Doa Naik Kendaraan Bahasa Arab

doa perjalanan

Doa perjalanan jauh berbunyi
“Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl
” dan masih banyak lagi internal artikel ini.

Dengan membaca doa ini, insyaAllah pertualangan nan kamu lalui akan menjadi lebih nyaman, tenang dan mendapatkan keselamatan dari Halikuljabbar.


Seringkali seseorang melakukan perjalanan yang bermacam rupa ke suatu tempat. Pengelanaan yang dilakukan memperalat bermacam jenis transportasi meliputi transportasi darat, mega, atau laut.

Maksud berasal pertualangan seseorang pun berbagai rupa. Pengembaraan bersabung keluarga, kerabat, maupun antagonis atau avontur menempuh pendidikan, kerja, dan kegiatan lainnya.

Maka dari itu karena itu sudah sepatutnya ada cak bagi menyertakan doa ketika hendak mengerjakan perjalanan ke satu tempat. Dengan berdoa saat hendak melakukan perjalanan, kita memohon kepada Allah SWT atas keselamatan dan keberkahan sepanjang pelawatan.

Berikut sejumlah puji-pujian avontur nan dapat diamalkan ketika hendak bepergian.

Doa Keluar Flat

Rumah yakni palagan meninggalkan dan kembali ketika berjalan. Sehingga, kita dianjurkan cak bagi mengaji wirid keluar rumah ketika hendak bepergian. Berikut bacaan tahlil keluar rumah.


بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَ حَولَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِا للهِ

“Bismillaahi, tawakkaltu ‘alallaahi laa haula wa laa quwwata illaa billaah”

Artinya :

“Dengan menegur jenama Allah, aku menyerahkan diriku kepada Sang pencipta dan tidak ada muslihat dan kekuatan selain Sang pencipta”.

Doa Naik Wahana

Ketika kita hendak bepergian, kita seringkali menggunakan bermacam moda transportasi. Jika hendak bepergian memperalat kendaraan seperti kereta angin tokoh atau mobil, berikut puji-pujian panjat kendaraan nan dapat diamalkan.


سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِ نِيْنَ

وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

“Subhaanalladzii sakhkhara lanaa hadzaa wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqolibuun.”

Artinya:

“Maha Suci Tuhan yang sudah lalu menjinakkan semua ini bakal kami padahal kami sebelumnya tak mampu menguasainya, dan senyatanya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di waktu hari pembalasan).”

Selain doa naik kendaraan seperti yang tertulis diatas, berikut terletak alternatif tahmid panjat kendaraan yang dapat diamalkan ketika hendak bepergian dengan alat angkut.

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ.. سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ.. الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Bismillah , al’hamdulillah . Sub’haanalladzii sakhoro lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ila rabbinaa lamunngqolibuun… al’hamdulillaah, al’hamdulillaah, al’hamdulillaah, allaahuakbar, allaahuakbar, allaahuakbar.. Sub’haanakallaahumma innii dzholamtu nafsii faghfirlii, fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa annta”

Artinya:

“Dengan menegur keunggulan Allah, segala puji cak bagi Almalik, Maha Lugu Tuhan yang menjinakkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan pun kepada Allah kami. Apa puji bikin Allah, Segala puji bagi Allah, Segala puji bagi Allah, Maha osean Engkau ya Allah, Maha besar Engkau ya Allah, Maha besar Engkau ya Allah… Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya bukan suka-suka yang bisa memaafkan dosa-dosa kecuali Dia.”

Doa Momen Panjat Sarana Laut/Mega

Kalau biasanya detik bepergian kita majuh menggunakan transportasi darat, pada kondisi tertentu kita bepergian menggunakan moda transportasi laut seperti kapal maupun moda transportasi peledak begitu juga helikopter maupun pesawat.

Berikut doa naik media laut/udara yang dapat diamalkan ketika hendak melakukan perjalanan.


بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Bismillaahi  majreehaa wa mursaahaa inna rabbi laghafuurur rahiim”

Artinya:

“Dengan menyebut tera Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku bermartabat-etis Maha Pengampun pula Maha Penyayang.”

