Cara Menangani Anak Yang Suka Memukul

Detik anak asuh senang memukul, tidak doang saudara kandung atau temannya saja nan boleh jadi korban. Orangtua lagi kadang bisa menjadi sasaran dari perilaku bergairah ini.

Sifat suka memukul tidak boleh disepelekan. Perilaku buruk ini harus lekas diatasi sejak dini agar tidak terbawa sebatas dewasa. Ayo kita simak berbagai mandu menyurutkan kebiasaan menggampar pada anak berikut ini.

Kaidah efektif buat mengamankan anak nan senang memukul

Dilansir semenjak Healthline, terletak beberapa penyebab anak doyan memukul, di antaranya:

  • Sedang menguji batasan
  • Belum sepenuhnya mengembangkan kemampuan untuk mengontrol diri mereka
  • Belum mengetahui bahwa melampang adalah tindakan yang tidak terpuji
  • Belum sempat cara mengontrol emosi mereka.

Supaya anak asuh berkepribadian baik dan enggak bersikap agresif terhadap orang-orang di sekitarnya, cobalah berbagai cara tanggulang momongan yang gemar marah dan memukul ini.

1. Menciptakan peraturan tegas

Saat anak senang memukul, ada baiknya orangtua menciptakan peraturan tegas. Tegaskan kepada anak-anak bahwa menabok, menendang, menggigit atau perilaku agresif lainnya tidak diperbolehkan.

Tegaskan lagi pada anak asuh bahwa Kamu akan menghukumnya jika peraturan tersebut tidak diterapkan dengan baik. Cara menentramkan kebiasaan memukul anak asuh ini dianggap efektif jika Anda mau menerapkan peraturannya dengan tegas.

2. Berikan siksa jika anak melanggar peraturan

Cara mengatasi anak nan suka menggampar dan lontar selanjutnya adalah membuat hukuman tegas. Jika momongan tetap suka menampar walaupun telah ada peraturan, Ia dapat menerimakan siksa kepadanya. Bineka metode ikab di bawah ini dapat dicoba:


  • Time-out

Time-out
yaitu metode siksa lakukan meragamkan diri momongan dan menjauhkan mereka mulai sejak lingkungannya. Metode ini dipercaya andai pelecok satu cara efektif untuk mengamankan anak yang suka memukul.

  • Rebut haknya di rumah

Membedol hak momongan di rumah boleh menjadi cara efektif bagi mengatasi anak yang senang murka dan memukul. Jika si katai menyenggol qanun, larang kamu kerjakan mengakses gawai (gadget) selama 24 jam maupun sekudung perian, misalnya.

  • Mohon anak untuk melakukan karier kondominium ekstra

Ketika anak asuh gaplok meskipun Anda sudah lalu melarangnya berkali-siapa, cobalah berikan ia pekerjaan kondominium ekstra.

Kalau biasanya anak sahaja menyucikan kamarnya, mintalah engkau bagi membersihkan kamar adiknya juga. Hukuman ini dipercaya dapat memberikan surat berharga tobat supaya ia bukan pun memukul.

3. Berikan anak pujian ketika ia berperilaku baik

Setelah memberikan hukuman, jangan lupa kerjakan memberikan pujian kepada anak, terutama jika ia telah berperilaku baik dan memencilkan perilaku agresifnya.

Selain pujian, sentuhan lembut berpunca kedua orangtuanya pula bisa menjadi hadiah saat momongan bersifat baik.

Cara mengatasi anak nan suka marah dan menampar ini dipercaya dapat memotivasi anak asuh cak bagi berperilaku baik.

4. Lakukan intervensi saat anak gemar memukul

Penting bagi orangtua lakukan mengetahui apa pemicu amarah pada anak. Dengan begitu, Beliau bisa mencegah perilaku bernafsu plong anak.

Detik momongan menunjukkan amarahnya, segera interferensi dan panggul ia menjauh dari kelompok. Kaidah menentramkan kebiasaan melampang momongan ini dianggap ampuh lakukan mencegah anak berperilaku kasar kepada hamba allah di sekelilingnya.

5. Ajari anak lakukan mengontrol emosinya

Terkadang, kata-perkenalan awal enggak bisa membuat anak berhenti menabok. Maka dari itu, Dia harus mengajarinya cara mengontrol emosi.

Saat anak sedang marah dan mau menampung, mintalah ia untuk membaca ki akal, menggambar sesuatu, menarik napas dalam-dalam, ataupun masuk ke dalam kamarnya. Hal ini dipercaya sebagai cara mengatasi anak yang demen memukul dan melempar yang efektif.

6. Ajari anak akan halnya perasaan

Momongan-anak lazimnya belum mengetahui tentang perasaan, begitu juga perasaan tersentuh perasaan ataupun frustrasi. Ini kelihatannya salah suatu penyebab mereka melicinkan amarahnya dengan menimbuk.

