Contoh Teks Pidato Tentang Belajar

Hai, Sobat Suhu Penyemangat, masih sukma belajar periode ini?

Pastinya, ya. Hayat harus terus membara walau keadaan di pelan tak seindah ceritanya. Yang namanya berlatih itu memang terkadang jarang, maka darinya diperlukan kerja keras.

Nah, berikut Gurupenyemangat.com sajikan contoh ceramah bertema kehidupan berlatih.

Contoh kuliah tentang hidup membiasakan dan kerja persisten berikut setuju untuk memotivasi pesuluh kerjakan menggapai performa dan cita-cita.

Mari disimak ya:

Pidato Kehidupan Belajar dan Kerja Gentur lakukan Menggapai Prestasi

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Selamat pagi dan salam bahagia kerjakan kita semua
Nan terhormat, Kiai/Ibu Superior….
Yang terhormat, Kiai/Ibu…
Serta teman-bandingan seperjuangan nan saya banggakan;

Mula-mula-tama, mari kita bertutur puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT nan senantiasa menyerahkan kita nikmat bugar sehingga kita bisa meluangkan diri bagi berkumpul di ruangan ini.

Sholawat dan salam ayo kita hadiahkan kepada Utusan tuhan Muhammad SAW. Mudah-mudahan dengan seringnya bershalawat kita akan mendapat pertolongan ia di Tahun Akhir nanti.

Buya, Ibu, serta teman-teman nan berbintang terang;

Apakah kalian masih spirit dalam belajar?

Hendaknya senantiasa semangat, ya. Entah itu belajar di era pandemi maupun belajar di era normal, roh enggak boleh turun. Entah itu belajar daring atau malar-malar bersemuka, belajar tetap merupakan kewajiban.

Dapat Baca:
Contoh Pidato Persuasif Adapun Pembelajaran Bersemuka

Namun, sadarkah teman-imbangan bahwa beberapa bisa jadi kita sering mungkin ditimpa kesulitan dalam belajar hinggalah runtuh lecut yang ada di kerumahtanggaan diri.

Misalnya ketika kita menemukan soal atau pencahanan rumah nan pas sukar.

Sudah bertanya kepada bandingan, tidak ada yang tanggap. Sudah membaca kiat, namun rumusnya berbeda. Dan sudah menanya kepada hawa hanya belum begitu mengerti.

Beberapa makhluk, kadang mengidas untuk mundur dari pertarungan belajar. Ada sekali lagi yang culik diri dengan cara bolos di hari H, atau memilih menyontek jalan hidup tampin sesaat sebelum tugas dikumpulkan.

Teman-dagi yang mujur;

Sungguh pelalah sewu sayang bila perilaku kita seperti itu. Laksana seorang pelajar sekaligus generasi penerus bangsa, usia berlatih bukan boleh tercoreng dengan perilaku nan buruk.

Bagi berubah, memang rajin kali kesulitan akan menimpa. Maka berpokok itulah, diperlukan kerja keras dan umur tinggi untuk bisa menggapai prestasi.

P versus-padanan yang saya banggakan;

Sesekali kita dapat berlatih dari sepeda. Bila kita perhatikan, sepeda itu akan mendapat keseimbangan momen ia bergerak dan dikayuh.

Sedangkan bila pit tak bergerak, kita yang bernas di atasnya akan segera jatuh. Semacam itu pula bila kita indolen mengayuh sepeda. Kita bisa mundur dan mengendap lebih parah.

Apa pelajaran yang dapat kita petik dari sepeda? Sejatinya, kita sebagai sendiri siswa juga hidup perumpamaan orang yang sedang mendaki sepeda.

Kita harus terus bergerak agar bisa beradab ke depan dan tak terjatuh.

Di depan sana, sudah karuan ada urut-urutan melandai, perkembangan berliku, dan suka-suka pula jalan menanjak. Ketika sudah bertemu rubing, kita harus melewatinya dengan kerja berkanjang.

Kayuhan pedal sudah lalu pasti akan memerlukan tenaga yang besar. Ketahuilah teman-teman, bahwa motivasi terbesar itu datangnya pecah diri sendiri.

Bila kita sandingkan antara nasib belajar dan berpugak-pugak, maka mudah-mudahan performa dan impian kita segera tergapai.

Boleh Baca:
Pidato Umur Sparing di Era Epidemi Corona

Teman-antagonis yang saya banggakan:

Apakah kinerja saja sekadar peringkat satu di kelas atau pemenang awam di sekolah?

Sebenarnya prestasi belajar itu punya signifikansi yang habis luas. Sebagaimana nan kita ketahui bahwa belajar yaitu proses perubahan perilaku.

Artinya, kita belajar buat menjadi pribadi dengan akhlak yang lebih baik seiring dengan bertambahnya perian.

Maka dari itu, jangan pernah merasa cukup bikin belajar, jangan pernah merasa rantas arang ketika menemui kesulitan, dan jangan pula pernah mundur dari sambutan.

Lawan-teman nan berbahagia;

Marilah kita terus menambah ilmu, kegesitan, dan pengalaman sehingga semakin dengan dengan prestasi dan cita-cita.

Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan puas kesempatan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Banyak keseleo, saya akhiri;

Wasssalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

***

Nah, demikianlah tadi sajian Temperatur Penyemangat tentang model pidato nasib sparing dan kerja gentur.

Teoretis pidato di atas bisa digunakan oleh temperatur sebagai amanat ritual duaja, dan bisa pun digunakan pesuluh bagi membangkitkan rekan-rekan sependeritaan.

Mudah-mudahan penting, ya.
Salam.

Source: https://www.gurupenyemangat.com/2022/01/pidato-semangat-belajar-dan-kerja-keras.html