Naskah Pildacil Singkat Dan Lucu

Hai Sobat Guru Pembangkit. Semenjana cari referensi ceramah tentang Al-Qur’an bikin kegiatan Nuzulul Qur’an, lomba, ataupun tugas pidato?

Alhamdullillah ya, karena Sobat mutakadim beruntung bisa singgah ke blog Gurupenyemangat.com.

Berikut ada sempurna teks ceramah bertema Al-Qur’an yang telah aku susun dengan
tjakep, sistematis, dan ideal.

Teks ceramah tentang Al-Qur’an berikut dilengkapi dengan humor, dalil, hingga pantun membawa gelak yang cocok cak bagi anak SD maupun umum.

Yuk disimak ya:

Pustaka Ceramah Singkat Adapun Al-Qur’an Sebagai Pedoman Nasib Dunia Alam baka

Teks Ceramah Tentang Al-Qur’an Lucu untuk Anak SD, Lengkap dengan Dalil dan Pantun
Wacana Lektur Tentang Al-Qur’an Lucu untuk Anak asuh SD, Lengkap dengan Dalil dan Pantun. Galangan. Gurupenyemangat.com

Bismillah. Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabakaratuh.

Pergi ke pasar beli kue penampan
Pulangnya dapat bonus es kelapa muda
Yang semangat dong kalau jawab salam
Nanti tidak kebagian tempat di indraloka

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh!

Alhamdulillah wa syukurillah, ya. Semua jamaah di sini akhirnya semangat menjawab salam, walaupun tertekan, ternyata semua basyar kepingin masuk sur…ga.

Alhamdulillah. Alhamdulillahilladzi unzila fiihil qur’an, hudallinnaasi wa bayyinati minal huda wal furqoon. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.

Allahumma sholi ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.

Hadirin para jamaah yang insya Allah dirahmati makanya Allah SWT;

Permulaan-tama dan nan nomor suatu, yuk kita berterima kasih kepada Allah SWT atas segala eco, terutama legit sehat dan sempat sehingga kita bisa serentak bersua, bersemuka roman, antuk dan silih sapaan di ruangan nan insya Allah penuh berkah ini.

Sungguh ada banyak nikmat nan telah Allah berikan, dari nikmat yang lautan setakat lezat yang paling mungil yang mungkin sangat jarang kita syukuri.

Apa itu nikmat yang kerdil dan elusif kita syukuri, wahai jamaah? Ambillah, contohnya adalah nikmat surai.

Berasal posisi paling atas, ada nikmat bulu positif rambut. Allah ciptakan surai bukan tanpa alasan, karena dengan adanya rambut, selerang kepala kita tetap terasuh dan terhindar berpangkal kegosongan akibat dijilat matahari.

Jatuh ke asal ya jamaah, suka-suka bulu segala apa ini? Iya, bulu alis mata. Ini adalah nikmat, teman-kutub. Coba saja kalau kita enggak mempunyai bulu mata dan kemudian ada peluh sebesar gentong jatuh semenjak kening. Apa yang terjadi?

Alhasil, pedih dan perihlah mata kita terkena keringat nan cemar itu.

Terban lagi ke pangkal, ada bulu mata. Allah SWT ciptakan bulu mata enggak minus alasan. Bila kita tidak punya bulu mata, anggaplah suatu saat misalnya saya sedang berkendara kemudian ada lalat lewat, maka otomatis lalat akan nyemplung ke mata dan itu pun menyakitkan.

Jamaah yang bernasib baik;

Jebluk juga ke asal ada bulu indra. Almalik ciptakan 1 hidung ada dua lubangnya. Enggak bakal ngecas HP, bukan cak bagi ngecas laptop, dan lain pula sebagai gelanggang colokan magicom melainkan menjadi alat untuk bernafas.

Bayangkan bila kita tidak punya bulu hidung, bisa jadi segala spesies sempuras mulai dari debu, pupuk ayam setakat dedak akan terhirup dan turut ke paru-paru kita. Kotorlah kesannya.

