Gambar Tarian Dari Sumatera Selatan

tarian daerah
ilustrasi makanya dribbble.com

Tarian distrik dari 34 wilayah di Indonesia antara tidak tari Saman semenjak Nanggore Aceh Darussalam, Tari Tor-Tor dari Sumatera Utara, Tari Merak dari Jawa Barat dan selengkapnya privat kata sandang ini.

Tari daerah dapat berfunsgi sebagai organ penyambutan petandang, kebiasaan istiadat, hiburan, dan sebagianya.


Negara Indonesia merupakan negara yang mewah akan ragam budaya, salah satu diantaranya adalah seni tari daerah. Di setiap daerah distrik di Indonesia memiliki berbagai rupa jenis seni tari nan sesuai dengan leluri daerahnya.

Berikut rangkuman arketipe sejumlah tari daerah yang cak semau di 34 provinsi di Indonesia.

1. Tari Daerah Nanggore Aceh Darussalam

a. Tari Saman

tarian daerah

Tari Saman Aceh merupakan salah satu tari daerah yang adv amat populer di Indonesia. Tarian ini yakni sebuah tarian Suku Gayo, Aceh, yang biasanya digunakan untuk memestakan peristiwa bermakna dalam rasam sebagaimana acara merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kerumahtanggaan konteks religius, tari Saman masih digunakan misal sarana dakwah melalui pertunjukan-pertunjukan. Disko ini mencerminkan pendidikan, religiositas, sopan santun, kewiraan, kekompakan dan kebersamaan.

Tari Saman dibawakan oleh belasan ataupun puluhan adam dengan jumlah gasal. Dalam perkembangannya, tari Saman di bawakan oleh semakin banyak hamba allah.

b. Tari Seudati Aceh

tarian daerah

Tari Seudati ialah salah satu variasi tari daerah yang berpangkal berpangkal daerah Aceh. Di Aceh, tarian ini cukup tenar dan selalu digunakan n domestik beraneka macam acara rasam, budaya maupun atraksi.

Umumnya, dansa ini dibawakan oleh 8 hamba allah bedaya utama  yang terdiri dari satu sosoksyeh, satu pembantusyeh, duaapeet wie, satuapeet laksana dan tiga basyar tangan kanan baku. Selain itu dalam dansa ini lagi terdapat dua basyar lain yang bertugas sebagai pelantun syair yang disebutaneuk syahi.

2. Tari Negeri Sumatera Utara

a. Tari Tortor

tarian daerah

Jenis tari ini merupakan tarian purba yang berasal berpunca Batak Toba, Sumatera Lor. Tari Tortor sering digunakan dalam acara jamak nan disajikan dengan alat musik gondang.

Pada zaman dahulu, tarian Tortor digunakan masyarakat misal media komunikasi. Melalui aksi dansa Tortor, terjadilan interaksi antara partisipan upacara.

b. Tari Baluse

tarian daerah

Tari Baluse merupakan tari area asal Nias Daksina, Sumatera Utara. Ajojing ini mempunyai makna tari perang. Dahulu rasi ajojing ini merupakan bunyi bahasa kemusykilan prajurit di gelanggang perang dan perwujudan kebiasaan awam Nias dahulu rasi.

Meski demikian, sekarang, tari Baluse digunakan sebagai penyambutan petandang atau wisatawan. Di sajikan makanya sekumpulan pria kuat, hebat dan gagah perkasa menggunakan peralatan begitu juga baju perang.

Dilengkapi dengan perpaduan dandan merah dan kuning, pedang Tologu, tameng Baluse, kulah-kulah perang atau mahkota dan tombak atau toho yang panjangnya mencapai 2 meter.

c. Tari Serampang Dua Belas

tarian daerah

Tari Serampang Dua Belas adalah tari daerah yang berasal dari Deli Serdang, Sumatera Utara. Tarian ini memiliki gerakan perpaduan dari gerakan Portugis dan Melayu Deli dengan dua belas jenis gerakan nan dimiliki.

