Cara Mengelem Kayu Agar Kuat


Unduh PDF


Unduh PDF

Merekatkan dua bahan yang farik dapat sulit dilakukan, terutama kalau riuk satunya yakni plastik. Plastik tidak rapat mudah ke zat lainnya sehingga Anda perlu memakai lem kendati bisa terikat kuat dengan permukaan kayu. Untungnya, ada beragam perekat yang dapat digunakan lakukan tujuan ini, dan intim semuanya mudah diperoleh. Gelimbir pada kebutuhan Kamu, perekat super, lem tembak, epoksi, atau
contact cement
bisa dipakai dengan mudah, cepat, dan tidak membutuhkan keahlian apa lagi.

  1. 1

    Beli lem super berkekuatan tinggi.
    Lem super biasanya dijual maujud tabung kecil sehingga minimal bagus untuk kiriman dan perbaikan kecil. Cak bagi daya rekat yang lebih langgeng, beli lem musykil seperti Loctite maupun Gorilla Glue alih-alih lem super biasa. Salah suatu produk ini akan menyerahkan hasil yang kian tahan lama dibandingkan varietas lem lainnya.[1]

    • Kalau proyek nan dikerjakan mengikutsertakan perangkaian banyak onderdil, siapkan banyak lem. Kiranya Anda memiliki cadangan seandainya dibutuhkan.
    • Sebagian jenis kayu berpori boleh menyerap perekat super sebelum bisa melekat dengan plastik. Jika Engkau mengaryakan kusen berpori, carilah lem super berbahan sumber akar gel.[2]
  2. 2

    Rempelas rataan plastik secara ringan.
    Usapkan area plastik terluas dengan kertas ampelas
    grit
    (kekasaran) tinggi sebelum memulai perekatan. Mengampelas plastik akan membuatnya lebih berpori dan memungkinkan area permukaan lebih mudah melekat pada papan secara keseluruhan.

    • Usapkan beberapa kali secara lembut dan kecil-kecil supaya tak plus merusak plastik.
    • Kalau sepertinya permukaan plastik yang diampelas akan rusak, sebaiknya lewatkan ancang ini.
  3. 3

    Bersihkan kayu dengan tiras lembap.
    Lap tiang untuk membersihkan duli dan kotoran yang dapat mengganggu daya rekat lem. Angin-anginkan kayu sebatas kering, lampau lap dengan alkohol gosok. Langkah ini akan membersihkan sisa duli dan patra, dan membantu menjajarkan sisa kelembapan.
    [3]

    • Supaya kayu tidak kuyup, peras sisa air berasal kain selepas dibasahi.
    • Daya rekat lem akan melemah kalau diaplikasikan ketika masih basah.
  4. 4

    Usapkan lem ke kedua permukaan.
    Remas silinder secara perlahan supaya aliran lem bisa dikontrol. Lem super dirancang bagi mencengkeram kuat, maka gunakan sekadarnya. Bergantung pada ukuran dan kerangka meres nan direkatkan, sebaiknya usapkan lem intern setrip, titik-titik, alias bundar.

    • Untuk benda berbentuk kecil atau tidak seremonial, coba usapkan lem dengan tusuk gigi.
      [4]
  5. 5

    Saling tekan kedua latar.
    Tekan benda yang lebih mungil ke permukaan nan lebih besar. Sesudah Anda menempelkan keduanya, jaga impitan sampai lem cukup gersang dan berkanjang. Temukan permukaan keras dan stabil untuk menaruh dagangan hingga sepenuhnya sangar.

