Jelaskan Secara Singkat Mengenai Pltn

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia nonblok

Sebuah Penyemangat Listrik Tenaga Nuklir. Reaktor nuklir di pasung n domestik containment building silindris.

Schematic of Reactor Coolant System for PWR

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
(PLTN) ialah stasiun generator listrik termal tempat panas yang dihasilkan diperoleh semenjak suatu atau makin reaktor nuklir pembangkit listrik.

PLTN termasuk dalam pembangkit daya (EN:
base load), yang boleh berkreasi dengan baik ketika daya keluarannya tetap (meskipun reaktor air didih (EN:
boiling water reactor) dapat merosot sampai sehelai dayanya saat malam waktu). Buku yang dibangkitkan per unit pengungkit berkisar berasal 12 MWe setakat 1400 MWe. Unit baru nan semenjana dibangun pada tahun 2022 mempunyai daya 29-1400 MWe.

PLTN bisnis purwa mulai beroperasi pada 1950-an, dan hingga detik ini terdapat 450 PLTN berlisensi di dunia
[1]
nan beroperasi di 30 negara. Keseluruhan reaktor tersebut menyuplai 10% sosi listrik dunia. PLTN ialah sendang tenaga rendah karbon terbesar kedua di marcapada (29% dari jumlah plong tahun 2022). Momen ini terwalak 48 PLTN sedang dibangun.

Rekaman

[sunting
|
sunting sendang]

Reaktor nuklir yang pertama mana tahu membakar elektrik adalah stasiun pembangkit percobaan EBR-I pada 20 Desember 1951 di intim Arco, Idaho, Amerika Serikat. Plong 27 Juni 1954, PLTN mula-mula mayapada nan menghasilkan listrik untuk jaringan listrik (power grid) berangkat beroperasi di Obninsk, Empok Soviet [1] Diarsipkan 2009-02-25 di Wayback Machine.. PLTN neraca komersiil mula-mula yakni Calder Hall di Inggris yang dibuka puas 17 Oktober 1956 [2].

Bakal informasi sejarah bertambah lanjut, lihat reaktor nuklir dan daya nuklir.

Diversifikasi-jenis PLTN

[sunting
|
sunting perigi]

Pressurized Water Reactor untuk kapal laut. Reaktor ini menggunakan air laut seumpama kondenser pendingin reaktor.

Tabel reaktor kapal selam

Tabulasi reaktor kapal islam

PLTN dikelompokkan berdasarkan varietas reaktor yang digunakan. Tetapi ada juga PLTN yang menerapkan unit-unit independen, dan kejadian ini boleh menggunakan jenis reaktor yang berlainan. Sebagai adendum, beberapa jenis reaktor berikut ini, sreg masa depan diharapkan punya sistem keamanan pasif.

Reaktor Fisi

[sunting
|
sunting sumber]

Reaktor gerendel fisi membangkitkan merangsang melintasi reaksi fisi nuklir semenjak isotop fissil uranium dan plutonium.

Seterusnya reaktor daya fissi dikelompokkan juga menjadi:

  • Reaktor thermal
    menunggangi moderator neutron untuk melambankan atau derita-moderate
    neutron sehingga mereka dapat menghasilkan reaksi fissi lebih lanjut. Neutron yang dihasilkan dari reaksi fissi n kepunyaan energi yang tinggi atau dalam hal
    cepat, dan harus diturunkan energinya atau dilambatketel (dibuat
    thermal) maka itu moderator sehingga dapat menjamin kelangsungan reaksi berantai. Keadaan ini berkaitan dengan jenis bahan bakar yang digunakan reaktor thermal yang lebih mengidas neutron lambat tinimbang neutron cepat untuk mengamalkan reaksi fissi.
  • Reaktor cepat
    menjaga kelanjutan reaksi berantai tanpa memerlukan moderator neutron. Karena reaktor cepat menggunkan jenis bahan bakar yang berbeda dengan reaktor thermal, neutron yang dihasilkan di reaktor cepat tidak teradat dilambatkan kebaikan menjamin reaksi fissi tetap berlangsung. Boleh dikatakan, bahwa reaktor thermal menunggangi neutron thermal dan reaktor cepat menggunakan neutron cepat dalam proses reaksi fissi masing-masing.
  • Reaktor subkritis
    menggunakan sumber neutron luar ketimbang menggunakan reaksi berantai untuk menghasilkan reaksi fissi. Sebatas 2004 kejadian ini sahaja berupa konsep teori saja, dan tidak cak semau purwarupa yang diusulkan maupun dibangun untuk menghasilkan setrum, kendatipun beberapa laboratorium memeragakan dan beberapa uji kelayakan sudah dilaksanakan.