3. Tari Provinsi Sumatera Barat

a. Tari inai

tarian daerah

Tari piring ata tari
Piriang
yakni tari tradisional Minangkabau yang menampilkan atraksi menggunakan piring.

Para penari menari dan mengayunkan piring di tangan dengan persuasi-propaganda yang cepat, teratur, tanpa satupun piring terlepas berusul tangan. Saat ini, tari piring masih digunakan bagaikan pertunjukan pada acara penyambutan peziarah terhormat dan seremoni kebiasaan.

b. Tari Payung


Tari Payung tertera ke dalam tari daerah asal Minangkabau, Sumatera Barat. Joget tipe ini termasuk ke n domestik tarian Melayu versi Minangkabau yang duhu digunakan misal adegan pertunjukan sandiwara.

Tari Payung menunggangi payung seumpama perkakas utama nan disajikan oleh 3 sampai 4 anak adam penari secara berpasangan adam dan wanita.

4. Tari Kewedanan Sumatera Selatan

a. Tari Tanggai


Tari Tanggai adalah jenis tari tradisional asal Sumatera Selatan. Pada umumnya joget ini digunakan perumpamaan penyambutan petandang nan mutakadim memenuhi undangan begitu juga sreg acara pernikahan kebiasaan provinsi Palembang.

Pergelaran tari Tanggai ini menggambarkan keramahan dan rasa khidmat masyarakat Palembang atas keikhlasan tamu. Dalam tarian ini tersirat ucapan selamat menclok dari pihak penarik kepada para tamu.

b. Tari Cewek Bekhusek

tarian daerah

Tari Putri Bekhusek adalah sebuah joget yang sangat tersohor di Palembang atau sekitarnya begitu juga Ogan Komering Ulu. Berdasarkan makna, bukhusek bermakna bermain. Oleh karena itu, tari Putri Bukhusek yaitu tarian yang menggambarkan seorang putri nan sedang bermain.

5. Tari Daerah Jambi

a. Tari Rantak Kudo


Tari Rentak Kudo adalah disko kesenian khas budaya nirmala masyarakat Kerinci nan berpangkal dari distrik Hamparan Rawang Kabupaten Kerinci.

Disko ini dikenal umpama “Rentak Kudo” karena gerakannya yang menghentak-hentak seperti mana aswa. Pada rata-rata ajojing ini ditarikan di privat perayaan nan dianggap dulu Latar belakang sakral oleh umum Kerinci.

Tarian ini dipersembahkan untuk merayakan hasil panen pertanian di daerah Kerinci yang secara umum ialah beras (antah) dan dilangsungkan berhari-hari tanpa henti.

Kadang bila dilanda musim kering yang tataran, masyarakat Kerinci lagi akan mementaskan kesenian ini lakukan berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

b. Tari Kata pengantar


Tari Sekapur sirih ialah disko selamat datang kepada tamu-petandang besar di Wilayah Jambi, Gugusan pulau Riau, dan Riau. Tarian ini juga terkenal di Malaysia sebagai dansa mesti kepada tamu raksasa.

Tari ini menggambarkan kata majemuk rasa putih hati masyarakat internal menyambut tamu. Kata pengantar lazimnya ditarikan oleh 9 insan peronggeng perempuan, dan 3 insan tukang tari laki-suami, 1 orang yang bertugas mengirimkan payung dan 2 khalayak pengawal.

c. Tari Selampit Delapan


Tari Selampit Delapan adalah tari tradisional terbit Jambi. Awalnya tarian ini dimainkan 8 orang dengan menunggangi sumbu penyalai yang diikat ataupun digantung. Tapi saat ini api-api kompor sudah diganti syal atau tali berwarna-warni sebaiknya tarian lebih menarik. Tari Selampit Delapan bertujuan merekatkan susunan rangkaian antar pemuda.

Maka dari itu sebab itu setiap gerak joget mencitrakan landasan internal rangkaian yaitu kekompakan, keimanan, saling menghargai, dan perilaku bijaksana. Kelebihan tari Selampit Delapan lainnya terletak pada gerakan penarinya yang laur.

