Pahlawan Yang Berasal Dari Kalimantan

Pahlawan Asal Kalimantan

Hari Pahlawan yang diperingati pada tiap tanggal 10 November, mudahmudahan mengingatkan kembali pada generasi sekarang atas perdurhakaan berpangkal para pendahulunya. Termasuk, pahlawan nan berasal bersumber Kalimantan.

wikipedia

Gelar laksana Pahlawan Nasional merupakan gelar nan paling tinggi yang pernah dianugerahkan kepada para pejuang di Lahan Air. Gelar nan konkret anumerta maupun diberikan pasca mortalitas ini diberikan makanya Pemerintah RI beralaskan pada seluruh tindakan yang dianggap heroik yang definisinya yakni perbuatan kasatmata yang bisa dikenang serta dijadikan teladan sejauh perian maka dari itu masyarakat lainnya.

Sayangnya, belum semua pejuang bisa dianugerahi dengan gelar ini, karena dalam pemberiannya membutuhkan waktu riset yang panjang. Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang juga turut berkujut privat berbagai kegiatan ki kenangan strata perjuangan kemerdekaan pun mempunyai sejumlah nama pejuang yang telah diangkat laksana Pahlawan Nasional. Berikut biografi contoh berserta memori semenjak pejuang pahlawan bersumber Kalimantan yang turut berjuang menjajari kolonialis.

1. Prabu Antasari

DIREKTORATK2KRS.KEMSOS.GO.ID

Pangeran Antasari lahir di Kayu Tangi, Kabupaten Jajar, Kalimantan Selatan pada 1797 atau 1809 dan wafat di Bayan Begok sreg tanggal 11 Oktober 1862.

Sultan Antasari merupakan sendiri Sultan serta dan bos internal Perang Banjar untuk melawan laskar kolonial Belanda.

Syah Antasari memiliki merek kecil ialah Gusti Inu Kertapati, berpokok ibu Gusti Hadijah binti Sultan Sulaiman dan ayahnya Pangeran Masohut bin Pangeran Amir. Ayahnya merupakan cucu dari Sultan Muhammad Aliuddin Aminullah yang tak dapat menaiki tahta puas 1785 karena diusir oleh Pangeran Nata, Walinya yang lalu mengangkat dirinya menjadi Sultan Tahmidullah II dengan bantuan berusul pihak Belanda.

Pangeran Antasari tak sekadar dianggap seumpama pengarah suku Banjar namun pula dianggap sebagai bos oleh beragam suku adalah Sihong, Kutai, Kersik halus, Murung, Ngaju, Maanyan, Siang, Bakumpai dan suku-suku tak nan berada di kawasan pedalaman serta sejauh sungai Barito.

Beliau melanjutkan perlagaan terhadap Belanda pasca Sunan Hidayatullah ditipu dengan menyandera ibundanya nan terlampau diasingkan ke Cianjur.

Perang Derek terjadi lega tanggal 25 April 1859 saat Kanjeng sultan Antasari dan 300 khalayak prajuritnya menyerang lombong batu bara nan dikuasai oleh Belanda di Pengaron dan berlanjut di semua provinsi kerajaan Banjar seperti Martapura, Hulu Batang air, Riam Kanan, Tanah Laut, Tabalong, selama Bengawan Barito sampai ke Puruk Cahu.

Beliau meninggal karena terserang komplikasi paru-paru dan racau pada usia 75 periode dan perlawanannya dilanjutkan oleh putranya yakni Muhammad Sema. Baginda Antasari dianugerahkan sebagai pahlawan kebangsaan pada 27 Maret 1968.

2. Brigjen Hasan Basri

wikipedia

Brigjen Hasan Basri lahir di Kandangan, Hulu Sungai Kidul pada tanggal 17 Juni 1923 dan wafat di Jakarta pada sungkap 15 Juli 1984. Sira yakni keseleo sendiri motor militer yang timbrung signifikan dalam penampikan kemerdekaan Indonesia terutama di Kalimantan Selatan.



Beliau merupakan pembina Batalyon ALRI Divisi IV di Kalimantan Kidul, serta disebut andai Bapak Gerilya Kalimantan oleh Ketetapan DPRGR Tingkat II Hulu Kali besar Utara pada sungkap 20 Mei 1962. Pendidikan awal yang dienyamnya ialah HIS, Tsanawiyah al-Wathaniah di Kandangan, Kweekschool Islam Pondok Beradab Ponorogo, Jawa Timur.

