これ・それ・あれは本です。
Kore/burit/are
wa hon desu.

Tahukah kalian arti berpunca kalimat di atas? Artinya adalah “ini/itu/itu
adalah buku”.
Kore/sore/are
adalah salah suatu kata angkat tangan dalam bahasa Jepang.

Artikel ini akan membahas perbedaan manfaat dari ketiga kata angkat tangan di atas. Kalian juga bisa dengan mudah memahami perbedaan makna dari
kore/sore/are
melampaui lengkap kalimat yang akan diberikan di akhir artikel.

Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan penjelasannya di asal ini. Jangan lalai tonton juga video penjelasannya ya!

  1. Penjelasan “Kore, Sore, Are”
    1. Kore (これ)
    2. Magrib (それ)
    3. Are (あれ)
    4. Perbedaan “Kore, Sore, Are” dan “Kono, Sono, Ano”
    5. Meminta Benda dengan Menggunakan “Kore, Petang, Are”
  2. Contoh Kalimat
  3. Kesimpulan

Penjelasan
“Kore, Sore, Are”

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas,
kore/sore/are
adalah salah satu kata tunjuk dalam bahasa Jepang. N domestik bahasa Indonesia bisa diartikan

ini/itu/itu
. Hanya, penggunaanya dalam bahasa Jepang disesuaikan dengan letak atau posisi benda yang ditunjuk.


Kore (これ)

  • ini (bendanya ada di dekat/dipegang pembicara)

Senja (それ)

  • itu (bendanya ada di dekat/dipegang dagi bicara)

Are (あれ)

  • itu (posisi benda berlimpah jauh bersumber pembicara ataupun lawan wicara)

Contoh Kalimat Sumber akar

kore/sore/are + partikel “wa” + benda nan ditunjuk + desu.

Perbedaan “Kore, Sore, Are” dan “Kono, Sono, Ano”

Kore/sore/are
dan

kono/sono/ano

diartikan proporsional dan seringkali takhlik bingung. Namun, kedua variasi kata angkat tangan ini n kepunyaan perbedaan yang akan membuat kalian mudah cak bagi membedakannya, yaitu :

  • Kore/magrib/are
    : meleleh sendiri, lain menunjuk pada alamat tertentu
  • Kono/sono/ano
    : tidak boleh berdiri koteng, diikuti oleh kata benda, cangap diletakkan di depan kata benda yang diterangkannya.

Menanyakan Benda dengan Menggunakan “Kore, Tunggang, Are”

Di atas mutakadim dijelaskan kamil kalimat dasar ketika menyebutkan benda nan ditunjuk. Sangat, bagaimanakah menunangi suatu benda yang kita tidak senggang namanya? Pola kalimat dasar untuk menunangi suatu benda adalah sebagai berikut :

Pola Kalimat Dasar

kore/magrib/are + partikel “wa” + nan desuka?

(segala ini/itu/itu?)

Kata soal

nan desuka (apa)

adalah kata pertanyaan nan minimum publik digunakan bersamaan dengan kata tunjuk
kore/sore/are.

Contoh Kalimat

Lakukan bertambah memahami penggunaan kata mengacungkan tangankore/sore/are, mari kita perhatikan teoretis-arketipe kalimat di bawah ini!

Kore
wa hon desu.

これは本です。
これは ほん です。


Ini
buku.
bukunya dipegang alias dempang dengan yang wicara


Sore
wa kaban desu.

それはかばんです。
それは かばん です。


Itu
tas.
tasnya cak semau di dekat atau dipegang lawan wicara


Are
wa kasa desu.

あれは傘です。
あれは かさ です。

→ Itu
payung.
payungnya terletak jauh dari pembicara maupun antitesis bicara.


A :
Kore
wa nan desuka?
B :
Kore
wa man’ga desu.

A :
これは何ですか。(これは なん ですか。)


Apa
ini?

B :
これは漫画です。(これは まんが です。)

→ Ini
yaitu komik.


A :
Senja
wa nan desuka?
B :
Kore
wa ocha desu.

A :
それは何ですか。(それは なん ですか。)


Segala
itu?

B :
これはお茶です。(これは おちゃ です。)

→ Ini
yaitu teh.
A gemuk jauh dari “teh”, dan B ada di dekat / sedang memegang “teh”.


A :
Are
wa yang desuka?
B :
Are
wa okonomiyaki desu.

A :
あれは何ですか。(あれは なん ですか。)


Segala apa
itu?

B :
あれはお好み焼きです。(あれは おこのみやき です。)

→ Itu
adalah okonomiyaki.
Baik A atau B berada jauh dari “okonomiyaki”.