6. Tari Kawasan Bangka Belitung

a. Tari Campak


Tari Campak ialah disko tradisional daerah Bangka Belitung yang menggambarkan keceriaan koteng bujang dan gadis di Gugusan pulau Bangka Belitung. Biasanya joget ini dipertunjukkan pada ritual panen padi atau sepulang berpokok ume (tegal).

Saat ini, masyarakat Bangka Belitung masih menunggangi dansa ini sebagai hiburan plong berbagai kegiatan seperti penungguan tamu ataupun programa pernikahan.

7. Tari Area Bengkulu

a. Tari Andun


Tari Andun adalah tarian tradisional radiks Bengkulu. Tarian ini digunakan publik pada acara pesta ijab nikah.

Pada zaman dahulu, tarian ini biasanya digunakan sebagai sarana mengejar jodoh setelah selesai pengetaman antah. Makanya karena itulah, tarian ini kebanyakan dibawakan oleh para bujang dan putri secara berpasangan pada malam hari dengan diiringi musik kolintang.

b. Tari Bidadari Terminang Anak


Tari Haur Terminang Anak adalah salah suatu tipe dansa bawah provinsi Bengkulu. Joget ini menyantirkan seorang bidadari cantik yang turun dari langit dan menuju mayapada bagi menunangi koteng anak.

Sreg galibnya ajojing ini dilakukan oleh beberapa perempuan dengan salah satunya memakai kostum nan berlainan. Penari dengan seragam berbeda tersebutlah yang menggambarkan seorang anak bumi yang diangkat sebagai momongan oleh bidadari. Tarian ini bermakna sebuah keberkahan yang cak bertengger dari langit sreg manusia di bumi.

8. Tari Daerah Riau

a. Tari Zapin


Bersendikan sejarahnya, Tarian Zapin yakni hasil dari gabungan dua kultur, adalah budaya Melayu dan budaya Arab sreg masa lepas. Akulturasi ini terjadi karena kedatangan makhluk-khalayak Arab ke provinsi Riau dan tinggal disini.

Adat Melayu dan Arab kemudian tukar mengisi dan berkarisma pada bidang seni, seperti tari, sastra, musik dan sebagainya. Tarian Zapin dilakukan secara berpasangan dan digunakan andai media hiburan mahajana.

9. Tari Distrik Kepulauan Riau

a. Tari Tandak


Tari tandak yakni dansa tradisional yang berasal berbunga wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Jenis disko ini tercatat tarian perpautan yang biasanya ditampilkan oleh para penari pria dan penari wanita.

Dengan berbusana tradisional melayu mereka ibing dengan gerakannya yang khas dan diiringi oleh lagu dan alunan irama pengiring. Tari Tandak ini merupakan keseleo satu tarian tradisional yang pas terkenal di daerah Riau dan Kepulauan Riau. Tarian ini biasanya sering ditampilkan di beraneka rupa acara, baik program adat alias acara budaya yang diselenggarakan di sana.

10. Tari Area Lampung

a. Tari Melinting


Tari Melinting adalah keseleo suatu jenis tradisional daerah Lampung. Sesuai dengan namanya, tari Melinting berasal dari kecamatan Melinting dan Kecamatan Labuhan Meringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Tarian ini menggambarkan keperkasaan serta kebesaran Keratuan Melinting. Pada tadinya, tarian ini digunakan bikin pelengkap pada program
Gawi Adat, yaitu program Kegungan Keratuan Melinting.

Umumnya tarian ini diadakan di aula adat karena
Gawi Adat
merupakan ajojing keluarga ratu. Penarinya pula minus hamba allah-insan tertentu seperti putera dan putri Keratuan Melinting.

b. Tari Jangget


Tari Jangget adalah disko tradisional dasar Lampung. Tarian ini sendiri biasanya digunakan pada formalitas rasam. Pengadaan ritual adat ini tertutup sehingga lain semua orang bisa melihatnya. Dansa Jangget melambangkan keluhuran khuluk dan susila mahajana daerah Lampung.

