Penyelesaian Konflik Rohingya Di Myanmar

PELANGGARAN HAK ASASI Cucu adam DALAM KONFLIK ROHINGYA HUMAN RIGHT VIOLATIONS ON ROHINGYA CONFLICT

Abstract

Konflik nan terjadi di Myanmar antara agama Selam dan Budha berdampak jangka panjang bagi rasial Rohingya yang beragama Islam. Egoisme pemerintah Myanmar yang enggak mengakui adanya etnis Rohingya di Myanmar menciptakan menjadikan adanya pelanggaran milik asasi manusia terhadap pemukim Rohingya. Tulisan ini berusaha menguraikan adapun konflik yang terjadi di Myanmar sejak diterapkan sebuah ketatanegaraan yang disebut burmanisasi. Burmanisasi merupakan kebijakan nan cuma mengakui adanya agama Budha di Myanmar. Makanya sebab itu, etnis Rohingya nan merupakan keseleo satu kedaerahan di Myanmar tak diakui kewarganegaraanya hingga dilakukan tindakan kekerasan dan diskriminasi. Tindakan tersebut seperti pembunuhan, pemerkosaan, pembakaran tempat tinggal, penganiayaan dan penindasan. Akibat dari berbagai tindakan ini, mengakibatkan warga Rohingya mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia. Tertera bahwa waktu 2022 besaran korban nan meninggal yaitu 13.759 usia tercatat momongan-anak. Bersendikan jumlah korban dan beraneka macam tindakan pengingkaran hoki asasi manusia, maka tindakan tersebut masuk intern ki kebusukan pembunuhan. Sebagian yang merasa lain nyaman di Myanmar mengidas untuk mengungi ke negara-negara terdekat seperti Bangladesh dan Indonesia. Pelanggaran demi pengingkaran yang terjadi membentuk respon dari berbagai Negara hendaknya konflik ini segera di selesaikam maka dari itu pemerintah Myanmar.

Keywords

Etnis Rohingya; Burmanisasi; Hak Asasi Cucu adam dan Genosida

References

Referensi

Aluna, Hardi S.D dan M. Kholit Juani, 2022. Kebijakan Pemerintah Indonesia melangkahi Sekuritisasi Migrasi Pengungsi Rohingya di Aceh Waktu 2012- 2022. Indonesian Perspective, Vol. 2, No,1 Januari-Juli Ayu, Tiara Dewinta, 2022. Peran Organisasi Partisipasi Islam (OKI) internal Menangani Konflik Etnis RakhineRohingya di Myanmar Perian 2012- 2022. Journal of International Relations, Vol. 2, No. 2. Fakultas Aji-aji Sosial dan Kebijakan Universitas Diponegoro Baehr, Pieter, dkk, 2001. Instrumen Dunia semesta Pokok Hak-Hak Asasi Manusia. Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. Buyung, Adnan Nasution dan A. Parta M. Zah, 2006. Radas Antarbangsa Pokok Properti Asasi Insan. Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. International Crisis Group Asia, 2022. Myanmar: The Politics of Rakhine State. 22 Oktober. Ichikaya, Gulia Mitzy, 2022. Persangkalan Etnis Muslim Rohingya terhadap Kebijakan Diskriminatif Pemerintah Burma-Myanmar. Indonesian Journal of International Studies, Vol.1, No. 2 Desember

Nur, Sandy Ikfal Raharjo, 2022. Peran Identitas Agama n domestik Konflik di Rakhine Myanmar Perian 2012-2013. Harian Kajian Wilayah, Vol.6 No. 1. Yulia, Anna Hartati, 2022. Studi Eksistensi Kesukuan Rohingya di Paruh Impitan Pemerintah Myanmar. Harian Nikah Internasional, Vol. 2 No. 1. Triono, 2022. Peran ASEAN Kerumahtanggaan Perampungan Konflik Kedaerahan Rohingya. Jurnal TAPIs Vol.10 No.2 Juli-Desember Susanti, Aviantina DKK, Penye- lesaian Kasus pengingkaran HAM Rumpil Terhadap Etnis Rohingya di Myanmar Bersendikan Syariat Internasional. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.

Turangan, Doortje D. “Tindakan Kejahatan Pembunuhan dalam Ketentuan Syariat Inter- nasional dan Hukum Nasional”. Karya Ilmiah.

Internet

700 Warga Rohingya Tewas dalam Rembulan Permulaan Kekerasan Myanmar diakses dari http://menyeluruh.liputan6.com/ read/3195783/6700-wargarohingya-tewas-dalam-bulan- Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Konflik Rohingya

permulaan-kekerasan-myanmar, diakses pada 17 Januari 2022

Data dan Fakta Akan halnya Rohingya, Arakan dan Rakhine diakses dari web http://www.islamedia. id/2012/08/data-dan-faktatentang-rohingya-arakan.html, diakses pada 22 januari 2022 Kemelut terbaru Rohingya: bagaimana seluruh kekerasan bermula? diakses berusul web http:// www. bbc . com/indonesia/ bumi-41105830, diakses plong 17 Januari 2022 Muslim Rohingya Pilih Mengungsi ke Indonesia, Serupa ini Perlakuan Malaysia dan Thailand pada Mereka diakses dari http://gelanggang.tribunnews. com/2017/09/05/muslimrohingya-membeda-bedakan-mengungsi-keindonesia-semacam ini-perlakuanmalaysia-dan-thailand-padamereka?page=all, diakses pada 09 Februari 2022

Myanmar/Bangladesh: MSF surveys estimate that at least 6,700 Rohingya were killed during the attacks in Myanmar diakses dari http://www.msf.org/en/ article/myanmarbangladeshmsf-surveys-estimate-least6700-rohingya-were-killedduring-attacks, diakses pada 17 Januari 2022

Situation Report: Rohingya Refugee Crisis diakses dari https:// reliefweb.int/sites/reliefweb. int/files/resources/180127_ weekly_iscg_sitrep_final.pdf, diakses pada 11 Februari 2022

DOI: https://doi.org/10.18196/jiwp.2221

Article Metrics

Abstract view : 4972 times
PDF – 15757 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Journal JIWP Indexed by:












Office:


Journal of Islamic World and Politics,
Magister Asosiasi Internasional Sekolah tinggi Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Kawasan Tersendiri Yogyakarta. Whatsapp: +62823-2679-6566 Email: [email protected]

Creative Commons License

This work is licensed under aCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license.

Source: https://journal.umy.ac.id/index.php/jiwp/article/view/5826

Posted by: caribes.net