Pertanyaan Wawancara Tentang Sumber Energi

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by
Yosef Andreas
(you can also view the original English article)

Mendatangi sebuah wawancara terasa sama dengan engkau sedang timbrung tes dengan tanpa jawaban yang pasti tentang benar dan salah.

Jadi hal terbaik nan boleh kamu kerjakan adalah menemukan pertanyaan umum wawanrembuk, dan jawaban yang dicari perekrut. Kata sandang ini berfungsi sebagai cheat sheet bagi itu. Jadi, kamu boleh memasuki dengar pendapat berikutnya dengan persiapan nan baik.

How will you answer the most common job interview questions graphic
How will you answer the most common job interview questions graphic
How will you answer the most common job interview questions graphic
Bagaimana engkau akan menjawab tanya wawancara yang paling umum? Apakah sira mempersiapkan diri? (sumber grafis)

Bagaimana Menjawab Tanya Interviu Tentang Dirimu Sendiri

Berikut adalah bilang pertanyaan temu ramah yang paling publik yang perlu kamu persiapkan jawabannya terkait dirimu. Akan kontributif untuk mengenal kekuatanmu dan mengapa ia harus dipilih untuk pekerjaan itu.

1. Ceritakan Mengenai Diri Dia

Riuk satu pertanyaan wawancara yang paling kecil mahajana. Itu tampak seperti tanya yang bersahabat dan ramah, namun kenyataannya perekrut hanya ingin melihat bagaimana dia menyampaikan versi terbaik dirimu.

Itu bukanlah tawaran lakukan membaca resumemu. Michele Mavi, Direktur Internal Recruiting di Atrium Staffing menambahkan,

“Karena itu yakni pertanyaan yang luas dan terbuka, kandidat cenderung berbicara tak teratur. Mereka bertutur adapun nasib profesionalnya dalam istilah umum dan berparak dengan mengulang resumenya”.

Berikan sebuah cerita namun pastikan itu memiliki sebuah awal, pertengahan, dan akhir yang jelas.

  • Persiapan: Sebuah rangkuman suatu kalimat tentang sorotan karirmu.
  • Pertengahan:
    Sebuah daftar tiga hal adapun skill dan pencapaian yang juga relevan dengan peran itu.
  • Akhiran: Simpulkan ceritamu pada sebuah catatan dengan penjelasan pendek mengapa kamu sebuah usaha.

2. Mengapa Kami Harus Memilihmu?

Pertanyaan ini muncul dalam bentuk nan mirip dengan ini: “Kami menerima lamaran bermula banyak kandidat nan kualifikasinya bagus. Jadi mengapa kami harus memilihmu?”

Lever-lever dengan nan suatu ini. Itu sebuah jebakan! Jangan biarkan ini destruktif rasa berkepastian dirimu. Mereka mewawancaraimu, jadi itu berarti kamu adalah keseleo satu dari ‘kandidat yang kualifikasinya bagus‘ itu.

Rampas pertanyaan ini seumpama sebuah kemungkinan lakukan membagikan cerita sukses. Ceritakan bagaimana ia tanggulang salah suatu tantangan yang mereka alami ketika berada di pekerjaan sebelumnya, atau yang menjelaskan bagaimana skillmu sepakat dengan uraian jabatan mereka.

3. Apa Kepentingan Terbesarmu?

Bagikan sebuah cerita tentang sira mengedepankan kekuatan nomor suatu yang dihargai perusahaan. Kamu harus sudah mendapatkan informasi ini ketika menyelidiki perusahaan itu.

Hipotetis jawaban mulai sejak Michelle Riklan, Perekam Resume Profesional Bersertifikat dan Pelatih Karir.

“Saya suka berbicara dengan orang. Saya telah mempelajari bagaimana menangani kepribadian pelanggan yang berbeda-beda setelah lima tahun internal layanan konsumen. Sementara sales rep lainnya malu menghadapi pelanggan yang susah diyakinkan, namun saya mengambilnya sebagai tantangan cak bagi meningkatkan permainan”.


Uang jasa Bonus
: Mulailah dengan tutul lemahmu jika dia ditanya tentang kekuatan dan kelemahan plong waktu yang setara. Dengan pendirian ini jawabanmu berakhir dengan catatan maujud.