    • Sebaiknya lakukan pengujian tanpa lem sebelumnya bagi memastikan kedua barang akan melekat memadai.
  6. 6

    Berikan waktu bagi lem bagi mengeras.
    Kebanyakan perekat super akan mulai kersang internal hitungan detik, sekadar dibutuhkan musim sampai dua jam untuk mengeras sepenuhnya. Selama perian ini, usahakan lem jangan diutak-atik.[5]

    • Simpan benda di panggung yang sejuk dan gersang selagi perekat mengeras. Kelembapan dapat mengganggu perekat mengeras dengan baik.
    • Gunakan aseton untuk melarutkan lem super setelah kering.
      [6]

    Iklan

  1. 1

    Sambungkan kabel ki akal lem tembak dan nyalakan.
    Gunakan stopkontak terhampir sehingga Anda bisa berkarya dengan nyaman. Sekiranya perekat tembak memiliki sakelar daya terpisah, pastikan posisinya berharta di “On” (nyala). Serah masa sejumlah menit lakukan menyangai alat sebelum mengisi perekat.
    [7]

    • Berhati-hatilah saat berkarya dengan lem tembak aktif. Anda hanya bisa menyentuh gagang dan jasad lem tembak, dan jangan pernah ujungnya.
      [8]
  2. 2

    Isi stik lem ke penggalan belakang alat.
    Jikalau sudah masuk, atom keran akan mulai meluluhkan lem. Tunggulah selama beberapa menit.

    • Pilih stik perekat bertemperatur tinggi. Lem ini menyerahkan daya rekat terkuat dengan plastik, dan Anda bukan perlu mangut perekat meleleh di cuaca hangat ataupun kondisi kerja yang panas.
      [9]
    • Untuk menyikut apakah pengeleman sudah bisa dimulai, tekan pemicu radas sedikit dan lihat apakah muncul gumpalan lem panas.
    • Lap ujung lem panas dengan kain lap sebelum mulai mengerjakan tiang. Langkah ini menjaga order tidak terkena kontaminan dan mengontrol lem selagi bekerja.
  3. 3

    Aplikasikan lem ke pelecok suatu alias kedua rataan.
    Tekan pemicu alat lakukan memperlainkan lem. Konsentrasikan lem pada area terluas dan terpipih pada benda-benda yang akan direkatkan. Gunakan ujung lem tembak yang runcing bagi menyasarkan lem sehingga lebih akurat, dan jangan gunakan lem lebih berpokok nan dibutuhkan.
    [10]

    • Lem tembak bisa menggarangkan kulit karena bersuhu merangsang. Seharusnya Anda berkreasi dekat wastafel, atau siapkan segelas air di hampir Anda sekiranya terjadi kemalangan.
      [11]
  4. 4

    Rekatkan kedua benda.
    Tempelkan benda yang kecil ke benda yang lebih segara, selagi memastikan jarak dan posisinya sesuai. Tahan kedua benda dengan kokoh selama 30 detik selagi perekat membeku.

    • Uji kedua benda sebelum memakai lem untuk mencegah kesalahan.
    • Detik mengaryakan lem panas, Anda harus berkarya cepat internal merekatkan benda sebelum lem mengering.
  5. 5

    Biarkan lem mengering semalaman.
    Lem panas cepat mengering, tetapi zakar waktu lebih lama bakal sepenuhnya mengeras. Cak bagi hasil terbaik, diamkan selama 8-10 jam. Detik Anda mengeceknya di pagi perian, seharusnya perekat sudah membeku sebaik-baiknya.[12]

    • Dia boleh memakai pengering bulu selintas cak bagi menghilangkan utas-utas lem.
      [13]
    • Apabila Anda mesti memisahkan kedua benda ini kembali, gunakan pengering rambut pada setelan tertinggi untuk meniupkan gegana panas.

    Iklan

  1. 1

    Beli perlengkapan epoksi.
    Epoksi lazimnya dijual sebagai sistem dua adegan, yang terdiri dari sejumlah komponen terpisah: resin dan pengeras. Komponen ini harus digabungkan supaya bisa efektif.
    [14]

    • Biarpun enggak lazim, cak semau juga epoksi satu putaran yang bisa dioleskan langsung ke paket.
    • Kamu bisa menemukan perkakas epoksi di toko perangkat keras, perlengkapan seni, apotek, dan adakalanya di swalayan.
  2. 2