Pasca kedaulatan, Brigjen Hasan Basri aktif n domestik organisasi pemuda Kalimantan yang pusatnya berada di Surabaya. Karir sebagai koteng tentara dan pejuangnya dimulai dari situ, detik beliau menyusup pulang ke Kalimanran Kidul dan menjadi bos Laskar Syaifullah.

Saat banyak anggota dari Laskar yang tertangkao oleh Belanda, Hasan Basri membentuk Banteng Indonesia dan mendirikan Batalyon ALRI.

Meskipun hasil perjanjian Linggarjati dan Renville menjadikan Kalimantan berada di bawah supremsi Belanda, Hasan Basri tak gentar dan taat melanjutkan perjuangannya.

Puncaknya, beliau berhasil buat memproklamasikan kursi Kalimantan sebagai episode dari Republik Indonesia pada 17 Mei 1949. ALRI kemudian dilebur ke dalam TNI AD Divisi Kas dapur Mangkurat dan dia diangkat misal Letnan Kolonel.

Pada 3 November 2001, Brigjen Hasan Basri diberikan gelar sebagai pahlawan nasional dari Banjarmasin oleh pemerintah.

3. Idham Chalid

https://www.nu.or.id/

Salah satu politisi Indonesia yang sangat memberikan pengaruh pada zamannya, Idham Chalid lahir di Satui, Kalimantan Kidul plong tanggal 27 Agustus 1921 dan meninggal pada  tanggal 11 Juli 2022 di Jakarta.

Beliau pernah menjabat ibarat Wakil Perdana Menteri Indonesia di Lemari kecil Ali Sastroamidjojo dan di Lemari kecil Djuanda, Pembesar MPR dan DPR pada 1972-1977, Idam Chalid juga aktif dalam berbagai kegiatan keyakinan serta perantaraan menyandang sebagai Ketua Tanfidziyah Nadhlatul Ulama sejak 1956-1984.


https://www.gramedia.com/products/sma-kl-1-2-3-new-edition-big-book-matematika?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasiAdam Chalid telah aktif di PBNU sejak usia mulai dewasa dan gabungan menjadi Pengarah Umum Partai Bulan Bintang Kalimantan Selatan momen NU masih menjadi putaran berpunca Masyumi. Bahkan, pernah menjadi anggota DPR RIS (1949-1950), Pembesar Lembaga Pendidikan Ma’arif NU (1952-1956) sebelum menjadi Majikan Umum NU puas 1956 dan merupakan orang terlama yang persaudaraan menjabat bak ketua NU.

Gelar pahlawan nasional mulai sejak Banjarmasin dianugerahkan maka dari itu pemerintah lega 7 November 2022 bagaikan putra Larik ketiga yang diangkat umpama pahlawan nasional.

Pada masa seusai Orde Lama, Adam Chalid juga menyambut sebagai Menteri Utama Bidang Kesejahteraan Rakyat pada Kabinet Ampera I, Menteri Negara Kedamaian pada Kabinet Ampera II serta Kabinet Pembangunan I.

4. Ir. Pangeran H. Mohammad Noor

wikipedia

Ir. Pangeran H. Mohammad Noor lahir pada rontok 24 Juni 1901 di Martapura. Beliau yaitu zuriat dari keluarga bangsawan Banjar. Ir. Pangeran H. Mohammad Noor adalah cicit bersumber Ratu Anom Mangkubumi Kentjana bin Sultan Adam al-Watsik Billah.

Lega hari itu, Sultanat Larik sudah dihapuskan secara sepihak oleh Belanda saat menjelang akhir Perang Jajar. Sehingga keluarga Sultanat yang tak lagi mempunyai hak singularis menjadi terpencar di mana-mana dan menjadi jatuh miskin.

Ir. Pangeran H. Mohammad Noor bisa bersekolah di HIS, MULO, HBS suntuk Techniche HoogeSchool (ITB) hingga memperoleh gelar Insinyur pada 1927, setahun setelah Ir. Soekarno.

