Hp Asus Zenfone Live L1

ASUS Zenfone Live L1 Header

Gadgetren – Smartphone dengan harga terjangkau semakin lama semakin punya spesifikasi mumpuni dan cepat.

Menariknya ASUS membuka tahun 2022 dengan memasrahkan berbagai kejutan yang membuat banyak pengguna smartphone Indonesia menolehkan kepala. Keseleo satu produk tersebut adalah Zenfone Max Cak membela M1 yang n kepunyaan spesifikasi tataran dengn harga sangat sangat terulur dibandingkan para kompetitor.

Di samping itu ASUS juga memperkenalkan Zenfone Live L1 sebagai penerus lini Live yang diperkenalkan tahun lalu. Nah tim Gadgetren berkesempatan bikin mencoba Zenfone Live L1 dikeseharian. Apakah smartphone ini dapat menjadi juara di kelasnya?

ASUS Zenfone Live L1

  • Layar –
    8/10
  • Penampilan –
    7/10
  • Kodak –
    6/10
  • Baterai –
    7/10
  • Software –
    7/10
  • Desain –
    7/10

7/10

Kesimpulan

ASUS Zenfone Live L1 bisa menjadi sortiran kerjakan engkau yang mengharapkan smartphone dengan daya resistan baterai lama dan punya penampilan lampias menjalankan aplikasi sehari-hari

Pros

  • Manifestasi cukup mumpuni
  • Kiat resistan baterai makin lama berasal kompetitor
  • Terserah fitur face unlock
  • Punya 3 slot untuk microSD dan SIM

Cons

  • Tidak ada sensor pindai jemari
  • Audio adv minim memuaskan

Desain

ASUS Zenfone Live L1 Desain

Zenfone Live L1 n kepunyaan desain kekininan yang rasanya sudah menjadi ciri khas smartphone ASUS bilang musim ini. Seandainya kamu konsumen Zenfone sebelumnya, maka tahu segala apa nan bisa diharapkan dari desain Zenfone Live L1 terbaru ini.

Mengikuti tren tahun 2022, Zenfone Live L1 kini menghadirkan konsep Full View Display berkukuran 5,5 inci yang punya rasio 18:9. Bezel atas dan radiks terbilang cukup tebal dibandingkan smartphone desain serupa lainnya. Dengan hadirnya Full View Display, meluluk konten di layar Live L1 ini terasa lebih luas dan asik.

Tidak ada cembul badan maupun capacitive di bagian depan sehingga tombol navigasi diatur oleh sistem persuasi. Namun ada lampu notifikasi LED di sisi tustel depan yang berfaedah misal indikator singkat sebagai halnya ada notifikasi masuk maupun isi daya baterai mutakadim penuh.

ASUS Zenfone Live L1 secara keseluruhan terbuat dari polycarbonate secara unibodi. Arah pinggir bagian belakangnya sedikit melekung untuk menerimakan genggaman lebih baik serta rasa nyaman saat digunakan dalam waktu lama. Lensa tustel terdapat puas sisi pojok kiri atas yang rendah menonjol sehingga awak smartphone akan sedikit mengangkat ketika diletakkan di atas meja.

Tombol debit dan power yang terletak di jihat kanan saat ditekan terasa masih bisa lebih baik dan lazim saja. Sreg bagian kanan terdapat tray slot yang boleh digunakan lakukan memasukan dua kartu nano-SIM 4G LTE dan satu microSD perumpamaan daya produksi penyimpanan komplemen hingga 2TB.

Layar dan Audio

ASUS Zenfone Live L1 Layar

Layar Full View 5,5 inci Zenfone Live L1 n kepunyaan resolusi HD+ 1440 x 720 piksel dengan panel IPS. Dengan angka perimbangan bodi-cucur mengaras 82%, tentu menikmati konten multimedia akan menjadi lebih memuaskan dibandingkan desain layar konvensional.

Menyaksikan video di layar Zenfone Live terasa habis mengasikan. Gambar yang ditampilkan memiliki karakteristik cerah, berwarna, dan kecil-kecil sehingga membuatnya nyaman dilihat secara terus menerus. Tingkat kecerahan layarnya juga punya rentang nan baik dengan sangat kirana sreg 100% dan sangat gelap pada 0%.

Buat kamu yang berencana menghabiskan waktu cukup banyak melihat layar smartphone dijamin bukan akan kecewa dengan apa yang ditawarkan oleh layar Zenfone Live L1. Tampilan yang renik membuat mata lain cepat lelah sehingga sira dapat berselancar internet dan menonton video dengan kian nyaman.

