Pantun Nasehat Untuk Rajin Belajar

Bola.com, Jakarta –
Puisi lama
motivasi belajar digdaya ungkapan yang boleh menjadi pendorong meraih impi dan cita-cita. Sebagai anak asuh sekolah, tugas utamanya adalah belajar.

Sparing merupakan sebuah proses yang tidak pernah lekang oleh waktu. Kapan pula dan di manapun, berlatih adalah hal yang penting.

  • Syarat-Syarat Daftar Nikah di KUA, Pahami Alurnya
  • Lirik Lagu Words – Alesso & Zara Larsson
  • Lirik Lagu Safety Zone – j-hope

Dengan belajar, seseorang bisa menjadi sakti dan cerdas. Tidak hanya itu, kamu juga meraih performa di bidang akademik seandainya mau balajar dengan tekun dan giat.

Namun, enggak mudah bisa terus berkat umur dalam belajar. Sesekali, perasaan berat pinggul datang, nan membuat seseorang menunda sampai berhenti belajar.

Suka-suka beragam cara yang bisa digunakan agar kembali menemukan semangat dalam berlatih. Kamu dapat membaca pantun motivasi belajar buat anak sekolah agar sekali lagi menggiatkan semangat dalam menuntut aji-aji dan meraih cita-cita.

Ada banyak ungkapan cambuk riil
puisi lama
buat anak sekolah yang bisa dibaca dan bagikan. Dengan sejenis itu, sosok-individu terdekatmu kembali dapat memiliki hidup belajar dan menuntut ilmu.

Berikut ini kumpulan
pantun
motivasi membiasakan hendaknya semangat dalam meraih mimpin dan cita-cita, seperti dilansir berpunca laman
pelajarindo.com, Senin (17/1/2022).

Pantun Motivasi Belajar

1. Pergi berbelanja ke pasar

Saking besarnya jadi kesasar

Kalau ingin menjadi pintar

Tentulah harus cinta berlatih.

2. Pergi ke sawah membawa bekal

Sebelum berangkat dahulukan sarapan

Anak pandai banyak akal geladak

Dialah murid cerdas dan cekatan.

3. Cak semau mata disamping alat pendengar

Untuk melihat yang dituju

Ilmu itu untuk ditimba

Bukan semata dibiarkan berlalu.

4. Jahit pakaian dari kain

Bagi dipakai ketika ldulfitri

Jadilah kamu anak asuh nan comar

Banyak hobatan banyak jodoh.

5. Teropong bedil bakal membidik

Tekan pelatuk dengan jemari

Sekolah menjadi tempat terbaik

Menuntut ilmu wujudkan mimpi.

6. Ada air di daun talas

Tidaklah basah ketika hujan abu

Jangan jadi momongan pemalas

Akan datang sulit dapat pelajaran.

7. Dua tiga anak asuh pengail

Pergi ke lait mengejar ikan

Jika ingin wujudkan angan

Belajar jangan dinomor-duakan.

Puisi lama Lecut Membiasakan

8. Jangan senang berandai-andai

Terlebih yang senonoh

Gegares belajar bawah pandai

Jika malas asal bego.

9. Pisau di dapur haruslah diasah

Supaya drastis dan bintang sartan kuat

Sparing harus sonder kenal penat

Agar dapat ilmu yang bermanfaat.

10. Magrib hinggap para tamu

Jauh dari seberang sana

Rajinlah engkau meraih guna-guna

Ibarat bekal di hari tua.

11. Rusa lari ke padang melelapkan

Macan datang tuk mengejar

Jika ingin tambah berilmu

Tentu kita harus sparing.

12. Tinggi jasmani amat semampai

Petani pergi mengambil talas

Rajin belajar pangkal ahli

Sukma terus jangan malas.

13. Menggali tanah beruntung emas

Emas terhimpit batu belah

Jadi anak jangan pemalas

Ayo rajin ke sekolah.

