Fungsi Tailstock Pada Mesin Bubut


Bagian bagian mesin bubut
– Mesin bubut merupakan perangkat industri yang memiliki peran utama bikin mericis dan memotong kayu untuk dibentuk sesuai kerinduan baik dalam konteks produksi maupun reparasi (pembaruan).

Tapi tahukan Anda bagiamana mandu mesin bubut ini boleh berkarya? Nah, alat mesin bubut ini dapat bekerja karena cak semau episode-adegan atau komponen mengalir yang menyusun mesin bubut itu sendiri. Kerjakan lebih jelasnya berikut ini saya jelaskan bagian-episode komponen mesin bubut, kemujaraban, cara kerja dan gambarnya.

Daftar Isi

  • 1. Kepala Tegar (Head Stock)
  • 2. Otak Tokoh
  • 3. Tuas (Handle)
  • 4. Kenop Emergency Stop
  • 5. Kepala Lepas (Tail Lock)
  • 6. Eretan (Carriage)
    • a. Eretan Jenggala (longitudilan carriage)
    • b. Eretan Lintang (cross carriage/cross slide)
    • c. Eretan atas (top carriage/compound slide)
  • 7. Dudukan Pahat (Tool Post)
    • a. Standar Tools Post
    • b. Adjustable Tool Post
  • 8. Lampu Penerangan
  • 9. Pendingin (Ular-ular Coolant)
  • 10. Alas Mesin (Bed Machine)
  • 11. Poros Pengarak (Transportir)
  • 12. Gawai Pencekam
    • a. Cekam Utama (Chuck)
    • b. Cekam Kolet (Collet Chuck)
  • 13. Rem Kaki



1. Penasihat Kukuh (Head Stock)


kepala tetap
teknikece.com

Pada episode majikan tunak ini terwalak poros spindle mesin nan n kepunyaan fungsi sebagai dudukan cekam (chuck). Bintang sartan saat poros spindle ini berputar, maka cekam otomatis kembali akan masuk mengalir.

Selain itu di bagian pejabat cekam juga terdapat bengkung (belt) dan puli (pulle) yang mana keduanya dihubungkan dengan motor penggerak. Mengenai perubahan arah genyot dan kecepatan mesin bisa terjadi karena adanya puli yang telah dihubungkan dengan paksi spindle melangkahi kereta angin persneling transmisi dalam boks roda gigi (gearbox).

Yang perlu Beliau ketahui adalah seandainya ingin menggunakan mesin bubut ini, maka putaran mesin harus berlawanan arah dengan mata pisau perangkat pancung nan digunakan.  Dengan begitu sayatan kayu nan di inginkan dapat dilakukan dengan baik dan benar.



2. Motor Tokoh


motor penggerak
teknikece.com

Penggalan induk bala penggerak ini bisa Anda jumpai dibawah gearbox atau kepala taat. Adapun fungsinya mengubah energi listrik menjadi energi mekanik cak bagi memotori semua komponen yang ada.



3. Tuas (Handle)


Tuas atau Handle mesin bubut
teknikece.com

Dempang setiap mesin bubut punya keberagaman penyungkit atau handle yang berlainan-cedera. Cara penggunaannya-pun juga bisa disesuaikan dengan table nan berapit pada mesin bubut.

Mengenai fungsi berasal tuas (handle) ini ada beberapa varietas, diantaranya ialah :

  • Kerjakan mengatur kecepatan spindle
  • Buat mengatak sebelah pemakanan
  • Buat membakar dan mematikan mesin
  • Bagi mengatur kecepatan pemakanan secara otomatis
  • Kerjakan mengatur penguliran
  • Untuk mengatur arah babak spindle



4. Tombol Emergency Stop


Tombol Emergency Stop
diyanhadiyana.blogspot.com

Secara umum sebuah mesin bubut besar perut dilengkapi dengan cembul emergency stop. Kaprikornus tombol Emergency Stop ini digunakan bagi mematikan mesin bubut dalam kondisi ataupun situasi tentatif. Mengenai tombol emergency ini memang di rancang khusus bakal membantu keselamatan kerja dalam kondisi-kondisi tertentu.



5. Penasihat Pemaafan (Tail Lock)


kepala lepas

Kepala ampunan ini berada dipasang di atas alas mesin atau terdapat di sisi kanan mesin yang dikencangkan dengna baut dan mur. Adapun gunanya sebagai gelanggang penahan ujung benda kerja yang medium di bubut, maupun sebagai tempat sekatan takhta bor saat digunakan, dll.

