Cara Mencari Kuat Arus Primer

Apa pesiaran adik-adik? Semoga camar dalam kejadian sehat. Di materi kali ini, kita akan membiasakan tentang rumus-rumus transformator dan cara menggunakannya internal perhitungan.

Sebagai halnya yang dipahami, transformator adalah merek salah satu onderdil elektronika nan berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan
tarikan listrik.

Dalam fisika, terdapat rumus nan bisa digunakan bakal menghitung berapa jumlah eskalasi ataupun penerjunan tekanan listrik listrik tersebut.

Seperti segala bentuk rumusnya? Baiklah, berikut ini kakak terangkan…

Rumus Transformator

Rumus Transformator

Rumus transformator (trafo) yakni sesetel persamaan matematis nan merintih semua variabel ataupun besaran yang berkujut dalam sebuah transformator.

Variabel itu antara tidak: tegangan listrik, lestari peredaran listrik, jumlah lilitan, dan daya guna.

Lakukan diketahui, sebuah transformator mempunyai dua sisi, adalah sisi primer dan sisi sekunder.

Sisi primer adalah babak input arus dan tegangan dari sumber, sedangkan arah sekunder merupakan episode output arus dan tegangan nan dihasilkan (dinaikkan alias diturunkan).

Oleh karena adanya dua jihat itu, maka variabel tegangan,
kuat arus listrik, dan besaran lilitan pula tiap-tiap terbagi dua, yaitu:

  • Tegangan primer dan tarikan sekunder.
  • Perputaran elektrik primer dan arus elektrik sekunder.
  • Lempoyan primer dan lilitan sekunder

Variabel primer dan sekunder itulah yang dihubungkan dengan rumus, berikut ini bentuk umumnya:

VP
/VS

=
Kaki langitP
/NS

=
IS
/IP

Meski lebih mudah, rumus di atas akan dipisahkan, berikut ini bentuknya:

1. Rumus Transformator Jika Diketahui Tegangan dan Besaran Gelung

Rumus transformator jika diketahui tegangan listrik (primer/sekunder) dan jumlah puntalan (primer/sekunder):

VP
/VS

=
Kaki langitP
/Kaki langitS

2. Rumus Transformator Jika Diketahui Besaran Lilitan dan Kuat Arus

Rumus transformator jika diketahui jumlah lilitan (primer/sekunder) dan abadi revolusi listrik (primer/sekunder):

3. Rumus Transformator Jika Diketahui Tegangan dan Kuat Arus

Rumus transformator jika diketahui tegangan listrik (primer/sekunder) dan kuat arus elektrik (primer/sekunder):

Makrifat:

  • VP
    = tegangan primer atau tegangan input (volt)
  • VS
    = tegangan sekunder atau tegangan keluaran (volt)
  • IP
    = peredaran primer (A)
  • IS
    = arus sekunder (A)
  • NP
    = kuantitas lilitan sekunder
  • FalakS
    = jumlah lilitan primer

4. Rumus Kesangkilan Transformator (η)

Efisensi transformator (η) adalah nisbah antara daya listrik keluaran (sekunder) dan gerendel listrik masukan (primer), dirumuskan:

η = (PS
/PP
.
100%) =
VS
.
IS
/VP
.
IP

. 100%

Rumus di atas, bisa juga disebut sebagai rumus sentral transformator karena memuat besaran gerendel (P).

Pemberitaan:

  • η = daya guna transformator step down (%)
  • PP
    = daya primer (watt)
  • PP
    = sendi sekunder (watt)

Selain itu, efisiensi transformator (η) bisa juga dihitung berdasarkan besaran lilitan dan kuat arusnya, berikut ini rumusnya:

η =
NS
.
IS
/NP
.
IP

. 100%

Pendirian Menunggangi Rumus Transformator

Hampir seperti rumus-rumus sreg umumnya, pemanfaatan rumus transformator disesuaikan dengan besaran apa yang akan dicari dan besaran apa yang diketahui.

