Filosofi Kura Kura Dalam Percintaan

https://www.kaskus.co.id/thread/595cac2b642eb6bf218b4567/belajar-berbunga-labi-labi-filosofi-kuya

Sparing Dari Penyu-kura [Filosofi Kuya]

Lelabi yang selalu digambarkan sebagai makhluk yang lambat sahaja bijaksana sewaktu-waktu merupakan antitesis dari dunia nan sekarang mengalir demikian cepat. Bagi tahun ini, ada baiknya kita bercermin pada lelabi yang bersirkulasi lambat tetapi hidupnya sarat dengan makna.

1. Alon-alon asal kelakon alias meski lambat pangkal selamat. Ini bisa diterapkan internal berbagai bidang kehidupan, terutama dalam berkendara. Ingat pepatah “It’s better to lose one minute in your life than to lose your life in one minute.” Individu kepingin cepat meskipun terkadang hasil yang dicapai jauh dari intensi. Cak semau baiknya kita mengerem sedikit dan menilik semua usaha kita mudah-mudahan tujuan kita tercapai dengan baik dan bukan tercapai dengan sumber akar-asalan.

2. Perisai sayak nan awet. Labi-labi memiliki tempurung nan kuat yang digunakan bagaikan perlindungan dari bahaya. Semua cucu adam pun ingin mempunyai tempurung seperti itu. Saat dunia seakan-akan tidak berpihak ke diri kita, kita boleh menyembunyikan diri dalam tempurung kita untuk sementara supaya kita bisa menarik nafas, bersembunyi dan memformulasikan kebijakan lagi. Sayak kita boleh maujud rumah, batih, lagu, cerita alias sekedar kenangan mulia di masa lampau.

3. Titik api sreg cacat harapan. Lelabi luang, bahwa dengan gerakannya yang lambat, ia tidak mampu untuk mengerjakan banyak kejadian. Kaprikornus kamu fokus kepada peristiwa-hal yang ingin dia cak bagi dan kemudian anda menyerahkan perasaan penuh lega tujuannya itu. Manusia modern dengan segala yang serba instan, ingin banyak keadaan dengan cepat dan buru-buru. Pada akhirnya, dia kekurangan fokus segala nan sebenarnya ingin engkau kerjakan dan malah mengerjakan peristiwa-peristiwa yang tidak anda inginkan.

4. Keluasan pikiran yakni maslahat utama seekor lelabi. Ada kisahan mengenai seekor kura-kambar yang melanglang pelan di atas salju waktu dingin. Ketek datang merayapi dan bertanya mau ke mana katung-kura tersebut. Dijawab bahwa si labi-labi cak hendak berenang di tepian danau. Monyet menertawakannya karena danau sekarang sedang beku kuantitas dan si labi-labi lain barangkali berenang. Kambar-katung cuma menjawab, “Pada detik aku hingga ke sana, danaunya sudah mencair.”

5. Tatap, tangkap suara dan rasakan prosesnya. Dengan gerakannya yang lambat, kura-kambar melihat banyak keadaan dalam perjalanan mencapai tujuannya. Dia menyibuk bagaimana petugas parkir menyeka wajahnya nan kepanasan, petualang asongan berlari nocat ke sebelah bus lakukan menawarkan dagangannya, dan berbagai aspek jiwa lain nan bisa jadi enggak kita sadari karena kita hanya fokus pada tujuan yang telah kita tetapkan sebelumnya.

6. Temukan kecepatan pribadimu sendiri dan jangan menjadi minder risikonya. Labi-labi menyadari bahwa dia mempunyai kecepatannya sendiri. Kelajuan yang menjadi miliknya sendiri dan lain ki terdorong makanya kelancaran dunia di sekitarnya. Beliau tidak berupaya kerjakan menjadi makin cepat dan menoleh keunggulan menjadi kucing tupai. Dia bergerak sewajarnya, dan tidak merasa kesal kalau terserah yang bergerak lebih cepat darinya, karena katung-kura telah menemukan kederasan pribadinya seorang.

Kura-kura yang lambat mana tahu tak cocok dengan bumi yang bergerak cepat sekarang ini. Namun, kura-penyu adalah hawa nan baik, suhu yang menghargai setiap waktu nan dia n kepunyaan dan menghargai kesempatan nan ada sejauh waktu yang singkat tersebut.

resource: henrypranata.multiply.com

tulangtulangan: google


jin kura” cabul

emoticon-Cool

berfilsafat bersama kambar kura
emoticon-Metal

kura-kura gemar cicak
emoticon-Big Grin

kamu jangan jadi anak kemungkus
emoticon-Embarrassment

teringat jin kura2 d naga ball
emoticon-Leh Uga

Quote:

yo ha bree….emoticon-Cool

Jadilah seperti sato ‘tengu’ dimanapun ajang nya selalu kau nikmati
emoticon-Metal

kerren ini mamanda

hewan seperti apa tuh tengu?
emoticon-Matabelo

omong2 pertanyaan kura2 ane jd keinget ama poyang kuranya ular besar ball
emoticon-Ngakak

Source: https://www.kaskus.co.id/thread/595cac2b642eb6bf218b4567/belajar-dari-kura-kura-filosofi-kuya/

Posted by: caribes.net