Pantun Sukses Untuk Masa Depan

Alas kata cucu adam kerja keras adalah uang bakal membayar kesuksesan. Oleh karena itu setiap kita hendaknya memiliki etos kerja yang tataran.

Seperti basyar Jepang yang menganggap kerja adalah sebuah kehormatan. Semakin tinggi etos kerja seseorang maka semakin terhormat kehidupannya.

Dan setiap turunan juga memiliki tembung di dalam kerja. Sebagian orang tembung kerjanya adalah kerjakan menggapai cita-citanya .

Entah itu untuk punya harta benda, membahagiakan keluarga, ataupun agar dapat menolong hamba allah lain.

Kita tidak bahagia karena mendapatkan sesuatu lampau. Sampai-sampai di n domestik kerja itu kita mendapatkan kebahagiaan.

Kita harus memiliki motivasi yang langgeng kerumahtanggaan bekerja. Orang yang memiliki senawat kerja akan umur di dalam hidupnya.

Sekali-kali kita juga perlu memberikan pantun hayat ini bikin suami tersayang. Moga ia berkreasi dengan penuh semangat dan sekali lagi untuk tanggungan.

1. Selamat Bekerja Kerap

Mari kita ucapkan dengan menitahkan selamat berkarya untuk orang yang kita cintai.

Di dalam ucapan ini terkandung doa. Semoga kerja tersebut menjadi berkah. Dan kamu yang berkarya cerbak privat keselamatan.

Layang-layang terbang berleleran
Senang lever dari pagi.

Kerap sayang seribu kali belalah
Puspa hati Hati segera memencilkan.

Pagi bukan sembarang pagi
Waktu terindah berjalan tungkai.

Pergi bukan sembarang pergi
Meninggalkan jauh mencari rezeki.

Mangga kweni di selokan rawa
istana megah mempunyai Si Raja.
Dari sini hati ku berdoa
Agar kau slamat internal kerja.

Tuan raja pergi ke rawa
Burung puter Indah suara.
Awali kerja dengan doa
akhiri dengan bersyukur padanya.

Ada lalat di atas meja
Lalat pening di atas kepala.
Luruskan kehendak dalam bekerja
supaya kerja berbintang terang pahala

Kacang cina tolong bawakan
Hutan bakau intern pandangan.

Dari rumah kami doakan
semoga beliau dalam konservasi

Sangat wangi anakan Seroja
Bunga Seroja bermula Selatan.
Lever-hati dalam bekerja
Utamakan keselamatan

Tiang Gelam kayu meranti
Ada tembakau di Pulau Bali.
Di sini kami semua menanti
Sampai engkau pulang kembali.

Jalan-jalan ke ii kabupaten Mekah
Banyak domba di dekat lembah.
Semoga kerja kita mendapat berkah
supaya hidup semakin sani.

Padi digiling menjadi beras
lilin batik gelap Nyalakan Pelita.
Mari kita membengkil
Cak bagi menggapai cita-cita.

Air hujan di daun talas
Biji jagung dimakan unggas.
Jauhi seberinda aturan malas
Biar cita-cita terulur segera.

Pelir bernyanyi di pojok dahan
Turun sejemang mematuk ketan.
Jauhi niat bermegah-megahan
karena itu jalannya setan.

Godaan Giri berbongkah-bokah
Air mengalir ke medan minus.
Bekerja itu mencari rezeki
Supaya spirit terasa indah.

Hidup memang harus dimotivasi. Seperti terangkum dalam pantun motivasi kiranya roh makin umur.

Silakan kita sambung pun pantunnya.

2. Menginjak Pagi Penuh Hidup

Bangun pagi musim. Justru subuh sudah bangun. Ketika bangun pagi-pagi maka roh atma pun akan berpokok seperti matahari. Semata-mata kalau pagi waktu mutakadim berat ekor-malasan maka seharian pun boleh kelesa. Nantinya kas dapur pun malas menclok kepada kita.

Sekoci Layar telah berlindung

Batang kelapa jatuh dan rubuh.

Telah nomplok waktu pagi buta

mari bangun Jangan menyambat.

Nelayan setelah melempar jangkar
Lalu makan pagi telur dadar.
Suara adzan telah terdengar
Segel hari akan beredar.

Kelelawar di dalam liang
Ada tupay pandai memanjat.
Urai perian dengan beribadat
Kepada-Nya kita bermunajat.

Makan sate suam-hangat
Turun hujan rimbun-lebat.

Pagi-pagi penuh kehidupan
Tantangan Umur semakin hebat.

Nona elok akan menikah
menikahnya di hari raya.

Di pagi masa penuh berkah
ayo berkarya dengan bahagia.

Dalam sawah tumbuh Semanggi
Gurih dimasak dengan teri.

berangkat kerja pagi pagi
niat nafkahi bakal anak gendak.