Reaktor thermal

[sunting
|
sunting sendang]

  • Light water reactor (LWR)
    • Boiling water reactor (BWR)
    • Pressurized water reactor (PWR)
    • SSTAR, a sealed, reaktor untuk jaringan kecil, mirip PWR
  • Moderator Grafit:
    • Magnox
    • Advanced asap-cooled reactor (AGR)
    • High temperature tabun cooled reactor (HTGR)
    • RBMK
    • Pebble bed reactor (PBMR)
  • Moderator Air berat:
    • SGHWR
    • CANDU

Reaktor cepat

[sunting
|
sunting sendang]

Meski reaktor nuklir generasi awal berjenis reaktor cepat, belaka perkembangan reaktor nuklir tipe ini kalah dibandingkan dengan reaktor thermal.

Keuntungan reaktor cepat diantaranya yaitu siklus target bakar nuklir nan dimilikinya bisa menggunakan semua uranium yang terdapat n domestik urainum umbul-umbul, dan kembali dapat mentransmutasikan radioisotop yang tersidai di dalam limbahnya menjadi material luruh cepat. Dengan alasan ini, sebenarnya reaktor cepat secara inheren makin menjamin kelangsungan ketersedian energi tinimbang reaktor thermal. Lihat lagi reaktor fast breeder. Karena sebagian besar reaktor cepat digunakan untuk menghasilkan plutonium, maka reaktor jenis ini tersapu dempet dengan proliferasi nuklir.

Lebih dari 20 purwarupa (prototype) reaktor cepat sudah dibangun di Amerika Persekutuan dagang, Inggris, Ayunda Sovyet, Prancis, Jerman, Jepang, India, dan hingga 2004 1 unit reaktor sedang dibangun di China. Berikut beberapa reaktor cepat di dunia:

  • EBR-I, 0.2 MWe, AS, 1951-1964.
  • Dounreay Fast Reactor, 14 MWe, Inggris, 1958-1977.
  • Enrico Fermi Nuclear Generating Station Unit 1, 94 MWe, AS, 1963-1972.
  • EBR-II, 20 MWe, AS, 1963-1994.
  • Phénix, 250 MWe, Prancis, 1973-kini.
  • BN-350, 150 MWe plus desalination, USSR/Kazakhstan, 1973-2000.
  • Prototype Fast Reactor, 250 MWe, Inggris, 1974-1994.
  • BN-600, 600 MWe, USSR/Russia, 1980-masa ini.
  • Superphénix, 1200 MWe, Prancis, 1985-1996.
  • FBTR, 13.2 MWe, India, 1985-kini.
  • Monju, 300 MWe, Jepang, 1994-kini.
  • PFBR, 500 MWe, India, 1998-masa ini.

(Anak kunci listrik nan ditampilkan merupakan daya listrik maksimum, tanggal nan ditampilkan adalah tanggal ketika reaktor mencapai reseptif pertama kali, dan detik reaktor kritis untuk teakhir kali bila reaktor tersebut sudah di dekomisi (decommissioned).

Reaktor Fusi

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel utama: rahasia paduan

Fusi nuklir menawarkan kemungkinan pemuasan energi nan besar dengan cuma sedikit limbah radioaktif nan dihasilkan serta dengan tingkat keamanan yang lebih baik. Cuma, momen ini masih terdapat kendal-kendala bidang keilmuan, teknik dan ekonomi yang membantut penggunaan energi sintesis kelebihan pembangkitan elektrik. Hal ini masih menjadi bidang penggalian aktif dengan skala raksasa seperti dapat dilihat di JET, ITER, dan Z machine.

