Cara Mengajari Anak 2 Tahun Agar Tidak Ngompol

Saat Mama telah berdampak pelatihan toilet (potty trained) pada anak asuh, Mama siapa merasa lega karena tak lagi berurusan dengan bedung. Sekadar seringkali tertangkap tangan melihat anak nan mengompol. Mengompol merupakan peristiwa masyarakat pada banyak momongan kecil.

Faktanya, 20 uang jasa anak berusia 5 tahun mengalami mengompol di lilin lebah periode. Mengompol belum tentu namun dialami oleh anak balita. Beberapa anak nan lebih samudra bahkan belum karuan bisa menahannya di malam hari.

Anak balita yakni yang paling mungkin lakukan mengompol. Berikut
Popmama.com
akan menyiapkan beberapa ancang yang dapat Mama ikuti mudahmudahan membantu momongan intern menuntaskan kebiasaan mengompol.

1. Langkah pertama: Ketahui saat anak mengompol dan memberitahunya baik-baik saja

1. Langkah pertama Ketahui saat anak mengompol memberitahu baik-baik saja

Rawpixel/11470

Saat mengajari anak cara memperalat toilet, mereka juga mempelajari mekanisme pelatihan kandung kemih. Ketika pelatihan berlangsung, anak asuh- belajar mengidentifikasi cap-tanda, gejala fisik dan mental ketika mereka harus ke toilet.

Sahaja, pelatihan kandung kemih malam tahun sedikit lebih menantang. Enggak semua anak boleh menahan air seni detik tidur ataupun bangun ketika mereka perlu menggunakan toilet. Bilang momongan memiliki kandung kemih yang kian mungil daripada anak-anak asuh lain pada usia yang sama, yang mungkin membuatnya kian sulit.

Dampak yang paling kecil parah adalah serebral pada anak. Bagi anak, terutama anak-momongan nan lebih ki akbar nan masih mengompol dapat mengalami rasa malu dan bahkan menurunkan harga diri.

Keadaan terbaik yang dapat Mama lakukan adalah menjatah sempat anak bahwa mengompol itu baik-baik saja, dan yakinkan mereka bahwa akan menemukan solusi bersama. Juga beri tahu mereka bahwa banyak anak lain nan mengompol.

Hal tak yang teradat dipertimbangkan untuk mendukung anak asuh merasa lebih baik yakni menggunakan penaung kasur alias odoran ruangan.

Editors’ Picks

2. Anju 2: Kurangi adat sering mereguk sebelum tidur

2. Langkah 2 Kurangi kebiasaan sering minum sebelum tidur

Freepik

Walaupun anak mungkin terbiasa minum segelas susu atau air sebelum tidur, ini sekali lagi berakibat dalam membuatnya mengompol. Mengurangi atau enggak minuman satu jam sebelum tidur dapat kontributif mencegah mengompol.

Ini kembali akan mendukung jika anak asuh pergi ke kamar mandi cak bagi anak bungsu kalinya tepat sebelum tidur, dan Mama boleh mengingatkan mereka kerjakan mengerjakan ini. Doang pastikan momongan mendapatkan asupan hancuran yang cukup di pagi dan senja waktu, dan porsi minum yang lebih katai dengan makan malam.

Mama bisa jadi sekali lagi teristiadat menghilangkan camilan lilin lebah hari dan kandungan intiha, karena anak asuh mungkin merasa haus setelah bersantap bertambah banyak makanan.

Juga, pertimbangkan privat pemberian minuman anak asuh. Meskipun susu dan air adalah seleksian yang bugar, hindari pemberian jus dan soda yang boleh memiliki bilyet diuretik, karena dapat menyebabkan buang air kecil yang lebih sering.

3. Langkah 3: Atur pelatihan kandung kemih

3. Langkah 3 Atur pelatihan kandung kemih

Freepik/Shapovalphoto

Pelatihan kandung kemih adalah proses di mana anak pergi ke kamar mandi pada perian nan ditentukan, terlebih jika mereka tidak berpikir mereka harus pergi. Spesies konsistensi ini dapat membantu merangsang pelatihan kandung kemih dan akan membantunya untuk mengontrol kandung kemih.

