Fungsi Dari Gardu Induk Yaitu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Komponen balai madat listrik

A: Jalur listrik terdahulu B: Jalur setrum sekunder
1. Kabel listrik utama 2. Benang besi pentanahan 3. Benang kuningan atas
4. Trafo bikin mengukur tegangan listrik
5. Saklar pemutus 6. Pemutus perputaran
7. Trafo aliran
8. Pencegah petir
9. Trafo utama
10. Gedung pengendali

Sebuah gardu kerjakan mengonversi tarikan listrik berpokok 115 kV ke 41.6/12.47 kV 5 MVA 60 Hz dengan pemutus perputaran, pengatur, recloser, dan konstruksi pengendali di Warren, Minnesota. Rumah jaga ini menunjukkan konstruksi berbiaya rendah; apparatus diletakkan di masing-masing kolom.

Gardu elektrik
adalah sebuah babak bermula sistem pembangkit, transmisi dan distribusi listrik. Gardu listrik menyangkal tegangan setrum terbit tataran menjadi kurang, atau sebaliknya, atau cak bagi menjalankan beberapa keistimewaan berarti lainnya. Antara balai madat listrik dan pelanggan, tenaga listrik bersirkulasi lewat bilang gardu dengan tingkat tegangan listrik yang berbeda. Congkong listrik dapat menghampari transformator kerjakan menidakkan tingkat tegangan listrik antara tarikan transmisi tinggi dan tegangan sirkulasi rendah, alias penghubung dua gigi voltase listrik berbeda.

Balai madat setrum bisa dimiliki dan dioperasikan maka dari itu perusahaan listrik, maupun dimiliki oleh industri segara atau pelanggan komersial. Pada umumnya, gardu listrik tak ditempati, memakai sistem SCADA untuk mengatur sistem.

Jenis

[sunting
|
sunting mata air]

Gardu listrik bisa dibedakan berdasarkan tegangannya, penggunaannya, metode insulasinya, maupun target struktur yang digunakan.

Gardu transmisi

[sunting
|
sunting sumber]

Sebuah
gardu transmisi
atau
Congkong Emak Tegangan Ekstra Jenjang
(GITET) berfungsi menyambung dua atau lebih jalur transmisi.[2]
GITET minimum sederhana menghubungkan dua jalur transmisi dengan tarikan yang sejajar. GITET dapat dipasangi saklar bertegangan tinggi yang memungkinkan jalur listrik bikin dihubungkan atau diputus dalam tulang beragangan perbaikan ataupun pembersihan. Sebuah GITET pula dapat diisi transformator bagi mengubah tegangan, alat pengatur tegangan/koreksi faktor kiat, seperti kapasitor, reaktor alias kompensator VAR statis dan juga peralatan seperti transformator penggeser fasa bakal mengatur aliran listrik antara dua jalur listrik.

Sebuah GITET kerdil di Jerman

GITET dapat berbagai dari yang paling tertinggal hingga minimum kompleks. Sebuah GITET sederhana mana tahu hanya berisi sebuah bus dan beberapa pemutus sirkuit. GITET nan kompleks boleh menempati lahan beberapa hektar, dan menangani sejumlah varietas voltase, beberapa pemutus sirkuit, dan banyak peralatan perlindungan dan yuridiksi (trafo tarikan dan arus, relai, dan sistem SCADA). GITET modern kebanyakan dijalankan dengan barometer internasional sama dengan IEC Standar 61850.

Gardu distribusi

[sunting
|
sunting perigi]

Sebuah rumah jaga indung di Scarborough, Ontario disamarkan sebagai sebuah rumah, teoretis dengan jalan setapak dan pemangkas suket di pelataran depannya. Sebuah peringatan bisa dilihat di pintunya. Penyamaran gardu induk cukup protokoler dilakukan di beberapa daerah tingkat.[3]

Sebuah
balai madat distribusi
alias
Congkong Indung
(GI) mengirim listrik berpunca sistem transmisi ke sistem sirkuit di suatu distrik.[2]
Gardu indung berfungsi untuk menurunkan tekanan listrik setrum sehingga sekata buat persebaran lokal. Kejadian ini dilakukan karena tidak ekonomis jika harus menghubungkan pengguna listrik spontan dengan jaringan transmisi utama, kecuali jika pengguna memperalat listrik yang patut banyak.

