Muatan Listrik Negatif Disebut Juga

Semenjak Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia independen

Bagasi listrik
VFPt charges plus minus thumb.svg

Medan listrik dari titik tanggung berupa dan negatif

Simbol umum Q
Satuan Si coulomb
Rincih lainnya
  • muatan elementer
  • faraday
  • ampere-hour
Dalam satuan pokok Sang C = A s
Dimensi SI T
I

Muatan listrik
adalah bahara dasar nan dimiliki oleh partikel pencipta atom, kecuali neutron. Karakteristik muatan sumber akar belaka dimiliki oleh proton dan elektron.[1]
Muatan listrik cuma dibedakan menjadi barang bawaan aktual dan muatan negatif, serta kewajiban adil yang tersusun dari pernah muatan positif dan muatan subversif dalam kuantitas yang sama. Selain itu, muatan hanya ditemui pada sistem tertutup yang bukan sama dengan massa dan tidak teramati secara empiris. Kejadian dasar bermula pikulan yakni selalu mempunyai kuantisasi substansial kelipatan bilangan bulat dengan kredit 1,602 × 10-19
C atau 4,77 ×10-10
ketengan elektrostatik.[2]
Interaksi antarmuatan listrik akan terjadi takdirnya benda-benda nan bermuatan didekatkan satu setolok enggak. Kecenderungan tolak-menolak terjadi pada benda-benda yang bermuatan,sedangkan gaya tarik-menarik akan terjadi pada benda-benda yang bermuatan tidak sekaum.[3]
Konsep mengenai bahara listrik dijadikan perumpamaan prinsip dasar untuk mengklarifikasi tentang fenomena listrik.[4]

Penamaan

[sunting
|
sunting mata air]

Benjamin Franklin (1706-1790) adalah fisikawan yang memperkenalkan dan menunggangi istilah muatan setrum bagi permulaan boleh jadi. Sira memperoleh dan menyimpan muatan listrik melalui torak Leyden. Muatan elektrik ini diperoleh dari tali layang-layang berkelim logam yang diterbangkan ketika banyak terjadi petir.[5]

Jenis

[sunting
|
sunting sendang]

Muatan listrik hanya dibedakan menjadi dua diversifikasi, yaitu muatan maujud dan muatan negatif. Penetapan muatan listrik menjadi sekadar dua keberagaman dilakukan oleh akademikus berkebangsaan Amerika Persekutuan dagang yakni Benjamin Franklin. Kesimpulan bahwa muatan setrum doang ada dua diversifikasi diperoleh oleh Franklin melalui percobaan puas sebuah penggaris plastik dan sebuah bangkai kaca nan saling digosokkan.[6]

Sifat-sifat

[sunting
|
sunting sumber]

Pembentukan

[sunting
|
sunting sumber]

Setiap benda memiliki atom dengan putaran positif proton, elektron dan neutron. Pembentukan bagasi elektrik puas suatu benda merupakan akibat terbit jalinan proton dan elektron internal jumlah tertentu puas partikelnya. Sesuai dengan teori atom model Thomson, model Rutherford dan teoretis Bohr, anasir terdiri dari muatan positif di inti zarah dan muatan negatif di luar inti atom. Di kerumahtanggaan inti zarah, terwalak proton nan dijadikan andai barang bawaan positif. Percobaan bahara setrum yang dilakukan oleh Milikan memperoleh muatan terkecil dengan nilai sebesar 1,6 ×1010
Coulomb. Pembentukan bagasi hanya terjadi jika jumlah proton dan elektron enggak sama. Jika proton dan elektron dalam besaran yang proporsional, maka benda dikatakan bermuatan netral. Benda dikatakan bermuatan negatif jika jumlah elektron lebih osean dibandingkan proton. Sedangkan benda dikatakan bermuatan positif jikalau jumlah proton bertambah besar dibandingkan elektron. Proses pembentukan kewajiban listrik terjadi ketika atom melakukan ionisasi dengan kaidah melepas atau menyirat elektron.[5]

Bahara listrik sreg suatu benda dapat diperoleh melalui 3 pendirian, merupakan memberikan efek tribolistik, konduksi alias induksi. Surat berharga tribolistrik diperoleh dengan menggosokkan benda yang tidak bermuatan ke benda yang bermuatan. Konduksi dilakukan dengan menggerutu benda bermuatan dengan benda yang bukan bermuatan, sedangkan induksi dilakukan dengan mendekatkan benda nan tidak bermuatan ke benda yang bermuatan.[7]

Massa

[sunting
|
sunting mata air]

Massa berpunca bagasi listrik berlainan dengan agregat pada gaya gravitasi. Komposit pada gaya gravitasi tetapi terdiri berpokok massa substansial, sedangkan pada tanggung listrik, massa terbagi menjadi konglomerasi aktual dan massa negatif. Eksistensi dua variasi massa menyebabkan muatan listik boleh berbuat gaya tarik dan tendensi tolak. Ini berbeda dengan gaya gravitasi yang hanya congah melakukan gaya tarik karena hanya meiliki satu macam agregat.[8]