Pelatihan kandung kemih lakukan mengompol dapat dilakukan pada lilin batik waktu, dengan membangunkan momongan sekali atau dua kali semalam bakal pergi ke kamar mandi.

Sekiranya anak masih mengompol secara teratur, jangan takut bagi mengepas seluar pelatihan pula. Bilang etiket, bahkan dirancang bagi momongan yang kian besar.

Setelah juga belajar menunggangi lancingan, Mama bisa memulai cak bimbingan kandung urine lagi. Masa “istirahat” ini juga dapat membantu mencegah keputusasaan pada anak setelah beberapa malam mengompol.

4. Langkah 4: Pertimbangkan alarm lakukan mendeteksi momen anak mengompol

4. Langkah 4 Pertimbangkan alarm mendeteksi saat anak mengompol

Freepik

Jika latihan kandung kemih mengurangi mengompol sehabis bilang bulan, pertimbangkan bikin menggunakan alarm “mengompol”. Jenis sirene partikular ini dirancang buat mendeteksi timbulnya urin sehingga anak asuh dapat bangun dan pergi ke kamar bersiram sebelum membiaki peraduan.

Jika anak mulai buang air boncel di tempat tidur, alarm akan mengeluarkan suara keras lakukan membangunkan mereka. Peluit dapat sangat mendukung jikalau anak asuh tidur nyenyak.

Sehabis anak asuh terbiasa dengan proses tersebut, mereka siapa ingat koteng buat ke toilet sonder alarm berbunyi. Alarm membantu melatih otak mereka kerumahtanggaan mengidentifikasi kemauan untuk buang air kecil.

Tanda bahaya memiliki tingkat keberhasilan sekitar 50-75 persen dan merupakan pendirian paling efektif cak bagi menyelesaikan mengompol.

5. Langkah 5: Hubungi dokter jika anak masih mengompol dan menunjukkan gejala tertentu

5. Langkah 5 Hubungi dokter jika anak masih mengompol menunjukkan gejala tertentu

Freepik/Jcomp

Walaupun mengompol yakni hal nan biasa terjadi pada anak asuh-anak, tidak semua kasus boleh diolah sendiri. Jikalau momongan berusia di atas 5 dan/maupun mengompol di pembaringan setiap malam, perlu mendiskusikan dengan dokter anak tentang beragam mandu kerjakan mengatasinya.

Meskipun tidak umum, ini dapat menunjukkan kebobrokan kedokteran yang mendasarinya. Pasrah tahu mantri jika anak memiliki gejala berikut:

  • Majuh mengalami sembelit
  • Start-start mulai buang air kerdil kian sering
  • Mulai mengalami inkontinensia di siang hari juga
  • Kencing saat berolahraga
  • Mengeluh nyeri saat buang air mungil
  • N kepunyaan pembawaan dalam urin atau anak baju
  • Merenguh di lilin batik hari
  • Menunjukkan gejala kecemasan
  • Punya saudara kandung maupun anggota anak bini lain yang memiliki riwayat mengompol
  • Berangkat mengompol lagi setelah tidak mengompol selama sedikitnya enam bulan

Selain 5 cara diatas, coba bikin men di kalender detik terjadi mengompol dan tidak mengompol. Hal ini dilakukan untuk melacak apakah ada peningkatan. Jika anju-persiapan pertama ini tak berdampak, diskusikan dengan dokter anak ide-ide lain serta bilang pelelang yang dapat membantu.

Itulah mandu agar anak asuh berhenti mengompol nan boleh Mama coba lakukan.

Baca juga:

  • Cara Mengatasi Anak Ngompol di Umur 9 Periode
  • Kelainan Kesehatan dan Jasad Anak Hayat 5 Tahun: Mengompol dan Kidal
  • Hampir Remaja Anak Mama Masih Mengompol? Cari Tahu Penyebabnya

Source: https://www.popmama.com/kid/4-5-years-old/jemima/cara-agar-anak-berhenti-ngompol-di-usia-5-tahun