Contoh Kerajinan Dari Bulu Ayam



Kerumahtanggaan karya ilmiah ini saya akan menggunjingkan adapun peluang membahu dan mandu pembuatan kemoceng/sulak penyapu untuk dijadikan peluang usaha. Sebelum memulainya saya akan mengklarifikasi akan halnya ki kenangan kemoceng/sulak bulu ayam yang terletak dikampung halaman saya sendiri yaitu didusun Ngriman Karanglo Klaten Selatan provinsi Jawa Tengah.







Kemoceng/sulak bulu ayam adalah peralatan rumah tangga yang berfungsi kerjakan membersihkan abuk/kotoran yang terbuat dari rambut ayam alias bahan sintetis nan dirangkai dan disusun bersebelahan ke sebuah tangkai kayu/rotan(penjalin).


Kemoceng/sulak penyapu sepantasnya diproduksi dibeberapa banyak palagan nan lainnya semata-mata keseleo satu yang paling menonjol merupakan di dusun Ngriman Karanglo Klaten Kidul yang terwalak di Jawa Tengah ini. Disebut dusun ‘NGRIMAN’ konon katanya dahulu karena sebagian ki akbar warganya merantau kekota lain untuk berlepau sulak dan mengapalkan uangnya ke kampung halaman untuk keluargannya, sehingga disebut ‘Bestelan’ atau dalam bahasa jawanya adalah ‘NGIRIM’ yang menjadi alas kata ‘NGRIMAN’.


Kerelaan industri kerajinan kemoceng/sulak bulu ayam di dusun Ngriman ini berhasil secara massa plong perekonomian disekitarnya karena produksi kemoceng/sulak bulu ayam Ngriman lain hanya disuplai di Ngriman namun akan tetapi didukung dusun-dusun disekitarnya dan lebih lagi dipasarkan ke kota-kota osean indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Wonogiri, Purwakarta, Lampung dan sebagainya.


Akrab semua penghuni didusun Ngriman usia pecah kerajinan kemoceng/sulak bulu ayam jago, sebagian


mereka masih bertani akan tetapi karena desakan ekonomi maka banyak sawah warga setempak yang dijual ke basyar lain, dan untung cuma masih ada klep pengaman berupa usaha kerajinan sulak untuk mendukung perekonomian pemukim setempat.


Dan pada generasi taruna didusun Ngriman ini kian memintal merantau dikota-kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Pontianak, Batam, Palembang dan keluar provinsi menjadi TKI, akan hanya bagi mereka nan memilih teguh tinggal dikampung halamanpun juga masih tetap boleh menyinambungkan spirit meski seadanya dan prihatin berusul mengeluti usaha kerajinan kemoceng/sulak penyapu.


Setelah pembaca sejenang memahami adapun album kemoceng/sulak bulu ayam Ngriman, saya akan memperkenalkan tentang jenis-jenis segala apa saja kemoceng/sulak penyapu.


*Jenis-variasi kemoceng/sulak rambut ayam antara lain :
1. Kemoceng/sulak bulu ayam juara nyali.











Kemoceng/sulak bulu ayam ini adalah keberagaman yang paling bagus dan mahal. Karena berbahan penyapu jago yang harganya minimum mahal. Harga kemoceng/sulak bulu ayam jantan ini berkisar antara Rp 25.000 – 100.000,- per buah












2. Kemoceng/sulak surai ayam warna.






Kemoceng/Sulak bulu ayam aduan ini berbahan bulu ayam lokal atau mandung petelor/horn. Karena warna bulunya masih belum menganjur, maka oleh para perajin sulak ditambahkan pencelup hendaknya menarik dan laku di murahan. Harga sulak ini patut murah yaitu berkisar antara Rp 3.000,- – 6.000,- per biji zakar.


3. Kemoceng/sulak bulu ayam Unyil.




















Kemoceng/Sulak surai ayam ini berbahan bulu ayam yang relatif murah dan bentuknya katai sehingga diberi nama sulak unyil. Harganya relatif dulu murah berkisar Rp 1.000,- s.d. 3.000,- per buah.





























Diatas yakni jenis-jenis terbit kemoceng/sulak bulu ayam, dan sekarang langsung saja kita membahas adapun langkah-langkah pendirian pembuatan kemoceng/sulak surai ayam.