    Campurkan resin dan pengeras.
    Remas secebir kecil setiap onderdil ini ke permukaan halus dan sekali pakai, misalnya piring plano. Aduk kedua onderdil dengan tusuk gigi, pengaduk tembusan, atau benda sekali pakai serupa. Kalau sudah lalu tercampur, keduanya akan membentuk lem yang silam kuat.
    [15]

    • Kenakan sarung tangan sebelum mulai bekerja.
  3. 3

    Aplikasikan epoksi.
    Oleskan selapis tipis perekat ke permukaan nan membutuhkan lem. Dia bisa memakai sekali lagi tikam gigi atau pengaduk kopi nan digunakan sebelumnya. Doang, benda seperti kapas tangkai ideal cak bagi mengusapkan epoksi karena Anda bisa mengontrol olesan.
    [16]

    • Usapkan epoksi secara merata ke seluruh satah, selagi memastikan tak cak semau yang tertinggal.
    • Untuk memperoleh sosi rekat terkuat, aplikasikan sedikit epoksi lega kedua rataan benda alih-alih hanya satu semata-mata.
  4. 4

    Atur posisi benda sesuai kebutuhan.
    Luangkan waktu menata permukaan kerja. Epoksi meringkai kian lambat dibandingkan tipe perekat lainnya sehingga Anda tidak perlu buru-kejar merekatkan kedua benda.
    [17]

    • Jepit kedua benda ataupun tindih dengan benda runyam supaya epoksi bisa merekat langgeng.
  5. 5

    Biarkan epoksi sepanjang malam biar berpadu.
    Carilah tempat untuk membiarkan perekat mengeras. Biasanya epoksi sudah lalu bisa disentuh setelah lima menit, semata-mata butuh masa sampai 8-10 jam setakat sepenuhnya membeku. Usahakan bukan menyentuh kedua benda darurat tahun, kalau memungkinkan.[18]

    • Epoksi mengeras momen mengering, yang membuatnya tahan lebih lama, bahkan di kondisi basah.
      [19]
    • Hari pengeringan stempel epoksi tertentu lazimnya dicantumkan di kemasan.[20]

    Iklan

  1. 1

    Kenakan perlengkapan pengaman nan pas.
    Selalu pakai sarung tangan dan pelindung mata saat menindak
    contact cement. Hendaknya Anda juga mengenakan respirator kalau n kepunyaan respirasi sensitif.
    Contact cement
    mengandung zat kimia langgeng sehingga sebaiknya batasi paparan langsung sebisa mungkin.
    [21]

    • Kamu harus mengenakan baju lengan ringkas, ataupun pakaian yang pas di badan. Jangan setakat lengan baju tanpa sengaja terkena lem kelas pabrik ini!
    • Contact cement
      galibnya dipakai dalam bestelan konstruksi dan industri. Akibat proses pengaplikasiannya yang berat, metode ini tidak seia untuk proyek kerajinan mungil. Lem ini semupakat bakal aktivitas seperti eksploitasi Formica lega meja penyalai.
      [22]
  2. 2

    Bagi di tempat berpaham udara lancar.
    Contact cement
    menguarkan uap nan mudah cengkut dan berbahaya sekiranya terserap. Bekerjalah di luar ruangan, jika memungkinkan. Jikalau Beliau terpaksa bekerja di intern rubrik, bentang semua bab dan jendela serta nyalakan kipas untuk melincirkan aliran gegana.[23]

    • Kalau pengerjaan proyek cukup lama, sisipkan sesi istirahat bilang mungkin untuk membatasi paparan terhadap uap.
  3. 3

    Oleskan
    contact cement
    lega kedua benda.

    Sa-puan selapis tipis perekat pada seluruh latar selagi melakukan bagian pinggiran dengan irit, tetapi bukan sampai bertumpang tindih.
    Contact cement
    tetapi menempel pada
    contact cement
    sehingga Anda perlu mengoleskan target ini di kedua permukaan yang akan dilekatkan. Ketika perekat lengket saat disentuh namun tidak hilang saat digosok ujung tangan, artinya Dia mutakadim bisa berangkat merekatkan benda.
    [24]

    • Gunakan sesedikit mungkin perekat.
    • Sebelum mulai mengoleskan
      contact cement, kontaminan di permukaan proyek bisa memengaruhi ikatan dan menciptakan bidang tidak rata.
  4. 4

    Gunakan
    spacer
    (penjarak) bikin membantu mengeset posisi benda.

