Mengapa Masyarakat Meninggalkan Kearifan Lokal

JEPARA-Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama sama membangun desa tanpa menghindari kearifan lokal yang dimilikinya. Hal ini disampikan bupati saat membacakan bantahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Upacara pengenalan TMMD Sengkuyung tahap III, Peparu (27/09/2017) di tanah lapang Desa Wonorejo Kecamatan Jepara.

Dihadapan anggota TNI, Polri, dan masyarakat bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengajak masyarakat bikin menguatkan kembali semangat gotong royong dan menyengkuyung pembangunan yang mensejahterakan. “Desane maju, rakyate sehat, pinter, mandiri, dan sejahtera serta punya karakter nasional nan lestari” ujar bupati.

Momen bertindak misal inspektur seremoni, bupati mengucapkan terimakasih dimulainya TMMD ini. Berkat rabaan TMMD, banyak desa nan tingkat roh rakyatnya menjadi lebih baik. “Begitu banyak rakyat dan desa yang makin termotifasi dan berkepastian diri mengefektifkan setiap potensi nan ada di sekitar mereka” katanya.

Dengan TMMD ini, telah terbukti berkontribusi samudra dalam mendukung upaya intern meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan, dan memaksimalkan ketahanan masyarakat atas bentakan terhadap keutuhan NKRI.

Disampikan, TMMD ini juga mendapatkan dukungan berpangkal Kementrian Pertanian RI. “lewat tepat, detik kita memiliki tekad dan obsesi kerjakan mewujudkan Indonesia yang berdaulat atas pangan” ujarnya.  Kedaualatan itu, dapat ditunjukan bersumber kemampuan berproduksi pangan guna mmenuhi kebutuhan sendiri, serta sekaligus mewujudkan tigkat kesejahteraan petani, peternak, penangkap ikan, dan pembudidaya iwak menjadi bertambah baik. “saya yakin, seiring kesentosaan publik yang makin baik, maka berbagai persoalan sosial ataupun persoalan kewarganegaraan kita lainnya dapat makin bekurang intensitasnya” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyerahkan bantuan sembako untuk warga kurang mampu berusul Bank Jateng, bantuan stimulant jambanisasi dan SPAL masing masing 10 unit dari Kantor Kesehatan Kabupaten Jepara. Berbagai tipe bibit tanaman seperti sengon laut, trembesi, mahoni dan alpukat dari Dinas Mileu Nasib (DLH), pelayanan seratus ekor kawin mencacah lakukan ternak berpokok DKKP Jepara.  Selain itu, cak bagi mahajana sekali lagi dibuka pelayanan E KTP dan Akte secara gratis dari Disdukcapil Jepara. “Semuanya kami buka secara gratis buat awam” pungkasnya

Source: https://jatengprov.go.id/beritadaerah/bangun-desa-tanpa-meninggalkan-kearifan-lokal/

Posted by: caribes.net