Pertunjukan Tari Barong Di Bali

Berpokok Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Barong Banyuwangi
adalah kesenian Barong asal Banyuwangi. Kesenian ini diyakini sangat sakral, sehingga suka-suka perlakuan khusus.

Memori Barong di Banyuwangi

[sunting
|
sunting sumber]

1. Kesenian Barong Versi 1

[sunting
|
sunting mata air]

Pada masa 1700an, Banyuwangi subur dibawah kekuasan kerajaan Bali. Sehingga banyak peradaban bali yang memencar di Banyuwangi karena dibawa maka itu para bos kekaisaran Bali yang berkerja di Banyuwangi. adapun seni budaya dimaksud sama dengan Angklung Caruk di Banyuwangi berasal dari Rindik, Barong ket ketika di Banyuwangi digemari oleh publik Banyuwangi hingga pada terjadi peralihan pada barong ket yang menjadi bernuansa
Jawa Blambangan
dengan memperalat mahkota khas Jawa dengan ditambahkan Sayap pada badan Barong, diberi sayap pada barong menggambarkan bahwa Kerajaan Bali yang berhasil mengendalikan Bayuwangi, dalam arti Barong Ket merupakan Kerajaan Bali galau menyebrangi selat Bali ke Banyuwangi sebagaimana halnya dewa. Penampilan perdana barong jenis baru di Banyuwangi ini dilakukan di desa Kemiren, maka Barong ket versi Banyuwangi ini dikenal dengan barong Kemiren.

Selain itu, di Banyuwangi yang juga terdapat anak adam-manusia dari Ponorogo masuk memberi supremsi sreg barong kemiren seperti mana pelafalan barong kemiren dengan nama Singo Barong, bila Barong Ket dari bali diiringi gamelan bali maka Barong kemiren menajdi diiringi gamelan reog. Bila di Reog terdapat tradisi
Iker, pertunjukan bepergian memutari kampung-kampung seperti halnya
Ngelawang
di Bali saja dilakukan oleh Barong Bangkung Kartu ceki bukan Barong Ket. Maka adat istiadat memutari kampung-kampung ini masuk dilakukan juga pada Barong Kemrien dengan sebutan
Ider Bumi. selain itu cerita kuno pada reog turut masuk pada barong kemiren, yang naik daun terkait Barong Lundoyo yang berdasarkan ikhlas Singo Barong Penguasa Kerajaan Lodaya.

2. Kesenian Barong Varian 2

[sunting
|
sunting sumber]

Menurut Hasnan Singodimayan, budayawan setempat, kesenian barong Kemiren bercerita tentang upik cantik bernama Ja’rifah, nan dijaga fauna bertubuh samudra bermuka buruk–yang kemudian disebut barong–melawan penjajah. “Barong sangat konstan kepada tuannya sehingga dianggap simbol kewiraan,” ucap Hasnan.Kesenian barong Kemiren mirip kesenian barong di Bali. Pertepatan ini, menurut Hasnan, sangat wajar karena kedekatan kultur yang saling mempengaruhi dalam sejarah hubungan antara Bali dan Banyuwangi. Bedanya, secara fisik format barong Bali lebih osean dan enggak mempunyai sayap. Menurut Hasnan, ada beragam versi akan halnya sejarah barong Kemiren.

3. Kesenian barong versi 3

[sunting
|
sunting sumur]

Cak semau nan mengisahkan, barong[1]
semenjak dari pertarungan dua bangsawan sakti dari Bali dan Blambangan. Mereka, Minak Bedewang dan Alit Sawung. Tanpa penyebab jelas, keduanya terbabit pertarungan hebat. Mereka bertemu sonder henti setakat jangka waktu lama. Enggak satu pun yang terluka. Sendirisendiri menggunakan wujud sakti yang mengerikan, seekor maung segara dan burung garuda. Dua perwujudan ini beradu dahsyat. Suaranya menggelegar persis halilintar. Kendati saling serang, kedua kesatria itu tetap sama kuatnya. Hingga munculah suara aneh dari langit. Kritik tanpa rupa itu mengingatkan sepatutnya menghentikan pertempuran.