Soal audio, ASUS Zenfone Live L1 bukan disertai earphone puas selongsong penjualan yang mana rasanya sudah menjadi hal sah pada smartphone kelas menengah bawah. Maka pecah itu speaker akan menjadi satu-satunya penghasil suara kalau dia sebelumnya tidak punya earphone sendiri.

Sungguhpun pada bagian bawah terdapat dua buah grill, namun cuma arah kanan saja yang ialah speaker. Posisinya ini terkadang membuat terowongan grill tertunda makanya jari secara enggak sengaja.

Mendengarkan musik Spotify menggunakan speaker Zenfone Live L1 terbilang rendah memuaskan kerjakan saya. Suara yang dihasilkan terdengar cacat jelas dengan beberapa alat enggak mendapatkan porsi yang sesuai sehingga kalah dominan dibandingkan gawai lainnya.

Kodak

ASUS Zenfone Live L1 Kamera

Awalnya lini produk Zenfone Live dibentuk berkat semakin banyak munculnya layanan live streaming di beraneka rupa aplikasi. Waktu ini sepertinya terdapat sedikit pergeseran titik api lakukan komplet Zenfone Live L1 terbaru karena kamera bukanlah keadaan nan minimum ditonjolkan lagi.

Pada fragmen depan ASUS menyematkan pemotret 5MP sedangkan bagian bokong terletak pemotret 13MP. Kedua kodak tersebut telah didukung teknologi PixelMaster andalan ASUS bagi boleh memberikan hasil foto nan ciamik. Bukan ketinggalan teknologi Phase Detection Auto Focus (PDAF) nan memungkinkan kamera bokong titik api terhadap objek dalam 0,3 detik cuma.

Pemotret depannya dilengkapi lampu LED soflight kerjakan memberikan cahaya lebih natural pada keadaan palsu. Selain itu juga cak semau bermacam rupa modus nan boleh digunakan tiba dari Auto, HDR Pro, Beautification, Potrait Mode, Panorama, dan Time Lapse.

Semoga kamu dapat memonten sendiri, berikut koleksi foto yang saya ambil menggunakan kodak ASUS Zenfone Live.

(Klik bagan untuk perbesar)

P_20180528_100304

P_20180522_152925

P_20180528_100057_vHDR_On

P_20180528_095811_vHDR_On

P_20180528_095939_BF

P_20180522_193053

P_20180528_100405

P_20180529_073855

Performa dan Gaming

ASUS Zenfone Live L1 CPUZ

Agar boleh menjalankan kebutuhan aplikasi dikeseharian secara lancar, ASUS mempercayakan chipset Snapdragon 425 yang punya catur inti berkecepatan 1,4GHz sebagai gembong terdepan Zenfone Live L1. Chipset tersebut dikombinasikan dengan RAM 2GB dan penyimpanan internal 16GB bagi hipotetis yang saya gunakan ini.

Spesifikasi tersebut terbilang sesuai dengan harga bandrol dan smartphone kompetitor inferior lawainnya. Tetapi apakah performa sesungguhnya dari Zenfone Live L1 mencukupi untuk memenuhi kebutuhan aplikasi periode kini nan semakin berat?

Sebagai percobaan mulanya, saya menguji kemampuan Zenfone Live L1 menunggangi aplikasi benchmark AnTuTu, Geekbench, dan PCMark. Hasil yang saya dapatkan terbilang cukup lumayan untuk smartphone yang memperalat Snapdragon 425.

N domestik benchmark AnTuTu, Zenfone Live L1 mampu meraih angka 41856 sementara itu plong aplikasi Geekbench mendapatkan 660 lakukan single-core dan 1663 bagi multi-core. Skor tersebut bertambah tinggi dibandingkan smartphone competitor yang sudah pernah saya coba.

ASUS Zenfone Live L1 Benchmark

Internal pemakaian sehari-hari, saya bisa mengatakan kalau Zenfone Live L1 dapat bepergian dengan sepan laju baik itu menelanjangi tuntutan media sosial maupun browsing biasa. Memang terkadang sedikit lambat lakukan menjalankan awal sebuah permohonan, namun secara keseluruhan pengejawantahan nan diberikan smartphone besutan ASUS satu ini patut baik.

Hal nan sama tak bisa saya rasakan saat mencoba cak bagi bertindak game naik daun yang tengah digandrungi kaula taruna. Dengan Zenfone Live L1 ini saya coba main Mobile Legends dan Rules of Survival cak bagi mengambil alih masing-masing genre.

Dalam Mobile Legends, kualitas grafis akan diset secara kodrati sreg Low menyepadankan dengan spesifikasi yang cak semau. Hasilnya game dapat bepergian dengan cukup lancar dari awal sampai akhir perlombaan tanpa suka-suka kendala apapun. Grafis yang ditampilkan memang kurang memuaskan karena terlihat bergerigi di pinggiran budi.

