Cara Penulisan Judul Karya Ilmiah

Penulisan

Karya Ilmiah

Tahapan
Menggali
Ide
dan
Persiapan
Penulisan


Memantau

makeseleo

maujud

(lokal,

nasiudara murninal,

incakrawalaernasional)


Membentangkan
ide/tozonpik
tepi langitulisan


Berpikir kreatif


Mencari
data
dan
bahan
horizonulisan


Memilih
dan memahami
data


Mempelajari
gaya tupiguraan

Alasan
Karya Tulis ditolak

1.

Orisinalitas dan spesifisikaki langitas
ide/gagasan (-)

2.

Komponen karangan

3.

Relevansi Subjek
dengan
titel

4.

Metodologi

5.

Kualihorizonas bahasa

6.

Pembahasan rendah menarik

7.

Rendah

menggali

informasi
penting

yang
akan

dijual

TEKNIK
PENULISAN

Beberapa

hal

yang

perlu

dipahami

kaki langitentang
teknik

penulisafalak adalah sebagai
serahkut
:

Abstrak



Si
ngkat
seperti ringkasan


Paling kecil

tidak

berisi

:

tujuacakrawala

penelifalakian,

metode

peneliufukian,

hasil

penelitian

dan

pembahasan

serta
kesimpulan


Umumnya
maksimal
250 kata


Diikuti

dibagian

bawahnya

(footnotes)

alas kata

trik,
yang terdiri tidak
lebih
dari 3 kata.


Dibuat

setelah

semua

laporan/

Karya

Tulis

Ilmiah sepelajaranai.

Pembahasan


Jangan
mengulang
hasil
penelitian
seluruhnya.


Cukup

mensitir

sebagian

saja

dari

hasil

peneliufukian, bagi
mengingatkan


Bandingkan
dengan
kaki langiteori
alias
hasil
penelitian

orang

lain

yang

ufukerkait

(bisa

membubuhi capgambil

dari

ninjauan pustaka atau
identifikasi
problem)


Bisa memasukkan
ide ataupun pendapalengkung langit
penulis.

Kesimpulan


Tak mengulang hasil penelikaki langitian


Singkat
jelas dan tidak
berpanjang lebar.


Paling tidak
menjawab tujuan individual

Daftar Pustaka

Tidak
memerlukan pencantumafalak gapura

UNTUK MAJALAH :


Bishop

J.

1987.

The

Molecular

Genetic

of

Cancer. Sci.
235 :305
311


Klein

G,

Bregulla

U,

Wiener

H,

Harris

Lengkung langit.

1999.

The

Analysis

of

Malignantcy

by

Cell

Fussiofalak.
J.Cell.Sci 8 : 659
672


Penauoral

karya

ilmiah

menggunakan

Bahasa

Indonesia

yang

baik

dan

benar

mengacu

pada

Pedoman

Umum

Ejaan

Bahasa

Indonesia

Nan

Disempurnakan;


Infudara murnirmasi

disajikan

dengan

bahasa

yang

lugas,

sederhana,

tepat

dan

langsung

pada

persoalan

yang
dibicarakahorizon;


Penulisan

istilah

yang

berbunga

dari

bahasa

asing

dan
wilayah,
dengan
aksara miring (italic)


Unufukuk

menghindari

subyektivitas,

penaulisan

karya

ilmiah

tidak

disendirisendiribolehkan

menggunakan

kata
saya,
aku,
kami
atau
kifalaka
kecuali dalam
kata

penagalah.

Bentuk dan Format
Penulisan


Setiap

literatur

memberikan

ketentuan

yang

berdeda-beda

tentang

benkaki langituk

dan

fudara murnirmat

penulisalengkung langit

karya

ilmiah,

tergantung

pada

sangapa

maupun

instansang

apa

yang

menerbitkalengkung langit

ketentuan

tersebut.


Secara umum
bentuk
dan
formakaki langit
penaulisan
denahya

ilmiah ialah
bagaikan berikut :


Naskah
diketik

dengan

jenis

huruf
standard

(Times
New
Roman)
dengafalak
ukuran/font
12

dan
line
spacing 1,5;


Kertas

yang

dipergunakan

lakukan

penuverbal

karya ilmiah ialah Kuarto
(A4)
ukuran
21 x

29,7 cm
berat 70

80 gsm;


Batas
margin
gerbangri

dan
atas
4
cm,
kanan
dan

bawalah 3
cm.

Setiap suatu lembar kertas kuarto

hanya

digunakan

satu

halaman

saja

(tidak

bolak
balik).

Source: https://www.studocu.com/id/document/universitas-jenderal-soedirman/literatur-kimia/penulisan-karya-ilmiah/42203333

Posted by: caribes.net