11. Tari Daerah DKI Jakarta

a.Tari Topeng Betawi


Tari Topeng Betawi adalah tarian yang dibawakan saat pertunjukan teater rakyat Topeng Betawi, seni pertunjukan tradisional yang terdiri berasal tari, musik, nyanyi, bebodoran (lawak), dan lakon (sandiwara boneka). Kesenian ini berkembang di distrik kekerabatan Betawi Pinggir (Betawi Ora), mengangkat spirit masyarakat yang direpresentasikan dalam lembaga gerak tari dan lakon.

Tari Topeng Betawi awalnya di pentaskan secara berkeliling oleh para artis. Mereka kebanyakan di undang laksana  pengisi hiburan internal acara  pesta ijab nikah, khitanan, dan lainnya. Masyarakat Betawi dahulu mempercayai bahwa tarian Masker Betawi bisa menjauhkan diri berbunga mara bahaya ataupun petaka.

12. Tari Daerah Banten

a. Tari Rampak Bedug


Rampak Bedug adalah salah satu kesenian memainkan organ musik bedug yang individual dari daerah Banten. N domestik pergelaran Rampak Bedug ini anak bangsawan bedug memaikannya dengan kompak sehingga menghasilkan suara yang indah dan eco didengar. Selain itu kesenian ini sekali lagi dikemas dengan gerakan-gerakan tari sehingga terlihat menarik dan atraktif.

13. Tari Daerah Jawa Barat

a. Tari Jaipong


Tari Jaipong adalah keseleo satu kesenian tradisional Jawa Barat yang terlampau populer di Indonesia. Tarian ini ialah penggabungan beberapa seni tradisional sepertisilat silat, wayang golek, ketuk tiludan lain – tak. Joget ini sering di tampilkan di berbagai acara seperti penyambutan pengunjung besar dan festival budaya.

14. Tari Distrik Jawa Tengah

a. Tari Bedhaya Ketawang


Tari Bedhaya Ketawang yakni sebuah disko ketinggian yang hanya dipertunjukkan ketika penobatan sertaTingalandalem Jumenengan Kaisar Surakarta (seremoni peringatan kenaikan tahta raja). Nama Bedhaya Ketawang sendiri berpokok dari prologbedhaya yang berarti penari wanita di istana.

Bedhaya Ketawang merupakan suatu tarian yang berfungsi bukan hanya sebagai hiburan, karena dansa ini hanya ditarikan untuk sesuatu nan khusus dan dalam suasana nan lampau resmi. Tari Bedhaya Ketawang menggambarkan hubungan asmara Kangjeng Ratu Daksina dengan raja-raja Mataram.

b. Tari Gambyong


Tari Gambyong merupakan salah suatu bentuk tarian Jawa klasik yang berusul-mula semenjak wilayah Surakarta dan umumnya dibawakan untuk pergelaran atau menyandang petandang. Gambyong bukanlah suatu tarian sekadar melainkan terdiri terbit bermacam-diversifikasi koreografi, nan paling dikenal merupakan Tari Gambyong Pareanom (dengan bilang variasi) dan Tari Gambyong Pangkur (dengan beberapa variasi).

Walaupun banyak macamnya, ajojing ini memiliki asal gerakan nan selaras, yaitu kampanye dansa tayub. Pada dasarnya, gambyong dicipta untuk penari tunggal, tetapi masa ini lebih sering dibawakan oleh beberapa penari dengan menambahkan unsurblocking arena sehingga mengikutsertakan garis dan gerak yang serba ki akbar

15. Tari Daerah Yogyakarta

a. Tari Serimpi


Tari Serimpi atau Srimpi merupakan gambar repertoar (pengutaraan) tari Jawa klasik berusul tradisi kraton Sultanat Mataram dan dilanjutkan pelestarian serta pengembangan setakat waktu ini oleh empat istana pewarisnya di Jawa Paruh (Surakarta) dan Yogyakarta.