Keuntungan dan kekurangan

[sunting
|
sunting sumur]

Keuntungan PLTN dibandingkan dengan penggelora daya utama lainnya ialah:

  • Tidak menghasilkan emisi gas rumah beling
    (selama operasi normal) – asap rumah kaca hanya dikeluarkan momen Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya minus menghasilkan tabun)
  • Tidak mencemari peledak
    – tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksida, sulfur dioksida, aerosol, mercury, nitrogen oksida, partikulate atau tabun fotokimia
  • Sedikit menghasilkan limbah padat
    (selama operasi halal)
  • Biaya bulan-bulanan bakar rendah
    – cuma rendah bulan-bulanan bakar yang diperlukan
  • Ketersedian bahan bakar yang luber
    – sekali sekali lagi, karena sangat minus bahan bakar yang diperlukan
  • Baterai nuklir
    – (lihat SSTAR)

Berikut ini berberapa hal nan menjadi kekurangan PLTN:

  • Risiko kecelakaan nuklir
    – kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl (yang lain mempunyai containment building)
  • Limbah nuklir
    – limbah radioaktif tingkat tinggi nan dihasilkan bisa bertahan setakat ribuan tahun. AS siap menampung limbah ex PLTN dan Reaktor Penajaman. Limbah tidak harus disimpan di negara pemilik PLTN dan Reaktor Riset. Lakukan limbah berbunga industri pengguna zat radioaktif, bisa diolah di Instalasi Pengolahan Limbah Zat Radioaktif, seumpama yang dimiliki maka itu BATAN Serpong.

Perkembangan generasi PLTN

[sunting
|
sunting sumber]

Range of possible Madat fuel cycles: Opium reactors can accept a variety of fuel types, including the used fuel from light-water reactors

Sejak PLTN menggalas pertama dikembangkan pada waktu 50-an setakat saat ini, generasi PLTN mengalami perkembangan yang cukup pesat.

PLTN Generasi I

[sunting
|
sunting sumber]

PLTN generasi pertama dikembangkan pada rentang perian tahun 50-an hingga masa 60-an. PLTN generasi pertama ini merupakan prototipe awal dari reaktor generator kancing yang bermaksud bagi membuktikan bahwa energi nuklir boleh dimanfaatkan dengan baik buat tujuan damai. Contoh PLTN generasi pertama ini ialah Shippingport (tipe PWR), Dresden (variasi BWR), Fermi I (tipe FBR) dan Magnox (tipe GCR).

PLTN Generasi II

[sunting
|
sunting sumber]

PLTN generasi kedua dikembangkan setelah tahun 70-an, PLTN ini adalah satu pedoman klasifikasi desain dari reaktor nuklir. PLTN generasi II dijadikan andai reaktor trik komersial acuan dalam pembangunan PLTN hingga akhirusanah 90-an. Prototipe reaktor daya generasi II adalah PLTN tipe PWR, Opium, BWR, AGR dan VVER.

PLTN generasi III

[sunting
|
sunting perigi]

PLTN generasi III yakni reaktor resep generasi lanjut (advanced) yang dikembangkan puas akhir tahun 1990. PLTN generasi ini mengalami perubahan desain evolosioner (perubahan yang tidak radikal) nan berniat untuk meningkatkan faktor keselamatan dan ekonomi PLTN. PLTN generasi III banyak dibangun negara-negara Asia Timur. Contoh dari PLTN generasi III adalah ABWR, System80+.

Ekspansi PLTN generasi III terus berlanjut dan bersamaan dengan itu dilakukan restorasi desain yang evolusioner lakukan meningkatkan faktor ekonomi dengan cukup signifikan. Transisi terhadap PLTN generasi III menghasilkan PLTN generasi III+ yang lebih ekonomis dan segera dapat dibangun dalam hari dekat tanpa harus menunggu masa R&D nan lama. PLTN generasi III+ menjadi suatu pilihan untuk pembangunan PLTN nan akan dilakukan dari kini hingga waktu 2030.

PLTN generasi IV

[sunting
|
sunting sumber]

PLTN generasi IV ialah reaktor daya hasil pengembangan inovatif dari PLTN generasi sebelumnya. PLTN generasi IV terdiri berusul heksa- tipe reaktor trik yang diseleksi bermula seputar 100 biji kemaluan desain. Kriteria seleksi adalah aspek ekonomi yang tinggi, tingkat keselamatan lanjut, menghasilkan limbah dengan jumlah yang suntuk invalid, dan resistan terhadap aturan NPT.

