Kitab Ta Limul Muta Alim

Pecihitam.org
– Pengarang kitab Ta’limul Muta’alim adalah Burhanuddin al-Islam Al-Zarnuji. Di kalangan cerdik pandai belum suka-suka kepastian akan halnya sungkap kelahirannya. Adapun mengenai kewafatannya, setidaknya ada dua pendapat yang dapat dikemukakan disini. Pertama, pendapat nan mengatakan bahwa Burhanuddin al-Zarnuji wafat pada tahun 591 H/1195 M, sedangkan pendapat yang kedua mengatakan bahwa beliau wafat pada tahun 840 H/1243 M, provisional itu cak semau pula pendapat yang mengatakan bahwa Burhanuddin hidup semasa dengan Rida ad-Din an-Naisaburi yang spirit antara tahun 500-600 H.


Pecihitam.org, dapat Istiqomah babaran artikel-kata sandang keislaman dengan adanya jaringan panitera dan tim penyunting yang boleh menulis secara rutin. Kamu bisa berpartisipasi intern Literasi Dakwah Selam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-saluran sosial media kamu maupun bahkan anda bisa ikut Berdonasi.



DONASI Waktu ini

Al-Zarnuji memperoleh aji-aji pengetahuan dari para ulama dimasanya yang kebanyakan adalah pengarang fiqh, bahasa dan sastra nan beraliran mahzhab Hanafi. Kitab Ta’lim Al-Muta’alim adalah merupakan bagian dari karya-karya al-Zarnuji nan masih terserah sebatas sekarang ini nan baru boleh diketahui dari karya-karya al-Zarnuji hanyalah kitab Ta’limul Muta’alim. Lebih lanjut menurut
Padri Ghazali, karya al-Zarnuji hanya kitab Ta’lim Muta’alim

Pemikiran al-Zarnuji

Berdasarkan beberapa literatur nan ada, para penyelidik mengenai al-Zarnuji masih sejadi bahwa kitab Ta’līmul Muta’allim adalah suatu-satunya karya al-Zarnuji yang bisa kita jumpai sekarang ini. Kitab Ta’limul Muta’imani jenama lengkapnya Ta’lim Al-Muta’alim Thariqat al-Ta’alum (Metode belajar sreg murid). Kitab ini telah banyak diterjemahkan kedalam Bahasa Arab maupun Bahasa Indonesia.

Kitab tersebut dikaji dan dipelajari disetiap kependidikan Islam, terutama rajah pendidikan klasik tradisional seperti pesantren. Manfaat kitab Ta’līmul Muta’allim adalah letak pada materi yang dikandungnya. Sekalipun kecil dan dengan judul yang seakan-akan hanya membicarakan mengenai metode sparing, namun selayaknya membincangkan mengenai tujuan membiasakan, prinsip belajar, strategi belajar dsb, yang secara keseluruhan didasarkan pada kesopansantunan religius.

Kitab Ta’lim al-Mutta’alim yakni literature klasik yang membahas tentang etika belajar yang memunculkan kesopansantunan demi tercapainya kemanfaatan ilmu. Melihat situasi peserta didik khususnya di kalangan santri belakangan ini, sangatlah menyedot untuk dibahas terkait etika belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Ta’lim Muta’allim dan mengandung pendidikan akhlak yang berorientasi pada pembentukan etika sparing santri. Kitab ini memberikan perhatian mumbung pada pendirian-kaidah yang kiranya dilakukan oleh para penekan guna-guna.

Dari semua pintu yang cak semau internal kitab ini, semuanya bertirakat plong perbaikan akhlak, sehingga menjadikan ini identik dengan kitab nan meributkan akan halnya ilmu kabar. Dari berbagai keterangan yang ada tentang guna-guna publikasi sebagian besar bersemedi pada perbaikan akhlak yang harus dilakukan maka dari itu siswa jaga dalam menuntut ilmu. tujuan pendedahan kitab Ta’limul Muta’imani yang diterapkan di Pondok Pesantren ialah bagi menciptakan menjadikan khuluk santri yang beradab dalam belajar dan meningkatkan hayat santri intern menuntut ilmu untuk menghasilkan biji kemaluan guna-guna yang faedah, berguna untuk dirinya maupun lakukan orang lain.

Adapun materi isi kitab Ta’limul Muta’alim memuat beberapa fashal (gerbang), seperti nan telah digambarkan makanya Imam al-Zarnuji yaitu: “Kitab ini saya serah nama “Kitab Ta’lim Al-Muta’alim al-Tharīqat al-Ta’alum” (mengajarkan metode sparing pada pelajar) yang terdiri dari tiga belas pasal:

  1. Membersihkan hakekat ilmu, hukum mencari ilmu, dan keutamaannya
  2. Niat dalam mencari ilmu.
  3. Kaidah mengidas aji-aji, guru, teman, dan intensitas.
  4. Cara memuliakan ilmu dan guru.
  5. Kesungguhan kerumahtanggaan mencari ilmu, beristiqomah, dan bercita cita luhur.
  6. Permulaan, ukuran dan tata tertib belajar.
  7. Tawakal.
  8. Masa pendapatan buah hasil ilmu.
  9. Karunia sayang dan nasehat.
  10. Mencari tambahan ilmu laporan.
  11. Bersikap wara’ saat menuntut ilm.
  12. Peristiwa-hal nan menyaringkan hafalan dan yang melemahkan hafalan.
  13. Penyebab lancar rizki dan memanjangkan usia.
  • Author
  • Recent Posts

Arif Rahman Hakim

Source: https://pecihitam.org/kitab-talimul-mutaalim-kitab-akhlak-karya-burhanuddin-al-zarnuji/

Posted by: caribes.net