Percakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta’ala-. Hari-waktu ini adik-adik kita sedang menjalani ujian (penilaian) penutup semester, mari kita doakan mudah-mudahan mereka dapat menjalaninya dengan bonafide dan adil (kayak PEMILU saja, hehe…).
Dan semoga Allah menggampangkan urusan mereka dan menjadikannya ilmu yang berguna.

Aamiin yaa Rabb
.

Setelah tentamen (
اِمْتِحَانٌ جـ اِمْتِحَانَاتٌ
) biasanya ada penjatahan rapor/hasil penilaian (
كَشْفُ الدَّرَجَاتِ
) selama suatu semester berlatih. Habis setelah ada apa lagi?

Ya, sehabis itu tentunya akan terserah masa vakansi (إِجَازَةٌ جـ إِجَازَاتٌ) yang bisa dikatakan janjang karena sekitar dua minggu. Sebagian manusia mengisi perian liburnya dengan berkujung ke sanak tali pusar, atau melaksanakan ibadah umroh, maupun bertempoh ke palagan-palagan rekreasi seperti mana puncak gunung, kebun binatang, wahana permainan, dan tepi laut.

Sudahlah, mumpung sekali lagi berbicara ki aib perlop di pantai. Plong kesempatan ini saya ingin berbagi cerita bahasa Arab mengenai libur di pantai (شَاطِئُ البَحْرِ). Dan inisiator kali ini masih sama sebagai halnya cerita cuti di hari Ahad sebelumnya, yaitu Umar (عُمَرُ).

Bagaimana kelepasan Umar di pantai? Dan dengan kelihatannya ia menyingkir? Langsung saja, s
ilahkan Anda membacanya seorang dengan seksama cerita di bawah ini dan selamat belajar.


لَقَدْ حَانَتْ الإِجَازَةُ الطَّوِيْلَةُ ، فَسَافَرَ عُمَرُ إِلَى بَيْتِ جَدِّهِ فِي القَرْيَةِ بـِجَاوَى الشَّرْقِيَّةِ . وَقَدْ حَضَرَ هُنَاكَ إِخْوَتُهُ مِنْ أَبْنَاءِ عَمَّتِهِ ، وَبَعْدَ ذَلِكَ قَرَّرَوا أَنْ يَقْضُوا العُطْلَةَ يَوْمًا فِي شَاطِئِ البَحْرِ وَسَتَكُوْنُ الرِّحْلَةُ إِلَى هُنَاكَ فِي يَوْمِ الأَرْبِعَاءِ



Vakansi tingkatan telah berangkat, Umar juga menjauhi ke rumah kakeknya di desa di Jawa Timur. Uri-saudara sepupunya telah hadir di sana, dan selepas itu mereka mengemudiankan lakukan menghabiskan satu musim liburan di pantai, dan perjalanan akan dilakukan di hari Rabu.


وَفِي لَيْلَةِ الأَرْبِعَاءِ جَهَّزَ عُمَرُ وَإِخْوَتُهُ كُلَّ مَا يَـحْتَاجُوْنَ إِلَيْهِ فِي رِحْلَتِهِمْ مِنَ الأَطْعِمَةِ وَالأَشْرِبَةِ وَالفُرُشِ وَالكُرَةِ وَالأَلْعَابِ وَغَيْرِ ذَلِكَ ، ثُـمَّ نَامُوا مُبَكِّرِيْنَ لِيَسْتَيْقِظُوا مُبَكِّرِيْنَ أَيْضًا . وَفِي صَبَاحِ يَوْمِ الأَرْبِعَاءِ اِنْطَلَقُوا مُبَكِّرِيْنَ وَذَهَبُوا بِالسَّيَّارَةِ بَعْدَ أَنْ تَنَاوَلُوا الفَطُوْرَ


Di malam Rabu, Umar dan sepupu-sepupunya telah menyiapkan segala apa yang mereka butuhkan begitu juga lambung, minuman, lampit, bola, permainan, dan tidak-lainnya, lampau mereka tidur cepat supaya bisa pulang ingatan tidur pagi-pagi. Dan di pagi periode Rabu setelah sarapan pagi mereka langsung pergi berangkat menggunakan mobil.


رَأَى عُمَرُ وَإِخْوَتُهُ فِي الطَّرِيْقِ الـمَنَاظِرَ الـجَمِيْلَةَ مِنَ الـجِبَالِ وَالوِهَادِ وَالأَشْجَارِ وَالأَنْـهَارِ . وَوَصَلُوا فِي البَحْرِ بَعْدَ صَلَاة ِالظُّهْرِ ، فَكَانَتْ رِحْلَةً طَوِيْلَةً تَسْتَغْرِقُ ثَلَاثَ سَاعَاتٍ مِنْ بَيْتِ جَدِّهِمْ . ثُـمَّ صَلُّوا صَلَاةَ الظُّهْرِ وَتَنَاوَلُوا طَعَامَ الغَدَاءِ الَّذِي حَـمَلُوْهُ مِنَ البَيْتِ


Di sepanjang jalan Umar dan sepupu-sepupunya menyaksikan pemandangan yang luhur seperti bukit, kanyon, pepohonan, dan sungai. Mereka sebatas di laut setelah shalat Zhuhur, dan itu merupakan pengelanaan panjang nan menghabiskan waktu tiga jam bersumber flat bibit buwit mereka. Kemudian shalat Zhuhur, dan menyantap bersantap siang nan sudah lalu mereka bawa dari rumah.


