Cara Membuat Lampu Lalu Lintas


Okeh, kali ini admin akan mencoba memberikan tekor mengenai bagaimana
Cara Membuat Bohlam Kolangkaling Dengan Visual Basic 6.0,
program boleh jadi ini masih bersifat sederhana karena sahaja menggunakan beberapa suku cadang saja. Langsung saja untuk menuturkan langkah demi awalan proses pembuatan program sederhana ini. Mari ikuti langkah – awalan berikut ini :


  • Saya berharap sobat sudah menginstall software Visual Basic 6.0 pada PC / Laptop sobat, jika memang belum menginstall software VB-nya, sobat dapat download dulu softwarenya pada menu Free Download – Pilih Software – Setelah itu baru lah sobat install softwarenya.



  • Bagi langkah pertama marilah buka acara VB sobat nan sudah terinstall, kemudian akan muncul kotak dialog maka pilihlah
    “Standard EXE”
    dahulu Open. Seperti mana plong gambar berikut :






  • Sehabis sobat pilih open maka akan muncul tampilan penting lembar kerja optis basic 6.0. Begitu juga puas tulangtulangan berikut:





  • Nah sebagaimana itulah tampilan awal mula semenjak membuat sebuah program, kita dapat mereka cipta program yang kepingin kita buat di kenur kerja itu. Okeh bukan usah berlebih berlalai-lalai lakukan penjelasannya, silakan sinkron saja kita buat lampu busur dulu lintas kerjakan mengaplus bola lampu kolangkaling yang sudah kemungkus pada jalanan ibukota…hehe

  • Pertama-tama kita rebut komponen
    “Frame”
    yang berada di arah kiri sobat ataupun yang dinamakan dengan
    “ToolBox”.
    Lihat kamil lega tulangtulangan berikut ini :






  • Sudah lalu ??? Jika sudah, sekarang sobat atur lebar dan tingginya form1 sesuai dengan keinginan sobat, karena kita ingin takhlik desain tampilannya. Bak contoh tatap gambar berikut :






  • Oia sobat boleh perangi garitan
    “Frame 1”
    pada komponen frame tersebut, yaitu dengan pendirian : klik lampau komponen Frame-nya kemudian sobat beralih lah ke sebelah kanan sobat, disana terletak menu
    “Properties”
    sangat carilah keunggulan
    “Caption”
    dan hapuslah tulisan
    “Frame1”.
    Seperti pada bentuk berikut :






  • Sesudah sobat mengeset lebar dan tingginnya form, langkah selanjutnya yaitu mari kita ambil kembali komponen nan berada pada toolbox ialah onderdil
    “Shape”.
    Seperti mana rang berikut :






  • Kemudian sobat letakkan komponen
    “Shape”
    tersebut di privat peti “Frame”.
    Seperti pada kerangka berikut :






  • Loh koq peti ??? Ya lengang aja, itu dapat kita ganti menjadi bentuk apapun, yuk saat ini kita ganti dengan susuk lingkaran. Sobat klik dulu bentuk kotak-nya kemudian kita beralih ke “Properties”,
    oia perlu sobat ketahui bahwa pada menu properties ini lah kita dapat mensetting setiap suku cadang nan kita gunakan apapun komponennya, sobat bisa coba tokoh-atik pada menu propertiesnya untuk komponen lainnya. Okeh sekarang kita lanjut ke materi, sreg menu properties sobat cari yang namanya
    “Shape”
    dan rubah menjadi
    “3 – Circle”.
    Seperti plong gambar berikut :






  • Habis lihat hasil pada tulangtulangan kotak sebelumnya, maka akan menjelma menjadi sebuah lingkaran, habis sobat ganti buram kotak lainnya sehingga semuanya menjadi bentuk dok dengan mandu yang sama. Lihat hasilnya pada tulang beragangan berikut :






  • Selesai sudah kita membuat sebuah lampu, tenang pengelanaan kita masih tangga. Kini coba kita tambahkan tiang penyangga agar lampu itu dapat takut kokoh di jalanan…hehehe. Begini caranya :

  • Sobat renggut kembali komponen
    “Shape”
    yang berpunya di menu Toolbox dan buatlah sebuah kayu panjang lewat letakkan patut dibawah lampu tersebut. Sebagai contoh lihat pada gambar berikut :






  • Nah seperti itulah bayangan dalam pembuatan lampu lalu lintas, sekarang sangat kita mewujudkan bagaimana agar lampu habis lintas tersebut dapat berfungsi layaknya lampu lalu lintas yang subur di jalanan… Lanjutttt….

  • Waktu ini mari kita beri rona plong lampunya, sobat klik rangka lingkaran yang paling kecil atas kemudian sobat beralih ke
    “Properties”,
    kemudian sobat cari yang namanya
    “BackStyle”
    silam rubah menjadi
    “1 – Opaque”.
    Padalah sekarang kita beri lingkaran tersebut warna biram yaitu dengan cara : sobat cari nan namanya
    “BackColor” dan “BorderColor”
    rubahlah menjadi warna berma. “BackColor” menandakan sebagai warna bikin background dan
    “BorderColor”
    menandakan sebagai pinggiran dari guri tersebut. Sudahkah ??? Kalau sudah maka galengan tersebut menjadi warna biram semua, betul tidak ???. Hasilnya seperti mana plong gambar berikut :






  • Langkah berikutnya sobat rubah lingkaran nan lainnya sesuai dengan warna pada lampu lalu lintas. Sebagaimana lega gambar berikut :