Doa Pengembaraan atau Berjalan Jauh

Jikalau sreg suatu hari terdapat urusan signifikan di gelanggang nan jauh, maka sudah seharusnya kita akan melakukan perjalanan jauh. Karena bepergian jauh seringkali menimbulkan perhatian cemas dan takut.

Berikut doa bepergian jauh nan boleh diamalkan sehingga dapat gebah manah cemas dan takut dengan memohon perlindungan dari Sang pencipta SWT.

doa perjalanan jauh

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

“ Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl”

Artinya :


“Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Sang pencipta nan menemani intern berpergian, dan Engkau lagi yang melindungi batih”.

Takbir Ketika Memasuki Satu Wilayah

Pertualangan seringkali mengirimkan kita melewati satu masing-masing satu tempat nan berlainan untuk menuju suatu tempat.

Melalui suatu medan mutakadim senyatanya kita harus tunduk akan kanun dan hukum yang bermain di panggung tersebut.

Buat menghindari kejadian yang tidak diharapkan ketika memasuki suatu wilayah, maka sepatutnya membaca puji-pujian ketika memasuki suatu wilayah.

Mengaji zikir ketika memasuki suatu distrik dapat maujud misal bentuk etis santun terhadap warga wilayah tersebut.

Berikut wacana doa ketika memasuki satu wilayah nan dapat diamalkan.

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ وَرَبَّ الأَرَضِينِ السَّبْعِ وَمَا أَقْلَلْنَ وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضْلَلْنَ وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ فَإِنَّا نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Artinya:

“Ya Allah Rabb tuan sapta lapis langit dan apa yang dinaunginya, Rabb tujuh lapis mayapada dan segala apa yang dikandungnya, Rabb para syetan dan apa yang disesatkannya dan Rabb angin dan segala apa nan dihembuskannya, aku minta kepadaMu kebaikan daerah ini, kebaikan penduduknya, serta kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepadaMu mulai sejak keburukan kewedanan ini, komplikasi penduduknya serta komplikasi yang suka-suka di dalamnya.”
(HR. Juri, Ibnu Hikam dan Baihaqi; shahih).


Tahmid Ketika Singgah ke Satu Tempat

Seperti kisah para petualang (seseorang yang melakukan perjalanan jauh), seseorang yang bepergian biasanya menghentikan pengelanaan mereka dengan mampir sementara di suatu tempat.

Hal ini dilakukan kerumahtanggaan rangka istirahat, berburu makan alias sekedar singgah. Berikut doa yang dapat diamalkan ketika mampir di satu panggung.

doa perjalanan ke suatu tempat

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“A’uudzu bikalimaatillaahittaammaati min-syarri maa kholaq”

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna berpokok karas hati makhlukNya”
(HR. Muslim).

Ratib Saat Hingga Tujuan

Segala sesuatu karuan mempunyai maksud. Seperti itu dengan bepergian, seseorang pasti n kepunyaan tujuan mereka per kok melakukan pengelanaan.

Berikut doa yang dapat diamalkan momen telah sebatas intensi dalam penjelajahan.

doa ketika sampai tempat tujuan

اَلْحَمْدُللهِ الَّذِيْ سَلَّمَنِيْ وَالَّذِيْ آوَانِيْ جَمَعَ الشَّمْلَ بِيْ

“Alhamdu lillaahil-ladzii sallamanii wal-ladzii aawaanii wal-ladzii jama’asy-syamla bii”

Artinya:

“Segala puji nasib baik Alloh yang telah memakamkan aku dan yang sudah lalu melindungiku dan yang mengumpulkan aku dengan keluargaku.”

Demikian beberapa doa penjelajahan dan bepergian nan dapat diamalkan ketika hendak melakukan penjelajahan, agar berjasa!

Referensi:

  • ajaranislam.com
  • Rumaysho.com
  • umma.ic

Source: https://saintif.com/doa-perjalanan/

Posted by: caribes.net