PLTN generasi IV dirancang tidak hanya berfungsi laksana instalasi pemasok buku listrik saja, tetapi dapat lagi digunakan bikin pemasok energi termal kepada industri proses. Makanya karena itu PLTN generasi IV tidak lagi disebut bagaikan PLTN, tetapi disebut sebagai Sistem Energi Nuklir (SEN) maupun Nuclear Energy System (NES). Heksa- tipe dari reaktor daya generasi IV adalah: Very High Temperature Reactor (VHTR), Sodium-cooled Fast Reactor (SFR), Gas-cooled Fast Reactor (GFR), Liquid metal cooled Fast Reactor (LFR), Molten Salt Reactor (MSR), dan SuperCritical Water-cooled Reactor (SCWR).

BATAN n kepunyaan program Reaktor Sentral Eksperimental (RDE) menunggangi teknologi generasi IV High Temperature Gas Cooled Reactor (HTGR) dengan kiat 10 MWth. Penyaringan HTGR lakukan RDE ini, karena sesuai dengan tuntutan industri yang berkeinginan mendapatkan uap panas untuk smelter, pencairan batubara dll, disamping untuk keperluan listrik. BATAN berkolaborasi dengan Tsinghua University membuat acara joint lab memformulasikan desain konsep HTGR dengan dengan siasat 150 MWth. Situasi ini bisa menjadi tunas kelapa bakal PeLUIt (pembangkit listrik dan uap untuk industri).

Generator termoelektrik radioisotop

[sunting
|
sunting sumber]

Pengobar termoelektrik radioisotop atau radioisotope thermoelectric pengobar (RTG, RITEG) adalah sebuah generator listrik yang menunggangi sebuah array dari termokopel untuk mengubah panas yang dilepaskan oleh peluruhan bahan radioaktif yang sejadi menjadi listrik oleh efek Seebeck.

RTGS telah digunakan misal mata air listrik di planet, pesawat antariksa berawak dan seperti akomodasi remote sebagai serangkaian mercusuar Uni Soviet nan didirikan di kerumahtanggaan Limbung Arktik.

Lihat lagi

[sunting
|
sunting sendang]

  • Programa Nuklir Indonesia
  • Reaktor nuklir
  • Reaktor air didih, BWR
  • Reaktor air didih lanjut, ABWR
  • Reaktor air bertekanan, PWR
  • Reaktor berpendingin ferum enceran
  • Kapal pemecah es bertenaga nuklir
  • VVER
  • APR-1400
  • Kebocoran nuklir

Galeri

[sunting
|
sunting sumur]

Wacana

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Numbers of Reactors in Operation Worldwide Diarsipkan 2005-02-13 di Wayback Machine., Badan Tenaga Partikel Internasional, diakses rontok 22 Maret 2022

Pranala luar

[sunting
|
sunting perigi]

  • IPPNW – International Physicians for the Prevention of Nuclear War (Nobel Peace Prize 1985)
  • MAPW – Information on Australia’s research reactor Diarsipkan 2007-11-25 di Wayback Machine.
  • Freeview Video ‘Nuclear Power Plants – What’s the Keburukan’ A Royal Institution Lecture by John Collier by the Vega Science Trust.
  • Non Destructive Eksamen for Nuclear Power Plants
  • Web-based simple nuclear power plant game
  • Uranium.Info publishing uranium price since 1968.
  • Information about all NPP in the world Diarsipkan 2012-01-21 di Wayback Machine.
  • U.S. plants and operators
  • SCK.CEN Belgian Nuclear Research Centre in Mol.
  • Civil Liability for Nuclear Damage Diarsipkan 2006-12-30 di Wayback Machine. – World Nuclear Association
  • Glossary of Nuclear Terms Diarsipkan 2022-12-19 di Wayback Machine.
  • Protection against Sabotage of Nuclear Facilities: Using Morphological Analysis in Revising the Design Basis Threat From the Swedish Morphological Society
  • Critical Hour: Three Mile Island, The Nuclear Legacy, And National Security Online book by Albert J. Fritsch, Arthur H. Purcell, and Mary Byrd Davis (2005). Updated edition June 2006
  • An Interactive VR Panorama of the cooling towers at Temelin Nuclear Power Plant, Czech Republic Diarsipkan 2006-10-21 di Wayback Machine.
  • Interactive map with all nuclear power plants US and worldwide (Note: missing many plants)
  • Map with all nuclear power plants US and worldwide (Note: active, not active and under construction)



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_listrik_tenaga_nuklir

Posted by: caribes.net