  • Oia suatu lagi, moga terbantah seperti layaknya bola lampu pulang balik yang congah di pinggir urut-urutan kita beri warna pada
    “Frame” dan “Tiangnya”,
    caranya gini : klik pada framenya kemudian beralih ke properties cari yang namanya
    “BackColor”
    lalu rubah warnanya menjadi corak hitam begitu juga dengan tiangnya rubah menjadi rona hitam dengan pendirian seperti merubah lingkaran. Seperti pada gambar berikut :






  • Kini saatnya kita memberikan cacat script / coding pada lampu lalu lintas itu, mudah-mudahan dapat digunakan bagaikan bohlam keluar masuk di pinggir jalan. Hehehe

  • Sobat ambil suku cadang
    “Timer”
    puas Toolbox cukup 3 timer aja. Gunanya timer adalah sebagai waktu yang nantinya kita gunakan buat menentukan setiap berapa momen setiap lampu itu akan nyala. Lihat lega gambar berikut :






  • Lalu sobat klik 2x pada “Timer1”,
    maka sobat akan di bawa ke tingkap coding / lumrah disebut kenur kerja koding, seperti puas lembaga berikut :






  • Nah !!! disana sudah cak semau catatan :






            Private Sub Timer1_Timer()





End Sub



  • Itu artinya kita harus memasrahkan sebuah perintah terhadap “Timer1”.
    Kerjakan perintah di Timer1 berikan script / coding nan berwarna biram dibawah ini :







           Private Sub Timer1_Timer()





Shape3.Visible = False





Shape1.Visible = True





Timer2.Enabled = True





Timer1.Enabled = False





End Sub



  • Kemudian sobat pula ke makao kerja VB-nya dengan cara klik icon yang tersurat pada gambar dibawah ini :






  • Kemudian bakal klik 2x kembali pada
    “Timer2”,
    dan berikan script / coding seperti dibawah ini :




Private Sub Timer2_Timer()





Shape1.Visible = False





Shape2.Visible = True





Timer3.Enabled = True





Timer2.Enabled = False





End Sub



  • Dan bagi script / coding pada
    “Timer3”
    seperti dibawah ini :




Private Sub Timer3_Timer()





Shape2.Visible = False





Shape3.Visible = True





Timer1.Enabled = True





Timer3.Enabled = False





End Sub



  • Mutakadim deh jadi lampu tinggal lintasnya. Eitttsss tapi kita lupa memberikan waktu setiap berapa detik lampu itu akan tunu. Okeh saya berikan ketentuan waktunya, untuk
    Bohlam Warna Merah
    saya berikan waktu untuk nyala selama
    “8 Detik”.
    Buat
    “Lampu Warna Orange”
    saya berikan waktu nyala selama
    “2 detik”,
    dan untuk
    “Lampu Warna Mentah”
    saya berikan periode nyala sepanjang
    “6 Momen”,
    itu hanya takdir berpokok admin aja, sobat boleh rubah sesuai kerinduan sobat. Kepingin tau caranya ???


  • Silakan ikuti persiapan-langkahnya.



  • Sobat klik sreg “Timer1”
    kemudian beralih ke “Properties”,
    cukuplah disana terletak merek
    “Interval”,
    Betul Enggak  ???. Lihat pada rajah :







  • Disana tertulis Interve bernilai
    “0”,
    maka sobat saling
    Jeda
    pada
    Timer1
    dengan angka
    “6000”,
    itu artinya Timer1 akan mengasihkan perian nyala terhadap bohlam hijau sebanyak
    “6 Momen”, Why ???
    karena pada script / codingnya
    “Timer1”
    diaktifkan maka itu
    “Timer3”.
     Itu artinya bahwa sebenarnya Lampu Warna Bau kencur di aktifkan oleh “Timer1”,
    Loh koq semacam itu ??? Kenapa ga Timer3 aja untuk lampu hijau ??? Tips berusul admin bahwa mewujudkan sebuah programa itu memerlukan sebuah
    Ilmu mantik
    nan cukup kuat agar menghasilkan kualitas acara yang sangat baik. Setiap sosok memiliki akal sehat yang berbeda-selisih dan sesuai dengan apa yang di anggapnya mudah. Okeh sudah reaktif tips dari admin, sekarang kita lanjut ke materi. Kemudian
    Pause
    pada
    Timer2
    berikan nilai
    “8000”,
    artinya Lampu Warna Merah akan menyala selama
    “8 Detik”,
    dan kemudian untuk
    Interval
    pada
    Timer3
    berikan nilai
    “2000”,
    artinya bagi Bola lampu warna asfar akan menyala sepanjang
    “2 Detik”.
    Selesai bagi tahap pemberian waktunya, sekarang sobat cek juga pada
    Timer1, Timer2, dan Timer3
    puas
    “Properties-nya”
    disana terdapat keunggulan
    “Enabled”,
    sobat saling cak bagi “Timer1 Menjadi True”, “Timer2 Menjadi False” dan “Timer3 Menjadi False”, Kiranya Lebih Jelas
    tatap ketentuannya seperti pada gambar berikut :






  • Saat ini bola lampu lalu lintas benar2 sudah makara dan siap kita pasang di pinggir jalan, Loh Koq Dapat ??? Iya Boleh, Bisa Stress Mikirin lakukan keluarinnya… hehehe

  • Sobat sobat jalankan programnya dengan menekan tombol
    “F5”
    atau sobat klik tombol play yang congah di atas, Lihat hasilnya bagus bukan, hehehe…


  • Sobat bisa kembangkan sendiri sehingga jadinya begitu juga pada kerangka berikut ini :

Source: https://rhielo.blogspot.com/2013/11/cara-membuat-lampu-lalu-lintas-dengan.html

Posted by: caribes.net