Pengaruh Suku Bunga Terhadap Tabungan

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN DAN TABUNGAN TERHADAP SUKU BUNGA DAN INFLASI DI INDONESIA Perian 1986-2019

Diyah Ayu Wulansari, 7111417037
(2021)
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI,
PENGANGGURAN DAN TABUNGAN TERHADAP
SUKU BUNGA DAN INFLASI DI INDONESIA TAHUN
1986-2019.

Under Graduates thesis, Institut Negeri Semarang.

[thumbnail of PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN DAN TABUNGAN TERHADAP SUKU BUNGA DAN INFLASI DI INDONESIA TAHUN 1986-2019]



PDF (Dominasi PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN DAN TABUNGAN TERHADAP SUKU BUNGA DAN INFLASI DI INDONESIA TAHUN 1986-2019) – Published Version

Restricted to Repository staff only


Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Inflasi, suku bunga, tabungan, pertumbuhan ekonomi, dan pengangguran
merupakan variabel fundamental makro ekonomi yang penting dan saling
berpengaruh serta harus konsisten dapat dijaga stabilitasnya. Tujuan pengkajian ini lakukan
mengerti pengaturan sekaligus, otoritas tidak langsung dan dominasi kuantitas dari
variabel pertumbuhan ekonomi, pengangguran dan tabungan terhadap suku anak uang
dan inflasi sejauh periode penelitian tahun 1986-2019. Sumber data utama dalam
skripsi ini digunakan data sekunder (time series) selama 33 tahun (1986-2019).
Metode analisis investigasi ini digunakan model eksperimen tulang beragangan regresi-korelasi
berganda dengan teknik (OLS) bagi mencari bentuk teladan terbaik nan sesuai teori
ekonomi dan kondisi empiris perekonomian di Indonesia. Berdasarkan metode
eksperimen tersebut bisa dipilih acuan terbaik yang selanjutnya di kaji dengan
teknik path analysis buat mencari kekuasaan spontan, tidak langsung dan totalnya.
Hasil penajaman utama menunjukkan bahwa variabel fundamental makro ekonomi;
tabungan, pertumbuhan ekonomi dan pengangguran berpengaruh negatif dan
berharga baik secara simultan terhadap inflasi dan secara tidak langsung melalui
tingkat suku bunga terhadap inflasi. Artinya, hasil pendalaman ini sekali lagi mendukung teori
Philips nan menyatakan ada pernah negatif antara pengangguran dan inflasi.
Berdasarkan hasil path analysis, kontribusi otoritas terbesar pertama tersebut,
nampak diberikan berpunca plastis pertumbuhan ekonomi, dan sumbangan terkecil dari
plastis pengangguran. Artinya, dalam cermin tersebut dapat dinyatakan bahwa
peningkatan pertumbuhan ekonomi fertil memberikan kontribusi terbesar pertama
dalam upaya mengendalikan inflasi. Sedangkan, faktor pengangguran memberikan
kontribusi terkecil intern penurunan laju inflasi. Dengan demikian, secara teoretis
dan empiris lakukan dapat menjaga stabilitas ekonomi makro, khususnya intern
mengedrop inflasi dengan baik, terlebih dulu harus ditingkatkan pertumbuhan
ekonomi yang lebih hierarki dan penerjunan pengangguran. Penekanan ini bisa
digunakan sebagai referensi bikin peneltian lebih jauh dan dapat lebih
dikembangkan lagi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Inflasi, Suku Anakan, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, dan
Tabungan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User:
dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 21 Nov 2022 00:53
Last Modified: 21 Nov 2022 00:53
Uri: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53224

Actions (login required)

View Item View Item

Source: http://lib.unnes.ac.id/53224/

Posted by: caribes.net