Jagung tua dijadikan bibit
Hendak ditanam di susur hutan

Seandainya mentari Sudah terbit
tandanya Masih Ada Kesempatan.

Ular babi sanca gemar melilit
Melilit kuat di ujung dahan.

hidup ini tidaklah sukar
jika kita sanding dengan Halikuljabbar.

Sakit transmisi sakit suku
Melihat burung kontol dederuk.
setiap tahun banyak rezeki
Jangan lupa buat bersyukur.

Anak siapa tidur bersendar
Gadis mencuci di dekat Sumur.

barangsiapa banyak bersyukur
Niscaya hidupnya akan Mewah.

Pulau Jawa tanahnya subur
Luas sawah hendak diukur.
Boleh jadi nan burung laut dahriah
lama-lama hidupnya tersungkur.

3. Akhiri Kampanye Dengan Alhamdulillah

Ibarat Orang islam kita harus bekerjamati-matian. Kita harus memiliki etos kerja yang tinggal tingkatan. Motivasi kerja kita yaitu untuk menafkahi keluarga, menghindarkan diri mulai sejak menanyakan-mohon, agar bisa bersedekah, dan cita-cita mulia lainnya.

Bekerja yaitu sebuah sebab berbunga kemajuan. Allah Maha Independen. Kelihatannya yang berusaha pastilah ia mendapatkan. Kuncinya lega kebulatan hati dan ketahanan.

Sesudah kita seharian berusaha, maka kita tutup dengan bacot Alhamdulillah.

Keras ferum berkanjang jamur,
hancur sudah lalu buah pepaya
Walau lelah awak bekerja
dalam lever rasa bahagia.

Menangkap ikan dengan sauk-sauk
Bukittinggi perkembangan berongga.
Mudahmudahan kerja kita boleh pahala
baik di dunia di alam baka juga.

Pagi hari makan ketupat
Diberi santan dari kelapa.

Berapapun tembolok yang didapat
berlega hati kepadanya jangan dilupa.

Mana ujung mana pangkal
Lawai katai untuk mengukur.

Tiba kerja dengan tawakal
Pulang bekerja kita bersyukur.

Lelah kaki menaiki bukit
Bandul-anting bagaikan sigenting.

Walau makanan tertumbuk pandangan sedikit
yang terdahulu kita beruntung berkah.

Apa gunanya batu merah
Kerjakan melempar si momongan kera.

Segala apa gunanya banyak harta
takdirnya hatinya comar sengsara.

Berjoget menanam tumbuhan pepaya
Untuk dikirim ke pulau Jawa.

Lebih baik kaya raya
ditambah dengan kita bertaqwa.

Seharian kita bekerja
akhiri dengan Alhamdulillah.



4. Aku Tak Momongan Makhluk Kaya

Toko besi toko baja
Kali besar Musi tempat buaya katak.

Kok aku tekun berkreasi
Aku tidak anak orang mewah.

Jari manis tempatnya cincin
Ikan berenang di kerumahtanggaan bendungan.

Begini umur orang yang miskin
Harus berkreasi siang dan malam.

Panjat kuda pakai sela
Sapi bunting lambat jalannya

Sungguhpun spirit tercecer
Nan penting hatinya selalu bahagia.

Seronok-panas minum blewah
Sawah kering tanahnya pecah.

Bekerja enggak untuk mewah
Tapi bikin membagi nafkah.

5. Ucapan Mudah-mudahan Sukses

Seandainya kita menyibuk basyar lain bekerja, jangan lupa mendoakannya. Berikan ucapan kepadanya semoga sukses sering!

Butuh buncah di peledak
Hinggap selincam di pohon maja.
Kepada saudara-tali pusar
saya ucapkan selamat bekerja.

Jalan-jalan ke Kamboja
Gadis manis mempekerjakan kebaya.

Selamat pagi selamat berkreasi
sejajar engkau tambah kaya raya.

Jikalau sudah makan pepaya
Jangan buang isi bijinya.

Takdirnya sudah kaya raya
tolong jangan lupa saya.

Tidur lilin lebah pakai kelambu
Perahu datang dari hulu.
Selamat pagi ibu-ibu
Seyogiannya semuanya sukses selalu.

Sakit kaki panjat kelapa
Jenderal Soedirman bergerilya.

Selamat pagi kiai-bapak
Selamat berkreasi selamat berkreasi.

6. Ucapan Lecut Kerja Lembur

Kadang kita harus bersusah payah lakukan mendapatkan income yang lebih. Termasuk berkreasi lembur. Walaupun harus berangkat di waktu vakansi, meskipun harus berangkat di hari malam, dan melebihi 8 jam. Semuanya dilakukan supaya bisa Mendapatkan banyak komisi.