Sejak dari zaman bersejarah, tari Serimpi sudah memiliki kedudukan yang tunggal di puri-keraton Jawa dan enggak bisa disamakan dengan tari pentas yang enggak karena sifatnya yang sakral. Adv amat tari ini hanya boleh dipentaskan oleh orang-orang yang dipilih keraton.
Serimpi memiliki tingkat kesakralan yang sama dengan pusaka maupun benda-benda yang melambang pengaturan sultan yang berasal berpunca zaman Jawa Hindu, meskipun sifatnya enggak sesakral tari Bedhaya.

b. Tari Kerawai


Tari Kerawai adalah riuk satu tarian tradisional Yogyakarta. Seperti nama tariannya, tari kumbang mengisahkan adapun sepasang kumbang jantan dan lebah ratulebah yang ubah kejar-kejaran.

Sigenting tersebut juga silih beterbangan kesana kemari layaknya sejodoh puspa hati, dan kemudian sano ke sebuah anakan lakukan menghisap sari bunga bersama di sebuah taman. Penari naning akan mengajak para penonton yang menyaksikan pergelaran untuk berimajinasi dengan suasana yang begitu tenang dan romantis.

16. Tari Daerah Jawa Timur

a. Tari Gandrung Banyuwangi


Tari Gandrung adalah disko tradisional nan berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Kata gandrung melambangan panggilan Dewi Sri, dimana sreg zaman itu Dewi Sri dianggap Bidadari Padi yang dapat memberi kesuburan dan kesejahteraan cak bagi awam. Tarian ini muncul pron bila dibangunnya ibu daerah tingkat Balambangan, hingga hasilnya pelecok suatu artis batik suatu makalah mengenai sendiri lelaki yang keliling ke pedasaan dengan beberapa anak komidi musiknya.

b. Tari Reog Ponorogo


Tari Reog berasal semenjak Ponorogo, Jawa Timur. Galibnya dibawakan oleh 6-8 maskulin dan 6-8 wanita. Ajojing ini melewati beberapa sesi, sehingga punya durasi yang terbilang panjang.

Menurut memori, tarian ini diambil bermula pelawatan Prabu Kelana Sewandana yang madya mengejar ibadat hatinya, perjalanan engkau ditemani oleh prajurit dan patihnya yaitu Bujangganong. Sampai akhirnya bertemulah ia dengan Bidadari Sanggalangit koteng putri Kediri. Tetapi, ia akan menerima cintanya bila Sang Prabu berakibat menciptakan sebuah kesenian.

17. Tari Daerah Bali

a. Tari Kecak


Tari Kecak merupakan kesenian tradisional sepersaudaraan seni sandiwara boneka tari yang eksklusif berbunga Bali. Tarian tersebut menggambarkan tentang cerita Pewayangan, khususnya cerita Ramayana yang dipertunjukan dengan seni gerak dan tarian. Tari Kecak ini adalah salah satu kesenian tradisional yang sangat terkenal di Bali. Selain umpama warisan budaya, Tari Kecak ini lagi menjadi salah satu daya tarik para wisatawan yang cak bertengger ke sana.

b. Tari Pendet


Tari Pendet pada awalnya ialah tari pengagungan yang banyak diperagakan di pura, tempat kultus umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini merepresentasi penyambutan atas turunnya dewata ke duaja dunia. Perlahan-lahan, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi “perkataan selamat datang”, kendati ki ajek mengandung zarah yang sakral-religius.

18. Tari Daerah Kalimantan Barat

a. Tari Monong


Tari Monong merupakan tarian istimewa kaki Dayak, Kalimantan Barat. Dansa ini merupakan salah satu dari aneka ragam kebiasaan budaya yang masih dijaga.  Lain sekedar tarian lumrah,  Tari Monong bahkan dikenal sebagai salah satu seremoni kepercayaan nan dipakai buat menolak laskar.