Maka bermula itu saya mencoba untuk High dengan semua efek aktif. Dengan pengaruh ilustratif tersebut, Mobile Legends masih terbilang cukup playable karena tidak terlalu lag. Memang pergerakan menjadi kurang mulus dibandingkan pengaturan grafis Low, cuma menurut saya efek yang diberikan tidak lah signifikan.

Lebih lanjut saya berlaku Rules of Survival yang memiliki grafis lebih berat dibandingkan Mobile Legends. Detik purwa kali menjalankan aplikasi, pengaturan grafis otomatis diset pada kualitas Power Saving dan saya langsung tidak menyukainya. Setiap pergerakan tertentang teriris-kotok bahkan buat memutarkan kodak namun sangat mengganggu.

Heran akan hal tersebut, saya langsung mengubah pengaturan ilustratif menjadi Low. Karenanya budi berputar bertambah lembut dan saya bisa memainkan hingga akhir pertandingan dengan cukup nyaman. Biarpun begitu penurunan FPS mulai-tiba terjadi memadai comar khususnya saat banyak objek yang tampil.

Aki

ASUS Zenfone Live L1 mana tahu ini ditenagai oleh baterai berdaya 3.000 mAh bagi bisa melintasi penggunaan sehari-hari. Lebih besar 350 mAh dibandingkan dengan Zenfone Live generasi sebelumnya yang mempunyai lampu senter 2.650 mAh. Dengan penggunaan daya adv minim dari Snapdragon 425 mewujudkan afiliasi ini lalu lengkap.

Pihak ASUS menggadang takdirnya Zenfone Live L1 bisa bersikukuh hingga 18 jam web browsing atau menyaksikan 9 film berturut-turut. Dengan begitu pengguna lain mesti merembas kehabisan baterai momen perdua semenjana asik mengkonsumsi konten multimedia.

ASUS Zenfone Live L1 Baterai

Melalui benchmark yang saya bikin dengan aplikasi Geekbench, Zenfone Live L1 mendapatkan nilai 2384 dan mampu menyala sejauh 7 jam 19 menit setakat baterai tersisa 10%. Jauh kian baik dibandingkan Xiaomi Redmi 5A yang hanya berkeras hati 5 jam 54 menit padahal selaras-setimpal menggunakan baterai 3.000 mAh dan Snapdragon 425.

Kemudian saya coba kerjakan menonton satu film penuh berdurasi 1,5 jam dalam modus Airplane. Alhasil baterai hanya terkuras sekitar 18% sekadar yang berarti secara teori saya dapat menonton 5 bioskop dengan total hari 6 jam sebelum harus melakukan pengisian daya. Memang enggak sampai sama dengan segala apa yang digadang oleh ASUS, semata-mata hasil tersebut cukup memuaskan.

Kesimpulan

ASUS Zenfone Live L1 Paket

ASUS Zenfone Live L1 dengan harga Rp1.399.000 menghadirkan penawaran yang memadai baik. Desain Full View nan trendi serta konten tampil lebih leluasa karuan akan menjadi kiat tarik tersendiri bagi engkau yang menginginkan smartphone mutakhir.

Memang kualitas foto yang dihasilkan oleh kamera pantat maupun depan akan terasa terbatas memuaskan bagi sebagian insan khususnya kerjakan kamu nan berencana bagi menggunakan smartphone sebagai perangkat fotografi terdahulu. Sebagai smartphone inferior, hasil tersebut masih tertulis dalam ekspektasi.

Kendatipun begitu ASUS Zenfone Live L1 sangat cocok andai organ entertainment asian tampilan layar HD+ memukau dan berwarna serta daya tahan baterai strata nan berlambak bertahan bertambah dari 7 jam. Dengan begitu beliau dapat menikmati konten dengan kian nyaman tanpa harus memikirkan peristiwa lainnya.

Hadirnya Snapdragon 425 dengan RAM 2GB juga menjamin aplikasi sehari-hari sebagai halnya wahana sosial berjalan dengan lancar. Performa Zenfone Live L1 untuk dibawa bermain game juga terbilang cukup mumpuni, hanya saja jangan mengharapkan kualitas ilustratif terbaik.

Fitur face unlock juga menjadi bonus menyeret bagi dia nan cak hendak menggunakannya. Ditambah lagi adanya tiga slot untuk microSD dan nano-SIM takhlik ASUS Zenfone Live L1 dulu memahami akan kebutuhan pengguna smartphone di Indonesia.

Source: https://gadgetren.com/2018/05/29/review-asus-zenfone-live-l1/

Posted by: caribes.net