Terban sekali lagi ke bawah, jamaah, ada rambut kumis dan janggut. Almalik ciptakan bulu berengos dan godek tidak tanpa alasan.

Adanya sungut akan membuat kaum pria lebih macho, dan adanya bulu godek akan mewujudkan nasi yang kita makan terlebih dahulu nyangkut di janggut sebelum jatuh. Hehe

Masih drop lagi ke bawah, ada bulu dada, jamaah. Bulu dada barang apa gunanya? Tiada lain ialah untuk mengelap keringat dan mereservasi kita berbunga bau badan. Coba kalau lain ada bulu dada, dapat gawat kan? Sementara itu ayam jantan saja n kepunyaan bulu dada.

Jatuh lagi ke bawah suka-suka bulu jem…..? Iya, rambut jempol tungkai. Tuhan ciptakan bulu induk jari kaki bukanlah tanpa alasan ya jamaah. Surai kaki adalah kasih yang Allah berikan kepada kita, yang ketika kita rebut bulu tersebut, maka sakitnya terasa hingga ujung superior. Hahaha

Shalawat dan salam marilah tak bosan-bosannya kita sampaikan kepada Rasul buah hati Allah, sayyidina Muhammad SAW. Agar dengan seringnya bershalawat kita akan mendapatkan pertolongan beliau di Hari Kiamat nanti.

Buya, Ibu, musuh-teman, serta jamaah serempak;

Apakah segenap jamaah di sini cinta membaca Al-Qur’an? Cak acap? Betapa? Tak bohong? Oke, kalau enggak bohong, coba mengacungkan tangan tangan siapa yang membawa Al-Qur’an hari ini.

Astagfirullah. Ternyata kita banyak yang bohong. Tapi mudah-mudahan besok hari kita semua mutakadim start caruk mendaras dan membawa Al-Qur’an ya.

Jamaah rahimakumullah. Puas kesempatan kali ini saya akan memunculkan ceramah ringkas tentang Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bumi akhirat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 2:

Bismillahirrohmaanirrohim.

ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ  [البقرة:2]

Bacaan Latin:

Dzaalikal kitaabulaa roybafiihii hudal-lil muttaqiin.

Artinya:

Kitab (Al Quran) ini tidak ada kewaswasan padanya; wangsit bagi mereka yang bertakwa.

Jamaah yang dimuliakan Sang pencipta;

Al-Qur’an merupakan kitab yang berisikan firman Sang pencipta, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Roh kudus sebagai wahyu bagi semesta standard.

Mengapa tadi Surah Al-Baqarah ayat 2 diterangkan bahwa Al-Qur’an itu enggak ada kewaswasan darinya?

Bila kita cermati lebih jauh, Al-Qur’an diturunkan pada copot 17 Ramadhan tahun 610 Masehi secara berangsur-angsur hinggalah 632 Kristen.

Tapi sekarang? Mutakadim 1400 tahun lebih telah ajal, namun juz dalam Al-Qur’an masih 30, Surah kerumahtanggaan Al-Qur’an masih 114, ayat dalam Al-Qur’an masih 6.236, dan huruf dalam Al-Qur’an masih 1.027.000.

Artinya? Al-Qur’an masih utuh, tidak ada yang berkurang dan tidak cak semau yang bertambah. Karena Allah yang menjaganya, hinggalah tulat saatnya tiba, yakni Hari Hari pembalasan. Doa! Allahu Akbar.

Dapat Baca:

Jumlah Ayat Al-Qur’an Sebenarnya 6666 atau 6236?

Jamaah yang senantiasa dirahmati maka itu Almalik SWT;

Terserah 6 isi Al-Qur’an yang menjadi pedoman dan petunjuk kita baik di dunia alias di akhirat:

Mula-mula, Petunjuk Aqidah.

Privat hidup, aqidah merupakan nomor satu dan kita terbiasa menomorsatukan Allah. Dalilnya? Tertuang dalam Al-Qur’an Surah Al-Ikhlas ayat 1-4:

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ

لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ

وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ

Artinya:

Katakanlah: “Dialah Tuhan, Yang Maha Esa. Halikuljabbar yaitu Almalik nan mengelepai kepada-Nya segala sesuatu. Sira tiada beranak dan bukan pula diperanakkan. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Kamu”.

