Doa Agar Anak Rajin Belajar Dan Pintar

Anak ialah anugerah berusul Tuhan bertepatan pesanan yang perlu dijaga, dibimbing, dan dididik agar tumbuh menjadi khalayak yang cerdas dan bertakwa.

Sulitnya ki melatih anak di era modern sebagaimana sekarang ini menjadi tantangan istimewa bagi setiap orangtua.

Selain menyekolahkan dan memberikannya kelas tambahan atau pimpinan membiasakan, orangtua juga harus mendoakan momongan seyogiannya ia dapat menyerap ilmu dengan mudah.

Nah, andai pedoman orangtua saat mendoakan mereka, berikut
Popmama.com
telah merangkum 7 urutan doa agar anak berilmu.

1. Surat Al-Fatihah (1X)

1. Surat Al-Fatihah (1X)

hindustantimes.com

Bismillahir-raḥmanir-raḥim, al-ḥamdu lillahi rabbil-‘alamin, ar-raḥmanir-raḥim, māliki yaumid-din, iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, ihdinas-siratal-mustaqim, siratallażina an’amta ‘alaihim gairil-magdubi ‘alaihim wa lad-dallin

Artinya:
“Dengan nama Allah yang Maha pengasih, Maha penyayang. Apa puji bagi Allah, Almalik seluruh alam, nan Maha pemurah, Maha penyayang, pemilik yaumul. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan saja kepada Engkaulah kami harap bantuan. Tunjukanlah kami jalan nan literal. Jalan manusia-individu yang mutakadim Engkau pasrah eco kepadanya; bukan (urut-urutan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

2. Awal Surat Al-Baqoroh 5 Ayat (1X)

2. Awal Surat Al-Baqoroh 5 Ayat (1X)

Pixabay/tayebmezahdia

Alif lam mim, zalikal-kitabu la raiba fih, hudal lil-muttaqin, allazina yu`minuna bil-gaibi wa yuqimunas-salata wa mimma razaqnahum yunfiqun, wallazina yu`minuna bima unzila ilaika wa ma unzila ming qablik, wa bil-akhirati hum yuqinun, ula`ika ‘alā hudam mir rabbihim wa ula`ika humul-muflihun

Artinya:
“Alif Lam Mim. Kitab (Alquran) ini tidak ada kecurigaan padanya; petunjuk bagi mereka nan bertakwa, (yaitu) mereka yang berkepastian kepada nan gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki nan Kami berikan kepada mereka. Dan mereka yang percaya kepada (Alquran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum Sira, dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang membujur.”

Editors’ Picks

3. Ayat Kursi (1X)

3. Ayat Kursi (1X)

Pexels/rawpixel.com

Allaahu laa illaa huwal-hayyul-qayyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nauum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ard, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bi syai’im min’ilmihii illaa bimaa syaa’a, wa si’a kursiyyuhus-samaawaati wal-ard, wa laa ya’uudhuhuu hifzhuhumaa wa huwal-‘aliyyul-‘azhiim.

Artinya:
“Allah, tiada Yang mahakuasa (yang berwajib disembah) melainkan Kamu yang kehidupan kekal sekali lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), enggak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada Yang mahakuasa yang membagi syafaat di sisi Halikuljabbar sonder maaf-Nya. Yang mahakuasa mencerna barang apa-segala apa yang di hadapan dan di bokong mereka, dan mereka bukan mengetahui barang apa-apa dari ilmu Allah melainkan segala apa yang di kehendaki-Nya. Kursi Allah menghampari langit dan mayapada. Dan Allah lain merasa berat membudidayakan keduanya. Dan Almalik Maha tinggi lagi Maha besar.”