Misalnya, di internal sebuah soal akan dihitungan tegangannya (primer/sekunder), takdirnya yang diketahui merupakan jumlah gulungan, maka gunakan rumus (1).

Namun, jikalau yang diketahui adalah kuat arus, maka gunakan rumus (3). Untuk kondusif pemahaman, mari simak soal transformator berikut ini:

Sebuah transformator n kepunyaan tegangan primer 220 V dan total lilitan primer 400 gelung, jika lilitan sekundernya 100 lilitan berapakah tegangan sekundernya?

Jumlah yang akan dicari sreg soal di atas adalah tarikan sekunder, sedangkan yang diketahui adalah tekanan listrik primer dan jumlah lilitan, jadi rumus nan digunakan adalah rumus (1).

Simak lagi pertanyaan berikut ini:

Sebuah trafo memiliki tegangan primer sebesar 220 V. Kalau kuat arus primer 0,5 A dan kuat perputaran sekunder 1,5, berapakah voltase keluarannya?

Dekat sebagai halnya soal sebelumnya, besaran yang akan dicari lega pertanyaan di atas adalah tegangan sekunder, perbedaannya terletak pada kuantitas yang diketahui, yaitu kuat peredaran listrik, sehingga rumus yang tepat yaitu rumus (3).

Terapkan penalaran di atas cak bagi penggunaan rumus transformator lainnya.

Contoh Cak bertanya

Sebagai bahan latihan, berikut ini beberapa ideal soal tentang transformator:

Contoh Soal 1

Sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 V dan jumlah lilitan primer 400 lilitan, jika lilitan sekundernya 100 lilitan. Tentukan:

a. Voltase sekundernya.

b. Keberagaman transformatornya

Jawaban:

Diketahui:

  • Lengkung langitP
    = 400
  • TS
    =100
  • VP
    = 220 Volt

Ditanyakan:

a. VS

b. Jenis transformator

c. η

Penyelesaian:

a. Tegangan sekunder (VS)

VP
/VS

=
FalakP
/NS

220/VS

=
400/100

VS
=
220
.
100
/400

      = 55 V.

Jadi, tegangan sekundernya sebesar 55 volt.

b. Varietas transformator

Jenis transformator step down karena voltase sekunder lebih kecil daripada tarikan primer.

Konseptual Soal 2

Sebuah transformator yang efisiensinya 75% dan dihubungkan dengan tarikan primer 220 volt menghasilkan tegangan sekunder 110 volt. Jika arus pada kumparan sekunder sebesar 2 A, arus pada kumparan primer yaitu…

Jawaban:

Diketahui:

  • VP
    = 220 volt
  • VS
    = 110 volt
  • η = 75%
  • IS
    = 2 A

Ditanyakan:

  • IP
    ..?

Penyelesaian:

η =
VS
.
IS
/VP
.
IP

. 100%

75% =
110
.
2
/220
.
IP

. 100%

75%/100%
=
220/220
.
IP

0,75 =
220/220
.
IP



IP
=
220/220
.
0,75

    = 1,33 A

Jadi, rotasi pada kumparan primernya yaitu 1,33 A.

Kesimpulan

Jadi, rumus umum yang berlaku dalam sebuah transformator merupakan:

VP
/VS

=
NP
/NS

=
IS
/IP
:

Keterangan:

  • VP
    = tegangan primer atau tegangan input (volt)
  • VS
    = tegangan sekunder alias tegangan keluaran (volt)
  • IP
    = arus primer (A)
  • IS
    = revolusi sekunder (A)
  • NP
    = jumlah lilitan sekunder
  • NS
    = besaran lilitan primer

Gimana adik-adik, udah paham kan rumus-rumus transformator di atas? Jangan tengung-tenging lagi yah.

Sekian dulu pembahasan barangkali ini, bagikan agar teman yang lain boleh membacanya. Terima kasih, hendaknya berfaedah.


Rumus Transformator dan Pendirian Menggunakannya (Soal)


Rating:
4.5
Diposkan Maka dari itu:

Afdan Fisika

Source: https://www.fisika.co.id/2021/05/rumus-transformator.html

Posted by: caribes.net