4. Bagaimana Orang Mendeskripsikan Dirimu?

Ini ialah satu pertanyaan wawancara lainnya yang tidak harus kamu hadapi terang-terangan. Pewawancara tidak ingin kamu berbicara mengenai apa yang dipikirkan oleh temanmu akan halnya dirimu.

Cak bertanya ini yakni kesempatanmu lakukan membedakan dirimu dari kandidat lain.

Kemampuan komunikasi nan bagus itu mahajana, doang bagaimana kamu bak pendengar yang baik? Beritahukan pewawancara bagaimana kemampuan mendengar membantumu membuat penjualan, atau menenangkan konsumen yang marah.

Kerja keras kembali adalah kemampuan yang umum lainnya. Namun lazimnya pelamar tetapi membagikan cerita bagaimana ketabahan membayar lunas karir mereka. Menonjollah dari kerumunan itu dengan berbagi bagaimana kamu membantu meringankan beban kerja skuat atau bosmu.

5. Bagaimana Kamu Menangani Stress?

Kandidat seringkali menganggap enteng pertanyaan ini dengan jawaban begitu juga, “Saya makan pagi dengan stress” alias “Saya unggul di radiks tekanan“. Provisional jawaban tersebut terdengar sopan, itu tak menjawab pertanyaannya.

Beritahu pewawancara
tepatnya
barang apa yang beliau kerjakan. Apakah kamu bermeditasi, makan cokelat, alias berolahraga? Metode pilihanmu tidak menjadi masalah. Pewawancara tetapi ingin mengkonfirmasi bahwa kamu memiliki pendirian yang sehat cak bagi menangani stress.

6. Barang apa Yang Membuatmu Bangun Di Pagi Perian?

Cak bertanya ini memberi tahu pewawancara jika engkau memiliki gambar menyeluruh dalam hayat.

Jimi Shabir, Managing Director Bootcamp Media, memberikan transendental ini:

Saya bangun setiap pagi dengan goal yang terbarukan, entah itu semangat pribadi atau pekerjaan. Suatu hari goal saya bisa substansial meningkatkan desain website kami, periode berikutnya kelihatannya ki beralih ke meningkatkan kanal pemasaran. Goal yang makin kerdil datang bersama cak bagi menyorongkan nilai uang buat pelanggan kami”.

7. Apa Yang Sira Lakukan Di Waktu Senggang?

Jawabanmu menunjukkan seandainya anda koteng workaholic atau punya kesamarataan kerja-semangat nan fit. Jawaban nan benar menunjukkan baik dedikasi kerumahtanggaan berkerja dan hobby lainnya yang menyegarkan perasaan lega periode liburmu.

Menghabiskan sesak banyak waktu untuk berkerja lain sehat dan tidak produktif; seperti itu banyak pemberi kerja memilih memperkerjakan seseorang yang tahu kapan tidak terlibat.

Evan Harris, Head of HR untuk HD Equity Partner mengatakan, “Bermanfaat bikin menunjukkan bahwa beliau mempunyai minat lainnya di asing kerja. Dan itu kembali menunjukkan bahwa seandainya kamu akan cocok untuk budaya korporasi perusahaan”.

Bagaimana Menjawab Pertanyaan Wawanrembuk Tentang Kualifikasimu

Dalam section ini, kita n kepunyaan soal dan jawaban wawancara kerja yang bertambah umum sekali lagi. Ini khas terhadap kualifikasimu, seperti mana pelatihan, keahlian, dan perbandingan terhadap kandidat lain yang diwawancarai bagi posisi ini.

8. Keberagaman Pelatihan atau Kualifikasi Segala Nan Beliau Punya?

Pertanyaan ini demap ditanyakan ketika seorang pewawancara ragu kamu dapat memenuhi persyaratan minimal mereka.

Bagaimana menjawab ini, jika kamu lain memiliki kualifikasi pendidikan namun banyak pengalaman kerja:

“Sementara saya tidak memiliki pelatihan sekolah halal bagi pekerjaan ini, saya memiliki bertambah dari semestinya untuk
x
musim asam garam kerja di satah ini. Saya orang yang cepat belajar, dan saya cak hendak menjalani pelatihan kian banyak jika saya ditawari pekerjaan ini.”