4. Pengunci Surat Al-Baqoroh 3 Ayat (1X)

4. Akhir Surat Al-Baqoroh 3 Ayat (1X)

aboutislam.serok

Lillahi ma fis-samawati wa ma fil-ard, wa in tubdu mafī anfusikum au tukhfụhu yuhasibkum bihillah, fa yagfiru limay yasya`u wa yu’azzibu may yasya’, wallahu ‘ala kulli syai`ing qadir, amanar-rasulu bima unzila ilaihi mir rabbihi wal-mu`minun, kullun amana billahi wa mala`ikatihi wa kutubihi wa rusulih, la nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qalu sami’na wa ata’na gufranaka rabbana wa ilaikal-masir, la yukallifullahu nafsan illa wus’aha, laha ma kasabat wa ‘alaiha maktasabat, rabi la tu`akhizna in nasina au akhṭa`na, tuhanku wa la taḥmil ‘alaina israng kama ḥamaltahu ‘alallazina ming qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih, wa’fu ‘anna, wagfir lana, war-ḥamna, anta maulana fansurna ‘alal-qaumil-kafirin

Artinya:
“Hak Almalik-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di manjapada. Seandainya kamu nyatakan segala apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Tuhan memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Engkau mengampuni kali nan Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Sira kehendaki. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu. Nabi (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Alquran) berasal Tuhannya, demikian sekali lagi sosok-orang nan beriman. Semua berkepastian kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan utusan tuhan-utusan tuhan-Nya. (Mereka berkata),
‘Kami lain memperbedakan koteng pun dari rasul-rasul-Nya.’
 Dan mereka berkata,
‘Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu palagan (kami) kembali.’ Almalik tidak menggayuti seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) berbunga (kebajikan) nan dikerjakannya dan dia berkat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka sembahyang),
‘Ya Tuhan kami, janganlah Anda hukum kami jika kami lupa atau kami mengamalkan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Beliau bebani kami dengan beban nan berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-insan sebelum kami. Ya Allah kami, janganlah Sira pikulkan kepada kami apa yang bukan sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penaung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kufur.’

5. Inskripsi Al-Ikhlas (3X)

5. Surat Al-Ikhlas (3X)

muslimgirl.com

Qul huwallahu ahad, allahus-samad, lam yalid wa lam yulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya:
Katakanlah (Muhammad),
‘Dialah Allah, nan Maha esa. Allah tempat meminang segala sesuatu. (Almalik) tidak berputra dan enggak lagi diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang selevel dengan Dia.’

6. Piagam Al-Falaq (1X)

6. Surat Al-Falaq (1X)

Pixabay/tayebmezahdia

Qul a’uzu birabbil-falaq, min syarri ma khalaq, wa min syarri gasiqin iza waqab, wa min syarrin-naffasati fil-‘uqad, wa min syarri hasidin iza hasad

Artinya:
Katakanlah, ‘Aku berteduh kepada Allah yang mengendalikan subuh (dini hari) dari karas hati (anak adam yang) Ia ciptakan, dan berpangkal kejahatan malam apabila sudah gelap buta, dan bermula kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup lega buhul-buhul (talinya), dan berpokok kejahatan hamba allah yang hasad apabila dia hasad.’

7. Surat An-Nas (1X)

7. Surat An-Nas (1X)

Pixabay/Afshad

Qul a’uzu birabbin-nas, malikin-nas, ilahin-nas, min syarril-waswasil-khannas, allazi yuwaswisu fi sudurin-nas, minal-jinnati wan-nas

Artinya:
Katakanlah,
‘Aku beristirahat kepada Tuhannya manusia, syah manusia, sembahan bani adam, pecah kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang merisikkan (karas hati) ke internal dada manusia, dari (golongan) jin dan khalayak.’

Nah, itulah 7 urutan doa agar anak pintar.

Semoga signifikan!

Baca kembali:

  • Gampang! Ini Langkah Mengajarkan Doa Singkat sreg Anak
  • 15 Doa agar Cepat Hamil
  • Doa Kiranya Cepat Berputra yang Bisa Dibaca Suami untuk Istri

Source: https://www.popmama.com/big-kid/10-12-years-old/sarrah-ulfah/urutan-doa-mustajab-agar-anak-cerdas-otaknya