan karena yakni pengingkaran.
      [11]
  2. 2

    Luruskan tangan kanan.
    Pertahankan posisi cakram di tangan kanan sehingga menghadap ke bawah, dengan tangan lainnya menopang putaran bawah cakram. Jangan tengung-tenging melepaskan tangan di pangkal cakram sebelum melempar.
    [12]

  3. 3

    Ayunkan lengan dan putar badan.
    Ayunkan lengan nan menyambut cakram kemudian putar tubuh untuk memperoleh pejaka lemparan. Semakin lautan momentum nan dihasilkan, lemparan akan semakin jauh.

    • Kebanyakan pelempar cakram bergerak 1,5 kali sebelum melepaskan cakram.
      [13]

      Sebagian lagi makin suka menjaga kaki tetap menjejak tanah.
      [14]
  4. 4

    Perhatikan posisi jasad sejauh fragmen, seandainya memungkinkan.
    Anda mana tahu merasa bertambah alami buat mengawali dengan tangan kidal, saja tahan godaan ini. Awali dengan kaki kanan. Selagi itu, dorong dengan kaki kiri. Jaga cakram tetap plong ketinggian bahu, badan mengarah ke depan, dan kedua mata menatap ke atas sejauh putaran.

    • Sepatutnya sanggang suku kanan untuk melangkah sebelum bahu melewatinya. Usahakan menjaga pundak kanan patuh di belakang dukung kanan.
    • Untuk menjaga tangan kidal tetap dalam posisi sejauh fragmen lemparan ini, tahan di atas kaki kidal seakan Anda mengaji tahun.
    • Ketika kaki kiri menyapu melangkahi bagian buncit putaran (antara jihat jam 6 dan 5), lengan Anda harus mencegat cakram arah jam 4.30. Pada tutul ini, cakram sebaiknya berkecukupan minimal pada ketinggian kepala.
      [15]
  5. 5

    Bawa momentum menuju pelepasan.
    Pada kurva intiha babak, jejakkan suku kiri sreg sebelah lemparan. Suku kanan akan melanjutkan pivot dan membusut pejaka. Ketika cakram rani persis berlawanan mulai sejak titik pelampiasan, turunkan tungkak kiri.
    [16]

    • Sreg semula rotasi akhir putaran, cakram akan berada di ketinggian superior atau kian. Menjelang pemenuhan, cakram akan drop cacat sebatas sepanggul. Saat pelepasan, cakram akan mampu proporsional mungkin.
      [17]
  6. 6

    Lepaskan cakram.
    Kejadian ini mungkin terdengar konyol, tetapi pelepasan dapat terasa lebih mudah jika Anda bergerak sebagaimana akan menggampar cucu adam yang lebih tingkatan dan berada persis di depan Anda. Lepaskan cakram ketika Anda akan menghadap bukaan kandang.
    [18]

    • Sejauh lontaran, jangan asosiasi melalui garis gelang-gelang karena dianggap pelanggaran. Suku boleh menyentuh bagian dalam ring, saja tidak boleh melewatinya.
      [19]
  7. 7

    Cari lulusan pendaratan.
    Cek posisi pendaratan cakram. Seandainya jaraknya belum selama nan diharapkan, teruskan. Rajin membiasakan dan latihan
    drill
    cakram akan meningkatkan jarak lontaran Beliau. Lemparan cakram yang baik akan selevel terhadap tanah.

  8. 8

    Keluar gelang-gelang sehabis selesai melempar.
    Justru seandainya Sira membiasakan dengan pelempar tak yang tepercaya, jangan bakir di dalam gelang-gelang bersama pelempar. Selagi menunggu giliran melempar selanjutnya, latih gerakan buai dan pelampiasan. Sikap yang solid akan meningkatkan performa Anda.