14. Pohon jati tumbuh berbaris

Pandai berpantun orang Jajar

Jika kita berat ekor sparing

Cita-cita tak ketel babar.

Pantun Motivasi Belajar

15. Pohon jati tumbuh berjajar

Daunnya buat membungkus ikan

Jika engkau cerbak belajar

Manfaatnya engkau nan rasakan.

16. Harum sekali mangga kweni

Sayang hanya untuk bestelan

Belajar tekun di periode ini

Akan bahagia di masa depan.

17. Buah kelapa banyak minyaknya

Tokek suka menjilat ludahnya

Makhluk nan banyak ilmunya

Pasti kamu mudah hidupnya.

18. Ayam jago hutan ayam bekisar

Banyak dijual di perdua pasar

Di periode kecil berat ekor belajar

Sengsara sira di perian besar.

19. Waktu panas badannya gerah

Kukuh bekerja meskipun lelah

Masa depanmu akan sorot

Jika belajar pelahap di sekolah.

20. Di puncak dolok ada perunggu

Saat dicari bukan ketemu

Masa depan madya menunggu

Momongan berprestasi penuh aji-aji.

21. Sallat pagi buta saat pagi buta

Selepas salat bunga disiram

Siapa yang berat siku berlatih

Masa depannya akan suram.

Puisi lama Motivasi Belajar

22. Burung gelatik minum kepurun

Mengejar makan periode siang

Momongan cantik pastilah rajin

Jika belajar hatinya riang.

23. Kancil lari bukan terkejar

Kijang lari sambil berputar

Saat ini kita menginjak belajar

Cak agar kaprikornus anak yang pintar.

24. Dempak-lebar patera keladi

Untuk menguliti nasi ketan

Siapa yang belajarnya celih

Nanti mirip bani adam utan.

25. Jika madya bersantap keladi

Di radiks pohon duduk anteng

Barangkali yang ribut di inferior

Nanti pacarnya monyet ganteng.

26. Buah mangga buah kweni

Dimasak dengan biji pelir sukun

Hebatnya anakku ini

Wajahnya cakap orangnya sungguh-sungguh.

27. Kalau hendak memetik sukun

Petik sukun berpohon rendah

Kalau membiasakan dengan tekun

Ilmu didapat dengan mudah.

28. Perian magrib meninggalkan ke surau

Sore ini ada khataman

Jikalau belajar jangan berkelakar

Jangan berseloroh dengan padanan.

Pantun Motivasi Sparing

29. Kalau pengunjung terbit Belanda

Jemah cak hendak menggetah kijang

Kalau dia banyak bercanda

Kemudian hari bodoh selama musim.

30. Jangan bermegah jangan muluk

Di dalam pagar suka-suka talas cina

Membiasakan itu bersungguh-alangkah

Agar cepat masuknya hobatan.

31. Kalau kamu berlawan panda

Bulunya lebat sebagai busa

Kalau kamu pelahap bercumbuan

Pelajaran tak ada yang bisa.

32. Siang periode enaknya santai

Tidur siang lupakan manjapada

Jadilah pelajar nan sering dan pandai

Demi masa depan bangsa dan negara.

33. Awan panjang berwarna ceria

Bentuknya sama dengan pejabat tupai

Pasca- mengerti coba berlatih

Supaya kamu lebih juru.

34. Limpa-kura mudah dikejar

Tak boleh sira cepat berlari

Mantra didapat dengan membiasakan

Belajar harus segenap lever.

35. Sekiranya beliau tidak pakai pakaian

Karuan malu dilihat tetangga

Jikalau kamu tidak punya ilmu

Seumur hayat akan sengsara.

Perigi:
Pelajarindo

Dapatkan artikel pantun terbit berbagai rupa tema enggak dengan mengeklik tautan ini.

Source: https://www.bola.com/ragam/read/4861626/35-pantun-motivasi-belajar-menambah-semangat-menuntut-ilmu-dan-meraih-cita-cita