*Langkah-ancang cara pembuatan Kemoceng/sulak penyapu andai berikut :







1. Penyortiran bulu ayam.






Pemilihan penyapu berkaitan dengan varietas kemoceng/sulak yang akan dibuat : besar, sedang, katai, warna, jenis bulu ayam dan sebagainya. Bagi satu varietas sulak tertentu maka penyapu dipilih nan sesuai. Misalnya lakukan takhlik kemoceng/sulak besar dari jenis penyapu jantan jago, maka dipilih bulu ayam leher dan ekor. Bulu ekor cenderung kian raksasa sehingga diplot untuk bagian atas sulak. Seterusnya di bawah bulu ekor dipilih surai leher ayam jago yang mendekati sedang hanya lembut dan rapi. Untuk bagian bawah sulak bisa memakai bulu yang lebih mungil.







































2.Penjahitan surai ayam.













Penjahitan penyapu maksudnya adalah merangkai suatu per satu rambut ayam sesuai sekaan terbesar hasil pemilihan pada point 1 dengan cara dijahit manual menunggangi penyemat dan benang. Rata-rata benang yang dipakai adalah benang hasil urai bersumber makao jemuran.hasil penjahitan bulu ayam ini dinamakan rentengan karena berupa penyapu yang direnteng/dirangkai berurutan.













3. Pewarnaan bulu mandung(wenter).


















Pewarnaan ini sifatnya sesuai kebutuhan karena tidak semua bulu ayam harus diwarnai. Untuk penyapu pemenang biasanya sengaja tidak diwarnai karena sudah memiliki corak rona alami berbunga si ayam. Penyapu yang konvensional diwarnai adalah bulu ayam petelur/horn.Tujuan pengecatan ini yaitu agar rambut ayam jantan tertumbuk pandangan lebih kirana dan menjujut.























4. Proses pembuatan kemoceng/sulak penyapu.






Pembuatan kemoceng/sulak bulu ayam aduan sebenarnya tidaklah pelik dan rumit karena tinggal melilitkan bulu ayam yang telah dijahit dengan benang ke gandar cangkul kayu/rotan(penjalin) dengan diperkuat oleh tali alias benang tapak kasut(sutra). Proses pembuatan kemoceng/sulak diawali dengan pembuatan jambul ataupun tutup atas berasal tangkai gawang/rotan(pengepang). Setelah itu dililitkan rentengan bulu ayam urut terbesar dari jenis bulu ayamnya hingga terka-duga + suatu jahitan sebelum kayu cangkul dahulu.


















5. Pembuatan ranggit kayu cangkul sreg ujung rotan(pengepang).



Kait nanyan ini berarti untuk meletakkkan kemoceng/sulak  di dinding dan prosesnya yaitu seperti gambar diatas dengan memaku perca(kalep yang mutakadim dibentuk terlebih dahulu pada ujung tangkai/rotan(pengepang) kemoceng/sulak bulu ayam.





























6. Proses finishing mengerawang dengan benang (bolah garai).











Proses ini dilakukan plong tahap yang paling anak bungsu. butuh ketrampilan menjahit/menyulam guna bagi mempercantik kemoceng/sulak privat tampilannya agar menjujut minat pelanggan/pembeli dan laku di pasaran.











































-Dan inilah contoh tampilan kemoceng/Sulak yang sudah jadi dan siap untuk dikirim ke pelanggan-








Sebelah kiri adalah kemoceng/sulak bulu ayam jenis warna(bulu ayam peternak)




dan jihat kanan merupakan kemoceng/sulak bulu ayam aduan variasi mandung jantan



Diatas merupakan proses pembuatan kemoceng/sulak bulu ayam, dan saya yakin proses tersebut bukanlah hal nan terik kerjakan semuanya. Dimana permasalahan yang dihadapi intern bisnis yaitu bahkan adapun mengenalkan barang(promosi) agar laku dipasaran dan mengembangkan bisnis tersebut menjadi segara dan bersikukuh lama. Maka berbunga itu dalam mengeluti suatu membahu sangatlah memerlukan kesabaran, keuletan, dan kerja keras yang dahulu luar biasa agar bisnis tersebut membuahkan hasil yang menguntungkan.




            Jadi suatu peluang bisnis dapat diambil oleh siapapun, adv amat bagaimana kita menjalaninya jika kita suatu saat mengalami kegagalan lalu menyerah saya yakin prospek bisnis apapun yang diambil pasti bakal bukan berhasil atau sukses, begitu juga sebaliknya jika seseorang n domestik melalukan kulak mengalami gagal lewat menyedang kumat lagi, gagal dan selalu mengepas bangkit juga bukanlah tidak mungkin bahwa satu saat akan membuahkan hasil dan dapat sukses dimasa depan.

Source: https://bean-project.blogspot.com/2014/02/peluang-bisnis-kemocengsulak-bulu-ayam.html

Posted by: caribes.net