    Iklan

  1. 1

    Cak bagi gerakan melempar tanpa cakram.
    Tindak lanjuti dengan gerakan Anda. Sikap Anda boleh tersendat jika menyela diri di tengah lemparan. Momen Engkau merasa sikap dan pelemparan sudah bagus, ulangi latihan dengan mata tertutup.

    • Berhati-hatilah saat belajar dengan mata tertutup. Bahkan sekiranya Sira mengenal negeri latihan dengan baik, kesalahan sedikit hanya dapat menyebabkan murka alam.
    • Berlatih dengan ain terkatup akan meningkatkan pemahaman tubuh dan membantu membiasakan usaha menjadi refleks alami.
      [20]
  2. 2

    Bangun manfaat jasad.
    Idealnya, awali dengan latihan jejak kaki mempekerjakan
    medicine ball
    karena Anda bisa mengatur susah bola sesuai kebutuhan. Sertakan
    pullup
    dalam latihan cakram karena sangat bagus untuk melatih bekas kaki dan raga adegan atas.
    [21]

    • Kalau Anda kesulitan melakukan
      pullup, ajak tandingan untuk membiasakan
      assisted pullup
      bersama sampai bisa melakukannya sendirian.
    • Bahkan jika puas awalnya Anda hanya bisa melakukan 1-2
      pullup, terus sertakan latihan ini n domestik rutin Anda. Plong waktunya, Anda akan mahir melakukan
      pullup.
    • Terserah banyak latihan jejak kaki memakai dumbel, seperti
      bent over reverse fly, nan bisa dilakukan di rumah.
  3. 3

    Perkuat
    otot inti.

    Sit up
    merupakan latihan otot inti klasik, cuma kalau tidak terasa nyaman, cobalah tuntunan
    medicine ball. Latihan
    lunge
    bagus untuk memperkuat otot inti dan meningkatkan keseimbangan. Latihan lain yang bisa dicoba di antaranya:

    • Squat, yang akan mengondisikan otot inti dan kaki. Semakin kokoh otot inti dan kaki Anda, keseimbangan selama ayunan dan pelemparan akan semakin baik.
      [22]
    • Plank
      (pose papan), yang akan melatih seluruh otot inti dan meningkatkan stabilitas.
      [23]

      Resistan sikap
      plank
      sepanjang paling 30 detik. Bertahanlah selagi otot Anda hangus. Anda karuan dapat!
  4. 4

    Tingkatkan kelincahan.
    Lari akan meningkatkan stamina dan memungkinkan Sira berlatih lebih banyak dan lama. Bagaikan bonus, berlari juga memerosokkan sikap yang kian halus dan sejajar. Keseimbangan nan baik merupakan buku kerapatan lemparan.
    [24]

    Iklan

  • Prinsip lain cak bagi mengintensifkan jarak lemparan adaah dengan melepaskan cakram pada sudut 45°. Rekor mayapada untuk campakkan cakram maskulin ialah 74,08 m!
  • Jentikkan jari dan usahakan tangan/lengan panjang saat melepas cakram lakukan menambah jarak lemparan.
  • Untuk lempar cakram, seharusnya kenakan sagitarius dan lancingan pendek yang nyaman dan patut. Bayangkan Zona Goldilocks ketika memilih aparel campakkan cakram: enggak sesak longgar, tak terlalu selektif, tetapi
    cukup
    di pertengahan.

Iklan

Peringatan

  • Waspadai sekeliling Anda. Turunan bisa meninggal jika terhantam cakram.
  • Mengalungkan topi atau kacamata hitam dapat berpengaruh buruk terhadap pelemparan cakram. Jangan gunakan aksesori ini saat melempar cakram.
  • Tidak disarankan kerjakan mengalir terlalu cepat saat lontar karena dapat menyebabkan lemparan ke belakang, salah lempar, dan/atau nanar.

Iklan

Mengenai wikiHow ini

Pelataran ini sudah diakses sebanyak 16.983 kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Source: https://id.wikihow.com/Melempar-Cakram

Posted by: caribes.net