Contoh Soal Koefisien Muai Panjang

5 Arketipe tanya pemuaian panjang

1. Pinang sebatang kawul bersuhu 20udara murniC memiliki panjang 40 cm. Koefisien muai tingkatan serabut 10-5
oC-1. Peningkatan tangga serabut dan tataran penghabisan baja pada suhu 70oC adalah…..
Pembahasan
Diketahui :

Pertambahan suhu (ΔT) = 70udara murniC – 20oC = 50udara murniC
Jenjang awal (L1) = 40 cm
Koefisien muai panjang baja (a) = 10-5
oC-1

Ditanya :
Pertambahan janjang (ΔL) dan hierarki intiha (L2)
Jawab :

a) Pertambahan strata (ΔL)
ΔL = α L1ΔT
ΔL = (10-5
oC-1)(40 cm)(50udara murniC)
ΔL = (10-5)(2 x 103) cm
ΔL = 2 x 10-2
cm
ΔL = 2 / 102
cm
ΔL = 2 / 100 cm
ΔL = 0,02 cm

b) Panjang penutup (L2)
L2
= L1
+ΔL
L2
= 40 cm + 0,02 cm
L2
= 40,02 cm

2. Satu metal mengalami perubahan suhu berpangkal 30udara murniC menjadi 80oC. Kalau tahapan akhir logam merupakan 115 cm dan koefisien muai pangkat besi 3.10-3
udara murniC-1, maka tataran mulanya ferum dan kenaikan tingkatan ferum adalah…..
Pembahasan
Diketahui :

Pertambahan master (ΔT) = 80oC – 30oC = 50oC
Tangga akhir (L2) = 115 cm
Koefisien muai tinggi logam (a) = 3.10-3
oC-1

Ditanya :
Panjang awal (L1) dan pertambahan panjang (ΔL)
Jawab :

a) Tangga awal (L1)
Rumus pertambahan strata :
ΔL = α L1
ΔT
Rumus panjang intiha :
L2
= L1
+ΔL
L2
= L1
+ α  L1ΔT
L2
= L1
(1 + α ΔT)
115 cm = L1
(1 + (3.10-3
oC-1)(50oC)
115 cm = L1
(1 + 150.10-3)
115 cm = L1
(1 + 0,15)
115 cm = L1
(1,15)
L1
= 115 cm / 1,15
L1
= 100 cm

b) Peningkatan tinggi (ΔL)
ΔL = L2
– L1

ΔL = 115 cm – 100 cm
ΔL = 15 cm

3. Saat bersuhu 25oC panjang kaca yakni 50 cm. Sehabis dipanaskan, jenjang kaca menjadi 50,9 cm. Koefisien muai panjang kaca α = 9 x 10-6
C-1. Suhu akhir kaca adalah….
Pembahasan
Diketahui :

Panjang tadinya (L1) = 50 cm
Tataran akhir (L2) = 50,09 cm
Pertambahan tahapan (ΔL) = 50,2 cm – 50 cm = 0,09 cm
Koefisien muai panjang gelas (α) = 9 x 10-6 oC-1

Suhu semula (T1) = 25udara murniC
Ditanya :
Guru pengunci kaca (T2)
Jawab :

ΔL = α  L1 ΔT
ΔL = α  L1
(T2
– T1)
0,09 cm = (9 x 10-6
oC)(50 cm)(Tepi langit2
– 25
oC)
0,09 = (45 x 10-5)(T2
– 25)
0,09 / (45 x 10-5) = Falak2
– 25
0,002 x 105
= T2
– 25
2 x 102
= T2
– 25
200 = T2
– 25
Ufuk2
= 200 + 25
T2
= 225ozonC
Guru akhir kaca yakni 225ozonC.

4. Metal dengan tahapan awal 1 meter bertambah pangkat menjadi 1,02 m setelah mengalami perubahan hawa sebesar 50 Kelvin. Tentukan koefisien muai tingkatan metal!
Pembahasan
Diketahui :

Panjang sediakala (L1) = 1 meter
Panjang akhir (L2) = 1,02 meter
Perubahan panjang (ΔL) = L2
– L1
= 1,02 meter – 1 meter = 0,02 meter
Pergantian temperatur (ΔT) = 50 Kelvin = 50oC
Ditanya :
Koefisien muai tingkatan besi
Jawab :

ΔL = α L1
ΔT
0,02 meter = α  (1 meter)(50oC)
0,02 = α  (50oC)
α  = 0,02 / 50udara murniC
α = 0,0004
ozonC-1

α  = 4 x 10-4 oC-1

5. Panjang kunarpa ril kereta api masing-masing 8 meter, dipasang lega suhu 30
oC. Koefisien muai layon  rel kereta api 12 × 10–6
/Cozon. Jika sreg temperatur 60
oC kedua bangkai rel tersebut saling bersentuhan maka panjang celah antara kedua jalan kereta api pada suhu 30
oC adalah…
A. 5,76 mm
B. 3,24 mm
C. 1,20 mm
D. 0,8 mm
E. 0,6 mm
Pembahasan :

Diketahui
:
Hierarki awal (Lozon) = 8 m
Temperatur (Tepi langit) awal = 30
oC
Suhu (Horizon) penghabisan = 60
ozonC
Koefisien muai panjang = 12 x 10-6
/Co

Ditanya
:
Panjang ganggang antara kedua batang landasan kereta api
Jawab
:
Hitung pertambahan pangkat saban layon rel :
Pemuaian - 1Masing-masing batang rel bertambah tingkatan 2,88 mm karenanya panjang celah antara kedua mayat rel = 2 x 2,88 mm = 5,76 mm
Jawaban yang benar adalah A.

Source: https://gurumuda.net/contoh-soal-pemuaian-panjang.htm

Posted by: caribes.net