Mode tarik-menganjur

[sunting
|
sunting sendang]

Sifat dari gaya tarik satu muatan setrum diketahui setelah Charles Coulomb melakukan eksperimen pada periode 1736-1806. Coulomb menguji dan menentukan lautan tren tarik antara dua buah muatan listrik. Dari hasil eksperimen, diperoleh tiga kesimpulan. Pertama, kalau dua buah muatan listrik dengan resan yang berbeda (negatif dan positif) saling didekatkan, maka akan terjadi gaya sentak menyentak antara kedua beban tersebut. Sebaliknya, jikalau kedua muatan memiiliki sifat yang sejenis (positif-riil atau destruktif-negatif), maka kedua beban akan ganti tolak-menunda. Kedua, besar gaya tarik antara kedua buah pikulan cak acap berbanding terbalik dengan jarak antara kedua biji kemaluan muatan tersebut. Ketiga, format fisik dari muatan setrum menentukan segara tendensi tarik antara kedua buah barang bawaan listrik. Sifat tendensi tarik ini dikenal dan dijelaskan secara rinci n domestik rumusan-rumusan dari hukum Coulomb.[9]

Kecenderungan elektrostatik

[sunting
|
sunting sumber]

Bahara listrik mempunyai tren elektrostatik antara dua muatan elektrik partikel dengan angka 1040
mana tahu kian besar dibandingkan dengan gaya gravitasi antara keduanya. Faktor penyebab besarnya gaya elektrostatik plong pikulan setrum belum diketahui secara pasti. Saja, Arthur Eddington dan Paul A.M. Dirac memberikan perkiraan bahwa fakor tendensi elektrostatik puas muatan listrik sarna dengan akar kuadrat berpangkal jumlah materi yang terserah di liwa seberinda.[2]
Tren nan terjadi antara dua buah muatan setrum memiliki jihat nan tetap, merupakan pada garis medan listrik penghubung di antara kedua beban. Penetapan sebelah muatan listrik didasarkan kepada pengertian ruang yang isotropi.[10]

Hukum

[sunting
|
sunting mata air]

Hukum kelanggengan pikulan

[sunting
|
sunting perigi]

Syariat kekekalan bagasi adalah hukum yang menyatakan bahwa besaran muatan setrum yang dihasilkan pada dua benda yang berbeda kerumahtanggaan satu proses eksodus kewajiban adalah nol. Benda yang memperoleh muatan maujud terbit benda tak tetap akan menghasilkan bilang beban negatif dengan kuantitas yang sekelas puas daerah atau benda di sekitarnya.[11]
Benjamin Franklin (1706–1790) mengatakan bahwa dampak dari adanya syariat kekekalan bahara yaitu adanya pemindahan muatan berbunga benda yang satu ke benda yang lain. Beban baru yang terdapat di intern suatu benda bukanlah hasil ciptaan, melainkan hanyalah pemindahan barang bawaan mulai sejak benda lain di sekitarnya.[12]

Hukum Coulomb

[sunting
|
sunting sumber]

Gaya tarik-menarik terjadi sreg dua muatan yang berlawanan sedangkan mode tolak-menjorokkan terjadi pada dua muatan nan tidak sejenis. Hukum Coulomb menyatakan bahwa “besarnya gaya tarik-menggelandang dan tolak-memurukkan antarmuatan elektrik setimbang dengan matra muatan listrik masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antarmuatan setrum”. Kontak antara tren elektrik dengan ukuran muatan listrik dan jarak antarmuatan ini dipelajari dan dikemukakan oleh fisikawan Prancis yang bernama Charles Augustin de Coulomb pada tahun 1785. N domestik percobaan, Coulomb memperalat perbandingan puntir.[13]

Penerapan konsep

[sunting
|
sunting sumber]

Induksi listrik

[sunting
|
sunting mata air]

Induksi listrik merupakan separasi muatan listrik pada suatu benda akibat didekatkan dengan benda tidak nan bermuatan listrik. Pemisahan barang bawaan berpokok benda netral dapat dilakukan oleh benda bermuatan positif maupun benda bermuatan subversif. Separasi muatan dapat terjadi karena adanya gaya tarik atau kecenderungan dorong muatan setrum. Induksi listrik digunakan lakukan membuat benda netral menjadi bermuatan listrik. Gaya tarik akan terjadi lega benda bermuatan merusak yang didekatkan pada benda netral sehingga muatan faktual pada benda netral beringsut ke sebelah tak pecah benda netral dan barang bawaan negatif dari bertambah ke arah yang lain. Benda menjadi bermuatan konkret jika muatan negatif dihubungkan dengan permukaan tanah kemudian diputus.[14]

Bekas elektrik

[sunting
|
sunting sumber]

Muatan elektrik mampu menghasilkan medan listrik. Pembuatan medan elektrik dapat dilakukan oleh elektron, ion, maupun proton di dalam rubrik yang terserah di sekitarnya. Asongan medan setrum dnyatakan dalam Newton/Coulomb maupun disingkat Horizon/C. Medan listrik biasanya dipelajari n domestik bidang fisika dan bidang elektronika, khususnya dalam kajian penghantar listrik sebagai halnya kawat atau benang tembaga.[15]