Seorang mekanik bisa mengunci dan meminggirkan bagian pengarah lepas ini disepanjang jenggala mesin karena dibagian porosnya terdapat terowongan runcing yang bisa dipasang mata bor dengan tangkai serupa.

Penasihat lepas ini terdiri atas 2 bagian penting adalah putaran pangan dan fisik. Jadi kedua bagian ini dikencangkan dengan 2-3 baut dan bisa digeser apabila dibutuhkan.

Baca pula :

  • 17+ Jenis-Jenis Pompa: Pengertian, Maslahat, Klasifikasi dan Cara Kerja
  • 18+ Macam Kakaktua dan Fungsinya [Lengkap]



6. Eretan (Carriage)


eretan mesin bubut
teknikece.com

Sreg mesin bubut terletak 3 jenis eretan yang membentangi :


a. Eretan Jenggala (longitudilan carriage)

Eretan Alas merupakan babak yang berada di alas mesin dan bisa bergerak ke kiri/kanan. Adapun didalamnya terdapat gawai teknisi yang bekerja secara otomatis untuk memprakarsai eretan tersebut atau bisa lagi digerakkan menggunakan tangan/manual.


b. Eretan Lintang (cross carriage/cross slide)

Bagian ini kaya di atas eretan rimba dengan posisi dudukan mengufuk terhadap alas. Maksud berpokok gerakan horizontal disini adalah komponennya dapat mendekat dan menjauhi ahli mesin saat diputar secara manual maupun faali.

Fungsi berpokok eretan lintang ini bakal mengatur tebal tipisnya pahatan yang dilakukan dengan memperhatikan skala ukuran yang sudah disediakan.


c. Eretan atas (top carriage/compound slide)

Eretan atas posisinya cak semau dibagian atas eretan lintang yang dikencangkan dengan 2 baut. Adapun kedudukannyabisa diputar atau dirubah 360o
menyesuaikan kebutuhan.

Pada eretan atas terdapat rumah tatah yang menyertainya yang mana memiliki fungsi kerjakan membentuk tirus dengan ki perspektif yang besar dan digerakkan secara manual.



7. Dudukan Tatah (Tool Post)


Bagian dudukan pahat ini congah di atas eretan atas nan berfungsi bagi menjepit pahatan detik proses pembubutan dilakukan. Mengenai secara umum dudukan tatah (tool post) dibedakan menjadi 2 bagian yaitu :


a. Patokan Tools Post

Standart Tools Post
rdgtools.co.uk

Dudukan post standart ini menggunakan unek-unek bak pengatur ketinggian mata tatah. Sementara kerjakan menyaringkan pahatan dilakukan dengan cara mengacau baut-baut yang suka-suka di putaran atas tool post.

Tool post standart dibedakan menjadi 2 berlandaskan jumlah rumah pahatnya, yang mula-mula adalah rumah pahat suatu. Maksudnya ialah jumlah pahatan yang boleh dipasang sahaja berjumlah satu saja. Jadi mekanik harus iteratif-ulang bakal mengatur jalal kerap kali menukar pahatan.

Yang kedua yakni rumah pahat 4 yang artinya total pahatan maksimal yang bisa dipasang hingga dengan 4. Kaprikornus ahli mesin cukup mengeset ketinggian sekali saja untuk melakukan relief sonder perlu menyetel pula.


b. Adjustable Tool Post

Adjustable Tool Post
tormach.com

Tool post spesies ini berfungsi bikin menata ketinggan mata pahat tanpa perlu menggunakan unek-unek. Hal ini yang mengecualikan dengan diversifikasi tolok tool post.

Adjustable ini juga terdapat 2 spesies, yang purwa rumah pahat satu dan flat pahat kian berbunga satu yang mana penggunaannya sama dengan jenis standart tool post.



8. Lampu Penerangan


Lampu Penerangan
shutterstok.com

Lampu penerangan ini adalah bagian dari mesin bubut yang berfungsi cak bagi membantu operator dalam melihat benda kerja saat proses pembubutan serta cak bagi melihat hasilnya agar makin maksimal. Namun sayangnya tidak semua mesin bubut sudah dilengkapi dengan lampu iradiasi singularis ini.