Keduanya diminta rukun. Kesannya, kedua wujud mengerikan itu bersatu. Sejak itu, masyarakat Using memiliki wujud barong sebagai simbol kekompakan. Diyakini, barong boleh mengusir yuridiksi jahat,masalah dan segala bahaya. Sampai saat ini, joget Barong dan barong sangat disakralkan. Sebelum ditarikan, barong wajib diberi ritual tersendiri adalah menanyakan izin ke buyut cabai.Jika lain, akan berbahaya cak bagi tukang tari dan warga selingkung. Barong pula tidak sembarangan ditarikan. Ditarikan terutama lakukan ider manjapada maupun selamatan desa. Nilai mistis barong tetap dijaga. Mereka yang berwenang menari barong adalah khalayak pilihan umbul-umbul.

Variasi Barong di Banyuwangi

[sunting
|
sunting sumber]

Barong Kemiren

[sunting
|
sunting sumber]

Adalah wujud dari barong kemiren nan mirip barong ket dengan topeng rona merah, hanya saja lain menggunakan mahkota sebagai halnya bali melainkan memperalat mahkota khas jawa dengan sayap dan bulu-bulu warna masif. Barong ini dimainkan 2 sosok.

Barong Lundoyo

[sunting
|
sunting sumber]

adalah wujud barong dengan topeng dandan hijau dengan badan dihias bahan ijuk tanpa adanya mahkota, barong Lundoyo terinspirasi semenjak pencetus Singo Barong yang merupakan seorang raja dari kerajaan Lodaya. Dalam permainan barong ini sering terjadi kesurupan, Barong ini dimainkan 2 insan.

Barong kumbo atau kumbo wongso kenongo

[sunting
|
sunting sumur]

Adalah sekaum barong kemiren semata-mata berdosis jumbo lebih lautan terbit barong kemiren dengan warna beragam dan gerakan kaki nan idiosinkratis. Biasanya lebih berangasan internal tariannya. Strata barong kumbo mencecah 2,5 Meter dengan tinggi 7 Meter, Barong ini dapat dimainkan lebih berbunga 2 bani adam

Barong mata air

[sunting
|
sunting sumber]

Yaitu keberagaman barong kemiren yang dimainkan doang satu orang saja, terinspirasi Reog yang bisa saja dimainkan oleh 1 orang saja,

Barong Rogo

[sunting
|
sunting sumber]

Yaitu wujud Barong Kemiren yang dibuat dan dimainkan seperti reog, prinsip penggunaannya berbeda dengan cara memainkan barong banyuwangi lazimnya nan sekadar ogok kaki penari. Pada tarian Barong Rogo ini, gerak tangan tungkai hingga leher terbabit seperti barongan pada reog.

Acara

[sunting
|
sunting sumber]

  • Kerumahtanggaan Makan besar Perkawinan

Mutakadim menjadi kewajiban bagi publik setempat menanggap barong Kemiren dalam hajat apa lagi. Dengan menanggap barong, sang pengantin berambisi rumah tangganya cangap bahagia dan mendapat banyak keberuntungan. Awam Kemiren pun menjadikan acara ini sebagai hiburan yang tak nikah lekang. Saat prosesi kebanyakan barisan macan-macanan kreatif di depan barong, di belakang barong, sepasang kemantin duduk di atas bendi. Arak-arakan diarak berkeliling desa dan bercerai di apartemen si pengantin. Tontonan ini disebut arak-arakan Barong Kemiren, yang ditanggap n domestik hajat perkawinan tradisional di desa yang berparak 6 kilometer semenjak Ii kabupaten Banyuwangi itu..

  • Barong Kemiren boleh juga ditanggap semalam suntuk lampau.

Dengan tiga tahap narasi, barong dimainkan. Barong Kemiren tak sekadar menjadi kesenian yang ditanggap lakukan menghilangkan. Oleh warga desa, yang sebagian besar petani, barong sangat disakralkan karena dipercaya memiliki kebaikan magis arwah nenek moyang.

  • Upacara Safi Desa

Pemangku rasam Desa Kemiren, Serad, merencana, barong dipakai dalam ritual nirmala desa, nan dilakukan setiap setiap tanggal 2 Syawal maupun Ldulfitri ( idul Fitri ) kedua, yang disebut upacara Idher Bumi. Barong dengan tabuhan beleganjur merumung desa dan ditutup dengan makan bersama di sepanjang perkembangan desa.