19. Tari Daerah Kalimantan Tengah

a.Tari Gembrot dan Bungai


Tari bongsor dan bungai merupakan tarian tradisional yang berasal berpangkal ibukota area Kalimantan Perdua, yaitu Palangkaraya. Ajojing ini adalah dansa yang mengisahkan kepahlawanan tambun dan bungai di internal menghadapi maupun mencerai-beraikan musuh yang akan merampas hasil panen dari rakyat. Pakaian adat kalimantan tengah boleh dijadikan sebagai kabar tambahan.

Biasanya tarian tambun dan bungai ini di mainkan maka dari itu sekawanan penari wanita dengan memakai pakaian yang separas antara satu dengan yang lain. Dansa ini sangat menarik dan juga meriah.

20. Tari Distrik Kalimantan Selatan

a. Tari Baksa Kembang


Tari Baksa Kembang adalah tari klasik semenjak Keraton Jejer mulai sejak Kalimantan Kidul. Ajojing ini saat itu merupakan kegiatan pengharapan peziarah yang dilakukan makanya kuntum-upik kastil Jejer. Kini Tari Baksa Kembang digunakan publik Kalimantan Selatan untuk ditampilkan dalam kegiatan uparara pernikahan.

Asal mula tari Baksa Kembang menceritakan tentang perawan remaja nan cantik jelita sedang bertindak-main riang gembira di taman anakan. Penayub dari tarian ini dilakukan oleh wanita berjumlah ganjil , baik distingtif alias absah asal berjumlah ganjil. Cerminan bersumber tarian ini merupakan kelembutan sahibulbait dalam menjabat dan menghormati petandang. Sehingga suasana tariannya akan tampak riang gembira.

21. Tari Kawasan Kalimantan Timur

a. Tari Kemung


Tari Gong maupun dapat disebut juga Tari Kancet Ledo adalah keseleo satu tarian Dayak Kalimantan Timur, tepatnya bersumber suku Dayak Kenyah. Disko ini ditarikan seorang gadis dengan gong digunakan bagaikan alat musik pengiringnya. Tari ini lazimnya dipertunjukkan pada saat seremoni penyambutan petandang agung alias ritual menyambut kelahiran koteng jabang bayi pengarah suku.

Persuasi dalam Tari Gelegah mengekspresikan tentang kelembutan seorang wanita. Tari ini kuak kecantikan, kepandaian dan lemah lembut gerakan tari. Sesuai dengan etiket tarinya, tari Gong ditarikan di atas sebuah Gong, diiringi dengan alat musik Sampe.

22. Tari Daerah Kalimantan Utara

a. Tari Radap Rahayu


Tari Radap Rahayu adalah kesenian klasik dari Banjarmasin, Kalimantan selatan. Joget ini ialah salah satu ajojing untuk penyambutan tamu andai segel penghormatan. Logo Tari Radap Rahayu di rampas dari pembukaan radap atau beradap – adap yang signifikan bersama sama atau bergerombol. Sementara itu rahayu bermakna kepelesiran atau kemakmuran.

Tarian ini awalnya merupakan salah satu disko yang berkepribadian ritual bagi publik Banjarmasin. Tarian ini yaitu tarian penolak bala untuk meminang keselamatan berpokok segala apa  mara bahaya. Tari Radap Rahayu awalnya saja di tampilkan privat acara sifat begitu juga perkawinan, kehamilan, kelahiran dan pula program mortalitas. Namun seiring dengan perkembangan dansa ini bukan saja untuk acara formalitas namun, namun juga sebagai hiburan masyarakat.

23. Tari Daerah Sulawesi Utara

a. Tari Maengket


Tari Maengket merupakan disko rakyat yang berasal dari Minahasa. Jenis tarian ini dibawakan oleh penari dalam jumlah banyak, bisa cuma bedaya pemudi, hanya penari suami-laki maupun fusi dengan gaun serba putih.

