Nabi Diberi Wahyu Hanya Untuk

ILUSTRASI KISAH NABI - NABI MUHAMMAD
Dari kisahan Rasul Muhammad dan wangsit purwa, bisa dipetik cak bimbingan bahwa Halikuljabbar menuntut umat memperkaya pengetahuan dengan membaca. ( Istock/panyajampatong)

Jakarta, CNN Indonesia
— Momen genap berumur 40 waktu,


Utusan tuhan Muhammad SAW


dipenuhi kegusaran. Rasulullah gelisah meluluk sikap kaumnya yang semakin jahiliah–zaman kebodohan. Internal konsep

Islam

, jahiliah berarti masa di mana pemukim privat ketidaktahuan, saat hamba allah bertindak tidak sesuai dengan ajaran agama.

Detik itulah awal mula Nabi Muhammad menerima wangsit mula-mula maupun turunnya Quran buat purwa kali yang dikenal dengan


Nuzulul Quran

.

Kegalauan hati ini membentuk Muhammad doyan menyendiri. Dia pergi rumah menuju perbukitan. Muhammad terlampau menyepi di Gua Hira.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sana, Rasulullah beribadah dan berdoa sesuai ajaran agama Ibrahim yang menyembah Allah SWT.

Pada suatu periode, tepatnya 17 Ramadan, bertepatan 6 Agustus 610 Masehi, datang malaikat Roh kudus untuk mengemukakan wahi pertama.

“اِقْرَأْ (Iqra’), bacalah!” perkenalan awal malaikat itu.

“Aku tidak bisa membaca,” alas kata Rasulullah.

Internal Ahmar Nabawiyah Sejarah Lengkap Nabi Muhammad SAW karya Tepung Hasal ‘Ali al-Hasani an-Nadwi, diceritakan malaikat lalu mendekap Muhammad sebatas kelelahan. Perintah bacalah itu disampaikan sebanyak tiga kali.

Barulah sesudah itu, Malaikat Rohulkudus melepaskan Nabi Muhammad dan menyampaikan firman Allah.

“Bacalah dengan (menyebut) tanda Tuhanmu yang menciptakan. Dia mutakadim menciptakan manusia dari sepoteng darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Indah. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan sosok segala apa yang bukan diketahuinya,” kata malaikat itu.

Wahyu pertama ini terletak intern surat Al-Alaq ayat 1-5. Wahyu pertama ini pula yang menjadi penanda turunnya Alquran alias nuzulul quran, sekaligus hari pertama Muhammad diangkat sebagai utusan tuhan.

Sesudah mengakui wahi itu, Rasulullah pulang ke rumah dengan keluarbiasaan. Setibanya di rumah, Muhammad lamar sang ampean, Khadijah untuk menyelimutinya.

“Selimuti aku! Selimuti aku! Aku suntuk agak gelap!” kata Rasulullah.

Lambang Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW yang berada di salah satu kios milik masjid, Senin (29/5). Pendanaan masjid biasanya didapatkan dari sumbangan umat muslim yang datang dan beribadah di masjid tersebut. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/17.Ilustrasi: Wahyu mula-mula Nabi Muhammad juga menjadi penanda turunnya Alquran ataupun Nuzulul Quran, dan waktu diangkatnya Muhammad sebagai nabi. (Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Khadijah dengan cepat melaksanakan tuntutan itu dan menyoal kok Rasulullah terlihat sangat ketakutan. Khadijah lalu meragamkan Rasulullah. Dia sudah adv pernah bahwa Muhammad yakni anak adam seleksian Sang pencipta yang akan diangkat menjadi Nabi.

Sesudah itu, Nabi Muhammad lain lagi diberikan wahyu atau dikenal dengan musim fatrah. Mentah pasca- 40 hari, turun wahyu kedua.

“Hai basyar yang berkemul (berselimut)! Bangunlah, lampau berilah peringatan! Dan dan agungkanlah Tuhanmu, dan bersihkanlah pakaianmu, dan tinggalkanlah segala (perbuatan) nan sadis, dan janganlah kamu membagi (dengan harapan) memperoleh (resistansi) nan lebih banyak. Dan karena Tuhanmu, bersabarlah,” prolog malaikat kepada Muhammad. Petunjuk kedua ini terletak privat surat Al-Muddassir ayat 1-7.

Wahyu kedua ini adalah perintah kepada Nabi Muhammad bakal memulai dakwah menyerikan agama Islam.

[Oyong:Video CNN]

Khadijah menjadi orang pertama nan beriman kepada Allah. Ali bin Abi Thalub, Zaid bin Haritsah, dan Abu Bakar bin Abu Quhafah juga menjadi individu yang pertama-tama turut Islam.

Sejak saat ini Alquran anjlok secara perlahan-lahan di Makkah yang dikenal dengan ayat Makkiyah dan pasca- Rasulullah hijrah ke Madinah nan dikenal dengan ayat Madaniyah.

Hingga wahyu yang terakhir turun yaitu surat Al-Maidah ayat 3 saat Nabi Muhammad mengamalkan haji wada atau haji keladak di Padang Arafah. Tajali-wahyu itu kemudian disusun menjadi Al-alquran yang dijaga oleh Almalik.

Berpangkal kisah wahyu purwa dan nuzulul quran ini dapat dipetik beberapa hikmah dan latihan.

Permulaan, Allah lamar umatnya bakal mendaras karena mendaras adalah sumber guna-guna pengetahuan.

“Kata Iqra’ mengandung perintah untuk membaca yang merupakan tingkapan pengetahuan,” kata Muhammad Chirzin dalam Tafsif Al-Fatihah dan Juz ‘Amma.

Bersumber wahyu pertama ini pula diketahui semua sendang ilmu publikasi berpunca bersumber Almalik Yang Maha Ahli.
(ptj/NMA)



[Gambas:Video CNN]


Source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200506140755-289-500686/kisah-nabi-muhammad-menerima-wahyu-asal-mula-nuzulul-quran

Posted by: caribes.net