Makanya, Anda teradat mengajarkan tentang perasaan kepada anak. Dengan begitu, ia dapat mengekspresikan perasaannya dengan cara yang lebih aktual.

7. Jangan pergaulan memberikan hukuman kasar plong anak

Kalau Anda memberikan hukuman berupa kekerasan pada anak, hal ini hanya akan membuat anak semakin berperilaku agresif.

Oleh karena itu, jangan perhubungan menyerahkan hukuman berupa kekerasan puas anak. Jadilah panutan yang baik bagi mereka.

Tunjukkan pada mereka bahwa masalah bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik.

8. Ajari anak kerjakan berkomunikasi

Keseleo satu penyebab anak suka memukul adalah ia belum bisa mengutarakan amarahnya dengan introduksi-kata. Makanya karena itu, Anda wajib mengajarinya cara lakukan berkomunikasi.

Dengan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi, anak akan sparing untuk mengekspresikan amarahnya menggunakan kata-alas kata, alih-alih kekerasan fisik.

9. Menerimakan royalti signifikan kerjakan anak

Cara menghilangkan sifat menimbuk anak nan patut dicoba adalah mengasihkan imbalan. Sahaja ingat, imbalan yang dimaksud di sini bukanlah berupa materi.

Anda dapat menyerahkan imbalan berupa musim berperan bersama, boleh memintal bersantap malamnya, hingga melembarkan sinema yang akan ditonton bersama embak dan adiknya.

10. Tetap ranah

Cara mengatasi anak yang doyan menggampar dan melempar yaitu tetap antap. Pasalnya, jika Engkau merespons perilaku bernafsu anak asuh dengan kekerasan, keadaan boleh menjadi lebih tegang.

Dilansir berbunga Cleveland Clinic, cobalah buat tetap hening. Keadaan ini boleh mengajarkan anak bikin lain menggunakan kekerasaan lakukan mengatasi komplikasi.

11. Ajari anak mandu mengatasi masalah dengan baik




kebiasaan memukul anak

Jangan biarkan anak yang suka memukul. Segera atasi masalah ini.

Cara mengatasi anak nan suka main tangan lebih jauh adalah mengajarkan penyelesaian masalah dengan baik.

Dikutip dari Parents, cobalah gunakan permainan imajinasi untuk membantu momongan mencari jalan keluar dari beragam situasi.

Misalnya, Ia berpura-jaring-jaring menjadi teman nan demen merebut mainan. Kemudian, ajarkan anak untuk menggunakan kata-pembukaan cak bagi lamar mainan itu. Ajari kepada anak bahwa menggunakan kekerasan bukanlah urut-urutan keluar yang baik.

12. Mengawasi penggunaan perlengkapan pada anak

Sesekali, bilang program televisi atau siaran di internet mengajarkan kekerasan pada anak. Oleh karena itu, orangtua terbiasa mengawasi durasi penggunaan perkakas pada anak hendaknya tidak menyebabkan adiksi terhadap gadget.

Enggak hanya itu, sebaiknya Anda juga membatasi konten-konten nan ditonton oleh si kecil. Jika apa nan anda lihat mengandung unsur kekerasan, segera ambil gawainya dan ganti dengan pergelaran bukan.

Cara mengatasi momongan yang gemar menampung dan melempar barang ini juga bisa takhlik momongan enggak ketergantungan dengan gawainya.

13. Ajari anak asuh tentang empati




Kebiasaan memukul anak

Empati merupakan keadaan yang penting kerjakan diajarkan pada momongan.

Mengajari anak mengenai empati pula dianggap perumpamaan cara menangani anak yang senang menabok. Perlu dipahami, anak-momongan mungkin belum bisa mengerti tentang pikiran turunan lain.

Maka bermula itu, anak wajib adv pernah apa nan dapat dirasakan oleh teman-temannya ketika ia memukul atau berperangai kasar terhadap mereka.

14. Hinggap ke psikolog maupun sinse

Jika berbagai cara mengatasi anak doyan menimbuk di atas enggak membuahkan hasil, barangkali sudah saatnya Beliau membawa ia ke psikolog atau tabib momongan.

Mereka dapat mengevaluasi penyebab anak suka memukul dan membantu Anda mencari solusinya.

Adakalanya, kebiasaan anak asuh demen memukul dapat disebabkan oleh kondisi medis, seperti gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas alias
attention deficit hyperactivity disorder
(ADHD).

Gubahan dari SehatQ

Jikalau anak senang menampung, Sira harus segera mengejar jalan keluarnya. Kalau dibiarkan, ditakutkan perilaku agresif ini dapat terbujuk sampai dewasa.

Kerjakan Anda yang memiliki tanya seputar kesehatan anak asuh, jangan ragu kerjakan bertanya dengan medikus di permintaan kebugaran keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play waktu ini juga.

Source: https://www.sehatq.com/artikel/cara-efektif-untuk-mengatasi-anak-yang-suka-memukul