Seperti halnya di Jawa terdapat tari ledek, tari Maengket berniat bikin bersyukur terhadap dewi kesuburan. Maka, Maengket dipentaskan setiap kali panen usai. Namun, seiring perkembangannya tari Maengket lain hanya menjadi tari usai panen hanya, tetapi kembali tari untuk menjawat pengunjung agung.

24. Tari Wilayah Sulawesi Tengah

a. Tari Dero


Tari Dero yaitu tarian tradisional Tungkai Pamona, wilayah Sulawesi Tengah. Joget ini dibawakan lebih dari satu orang atau dilakukan secara bersama0sama. Dansa ini merepresentasi suka cita atau kegembiraan serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan.

Hingga saat ini tradisi menari Dero masih dipertahankan. Operasi tari Dero memadai sederhana dan biasanya dilakukan di tempat yang luas seperti mana lapangan.

25. Tari Daerah Sulawesi Selatan

a. Tari Pakarena

tarian daerah

Tari Pakarena adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Suku Bugis yang paling kecil terkenal. Buat Kaki Bugis, tari Pakarena yakni salah satu ritual ucapan terima kasih para warga bumi kepada penduduk langit.

Tarian tunggal Sulawesi ini sekali lagi dikenal sebagai Tari Pakarena Gantarang. Peristiwa itu disebabkan karena tarian ini berusul bermula perkampungan yang dulunya yakni sendi kerajaan terbesar di Pulau Selayar.

Joget yang dimainkan oleh empat orang penari perempuan ini pertama kali ditampilkan pada abad ke 17 tepatnya masa 1903 saat Pangali Patta Raja dinobatkan andai Raja di Gantarang Lalang Bata.

26. Tari Area Sulawesi Barat

tarian daerah

Tari Patuddu adalah salah satu dansa tradisional yang berasal dari Sulawesi Barat. Dansa ini umumnya dibawakan oleh para penandak wanita dengan gerakannya nan lunglai gemulai dan menunggangi kipas sebagai alat menarinya.

Tarian Patuddu yaitu salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Sulawesi Barat dan cinta ditampilkan di berbagai acara seperti acara pengharapan, pergelaran seni, dan festival budaya.

27. Tari Daerah Sulawesi Tenggara

a. Tari Lulo Alu

tarian daerah

Tari Lulo Anak gobek yakni tarian yang berasal dari Tokotua, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Tarian ini dilaksanakan seumpama salah suatu ritual kebiasaan Tokotua atas rasa syukur dan peroleh kasih kepada sang pembuat atas melimpahnya rezki dari hasil pengetaman beras lega zaman dulu.

Dimana menurut coretan sejarah sreg zaman lewat Tokotua alias Kabaena yakni adegan dari Sultanat Buton yang merupakan penghasil beras sebagai pilar penguat Kesultanan Buton pada hari kejayaannya.

28. Tari Daerah Gorontalo

a.Tari Saronde

tarian daerah

Tari Saronde yaitu pelecok suatu dansa tradisional yang berasal dari Gorontalo. Tarian ini diangkat dari tradisi masyarakat Gorontalo saat malam pertunangan dalam sangkutan ritual perkawinan adat mereka.

Dansa ini biasanya ditampilkan makanya para penayub pria dan penari wanita yang menari dengan gerakan nan khas dan menggunakan seledang sebagai atribut menarinya.

Tari Saronde yakni salah satu tarian tradisional yang layak terkenal di umum Gorontalo. Selain menjadi putaran pecah acara akad nikah resan, Tari Saronde sekali lagi pelalah ditampilkan dalam programa seperti penyambutan, pertunjukan seni, dan festival budaya.

29. Tari Negeri Nusa Tenggara Barat

a. Tari Nguri

tarian daerah

Tari Nguri adalah tarian tradisional semenjak Sumbawa, NTB,  yang dibawakan maka itu penari wanita secara berkawanan. Joget ini mengilustrasikan keterbukaan dan keramah-tamahan masyarakat Sumbawa yang dicurahkan internal bagan gerak tari.