Beliau tak bekerja bakal Belanda, melainkan memilih bagi berjuang dengan rakyat dan menggantikan ayahnya dalam Volksraad bagaikan wakil Kalimantan pada 1935-1939.

Tinggal, Ir. Baginda H. Mohammad Noor aktif andai anggota PPKI dan turut melawan tentara persekutuan dagang pada pertempuran Surabaya Oktober-November 1945.

Pada masa arus tahun 1945-1949, Ir. Pangeran H. Mohammad Noor mendirikan pasukan MN 1001 lakukan beroperasi di Kalimantan Daksina dengan dipimping Hassan Basri dan kembali di Kalimantan Perdua dengan dipimpin Tjilik Riwut.

Kemudian, sira diangkat menjadi Gubernur Kalimantan mula-mula yang berkedudukan di Yogyakarta momen Agresi Militer Belanda I dan II, kemudian Ir. Pangeran H. Mohammad Noor membantu Idham Chalid dan rekan-rekannya bakal berjumpa dengan Mohammad Hatta yang menanyakan agar Kalimantan terus berjuang secara garis haluan dan militer meskipun belum bisa dibantu makanya Pusat.

Selanjutnya, Ir. Pangeran H. Mohammad Noor diangkat menjadi Menteri PU dan berakibat membereskan titipan Kali besar Barito, pembukaan pesawahan pasang surut atau P4S, membangun PLTA Riam Kanan dan sebagian susukan di Banjarmasin-Sampit, serta mengeruk hilir Barito yang dapat meningkatkan kemakmuran di tong sungai Barito. Beliau dianugerahi misal pahlawan kebangsaan dari Banjarmasin pada tahun 2022.

5. Abdul Kadir

Direktorat K2KRS Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Reformasi Sosial

Memiliki segel lain sebagai Raden Temenggung Setia Pahlawan, Abdul Kadir lahir pada 1771 di Kab. Sintang Propinsi Kalimantan Barat. Beliau wafat pada 1875 di Kab. Melawi, Kalimantan Barat. Anda merupakan seorang bangsawan dari Melawi nan menawarkan pengembangan ekonomi rakyatnya sekaligus melawan pasukan Belanda.

Abdul Kadir adalah putra dari sendiri bangsawan kerajaan Sintang yang memimpin wilayah Melawi pada tahun 1845 menggantikan ayahnya. Abdul Kadir berada dalam kondisi dilematis karena harus patuh kepada emir nan tuduk kepada Belanda, tetapi jiwanya enggak bisa mengingkari penolakan terhadap penjajahan Belanda.

Beliau kemudian membangun legiun secara diam–diam untuk bersiap melawan Belanda. Belanda yang memahami rencana tersebut dan memberinya gelar Tegar Pahlawan beserta sejumlah uang pada tahun 1866,tetapi Abdul Kadir tetap melanjutkan perlawanannya bermula masa 1868-1875. Belanda selalu kalah karena Abdul Kadir buruk perut mendapatkan informasi, akhirnya engkau ditangkap oleh Belanda dan ditahan di Nanga Pinoh sebatas wafat n domestik benduan dan dimakamkan di Natal Mungguk Gua, Melawi. Abdul Kadir memperoleh gelar sebagai pahlawan kewarganegaraan pada perian 1999.

6. Tjilik Riwut

https://mmc.kalteng.go.id/

Marsekal Permulaan TNI Anumerta Tjilik Riwut lahir lega tanggal 2 Februari 1918 di Kasongan, Kab. Katingan, Propinsi Kalimantan Tengah dan wafat pada masa 1987 di Banjarmasin, Kalimantan Kidul. Beliau merupakan seorang putra dayak yang turut berperan dalam tadbir sebagai Gubernur Kalimantan Tengah pada masa 1958.

Tjilik Riwut pernah menggambar beberapa buku dan berprofesi sebagai koresponden. Pada tanggal 17 Desember 1946, Tjilik Riwut bersama dengan beberapa tokoh perwakilan Dayak Kalimantan melakukan sumpah setia kepada pemerintah RI dengan upacara adat suku Dayak. Kemudian beliau mendapat perintah untuk memimpin Operasi Penerjunan Tentara Payung nan pertama kali oleh S. Suryadarma, Kepala TNI AU pada terlepas 17 Oktober 1947 di desa Sambi, Kotawaringin, Kalimantan Tengah.


https://www.gramedia.com/products/sma-kl-1-2-3-new-edition-big-book-matematika?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasiBagi memperingati hari tersebut, rontok 17 Oktober lumrah ditetapkan sebagai Waktu Pasukan Khas TNI AU. Tjilik Riwut diangkat sebagai pahlawan nasional pada tshun 1998. Namanya diabadikan sebagai pelecok satu nama untuk bandara di Palangkaraya.