Takdirnya dia seorang lulusan yunior semata-mata memiliki minus atau tidak suka-suka pengalaman:

Saya baru saja menyelesaikan
x
bulan magang di
(Nama Firma), yang memberikan asam garam di
(tugas terkait kerja 1)
dan
(tugas terkait kerja 2). Saya juga menguasai
(gelar)
di
(Logo Sekolah), dimana saya mempelajari adapun
(industri). “

Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana mendapatkan pelatihan yang kamu perlukan dalam pekerjaanmu:

9. Apa Yang Dapat Engkau Lakukan Yang Tidak Dapat Dilakukan Oleh Kandidat Enggak?

Jangan membandingkan dirimu langsung dengan kandidat tidak. Tidak terserah mandu lakukan memastikan jika kamu lebih baik mulai sejak yang tidak. Sebagai gantinya, rangkum kekuatan utamamu dan bagaimana itu sejadi dengan persyaratan posisi.

Other job interview candidates are also likely to be interviewed
Other job interview candidates are also likely to be interviewed
Other job interview candidates are also likely to be interviewed
Beberapa kandidat yang akan diwawancarai bakal sebuah posisi terbuka. (sumber grafis)

Bagikan campuran nan bagus antara tiga sampai catur skill terkait kerja, diikuti dengan bukti yang mendemonstrasikan skill tersebut cak bagi membantumu menonjol. Termuat:

  • Skill khusus yang membuatmu menonjol
  • Pengetahuan industri yang diperoleh dari bertahun-periode pengalaman
  • Persaudaraan pabrik-poin penjualan yang lengkap untuk posisi sales dan eksekutif
  • Pertumbuhan atau tabungan yang diperoleh privat pencahanan ragil
  • Course khusus atau pelatihan bersertifikat yang telah anda selesaikan

Bagaimana Menjawab Pertanyaan Wawancara Akan halnya Karirmu

Sekarang mari kita lihat pada cak bertanya temu ramah yang paling umum dan jawabannya tentang karir kamu. Kamu perlu memiliki persiapan jawaban yang bagus bakal pertanyaan terkait gaji, mengapa ia pergi karier terakhir, dan apa goal karir kamu.

10. Berapa Gajimu Dalam Pekerjaan Terakhir?

Ini adalah soal yang sulit. Plong suatu sisi, kamu mau bonafide dan mencari tahu jika pekerjaan itu membayar internal uluran mangsa gajimu. Di jihat lain, ia enggak kepingin dikeluarkan berpunca kerubungan kandidat bersisa cepat.

Cobalah Kebijakan Dua Awalan Ini

Pertama, belokkan pertanyaan itu dan katakan sira kian peduli akan halnya menemukan pegangan nan tepat.

“Sekarang ini, saya lebih mempedulikan tentang menemukan karier yang seia. Kalau saya dapat membantumu melebarkan firma ini, sembari mempelajari skill baru dalam peran ini, saya optimistis kita bisa menegosiasikan gaji nan netral bakal kita berdua.”

Jika pewawancara memaksa, berikan mereka rentang gaji bersama dengan informasi tentang proposisi pekerjaan lainnya, kalau terserah. Ini membantumu terbantah lebih berharga laksana kandidat, dan itu adalah prinsip nan bagus untuk menjeput keuntungan perusahaan yang tidak menginginkan kesuntukan pembawaan ke kompetitor mereka.

“Gaji saya berkisar antara $55,000 hingga $60,000 doang saya sedang dalam pembicaraan dengan sebuah firma yang membayar (judul pekerjaan) $58,000.”

Dalam putaran kedua kalimat ini, kamu lain mengatakan kamu memiliki sebuah tawaran pekerjaan. Alih-alih, sira hanya mengatakan soal jawab melanglang baik dan posting pekerjaan mereka mengatakan itu membayar $58K. Pelajari kian lanjut bagaimana menegosiasi gaji pekerjaanmu:

11. Cak kenapa Beliau Ingin Memencilkan Posisimu Sekarang?

Pewawancara ingin memafhumi jika kamu seorang tuma lompat, ataupun jika kamu digeser privat peran terakhirmu.

Sira akan kelihatan lebih baik jika responmu tidak membuatmu terlihat putus terka—bahwa kamu meninggalkan peranmu dalam pencarian tantangan hijau, bukannya memerlukan slip gaji. Jangan menjelek-jelekkan pemberi kerja terakhirmu kembali:

Bagaimana Menjawab Tanya Soal jawab Tentang Jabatan Terakhirmu:

“Saya senang dengan jabatan saya saat ini. Namun karena saya ingin bertumbuh, saya kerap menyalang terhadap tantangan dan peluang baru. Jabatan ini tampaknya ikut standar itu.”

