Deterjen Elektrolit Kuat Atau Lemah


Percobaan Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit


2)



Alat pengetes elektrolit


3)



Larutan NaCl


(Garam Dapur)


7)



CH3COOH
(Asam Cuka)


9)



Cairan Ca(OH)2

(Air Kapur)


17)



Air Sabun Cuci Piring


22)



Air Sabun Cuci Tangan


24)



Larutan Cahang Sari


a.



Rangkailah alat penguji elektrolit.


       b.


Masukkan kira-agak 50 ml air kran ke dalam gelas kimia dan uji daya hantar listriknya. Tulis apakah lampu busur menyala atau ketimbul pada elektroda. Bersihkan elektroda dengan air dan keringkan, kemudian dengan cara yang sama uji daya menggolekkan listrik larutan.

Hasil Pengamatan Kerubungan Kami:


No


Alamat


Nama


Bola lampu


Gelembung


Keterangan


1.


HCl

Cemberut Klorida



ü







+
+
+
+

Elektrolit kuat


2.


NaOH

Sodium Hidroksida





+
+
+

Elektrolit lunglai


3.


Enceran NaCl

Natrium Klorida



ü







+
+
+
+

Elektrolit kuat


4.


HNO3

Bersut Nitrat



ü







+
+
+
+

Elektrolit kuat


5.


NH3

Amonia





+
+

Elektrolit lemah


6.


H2O

Aquades





+

Elektrolitlemah


7.


CH3COOH

Senderut Cuka





+
+

Elektrolit rengsa


8.


Ca(OH)2

Kalsium Hidroksida (Air Kapur)





+
+

Elektrolit lemah


9.


C2H5OH

Alkohol / Etanol







Non Elektrolit


10.


Kristal Garam







Non Elektrolit


11.


CO(NH2)2

Urea







Non Elektroit


12.


Air Sumur





+

Elektroit lembam


13.


Air Detergen





+
+

Elektroit lemah


14.


Air Langir





+

Elektroit lemah


15.


Air Kelapa Tua





+
+

Elektroit langlai


16.


Air Kelapa Akil balig





+
+
+

Elektroit lemah


17.


Air Sabun Cuci Piring





+
+
+
+

Elektroit ruai


18.


Air Sakarosa








Non Elektrolit


19.


Kuas





+

Elektroit lemah


20.


YouC 1000





+
+
+

Elektroit letoi


21.


Air Sabun batangan Mandi





+

Elektroit lemah


22.


Air Sabun cair Cuci Tangan





+
+
+

Elektroit lenyai


23.


Pocari Sweat





+
+
+
+

Elektroit loyo


24.


Larutan Tawar rasa Sari





+
+
+
+

Elektroit lemah


25.


Urine







Non Elektrolit

Nb : Apabila terserah hasil percobaan yang tak sesuai dengan teori mungkin kesalahan perkakas

Mulai sejak hasil uji coba, maka diperoleh data sebagai berikut:


1.




Asam Klorida


tercantum larutan elektrolit awet, karena pron bila kami mengamalkan percobaan lampunya dapat menyala, dan suka-suka banyak gelembung.


2.




Soda api


mudah-mudahan lampu menyala terang dan memiliki gelembung yang banyak dan termasuk elektrolit kuat, namun internal percobaan yang kami untuk lampu busur lain dapat berkobar belaka suka-suka buih dan tergolong elektrolit lemah, ini mungkin terjadi karena kesalahan pada alat uji elektrolit kami.


3.




Garam dapur


terdaftar larutan elektrolit abadi, karena kapan kami mengamalkan percobaan lampunya bisa menyala, dan ada banyak busa.


4.




Cemberut Nitrat


termasuk larutan elektrolit kuat, karena bilamana kami melakukan percobaan lampunya boleh menyala, dan cak semau banyak gelembung.


5.




Amonia


teragendakan larutan elektrolit lemah, karena lega saat kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat menyala, namun terserah gelembung.


6.




Aquades


tercatat enceran elektrolit rengsa, karena lega ketika kami berbuat percobaan lampunya tidak dapat menyala, namun ada busa.


7.




Asam Cuka


tertulis larutan elektrolit lenyai, karena bilamana kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat tunu, namun ada busa.


8.




Kalsium Hidroksida (Air Kapur)


termasuk enceran elektrolit lemau, karena pada saat kami melakukan percobaan lampunya bukan dapat menyala, namun ada gelembung.


9.