7. Drs. Saadilah Mursyid

wikipedia

Drs, Saadillah Mursjid lahir pada tanggal 7 September 1937 dan wafat pada terlepas 28 Juli 2005. Ia ialah Menteri Muda/Sekretaris Kabinet Indonesia pada Dewan menteri Pembangunan V, Nayaka Sekretaris Kabinet pada Kabinet Pembangunan VI, dan Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Pembangunan VII.

Sebelum mendapatkan posisi menteri, Drs. Saadilah Mursyid misal lulusan Universitas Gadjah Mada, The Netherlands Economic Institute (Rotterdam), dan Sekolah tinggi Harvard ini persaudaraan bertugas di Jasmani Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pada tahun 1992, beliau memperoleh pujian Bintang Mahaputra Adipradana. Sejak tahun 2003, Drs. Saadilah Mursyid menjadi
general manager
Yojana Mini Indonesia Luhur.

Beliau memegang andai Menteri Sekretaris Negara saat pengunduran diri mantan Presiden Soeharto. Pada masa itu Soeharto menunjuk Drs. Saadilah Mursyid kerjakan mempersiapkan tulisan tangan final Keputusan Presiden mengenai Komite Reformasi dan Keputusan Presiden tentang Pembentukan Kabinet Reformasi. Drs. Saadilah Mursyid kembali dikenal sebagai politisi pengikut Soeharto yang loyal serta konsisten mendampingi Soeharto ketika banyak insan berpaling mulai sejak Soeharto setelah kejatuhannya. Sira yakni insan yang menulis konsep pengunduran diri Presiden Soeharto serta melaporkan saat-momen suasana genting lega Mei 1998.

Berbunga pernikahannya dengan Halimah Ratna Mursjid, Drs. Saadilah Mursyid dikaruniai tiga anak dan heksa- cucu. Kamu dikebumikan di Ujana Peristirahatan terakhir Pahlawan Kalibata, Jakarta Kidul.

8. Sultan Hidayatullah II

wikipedia

Yang dipertuan Hidayatullah II, terlahir dengan label Gusti Andarun, dengan gelar perdana Sri paduka Hidayatullah kemudian bergelar Ratu Hidayatullah Halil Illah. Beliau lahir di Martapura, 1822 dan wafat di Cianjur, Jawa Barat, 24 November 1904 puas vitalitas 82 masa. Sultan Hidayatullah adalah bos Kesultanan Jajar yang berwenang antara hari 1859 hingga 1862. Tuanku Hidayatullah dikenal sebagai salah seorang biang kerok pemimpin Perang Banjar yang melawan pemerintahan Hindia Belanda.

Terlahir sebagai anak dari Pangeran Ratu Sultan Cukup umur Abdurrahman bin Sultan Adam Al-Watsiq Billah, Gusti Andarun menjadi kandidat terdahulu pewaris kedudukan Kesultanan Banjar buat mengaplus kakeknya Kaisar Adam, tetapi posisi tersebut malah diduduki makanya teteh tirinya Tamjidullah II nan memperoleh dukungan terbit pemerintah Hindia Belanda.

Hal ini menciptakan terjadinya perpecahan di lingkungan anak bini bangsawan Baris dan publik, dimana tercipta kubu pendukung Tamjidullah yang dekat dengan Belanda serta pertahanan pendukung Gusti Andarun yang bukan seia dengan keputusan pemerintah Hindia Belanda tersebut. Untuk meredam ketegangan, pada tahun 1856 pemerintah Hindia Belanda kemudian mengangkat Gusti Andarun sebagai patih (kepala pemerintahan) Leret dengan diberikan gelar Pangeran Hidayatullah.