Tari Nguri ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Indonesia, khususnya di daerah Sumbawa sendiri seumpama area asalnya.

30. Tari Daerah Nusa Tenggara Timur

a. Tari Caci

tarian daerah

Tari Hujat adalah tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertemu dengan cambuk dan perisai di Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Tukang tari nan bersenjatakan cemeti (cambuk) berlaku misal penyerang dan seorang lainnya bertahan dengan memperalat perisai (tameng).

Tari ini dimainkan ketika syukuran musim panen (hang woja)
dan ritual tahun baru (penti), upacara prolog kapling atau upacara rasam besar lainnya, serta dipentaskan kerjakan menyambut tamu berguna.

31. Tari Daerah Maluku

a. Tari Lenso

tarian daerah

Tari Lenso yakni tarian taruna-mudi dari daerah Maluku dan Minahasa, Sulawesi Utara. Disko ini biasanya di bawakan secara gempita-ramai bila ada Pesta. Baik Pesta Pernikahan, Penuaian Cengkih, Waktu Baru dan kegiatan lainnya. Beberapa sumber mengistilahkan, tari lenso berpokok berpunca persil Maluku. Sedangkan sumber tidak menyebut tari ini berasal dari Minahasa.

Tarian ini juga sekaligus ajang Pengejaran jodoh bagi mereka yang masih bujang, di mana ketika lenso atau sandang diterima merupakan tanda besar perut diterima.

Lenso artinya Saputangan. Istilah Lenso, hanya dipakai oleh masyarakat di daerah Sulawesi Utara dan distrik bukan di Indonesia Timur.

32. Tari Daerah Maluku Utara

a. Tari Cakalele

tarian daerah

Tari cakalele adalah tarian tradisional spesifik Maluku. Menurut karangan sejarahnya, tarian cakalele ini pada mulanya mulanya berasal dari tradisi maupun kebiasaan masyarakat Maluku Utara. Plong waktu tersebut, tarian ini ditampilkan sebagai tarian perang para tamtama sebelum menuju medan perang atau pula sepulang pecah tempat perang.

33. Tari Daerah Papua Barat

a. Tari Selamat Datang

tarian daerah

Tari Selamat Menclok adalah dansa tradisional seikhwan tarian penyambutan nan berasal berpangkal wilayah Papua. Disko ini biasanya dibawakan oleh para penari adam dan wanita untuk menyambut tamu virginitas atau petandang utama yang melawat ke sana.

Tari Selamat Datang merupakan keseleo satu disko tradisional nan patut terkenal di kawasan Papua. Selain gerakannya nan distingtif dan enerjik, tarian ini tentu berkecukupan akan makna dan ponten-nilai di dalamnya.

34. Tari Distrik Papua

a. Tari Yospan

tarian daerah

Tari Yospan adalah tari persahabatan maupun tari pergaulan mulai dewasa-mudi Papua. Satu di antara tarian Papua paling tenar yang sering meramaikan acara-program kebiasaan, penyambutan pengunjung, serta festival budaya. Bahkan burung laut tampil di beraneka rupa negara.

Yospan merupakan abreviasi dari Yosim dan Pancar, dua tarian unik Papua. Yosim mirip dengan Polonaise, disko lambat dari Polandia. Tari Yosim ini berasal dari Sarmi, kabupaten di pesisir utara Papua. Ada juga nan mengatakan berasal berpunca Teluk Saireri.

Sementara itu, Pancar adalah tari yang berkembang pada awal 1960-an di Biak Numfor dan Manokwari. Jenama awalnya adalah Pancar Gas. Tari Yospan sendiri dalam prakteknya ditarikan oleh kian dari suatu orang. Gerakannya hayat, dinamik dan menyedot.


Demikian ulasan mengenai tari daerah di 34 wilayah di Indonesia. Semoga berjasa ya.

Referensi:

  • romadecade.org
  • gurupendidika.co.id

Source: https://saintif.com/tarian-daerah/

Posted by: caribes.net