ثُـمَّ بَعْدَ ذَلِكَ أَخَذُوا يَلْعَبُوْنَ فِي شَاطِئِ البَحْرِ ؛ الوَاحِدُ مِنْهُمْ يَلْعَبُ بِـمَاءِ البَحْرِ وَأَمْوَاجُهُ تُبَلِّلُ جِسْمَهُ وَثَوْبَهُ ، وَالآخَرُ يَرْسُمُ الصُّوَرَ الرَّائِعَةَ وَيَكْتُبُ الكَلِمَاتِ الـجَمِيْلَةَ فِي رِمَالِ الشَّاطِئِ ثُـمَّ يَـمْحُوْهَا الـمَوْجُ ، وَهَذَانِ يَلْعَبَانِ كُرَةَ القَدَمِ فِي رِمَالِهِ البَيْضَاءِ



Kemudian setelah itu mereka start bermain di pesisir, ada yang bermain air laut dimana ombak-ombak membasahi tubuh dan bajunya; yang lainnya melukis gambar nan keren serta menulis kata-perkenalan awal indah, namun kemudian ombak menghapusnya; dan dua orang lagi bertindak bola di atas pasir-pasirnya yang putih.


وَبَعْدَ أَنْ قَضَوا سَاعَتَيْنِ وَأَكْثَرَ فِي شَاطِئِ البَحْرِ شَعَرُوا بِالتَّعَبِ وَاسْتَرَاحُوا ، ثُـمَّ أَخَذُوا يَسْتَحِمُّوْنَ فِي الـحَمَّامَاتِ الـمَوْجُوْدَةِ وَيُنَظِّفُوْنَ هُنَاكَ أَجْسَامَهُمْ مِنْ مَاءِ البَحْرِ الـمَالِحِ وَرِمَالِهِ اللَّطِيْفَةِ بِالـمَاءِ الصَّافِي . ثُـمَّ سَخَّنُوا الـمَاءَ لِيَطْبَخُوا الـمَكْرُوْنَةَ وَيَأْكُلُوْهَا لِيَسْتَدْفِئُوا بِـهَا أَجْسَامَهُمْ


Dan setelah menghabiskan dua jam bertambah di tepi laut mereka juga kelelahan dan istirahat, kemudian mandi di kamar-kamar mandi yang ada cak sambil membersihkan tubuh mereka berbunga air laut yang asin dan pasirnya yang lumat dengan air kudrati. Kemudian mereka menggelegakkan buat memasak mie (pop mie) dahulu memakannya supaya menyangai jasad.


وَبَعْدَ صَلَاةِ الـمَغْرِبِ عَادُوا إِلَى بَيْتِ جَدِّهِمْ ، وَالـحَدِيْثُ فِي الطَّرِيْقِ يَدُوْرُ حَوْلَ مَا حَدَثَ فِي شَاطِئِ البَحْرِ وَكَيْفَ كَانُوا يَلْعَبُوْنَ . ثُـمَّ وَصَلُوا هُنَاكَ فِي السَّاعَةِ التَّاسِعَةِ لَيْلًا وَيَأْخُذُوْنَ الرَّاحَةَ مُبَاشَرَةً بِالنَّوْمِ ، وَكَانَتِ الفَرْحَةُ تَغْمُرُهُمْ وَالسَّعَادَةُ تَـمْلَأُ قُلُوْبَـهُم


Dan selepas shalat Maghrib mereka pulang pula ke rumah poyang mereka, dan obrolan di sepanjang jalan yaitu tentang segala nan terjadi di pantai dan bagaimana mereka bermain. Kemudian mereka sampai di sana pukul sembilan malam dan serempak istirahat dan tidur dalam keadaan kesenangan mengerudungi mereka dan kegembiraan memenuhi hati mereka.


هَكَذَا كَانَتْ إِجَازَةُ عُمَرُ وَكَيْفَ يَقْضِيْهَا ، فَكَيْفَ بِإِجَازَتِكُمْ ؟


Beginilah liburan Umar dan bagaimana ia mengisinya, lalu bagaimana dengan liburan kalian?

Demikian sajian ringan ini, sebaiknya cerita liburan Umar ke tepi laut dalam bahasa Arab ini bisa diambil manfaat dan cak bimbingan darinya. Marilah lestarikan bahasa mulia ini serta syiarkanlah di mana Anda lagi berada.

Rendah lebihnya saya mohon pemaafan, dan terima karunia telah menyediakan diri bekunjung dan membaca.
Syukran, wa jazaakumullahu khairan.

Source: https://www.kamusmufradat.com/2019/11/cerita-bahasa-arab-tentang-liburan-di-pantai.html