Alkohol / Etanol


termasuk larutan non elektrolit, karena kapan kami melakukan percobaan lampunya tak bisa tunu dan bukan suka-suka gelembung di elektrodanya.



10.




Kristal Garam


tertulis cair non elektrolit, karena pada saat kami melakukan percobaan lampunya lain boleh menyala dan bukan cak semau gelembung di elektrodanya.


11.




Urea


termasuk larutan non elektrolit, karena pada saat kami melakukan percobaan lampunya tak bisa menyala dan tidak ada buih di elektrodanya.


12.




Air Perigi


termuat hancuran elektrolit gontai, karena pron bila kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat menyala, namun cak semau gelembung.


13.




Air Detergen


terjadwal cair elektrolit lemah, karena pada saat kami mengamalkan percobaan lampunya bukan bisa menunukan, sahaja ada gelembung.


14.




Air Sampo


tertulis cairan elektrolit lembam, karena plong saat kami melakukan percobaan lampunya tidak boleh menyala, namun ada buih.


15.




Air Kelambir Tua bangka


tercatat enceran elektrolit lemah, karena pada ketika kami berbuat percobaan lampunya tidak bisa berkobar, sekadar ada gelembung.


16.




Air Cengkir


tercatat cairan elektrolit lemah, karena pada saat kami mengamalkan percobaan lampunya tidak dapat menyala, sahaja suka-suka busa.


17.




Air Sabun Basuh Piring


termasuk larutan elektrolit lemau, karena bilamana kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat menyala, namun terserah gelembung.


18.




Air Gula


termasuk larutan non elektrolit, karena lega saat kami melakukan percobaan lampunya tidak boleh tunu dan tidak ada gelembung di elektrodanya.


19.




Kuas


termasuk cair elektrolit lemah, karena bilamana kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat menyala, namun ada gelembung.


20.




YouC 1000


terdaftar hancuran elektrolit ruai, karena pada saat kami melakukan percobaan lampunya tidak boleh menyala, namun cak semau buih.


21.




Air Sabun mandi


termasuk cair elektrolit lemah, karena pada detik kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat tunu, namun cak semau gelembung.


22.




Air Sabun Basuh Tangan


termasuk enceran elektrolit lemah, karena bilamana kami mengerjakan percobaan lampunya tidak dapat tunu, namun ada buih.


23.




Pocari Sweat


tertera larutan elektrolit lemah, karena pada saat kami melakukan percobaan lampunya tidak dapat berkobar, hanya terserah gelembung.


24.




Larutan Anyep Konsentrat


termasuk cair elektrolit ruai, karena kapan kami melakukan percobaan lampunya tidak boleh menyala, sahaja terserah gelembung.


25.




Air seni


termasuk enceran non elektrolit, karena pron bila kami mengamalkan percobaan lampunya tidak dapat menyala dan tidak ada gelembung di elektrodanya.


a.



Jelaskan mengapa di elektroda terdapat gelembung bilamana uji elektrolit?



Jawaban:

Karena momen larutan elektrolit dialiri arus setrum maka larutan akan mengalami ionisasi.


b.



Diantara objek yang di uji, zat manakah yang dapat menghantarkan diseminasi listrik dan yang tak dapat menghantarkan listrik?



Jawaban:

Zat yang dapat menghantarkan elektrik:

Zat yang tidak dapat menghantarkan listrik:


c.



Cair manakah nan termasuk larutan elektrolit dan non-elektrolit?



Jawaban:

Larutan elektrolit adalah larutan nan dapat menghantarkan rotasi listrik dengan memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelembung gas kerumahtanggaan hancuran. Larutan elektrolit terserah 2 merupakan:







Larutan elektrolit kuat adalah

larutan yang dapatmenghantarkanaruslistrikdenganbaik.

Yang tertulis larutan elektrolit kuat yaitu:








Larutan elektrolit teklok adalah

larutan nan dapat menghantarkan arus listrik dengan lembam
. Yang termasuk larutan elektrolit lenyai merupakan:



·



Air Sabun colek Basuh Tangan


·



Air Sabun cair Cuci Piring

Larutan non elektrolit adalah

enceran yang bukan dapat menghantarkan rotasi listrik dengan


memberikan


gejala


kasatmata


tak


cak semau


gelembung


dalam


larutan


maupun


lampu


enggak


berkobar


pada


alat


uji. Yang terdaftar larutan non elektrolit merupakan:


Source: http://elvinadwii.blogspot.com/2020/05/percobaan-larutan-elektrolit-dan-non.html