Cara Mencairkan Kjp Di Bank Dki

JAKARTA, KILAS24.COM
– Kartu Jakarta Berilmu (KJP) Plus jamak memasuki tahap 2 tahun 2022 dengan pencairan KJP November.

Terdapat sejumlah penerima yunior yang mungkin belum mendapatkan muslihat tabungan dan ATM KJP yang disalurkan Bank DKI.

Jawatan Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menjelaskan detik ini proses pengalokasian kunci tabungan dan ATM KJP madya dilakukan oleh Bank DKI misal bank penyalur uluran tangan pendidikan.

“Penjatahan sosi tabungan dan ATM KJP Sesak dilakukan perlahan-lahan oleh Bank DKI. Informasi jadwal distribusi resep tabungan dan ATM akan disampaikan melalui pihak sekolah. Mohon ditunggu,” tulis Disdik yang dikutip Kilas24.com, Jumat (3/12/2021).

Perihal pendistribusian sendi tabungan dan ATM KJP oleh Bank DKI itu disampaikan melangkahi akun P4OP Dinas Pendidikan Wilayah DKI Jakarta, @upt_p4op. Tentang, pencairan KJP November telah dilakukan pada 29 November 2022 lalu.

Baca Juga: Gubernur NTT Pasrah Penjelasan Insiden Marah di Sumba

Sebelumnya, Kepala UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Maktab Pendidikan DKI Jakarta, Waluyo Hadi mengatakan dana cak bagi KJP Plus tahap 2 masa 2022 senilai Rp1,86 triliun tepatnya Rp1.865.820.222.168.

Dana ini disalurkan kepada sebanyak 816.690 petatar yang bersumber dari sekolah kewedanan dan swasta.

“Sungguhpun telah dipindahbukukan dana KJP Plus ke rekening akseptor kemustajaban sebanyak 3 bulan, saja nan dapat ditarik oleh siswa hanya sebesar 1 bulan sesuai dengan besaran dana personal per bulan dan jenjang pendidikan,” katanya n domestik kenyataan seremonial, Senin (29/11/2021).

Berikut adalah kuantitas dana KJP Plus tahap 2:
1. SD/MI, total dana yang boleh digunakan Rp250.000. Komplemen SPP SD/MI Swasta bakal 5 bulan sebesar Rp130.000 per bulan.
2. SMP/MTs/PKBM, total dana yang dapat digunakan Rp300.000. Apendiks SMP/MTs/PKBM Swasta kerjakan 5 bulan sebesar Rp170.000 sendirisendiri bulan.
3. SMA/MA, total dana yang dapat digunakan Rp420.000. Tambahan SPP SMA/MA Swasta cak bagi 5 bulan sebesar Rp290.000 per bulan.

Baca Juga: Kapan KJP Desember 2022 Hancuran, Berikut Bocoran Jadwalnya

4. SMK, total dana yang bisa digunakan Rp450.000. Tambahan SPP SMA/MA Swasta bakal 5 bulan sebesar Rp240.000 masing-masing bulan.
5. Mahasiswa/mahasiswi, besaran bantuan Rp900.000 saban semester.

Waluyo menguraikan sisa saldo dana KJP Plus pada rekening dapat diambil setiap bulan sesuai peruntukannya sesuai besaran dana personal per bulan.

“Sementara, dana SPP tidak dapat ditarik oleh murid tuntun alias terblokir karena akan dipindahbukukan ke rekening giro sekolah swasta,” ucapnya.

Waluyo berhasrat dana KJP bisa digunakan semestinya maka itu cucu adam tua bangka pesuluh untuk membeli peralatan atau perkakas sekolah. Lain bagi membeli sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan kebutuhan sekolah anaknya.

“Dana KJP diimbau agar tidak dihabiskan, sebaiknya disisakan dana KJP bertambah adv minim sebesar Rp 126.000 dapat dibelanjakan untuk membeli enam komoditi program pangan bersubsidi yang khusus diberikan kepada murid akseptor KJP Sesak, merupakan beras, daging ayam, daging sapi, ikan, telur sampai susu,” katanya.

Baca Kembali: Disdik DKI Jelaskan Proses dan Kapan Dana KJMU November Cair

Merujuk pada data disdik sebelumnya, penerima KJP Berlebih tahap 2 ini lebih adv minim berpangkal KJP Berlebih tahap 1 nan sebanyak 859.468 siswa. Artinya, dari sisi jumlah penerima terban seputar 5 uang lelah dibandingkan penyambut KJP Berlebih tahap 1 waktu 2022.

“Dana KJP Sesak nan dicairkan pada 26 November 2022 sebanyak 3 bulan dana personal untuk sekolah kawasan. Kemudian, cak bagi sekolah swasta ditambah 5 bulan dana SPP,” ujarnya.

Untuk memastikan perumpamaan penerima KJP dan KJMU tahap 2, penerima bisa melakukan tes dengan kaidah:

  • Buka Laman protokoler KJP Berlebih dan Memperbedakan Periksa status KJP maupun klik di link KJP ini https://kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/cekStatusPenerima.php
  • Masukan NIK
  • Pilih tahap 2 dan tahun 2022
  • Klik Cek

Source: https://kilas24.com/disdik-jelaskan-cara-dapat-buku-tabungan-dan-atm-kjp-tahap-2-di-bank-dki/