Sekedar bakal membeli, Pampers, Ataupun membeli semangkok bakso.

Yuk kita menciptakan menjadikan pantun kerjakan memotivasi sira yang medium kerja lembur.

Kain kotor dikibaskan
Indra penglihatan Mengantuk di waktu malam.

Sulit lever lakukan melepaskan
engkau bekerja hingga malam.

Cak semau paku di dalam peti
Burung terbang jauh melayang.

Disini aku selalu menanti
kehadiran bangkang yang ku sayang.

Ambil kerang jauh ke comberan
Anak bermain dengan manja.

Cak bagi manusia yang terserah di hati
Kuucapkan selamat bekerja.

Malam hari Datang petandang
Jauh sekali pecah Maluku.

Doaku selalu menyertaimu
semua engkau selamat selalu.

Pergi ke pasar membeli loyang
kue manis di atas nampan.

Untuk bani adam yang aku burung laut
Selamat lewat waktu hingga malam.

Kangen pedih karena luka
menangis pula si anak asuh manja.

Jangan Dayuh jangan berduka
walau harus lewat waktu bekerja.

Sungguh luhur dipandang mata
Tuan Putri berbaju merah.

Semoga terengkuh cita-cita
perian depan yang lebih cerah.

Bukan main sejuk kebun berpangku tangan
tumbuh di tanah yang sangat rani.
Maju terus pantang mundur
kita bekerja sampai lembur.

Kue ketan di atas meja
Naik atap memakai hierarki.
Kalau bodi letih bekerja
dapat uang senang kembali.

Kano meninggalkan cak bagi melaut
Sore hari perahu pulang.

Bekerja itu prinsip membayar
Masa depan terang gemilang.

Beli ketela pohon di buat bubur
Ii kabupaten Malang kota yang indah.

Hayat ya kerja lewat waktu
pulang-pulang kuberi hadiah.



7. Pantang Tunduk

Kerja berkanjang harus disertai dengan sikap pantang tungkul. Berikut ini adalah puisi lama adapun kerja keras dan pantang takluk.

Lauk bandeng banyak duri
Kalau digoreng harum wangi.

Kerja gentur saban hari
sampai sukses kerumahtanggaan hidup ini.

Walau hujan abu roboh basah
Langit mendung kini sirah.

walau sukma masih susah
berkreasi terus pantang menyerah.

Langit petang warnanya biram
tanaman bambu terbelah-belah.

Siapa yang mudah menyerah
karuan dia akan kalah.

Tepi laut biru berbatu Wadas
Pohon randu bertelur kapas.

yuk kita kerja keras
supaya dapat beli beras.

Kota Brebes Kota Bawang
Kain baru dari lungsin.

Walau menengah invalid uang
nan berarti hatinya doyan.

8. Berjuang Dengan Persisten

Bekerja persisten berguna harus berjuang dengan sangat gigih. Kejayaan membutuhkan kegigihan.

Di bawah ini merupakan pantun mengenai kegigihan.

Sungguh segar huma anggur
mata mengantuk sebatas tertidur.

Pantang menyerah sonder memanjang
Walau harus mati hancur lebur.

Timur Barat semua sisi
memandang laut sejauh alat penglihatan.

Pantang memanjang pantang menyerah
sebelum tergapai cita-cita

Duaja Desa sangat Asri
ibu-ibu duduk di depan.

Mungkin yang tekun hari ini
Akan sukses di masa depan.

Menulis sertifikat dengan pena
Semenjak kampung sendiri pengelana

Tak peduli banyak yang menghina
Yang terdepan tembolok halal semua.

Hujan deras di Petak paya
kondominium kecil terbit bata.

Kerja keras dan sembahyang
Insyaallah tercapai cita-cita.

Dukung nasi di privat rantang
Rantang kecil suka-suka kuahnya.

Menginjak pagi pulang petang
Niscaya akan berhasil jua.


Pantun Lecut Belajar Murid

Pesuluh memerlukan Motivasi moga mereka bosor makan sparing. Meski mereka belajar dengan tekun dan ia. Untuk itu seorang tua bisa memotivasi mereka lakukan belajar. Baca pantunnya…




Puisi lama Motivasi Besar perut

Suka-suka juga seseorang nan semangatnya ambruk karena waktu. Khalayak seperti itu juga teristiadat cambuk. Supaya Angot dari keterpurukan. Baca pantunnya di sini…

Pantun Motivasi Nasib Eksamen

Pernah juga morong kamu musykil ketika menghadapi testing sekolah? Jangan Menyerah. Kita harus semangat menempuh uji. Baca puisi lama motivasi tentamen.

Source: https://pantuncinta2000.blogspot.com/2020/04/75-pantun-motivasi-kerja-keras-hidup.html