    Susun susunan
    dowel
    atau kayu bekas di atas benda yang akan dilekatkan, dan susun benda lainnya di atasnya. Kalau benda telah produktif pada posisi yang diinginkan, geser penjarak ini satu per satu.
    [25]

    • Spacer
      akan berguna seandainya ingin menempelkan dua benda secara akurat, misalnya pada meja kompor atau laminasi dan substrat.
      [26]
    • Contact cement
      tidak akan melekat pada
      spacer
      karena tidak berperekat.
  5. 5

    Tekan kedua benda secara sinkron.
    Usap putaran atas benda dengan kumparan, atau ketuk seluruh permukaannya dengan pengetuk karet ataupun benda serupa. Langkah ini akan melengkapi proses perekatan dan membantu memperkuat pokok lekat. Anda tidak perlu menambah waktu pengeringan.[27]

    • Kalau tidak ada gawai lain yang cawis, pakailah kayu nan dibalut handuk lakukan meratakan penggalan atas benda dan menyingkirkan buih dan kecacatan tidak.
      [28]
  6. 6

    Perbaiki kesalahan dengan setrika pakaian.
    Panas semenjak setrika akan mengaktifkan semen pun sehingga lunak. Usapkan setrika pada negeri yang perlu diperbaiki selama beberapa detik setakat kunci lekat perekat jauh berkurang. Kemudian, atur ulang secara manual dan diamkan sampai kering.
    [29]

    • Sebaiknya setrika diatur pada setelan rendah ke medium supaya tidak destruktif kedua permukaan.
    • Bersihkan jelmaan, corengan, dan cacat yang ada memakai tiner pernis.

    Iklan

  • Bukan semua perekat itu sama. Tentukan pilihan Kamu dengan saksama dan gelojoh diskriminatif komoditas yang cocok dengan order yang dikerjakan.
  • Gunakan epoksi bikin menyumbat celah dan memperbaiki sedikit dan patah.
  • Simpan lem dalam wadah sejuk dan sangar sehingga dapat dipakai kembali kemudian.
  • Jikalau perekat mepet di kulit, pakai aseton ataupun alkohol gosok yang diencerkan, silam cuci dengan sabun cair ringan dan air hangat.
  • Kalau Anda merekatkan benda berat ke bidang vertikal sehingga tidak bisa mengaryakan penjepit, gunakan epoksi di satu sisi dan lem panas di sisi lainnya. Perekat tembak akan cepat mengering sehingga menghambat epoksi selagi mengering. Epoksi kemudian akan melekatkan kedua benda dengan kuat.

Iklan

Peringatan

  • Perekat kimiawi kelihatannya berbahaya jika tertelan.
  • Sekiranya perekat menempel di sekitar mata, hidung atau mulut, bilas bukaannya dengan air dingin, terlampau pergilah ke mantri untuk dirawat.

Iklan

Hal yang Ia Butuhkan

  • Perekat super
  • Perekat tembak panas
  • Stik perekat bersuhu tinggi
  • Sistem epoksi berbagian satu atau dua
  • Permukaan sekali pakai (untuk pencampuran)
  • Tikam gigi maupun pengaduk sertifikat gawang (bikin pengolesan)
  • Contact cement
    kelas industri

  • Air jeruk atau puntalan cat
  • Dowel
    kayu atau kayu lepasan

  • Rol perca
  • Pengering rambut (mana suka)
  • Setrika pakaian (opsional)
  • Aseton (optional)

Adapun wikiHow ini

Halaman ini mutakadim diakses sebanyak 9.446 kali.

Apakah artikel ini mendukung Anda?

Source: https://id.wikihow.com/Merekatkan-Plastik-dengan-Kayu