Pengertian Data Informasi Dan Pengetahuan

A.PENGERTIAN DATA, INFORMASI DAN PENGETAHUAN

Menurut F.N. Teskey:

  • Takrif adalah sesuatu yang kita buat melalui plural wahana komunikasi yang ada.
  • Pengetahuan yakni sesuatu yang masih suka-suka di dalam pikiran kita.
  • Embaran sama dengan pengetahuan yang dibagi atau mutakadim dikomunikasikan melalui berbagai sarana nan cak semau.

Ada pendapat lain nan menyatakan:

  1. Data : putaran paling dasar/kecil berbunga karya manusia. Data berkarakter kaku. Merupakan representasi berusul fakta yang ditemukan dalam aktivitas sehari-hari. Ibarat, persen dito hari ini = Rp. 350.000
  2. Amanat : hasil penggarapan dari data yang dapat menerimakan gambaran lebih jelas terhadap sesuatu. Informasi berkepribadian dinamis. Semua anak adam mempunyai tanggapan nan berbeda-cedera pada suatu informasi. Misal, kondisi moneter dito kerumahtanggaan seminggu meningkat sebanyak 480% padahal minggu yang dahulu dia mengalami defisit sebesar 24%.
  3. Manifesto : yakni informasi yang diinterpretasikan dan diintegrasikan. Manifesto bersumber dari siaran nan diserap dalam cara berpikir seseorang. Publikasi bersifat transenden. Laksana, sepanjang embaran saya, dito lain relasi memiliki uang lebih banyak dibandingkan arif.

Pengertan data, informasi dan pengetahuan :

knowledge_info_data_chart

Data adalah fakta-fakta mentah ataupun deskripsi-deskripsi dasar dari hal, event, aktivitas, dan traksaksi nan ditangkap, direkam, disimpan, diklasifikasikan, tetapi tidak diorganisasikan bikin harapan spesifik tertentu. Acuan data antara lain terdiri pecah saldo bank, atau kuantitas jam pekerja nan berkarya dalam periode pembayaran.

Takrif adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisir dengan kaidah tertentu sehingga mereka mempunyai guna bagi si penyambut. Laksana contoh, bila kita memasukkan jenama-etiket pesuluh dengan nilai umumnya, nama-nama konsumen dengan saldo bank, jumlah gaji dengan jumlah jam bekerja, kita akan mendapatkan informasi yang berharga. Dengan alas kata tak, proklamasi menclok dari data yang akan diproses.

Pengetahuan terdiri terbit informasi yang sudah diorganisasikan dan diproses untuk memperoleh pemahaman, asam garam, pembelajaran yang terakumulasi, sehingga dapat diaplikasikan dalam masalah atau proses komersial tertentu.

B.PROSES Transfigurasi DATA, Pengetahuan DAN Pengumuman

Menurut F.Cakrawala. Teskey intern tulisannya, “User Models and World Models for Data, Information, and Knowledge”, memberikan hipotetis:

data_information_knowledge

Menurut Teskey, data yakni hasil pengamatan spontan terhadap suatu situasi atau suatu keadaan; ia merupakan entitas yang dilengkapi dengan biji tertentu. Butir-butir merupakan koleksi data yang terintegrasi kerjakan memperlihatkan adanya hubungan antarentitas. Proklamasi merupakan model yang digunakan basyar kerjakan memahami bumi, dan yang dapat diubah-silih maka dari itu informasi yang dipedulikan perasaan bani adam.

Sempurna yang hampir sama ditawarkan Mike Powell n domestik bukunya, Information Management for Development Organizations. Menurut Powell, data merupakan kumpulan integral bermula kumpulan fakta (structured collection of quantitative facts), informasi adalah data atau fakta dengan keefektifan (data or facts with meaning) dan laporan merupakan hasil atau keluaran maupun angka dari informasi (producing significance or value from information). Model lain yang mirip juga dikemukakan Nathan Shedroff, begitu juga dikutip oleh Richard Saul Wurman dalam Information Anxiety 2. Bahkan Shedroff menambahkan suatu lagi tahap setelah makrifat, yaitu kebijaksanaan (wisdom).

komplet Data –> Information –> Knowledge (DIK) di atas mempunyai beberapa kelemahan. Mula-mula, data dianggap sesuatu yang bebas nilai. Artinya, proses pengambilan suatu fakta menjadi data dianggap bebas ponten setakat ia diinterpretasikan menjadi informasi. Bakal para ahli sosiologi sirkulasi konstruksionis, definisi data sebagaimana di atas lain tepat. Untuk mereka, fakta enggak dibentuk secara ilmiah, semata-mata adalah sesuatu nan dibentuk atau dikonstruksi. Setiap orang bisa n kepunyaan konstruksi yang berlainan-beda atas suatu fakta, tersidai pada asam garam, preferensi, pendidikan tertentu, dan lingkungan pergaulan maupun sosial tertentu. Berfaedah, sudah ada proses tafsiran basyar melangkaui siaran sebelumnya privat mengumpulkan data (Eriyanto, Kajian Framing, 2002).

Kedua, model di atas tidak membagi batasan yang jelas bilamana sesuatu itu dianggap informasi, kapan sesuatu itu sudah bisa dianggap laporan. Kalau kita berbahagia pesan bahwa “Air nan dipanaskan lega suhu mendidih 100 derajat Celsius bisa mematikan bibit penyakit. Dan bila kuman tersebut tenang, ki aib kolera akan sulit berkembang”, apakah ini suatu informasi atau warta? Batasannya sangat bukan jelas.

C. Pengelolaan Permakluman DAN Pengelolaan Pengumuman

Manajemen Informasi yaitu teknik pengaturan ataupun organisasi mudah-mudahan informasi mudah dicari dan digunakan kembali oleh pemakai. Yang terjadwal internal proses manajemen informasi, antara lain, pengumpulan informasi, pengolahan pemberitaan, kemas ulang informasi, dan temu pula informasi.

Sementara itu, Manajemen Pengetahuan yakni teknik membangun suatu lingkungan pengajian pengkajian (learning environment), sehingga individu-makhluk di dalamnya terus termotivasi untuk terus berlatih, memanfaatkan pengetahuan yang cak semau, serta lega akhirnya mau berbagi kabar baru nan didapat. Nan tercantum internal proses penyelenggaraan makrifat, antara tak, pembelajaran (turunan, organisasi, kerja sama), dan berbagi pengetahuan.

Menurut eddy nurmanto, Knowledge Management merupakan suatu paradigma pengelolaan informasi yang berasal terbit pemikiran bahwa pemberitaan yang murni sebenarnya tersambung internal benak dan pikiran setiap manusia. Maka semenjak itu terbiasa dibangun suatu mekanisme pendakyahan informasi dan pengalaman berbunga sumur daya manuisa nan ada agar terjadi peningkatan pengetahuan bermula sendirisendiri pelaku kegiatan di intern satu organisasi.


Source: https://donyprisma.wordpress.com/2011/10/21/data-informasi-dan-pengetahuan/

Posted by: caribes.net