Pengangkatan tersebut ternyata tak dapay menyenangkan ketegangan antara keluarga bangsawan, masyarakat, serta pemerintah Hindia Belanda. Ketegangan ini kembali menjadi pemicu terjadinya Perang Banjar, dimana pada tanggal 18 April 1859, pasukan Saf nan dipimpin oleh Pangeran Antasari menuduh makdan batu bara Oranje-Nassau di kawasan Pengaron. Pemerintah kolonial sangat memakzulkan Tamjidullah serta mencoba menginisiasikan Hidayatullah perumpamaan sultan, tetapi Hidayatullah menolak tawaran tersebut. Engkau dinobatkan oleh para panglima Ririt bikin menjadi yamtuan pada September 1859, dengan gelar Sultan Hidayatullah Halil Illah.

Sultan Hidayatullah memandu Perang Banjar sebatas musim 1862, detik beliau beserta keluarganya berhasil ditangkap makanya pihak Hindia Belanda. Kaisar Hidayatullah, keluarga, dan sebagian pengikutnya kemudian diasingkan ke Cianjur, dimana engkau menghabiskan sisa hidupnya disana hingga wafat pada tahun 1904. Atas sikapnya nan anti-imperialis serta kepemimpinannya dalam menandingi tadbir Hindia Belanda n domestik Perang Banjar, pada tahun 1999 pemerintah Indonesia menganugerahkannya Bintang Mahaputera Utama.

9. Letjend Purn. Zaini Azhar Maulani

https://koran-jakarta.com/

Letjend Purn. Zaini Azhar Maulani lahir di Marabahan, Kalimantan Kidul plong tanggal 6 Januari 1939, beliau yaitu sendiri penulis di bidang militerm intelijen serta gerakan Islam. Beliau pernah menjadi sendiri aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) sekaligus menjabat laksana Superior Raga Koordinasi Intelijen Negara hingga musim 1999. Beliau wafat pada 5 April 2005.

Karier Letjend Purn. Zaini Azhar Maulani lebih banyak dihabiskan di dunia militer, diawali laksana Komandan Peleton, Kompi I, Batalyon 145/Sriwijaya. Beliau lalu menjabat sebagai Panglima Kodam VI Tanjungpura hari 1988-1991. Berusul Kodam Tanjungpura, beliau kemudian menyandang Sekretaris Jenderal Departemen Transmigrasi pada tahun 1991-1995. Letjend Purn. Zaini Azhar Maulani lewat menjadi staf ahli Menristek/BPPT pada masa 1995-1998. Selain itu, Z.A. Maulani pun merupakan penulis cak bertanya militer, intelijen serta propaganda Islam.


https://www.gramedia.com/products/sma-kl-1-2-3-new-edition-big-book-matematika?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasiBeliau juga pernah menjadi pengelola Pelajar Islam Indonesia (PII). Selepas jabatannya sebagai Pejabat Awak Koordinasi Intelijen Negara puas tahun 1999, Letjend Purn. Zaini Azhar Maulani lebih banyak menganalisis politik dalam negeri. Internal umur sosial, dia pun terjadwal sebagai salah satu pencetus Perkumpulan Alumni Murid Islam Indonesia dimana beliau menjadi Pembesar Umum Permulaan Pengurus Daya Perhimpunan Tanggungan Ki akbar Pesuluh Islam Indonesia (PII). Letjend Purn. Zaini Azhar Maulani juga rajin memberikan ceramah dan menjadi narasumber dalam kesehariannya.

Baca sekali lagi:

  • 17 Pahlawan Nasional Wanita Nasion Indonesia
  • Mengenal Senjata Tradisional Sumatera Barat
  • Daftar Pahlawan Kewarganegaraan Indonesia
  • 6 Pahlawan Kemerdekaan yang Tinggal Menginspirasi
  • Daftar Pahlawan Revolusi Beserta Biografi Singkatnya

ePerpus ialah layanan perpustakaan digital masa kini yang memelopori konsep B2B. Kami hadir untuk memuluskan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, perserikatan, korporat, setakat palagan ibadah.”

logo eperpus

  • Custom batang kayu
  • Akses ke ribuan muslihat berbunga penerbit berkualitas
  • Fasilitas kerumahtanggaan mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam tribune Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Pengetahuan statistik arketipe
  • Aplikasi lega hati, praktis, dan efisien

Source: https://www.gramedia.com/literasi/pahlawan-asal-kalimantan/

Posted by: caribes.net