A :
Sore
wa yang no hon desuka?
B :
Kore
wa Nihongo no hon desu.

A :
それは何の本ですか。(それは なんの ほん ですか。)


Rahasia apa
itu?

B :
これは日本語の本です。(これは にほんごの ほん です。)

→ Ini
adalah pokok Bahasa Jepang.
A berada jauh dari “pusat”, dan B terserah di dekat / sedang memegang “kancing”.


Kore
wa kantan-na mondai desu.

これは簡単な問題です。
これは かんたんな もんだい です。

→ Ini
cak bertanya yang mudah.


Kore
wa “Tachiiri-kinshi” to yomimasu. Dare mo hairuna to iu imi desu.

これは「立入禁止」と読みます。誰も入るなという意味です。
これは 「たちいりきんし」と よみます。だれも はいるなと いう いみ です。

→ Ini
dibaca “Tachiiri-kinshi”. Artinya siapapun dilarang masuk.


A :
Kore, nante yomu no?
B : “Deiriguchi” to yomun dayo.
A : Douiukoto?
B : Koko kara detari haittari suru toiu koto.

A :
これ、なんて読むの?(これは なんて よむの?)

→ Ini
bacanya apa?

B : 「出入口」と読むんだよ。(「でいりぐち」と よむんだ よ。)


Dibacanya “Deiriguchi”.

A : どういうこと?


Maksudnya apa?

B : ここから出たり入ったりするということ。(ここから でたり はいったり する という こと。)


Maksudnya keluar-masuk lewat sini.


A : A,
are
wo mite kudasai. Omoshiro sou desu ne.
B : E,
are
desuka. U-n, chotto kowa sou danaa.
A : Sou desu ka? Ano eiga wa yuumei na noni….
B :
Kore
no hou ga yosa sou desu yo. Hanashi ga omoshiro sou dashi, ninki mo istal sou dashi.
A : Jya, kyou wa
kore
wo mimashouka.
B : Ee.

A : あ、あれを見てください。面白そうですね。(あ、あれを みてください。おもしろそう ですね。)


Hei, lihat
itu
deh. Mungkin menghirup yah.

B : え、あれですか。うーん、ちょっと怖そうだなあ。(え、あれ ですか。うーん、ちょっと こわそう だなあ。)


Eh, nan
itu? Hmm, tampak tebak menakutkan.

A : そうですか?あの映画は有名なのに・・・。(そうですか?あの えいがは ゆうめい なのに・・・。)


Seperti itu yah? Sementara itu film itu terkenal loh….

B :
これの方が良さそうですよ。話が面白そうだし、人気もありそうだし。(これの ほうが よさそう ですよ。はなしが おもしろそう だし、にんきも ありそう だし。)

→ Yang ini
tertentang lebih baik. Ceritanya sepertinya menarik, kali tenar pun.

A : じゃ、今日はこれを見ましょうか。(じゃ、きょうはこれを みましょうか。)


Kalau begitu, hari ini bagaimana kalau nonton
ini
saja.

B : ええ。

Oke.


Penali

Bagaimana, mudah dimengerti kan? Makara yang perlu diingat adalah alas kata tunjuk kerumahtanggaan bahasa Jepang ditentukan pula oleh posisi pembicara dan benda nan dibicarakan. Jangan sampai tertukar penggunaannya ya! Oke, semoga bahasa Jepang yang dijelaskan di atas bisa bermanfaat ya buat kalian!

Sebelum mendaras kata sandang lainnya, yuk perhatikan bilang hal di bawah ini!

  • Q) Apa artinya “kore/senja/are”?

    A) Dalam bahasa Indonesia “kore/sore/are” diartikan ini/itu/itu.

  • Q) Perbedaan “petang (itu)” dan “are (itu)”?

    A) “Sore” : itu (bendanya terserah di karib/dipegang lawan wicara). Padahal “are” : itu (posisi benda berada jauh dari pembicara maupun lawan bicara)

  • Q) Bagaimana membentuk kalimat “ini adalah siasat”?

    A) Kore wa hon desu.

  • Q) Apa perbedaan “kono/sono/ano” dengan “kore/senja/are”?

    A) Kore/sore/are bisa berdiri seorang, tidak menunjuk pada objek tertentu. Sedangkan, kono/sono/ano, tidak bisa berdiri sendiri, diikuti oleh nomina, comar diletakkan di depan kata benda yang diterangkannya.

Jangan lalai bikin menginterogasi cak bertanya lainnya di
halaman ini
ya!