Jikalau kamu di-PHK, andal saja. Pewawancara sempat ini terjadi, dan dalam kebanyakan kasus itu bukan salahmu. Beritahu mereka apa yang anda pelajari karena itu, dan bagaimana kamu berupaya buat berkerja dengan tim baru.

Cherry Palmer, mantan Konselor Karir di Departemen Personel dan Pelatih Karir Bersertifikat menyarankan naskah ini,

“Karena kesulitan ekonomi, perusahaan saya dipaksa untuk mengerjakan PHK 10% tenaga kerjanya, dan saya salah satunya nan terdampak.”

12. Kapan Kamu Dapat Memulai?

Itu tidak berarti kamu mendapatkan pekerjaannya, jadi jangan terlalu berketentuan diri.

Pewawancara seringkali meminang pertanyaan ini karena posisi nan mereka cari perlu diisi lega alias sebelum sungkap tertentu.

Jika kamu menengah berkerja, jujurlah dan katakan jika perusahaan memerlukan makrifat dua minggu atau 30 hari sebelumnya.

13. Ceritakan Adapun Jalan Karirmu. Bagaimana Engkau Setakat Di Sini Dan Kemana Rencana Ia Nantinya?

Christy Hopkins, HR Consultant di Fit Small Business mengatakan,
“Kandidat harus mempersiapkan diri bagi menjelaskan mengapa mereka bermigrasi perusahaan, ki beralih jabatan, alias memiliki jeda dalam masa kerja.”

Secara model, jawabanmu harus takhlik sebuah cerita yang jelas yang mencahayai pertumbuhanmu semenjak suatu peran ke peran lain, berjarak dengan segala yang kamu rencanakan berikutnya.

Jika kamu pindah karena ribut dengan pemberi kerja maupun bos nan jelek, lewatkan itu. Fokus sreg apa yang dia pelajari dalam peranmu, bahkan takdirnya itu adalah sebuah pelajaran dalam menangani ketidaksetujuan dengan bosmu.

14. Dimana Kamu Mengintai Dirimu Internal Panca Tahun?

Jujurlah, soal ini bukan sekadar untuk menguji loyalitasmu pada sebuah pemberi kerja potensial. Pewawancara kembali ingin memaklumi jika kamu memiliki goal karir yang realistis berdasarkan skill dan kinerjamu.

Sekiranya kamu sejumlah kamu ingin menjadi Direktur Regional dalam lima tahun namun lain memiliki pencapaian yang menjanjiikan ataupun inisiatif untuk mengambil pelajaran kepemimpinan, itu yakni sebuah petunjuk bahwa kamu akan mengundurkan diri jika lain dipromosikan internal setahun atau dua tahun.

Sebelum menjawab pertanyaan ini, pikirkan tentang jalur karir pekerjaan yang kamu lamar. Berapa periode yang realistis untuk orang untuk dipromosikan dalam jabatan itu?

Bagaimana Menjawab Soal Tanya jawab Mengenai Rencana Karir 5 Tahun:

“Saya bersemangat tentang jabatan Ahli grafis Grafis ini di ABC Company karena dalam panca perian, saya akan memiliki portofolio yang mengganjur dari beraneka rupa variasi klien. Saya adv pernah itu sesuatu yang dapat saya lakukan jika berkerja di sini. Saya juga memimpikan kemungkinan untuk menjumut lebih banyak tanggung jawab, dan bahkan mewakili beberapa order desain baru.”

15. Barang apa Pegangan Impianmu?

Ketika ditanya tentang rencana 5 perian, banyak kandidat cepat berbicara mengenai tujuan mereka buat dipromosi dengan perusahaan arena mereka diwawancara. Cak bertanya ini mengungkapkan apa itu benar alias salah.

Pewawancara mencoba melihat takdirnya pekerjaan ini adegan dari goal profesionalmu, atau hanya sebuah cara buat membayar tagihan. Passionmu cak bagi pekerjaan mempengaruhi prestasi dan loyalitasmu terhadap perusahaan.

Untuk sejumlah obat, jabatan yang mereka lamar seringkali bukan pekerjaan impian mereka cuma laksana batu loncatan menuju itu. Jikalau kasusnya seperti mana itu, berikut bagaimana kamu dapat menjawabnya:

“Saya sudah lalu menyebutkan pengalaman saya dengan [skill nan engkau senang namun juga diperlukan lakukan jabatan targetmu]. Karier impian saya akan tentunya mengenai menunggangi dan meningkatkan skill tersebut.”