9. Pengadem (Selang Coolant)


pendingin
shutterstock.com

Nasihat coolant ini memiliki maslahat untuk menyemprotkan larutan saat proses pembubutan terjadi. Selain itu adegan ini sekali lagi berfungsi untuk menstabilkan suhu radas tusuk ketika dirasa sudah terlampau panas.

Karena suhu yang stabil dapat membuat ketajaman mata potong lebih awet dan hasil kerjanya lebih maksimal. Misalnya sekadar seperti detik melakukan pengeboran benda keras, otomatis guru radas potongnya akan meningkat dan mengeluarkan asap, disinilah bagian pendingin ini bekerja.



10. Wana Mesin (Bed Machine)


alas meja mesin bubut
teknikece.com

Bagian pangan mesin ini berfungsi sebagai tumpuan tendensi pemakanan ketika proses pembubutan terjadi dan juga sebagai tempat dudukan bikin kepala lepas, penyangga sengap (steady rest) dan eretan.

Mengenai kerangka terbit seprai ini bermacam-macam, ada yang salah satu sisinya memiliki ketinggian tertentu dan ada pula nan membosankan.

Namun latar dari meja mesin bubut ini sering lembut, rata dan memiliki tingkat kesetaraan yang tinggi sehingga gerakan eretan memulur dan bos abolisi di atasnya bisa bepergian dengan lancar dan stabil buat mendapatkan hasil nan persisi.

Apabila babak ini terjadi kerusakan atau aus, maka akibatnya bisa fatal. Hasil dari proses pembubutan tidak kembali bisa persisi dan akhirnya kurang maksimal.



11. Poros Pengiring (Transportir)


poros transportir
teknikece.com

Gandar roda transportir ialah penggalan poros berulir yang terletak di bawah eretan alas berbentuk sebagaimana trapezium alias segi empat dengan macam ulir withworth (inchi) dan metric (mm).

Jadi poros transportir ini berfungsi untuk membawa eretan secara otomatis pada saat proses pembubutan, contohnya saat melakukan pembubutan sebelah melintang atau memanjang dan ulirnya antara 6-8 mm.

Sedangkan poros pembawa akan kerap mengalir kerjakan mengirimkan dan mendukung performa eretan saat proses pemakanan secara otomatis. Sudahlah, buat melihat kecepatan terbit hasil pembubutan bisa dilihat dari table pemakanan pada mesin sehingga Anda bisa mengatur kecepatan dengan menyeimbangkan rpm dan mengatur handle.



12. Instrumen Pencekam


Maksud berpunca radas pencekam merupakan bagian yang digunakan untuk mengikat benda gigih saat akan dilakukan proses pembubutan. Dibagian ini terdapat 2 jenis yaitu :


a. Cekam Utama (Chuck)

Cekam merupakan gawai alat mesin bubut nan berguna untuk menjepit benda saat proses pembubutan terjadi. Jenis dini bisa dilihat dari rahang nan terbagi atas dua biji kemaluan yaitu cekap sepusat dan cekam bukan sepusar.

Cekap sepusat yaitu cekam yang apabila salah suatu rahang digerakkan maka fragmen lainnya akan turut bergerak menjaui pusat sumbu. Oleh karena itu jenis cekam ini rata-rata digunakan untuk menjepit benda yang bentuknya sudah silindris.

Pada jenis ini lazimnya memiliki kuantitas rahang tiga (3 jaw chuck), empat (3 jaw chuck) dan enam (6 jaw chuck) seperti gambar dibawah ini.

alat pencekam
gurupujaz.wordpress.com


b. Cekam Kolet (Collet Chuck)

Cekam Kolet yakni riuk satu penjepit yang mempunyai bidang relaif halus dan ukurannya bertambah mungil. Pada jenis cekam ini terdapat 3 bagian yakni Kolet, dudukan kolet dan buntang penunda.



13. Rem Kaki


rem kaki
teknikece.com

Episode ini digunakan cak bagi menghentikan putaran mesin di posisi tertentu saat proses pembubutan. Jadi operator bisa mengatur pron bila  rem suku ini digunakan tercatat dalam kondisi darurat sekalipun.


Itulah pembahasan eksemplar tentang bagian-fragmen komponen mesin bubut nan terlazim Anda ketahui lengkap dengan gambar, cara kerja dan guna nya perumpamaan pendukung keutuhan komponen mesin bubut ketika digunakan.

Source: https://www.amesbostonhotel.com/bagian-bagian-mesin-bubut/