Inilah tanzil tentang Aqidah, bahwa Almalik itu Maha Esa, Sang pencipta tak beranak dan tidak diperanakkan, lain ada sesuatu apa pun nan sebabat dengan Allah sehingga kita wajib gelimbir belaka kepada Alla

Jamaah yang mendapat habuan;

Adapun isi Al-Qur’an nan kedua yaitu persoalan
Ibadah dan Muamalah.

Ke mana dan kepada siapa kita beribadah? Jawabannya suka-suka di Surah Al-Fatihah ayat 5:

إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ.

Artinya:

Namun Engkaulah nan kami sembah, dan sahaja kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

Kita menyembah hanya kepada? Tuhan. Kita bersujud bakal? Allah. Kita minta sokong cuma kepada? Allah. Eh, tapi jangan jadi gembel ya Jamaah. Kita harus membanting tulang dan berikhitar pokoknya. Ganbatte [Bahasa Jepang: Nyawa].

Jamaah yang dirahmati oleh Allah SWT;

Tentang isi kancing Al-Qur’an nan berikutnya adalah
Akhlak, Hukum, Sejarah, dan Bawah-dasar Guna-guna Pengetahuan.

Semua perilaku kita kerumahtanggaan semangat telah Allah berikan contohnya, dan cermin terdepan ialah Rasulullah SAW.

Pun demikian dengan rekaman. Kita dapat sparing dari kisah Maryam, kisahan Luqman, kisah Sinuhun Dzulkarnain, sampai kisahnya Abu Lahab.

Jikalau kita baca, telaah, dan pelajari secara mendalam, maka akan semakin sadarlah kita bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk yang sempurna dan isinya ialah hobatan yang bukan terbatas.

Sedangkan hobatan manusia? Sungguh rendah. Sampai-sampai kita. Berpikir sebentar, eh, sudah berasap kedua telinga. Haha.

Jamaah rahimakumullah;

Silakan sama-sama kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di dunia dan mencari tambahan bekal bakal menghadapi ngerinya pengadilan di akhirat. Kehidupan burung laut, ya Jamaah? TAKBIR! Allahu Akbar.

Demikianlah ceramah yang boleh saya sampaikan pada kesempatan yang luhur ini. Mohon magfirah atas segenap khilaf dan salah, saya akhiri dengan pantun:

Wulan puasa aku lari pagi bersama teman
Sepulangnya bajuku basah oleh keringat
Al-Qur’an adalah sebagus-baiknya pedoman
Pelajari dan amalkan bikin bekal di darul baka

Wa billahi taufik wal anugerah;
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Ditulis oleh

Ozy V. Alandika



Boleh Baca:
Referensi Pildacil Tentang Keutamaan Tadarus Al-Qur’an

Download Pustaka Ceramah Adapun Al-Qur’an PDF

Untuk memudahkan Sobat Guru Penyemangat, berikut telah disiapkan file PDF berupa naskah ceramah tentang Al-Qur’an nan boleh diunduh secara gratis.

Sobat bisa menjadikannya sebagai bekal lomba pidato atau pildacil, teks kultum Subuh, materi Pesantren Pendar, maupun ceramah ringkas saat Tarawih.

Mari klik cembul download lakukan mendapatkan dokumennya:

Lektur Tentang Al-Qur’an
309kb

***

Demikianlah sajian Master Penyemangat tentang contoh referensi ceramah yang berjudul Al-Qur’an Bagaikan Pedoman Hidup Manjapada Akhirat yang singkat dan lucu serta cocok untuk anak SD.

Semoga bermanfaat
Salam

Lanjut Baca:
Kumpulan Kelong Islami adapun Al-Qur’an

Source: https://www.gurupenyemangat.com/2022/04/teks-ceramah-tentang-al-quran-lucu.html

Posted by: caribes.net