Masukan cak bagi sebuah pos penjagaan emak umumnya berpunca dari setidaknya dua jongkong transmisi. Tegangan setrum yang masuk ke gardu umumnya sebesar 150 kV. Tekanan listrik tersebut kemudian diturunkan hingga kreatif di antara 2,4 kV sampai 33 kV, tergantung puas format area yang dilayani. Sesudah diturunkan, elektrik kemudian didistribusikan dengan menggunakan penyulang, yang berkecukupan di tepi perkembangan (ataupun di asal tanah) menyentuh trafo distribusi yang mewah di dekat pemakai.

Selain mengubah tegangan, gardu emak pula berfungsi mengisolasi kesalahan apabila terjadi pada sistem distribusi alias sistem transmisi setrum yang terhubung dengannya. Gardu induk umumnya kembali merupakan noktah dominasi tekanan listrik, sungguhpun pada sebuah jalur setrum yang tahapan, peralatan supremsi voltase bisa juga dipasang di sepanjang jongkong.

Daerah tingkat yang padat biasanya memiliki pos penjagaan induk nan rumit, dengan saklar tekanan listrik tinggi, saklar, dan sistem cadangan pada listrik tarikan rendah. Gardu emak lazim umumnya hanya mempunyai sebuah saklar, sebuah trafo, dan cacat peralatan pada setrum tegangan rendah.

Gardu traksi

[sunting
|
sunting sumber]

Jalur rel listrik juga menggunakan pos penjagaan induk, nan diberi nama gardu traksi. Puas kasus tertentu, congkong traksi juga berfungsi untuk mengonversi jenis sirkulasi agar sesuai dengan kebutuhan dari kereta yang digunakan, biasanya dengan penyearah untuk kereta dengan arus searah, atau konverter mengsol untuk kereta dengan arus bolak-pesong pada frekuensi nan berbeda dengan frekuensi elektrik pemerolehan. Terkadang gardu traksi juga berfungsi sebagai GITET atau balai madat kolektor puas jaringan kereta api yang memiliki sistem kelistrikan sendiri.

Congkong bergerak

[sunting
|
sunting sumber]

Sebuah
rumah jaga bergerak
ialah gardu listrik nan dilengkapi dengan roda, yang berisi sebuah trafo, pemutus sirkuit, dan busbar, sehingga dapat ditarik maka itu sarana lain. Congkong ini dapat digunakan umpama pasokan sementara lega saat murka alam alias perang. Congkong berputar biasanya dibangun dengan beberapa hipotetis, buat menyeimbangkan dengan kebutuhan dan tipe jalan yang dilewati.[4]

Referensi dan wacana pelengkap

[sunting
|
sunting sumur]


  1. ^


    “Joint Consultation Paper: Western Metropolitan Melbourne Transmission Connection and Subtransmission Capacity”.
    Jemena. Powercor Australia, Jemena, Australian Energy Market Insinyur. Diarsipkan terbit versi polos rontok 2022-03-09. Diakses terlepas
    4 February
    2022
    .




  2. ^


    a




    b




    Stockton, Blaine. “Design Guide for Rural Substations”
    (PDF).
    USDA Rural Development. United States Department of Agriculture. Diakses terlepas
    4 February
    2022
    .





  3. ^


    Steinberg, Neil. “Lights On but Nobody Home: Behind the Fake Buildings that Power Chicago”. Diakses tanggal
    14 December
    2022
    .





  4. ^


    Boyd, Dan; Rampaul, Glen. “Mobile Substations”
    (PDF).
    IEEE Winnipeg PES Chapter. IEEE Power and Energy Society. Diakses tanggal
    11 October
    2022
    .




  1. R. M. S. de Oliveira and C. L. S. S. Sobrinho (2009). “Computational Environment for Simulating Lightning Strokes in a Power Substation by Finite-Difference Time-Domain Method”.
    IEEE Transactions on Electromagnetic Compatibility.
    51
    (4): 995–1000. doi:10.1109/TEMC.2009.2028879.





Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Gardu_listrik

Posted by: caribes.net