Hukum Pakai Deodoran Ketika Sholat

Hukum Mempekerjakan Deodoran Sebelum Shalat, Bolehkah? | Busrolana.com



Pertanyaan :



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Izin bertanya,, kalo semisal kita sholat, posisi kita menggunakan deodorant beralkohol, apakah sholatnya sah?


Dari : Ahda



Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi










حفظه الله تعالى














melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp



Wa’alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Alkohol yang terletak pada deodoran sama halnya alkohol yang suka-suka puas tembolok maupun minuman lainnya.

Para ulama berbeda pendapat tentang kenajisan alkohol. Menurut beberapa cerdik pandai alkohol itu termasuk najis berdasarkan firman Sang pencipta dalam pertinggal Al-Maidah ayat 90.

Allah bersuara :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


Hai orang-sosok nan percaya, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban bikin) kultus, menyetem semangat dengan panah, adalah tercatat perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu sebaiknya engkau berbintang terang kemajuan. (QS. Al-Maidah : 90).

Ulama mazhab seperti Rohaniwan Syafi’i mengatakan bahwa makna
Rijsun
pada ayat di atas yakni najis, sehingga seandainya najis dimasukkan ke intern kas dapur, otomatis rahim tersebut juga ikut menjadi najis, sekalipun kandungan nan dicampur dengan alkohol biarpun sedikit tidak memabukkan. Namun ketika alkohol sudah dihukumi najis, maka rezeki yang dicampur alkohol lagi ikut menjadi najis sehingga setiap nan mengandung najis haram dimakan di internal Islam.

Tetapi menurut Imam Abuk Hanifah, bahwa setiap nan memabukkan pasti mengandung alkohol, belaka tidak semua alkohol memabukkan. Karena jika alkohol diminum minus saja, tapi tidak mewujudkan mabuk, maka tidak ilegal, sebab yang haram itu jika alat pencernaan dan minuman itu bisa memabukkan, itu yang diharamkan di dalam Islam.

Dari Ummul Mukminin Aisyah
rodhiyallahu ‘anha
berujar, saya mendengar Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda :

كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ، وَمَا أَسْكَرَ مِنْهُ الْفَرْقُ فَمِلْءُ الْكَفِّ مِنْهُ حَرَامٌ


Setiap yang memabukkan itu haram, dan kalau (meneguk) satu gentong itu memabukkan, maka meminum satu ciduk tangan kembali haram. (HR. Abu Dawud, hadist no. 3687).

Maka itu karnanya, sesuatu yang mengandung alkohol, sedikit maupun banyak seharusnya dijauhi sebagai bagan
ihtiyath
(kehati-hatian) kerumahtanggaan beribadah kepada Almalik. Begitu juga halnya Allah tidak menerima shalat nan apabila pakaian di dapat dari cara yang haram, maka mungkin Tuhan juga tidak mengamini shalat yang apabila seseorang mengaryakan sesuatu yang najis sampai-sampai ilegal detik shalat. Terbatas banyaknya alkohol, maka jauhi memakainya ketika ingin beribadah kepada Yang mahakuasa.

Seyogiannya boleh dipahami.


Wallahu Ta’ala a’lam.

Source: https://www.busrolana.com/2021/07/hukum-memakai-deodoran-sebelum-shalat.html