16. Mengapa Sira Tergoda Dengan Pekerjaan Ini?

Jawaban biasanya terhadap pertanyaan ini befokus pada bagaimana pekerjaan itu cocok dengan goal karir kandidat. Bagus bahwa dia n kepunyaan sebuah buram, tetapi pewawancara lebih tercantol n domestik bagaimana kamu akan memberi angka tambah bagi firma.

Sarah Dowzell, COO Natural HR mengatakan, “Selalu meruntun untuk melihat sekiranya responnya hanya berfokus pada peran itu sendiri, atau meluas sampai mencantumkan warta dan pengkajian yang kandidat lakukan tentang perusahaan kami.”

Hubungkan jawabanmu dengan tujuan organisasi, dan bagaimana kamu akan membantu mereka hingga ke goal tersebut selepas sira menjadi fragmen pecah tim. Jika boleh, bagikan contoh bagaimana kamu berkontribusi intern memenuhi goal perusahaanmu yang lama.

Pertanyaan-Pertanyaan Lainnya

Ada bilang cak bertanya suplemen seputar tanya jawab kerja umum dan jawaban nan perlu kamu persiapkan, dimana ini dapat bineka. Kami mempunyai bilang lengkap di radiks. Dan kamu pula terbiasa mempersiapkan untuk mengajukan cak bertanya internal wawancara.

17. Segala Nan Dia Pikirkan Tentang Berkerja Dalam Sebuah Grup?

Pewawancara kepingin mengarifi sekiranya engkau dapat sekata dengan unggulan cak regu kerjamu. Bagikan sebuah contoh kamu berkerja dan sukses dalam pengaturan grup. Jelaskan bagaimana tim kerjamu n kepunyaan skill dan kepribadian yang berbeda, dan bagaimana perbedaan itu melengkapi pekerjaan anggota tim lainnya.

18. Bagaimana Kamu Tahu Tentang Lowongan Ini?

Kandidat seringkali mempelajari akan halnya lowongan pencahanan menerobos info dan pameran pegangan. Itu konvensional. Namun itu pula menunjukkan bahwa engkau tak n kepunyaan passion yang senyatanya tentang perusahaan itu. Ia sahaja melamar karena mereka memiliki lowongan dalam jabatan targetmu sekadar kamu lain luang apa-barang apa akan halnya mereka.

Oke-oke hanya buat memahami bahwa anda menemukan lowongan secara online. Hanya saja jangan berhenti di tasik. Beritahukan pewawancara kamu telah mengusut nilai-angka firma, dagangan, dan proyeknya. Dan itu yang membuat berkerja di firma itu lebih meruntun bagimu.

19. Apakah Dia Memiliki Tanya?

Mengakhiri interview tanpa menanyakan sebuah soal menunjukkan kurangnya minat nan bersih untuk pekerjaan itu. Namun menanyakan cak bertanya nan dapat dijawab dengan membaca website perusahaan sampai-sampai lebih parah pula. Itu menunjukkan alangkah kurangnya persiapanmu untuk wawancara.

Sebagai gantinya, siapkan beberapa soal bagi ditanyakan ke pewawancara menumpu akhir diskusimu. Itu di asing berpokok pertanyaan rutin “barang apa langkah berikutnya?“, tentu sekadar.

Itu Bukan Akan halnya Kamu

Dia turunan yang diwawancara, namun kenyataannya itu bukan tentang engkau. Itu tentang perusahaan yang menengah engkau lamar—kebutuhan, goal, dan tantangan mereka. Bicaralah tentang pengalamanmu namun belalah kaitkan dengan pekerjaan yang ditargetkan.

Bagi takrif lebih lanjut tentang soal jawab kerja, periksa panduan-panduan ini:

Juga, sekiranya kamu mempersiapkan diri untuk melamar pencahanan baru, maka lihatlah panduan komprehensif kamu dalam membentuk resume yang bagus, atau kunjungi Envato Market bikin mengarungi template resume profesional kami. Dengan prinsip itu, kamu dapat menempatkan dirimu yang terbaik momen mengirimkan lamaran karier.

Source: https://business.tutsplus.com/id/articles/common-job-interview-questions-and-answers–cms-27571

Posted by: caribes.net