Penerapan praktis

[sunting
|
sunting sumber]

Xerografi

[sunting
|
sunting sumber]

Chester Carlson menerapkan hukum Coulomb terhadap sebuah proses xerografi sreg hari 1940. Saduran tipis fotokonduktif yang berbahan selenium diberikan ke meres silinder. Pada kondisi ilegal, selenium akan bermuatan positif dan memiliki sifat konduktivitas yang buruk. Pengecapan gambar terjadi selama kondisi palsu, karena muatan listrik plong gambar tertahan di selenium. Akumulasi tulang beragangan ke selenium dilakukan oleh suatu kanta sorot. Selenium akan mengubah menjadi konduktor yang baik saat diberi pendar. Muatan positif akan tergiring pada bagian nan memufakati sinar karena cahaya mengirimkan muatan pengarak yang meredam emosi pikulan substansial pada selenium. Lega babak yang liar, muatan berwujud lain berpindah. Suatu mangsi bubuk yang bermuatan negatif dihembuskan pada permukaan terlarang tersebut, sehingga tanggung negatif pada sotong bubuk akan bersebelahan lega objek selenium. Penempelan bahan lega selenium menghasilkan gambar yang kemudian dikirim ke lempengan jeluang yang bermuatan faktual. Kerangka menjadi permanen setelah tinta abuk dilelehkan dengan temperatur tinggi.[16]

Elektroskop

[sunting
|
sunting sumber]

Elektroskop digunakan untuk mengetahui kesanggupan suatu bagasi listrik dan diversifikasi pikulan listrik yang terserah di dalam suatu benda. Ektroskop terdiri dari sebuah kotak kaca, dua biji zakar daun elektroskop, bola logam, dan konduktor yang disekat berasal peti. Peti beling menjadi apartemen bagi dua buah daun elektroskop. Kedua daun elektroskop boleh berputar dan dihubungkan ke bola besi yang berada di luar peti kaca melalui konduktor.[14]

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Yuberti 2022, hlm. 137.
  2. ^


    a




    b



    Gertshen, Kneser dan Vogel 1996, hlm. 3.

  3. ^

    Ponto 2022, hlm. 35.

  4. ^


    Puriyanto, R. D., dan Rosyady, P. A. (2021). Ashari, Budi, ed.
    Asal-Dasar Pengukuran Besaran Listrik. Yogyakarta: UAD Press. hlm. 4. ISBN 978-602-0737-44-7.




  5. ^


    a




    b



    Listiana, dkk. 2009, hlm. 22-9.

  6. ^

    Listiana, dkk. 2009, hlm. 22-10.

  7. ^

    Yuberti 2022, hlm. 138.

  8. ^

    Abdullah 2022, hlm. 2.

  9. ^

    Galih, Ngadiono, dan Purnomosari 2022, hlm. 34.

  10. ^

    Gertshen, Kneser dan Vogel 1996, hlm. 4.

  11. ^

    Ponto 2022, hlm. 31.

  12. ^

    Ponto 2022, hlm. 30.

  13. ^

    Ponto 2022, hlm. 33.
  14. ^


    a




    b



    Ponto 2022, hlm. 36.

  15. ^

    Ponto 2022, hlm. 37.

  16. ^

    Galih, Ngadiono, dan Purnomosari 2022, hlm. 38.

Daftar pustaka

[sunting
|
sunting sumber]

  1. Abdullah, Mikrajuddin (2017).
    Fisika bawah II
    (PDF). Bandung: Institut Teknologi Bandung.



  2. Galih, V., Ngadiono, dan Purnomosari, E. (2016).
    Pengantar Listrik Magnet dan Terapannya
    (PDF). Sleman: CV. Luhur Jaya. ISBN 978-602-72713-2-6.



  3. Gertshen, C., Kneser, H.Udara murni., dan Vogel, H. (1996).
    Fisika: Setrum Besi sembrani dan Optik
    (PDF). Jakarta: Kiat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. ISBN 979-459-693-0.



  4. Listiana, dkk. (2009).
    Ilmu Amanat Tunggul 2
    (PDF). Surabaya: Amanah Pustaka. ISBN 978-602-8542-06-7.



  5. Ponto, Hantje (2018).
    Dasar Teknik Listrik
    (PDF). Sleman: Deepublish. ISBN 978-623-7022-93-0. Diarsipkan dari versi tahir
    (PDF)
    tanggal 2022-01-29. Diakses tanggal
    2021-01-24
    .



  6. Yuberti (2014).
    Konsep Materi Fisika Dasar 2
    (PDF). Bandar Lampung: AURA Printing & Publishing. ISBN 978-602-1297-30-8.



Pranala luar

[sunting
|
sunting sendang]

  • How fast does a charge decay?
  • History of the electrical units.



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Muatan_listrik

Posted by: caribes.net