Dalam acara Ider Bumi ada empat jenis dansa Barong nan ditampilkan dan punya cerita sendiri-koteng. Keempat macam Barong tersebut adalah Barong Tua, Barong Taruna, Barong anak-anak asuh dan Barongsai. Keempat variasi Barong yaitu sebagai lambang generasi-generasi yang meninggali desa Kemiren. Diikutkannya Barongsai dalam acara tersebut karena di desa Kemiren yang terkenal dengan Kampung Using ternyata ada etnik lain nan menghuninya, yakni Tionghoa.

Programa serupa dilaksanakan setiap terlepas 1 bulan Haji dengan membuat seribu tumpeng atau dikenal dengan selamatan “Tumpeng Sewu”. “Ritual ini misal congor syukur umum karena diberikan rejeki berlebih,” Serad menambahkan. Barong sebagai sarana ritual kesuburan terbantah pada nafkah nan disajikan, yaitu makanan hasil marcapada, sebagai halnya nasi tumpeng dan sayur, jajan pasar, pala kependhem, pala gumandhul, dan pala kesimpar. Selain Ritual ini dilaksanakan bikin menghormati danyang desa Kemiren agar kemakmuran desa tetap terasuh dan terjauhkan dari batu. Tersebutlah riwayat 20 musim habis. Upacara ini pertalian ditinggalkan karena hujan lebat. Sejumlah hari kemudian, istri gelap salah satu pandai waris barong kesurupan. Beliau berkaok-kaok marah karena Idher Marcapada lain digelar. Tidak lama kemudian, bayi wanita itu meninggal. “Kami takut kalau sampai seremoni Idher Manjapada tak digelar,” kata Serad.

Kesakralan Barong juga dimanfaatkan bikin penyembuhan ki kesulitan. Peminta diambilkan mulai sejak kemenyan yang dibakar di bawah jasad barong, lalu dilarutkan intern air, yang dipercaya bisa mengobati bervariasi penyakit, mulai buta sebatas ngilu perut.start pukul 21.00 sampai 06.00 keesokan harinya.

Barong Dan Regenerasi

[sunting
|
sunting sumber]

Ialah Sucipto, 45 waktu, lelaki kelahiran Banyuwangi itu, tengah berupaya melakukan regenerasi agar kesenian itu lain punah. Melihat pemain kesenian barong yang bertambah uzur usianya, membuatnya cemas. Sonder menyabarkan keasliannya, ia mempermudah pakem kesenian itu agar bisa memancing minat kalangan muda. “Saya tidak mau berkutat pada pakem. Saya bikin tarian-disko dan narasi sendiri yang bertambah mudah dihafal anak remaja. Waktu bermainnya saya ringkas menjadi satu setengah jam cuma,” kata Sucipto, yang telah bermain barong sejak anak-momongan. Berpokok tiga tahap cerita puas barong, Sucipto meringkasnya menjadi satu tahap saja. Isi cerita bertambah bermuatan pesan moral, mengajak orang saling mengagungkan dan tidak menjeput hak basyar lain. Etis saja.

Makin dari 50 remaja Desa Kemiren menawarkan diri main-main barong. Sucipto melembarkan 36 orang. Pada 21 Mei 2007, terbentuklah Barong Lancing ( teruna ) atau Barong Sapujagat, yang anggotanya terbit mulai sejak remaja nyawa SMP dan SMA. Engkau pun mewujudkan Barong Cilik dari galengan TK dan SD. Semua peralatan disesuaikan dengan kemampuan anak-anak ini. “Saya manusia Kemiren. Kalau bukan saya, boleh jadi yang mau peduli melanjutkan barong Kemiren?” tutur Ketua Barong Cagar Budoyo Kemiren ini. Ternyata upaya Sucipto mendapat apresiasi masyarakat. Pahit lidah beberapa tahun yang lewat, korespondensi Barong Lancing diundang Gubernur Jawa Timur Imam Utomo menggelar pentas privat sebuah acara di Surabaya.

Upaya melestarikan Kesenian Barong di Banyuwangi makin ditingkatkan dengan diadakannya Festival Tari Barong cak bagi kategori kelompok dewasa maupun Anak asuh-anak dengan penilaian rakitan gending dan kreasi seni barong yang ditampilkan. Sebelumnya di Kabupaten Banyuwangi yang masih mempertahankan orisinilitas kesenian barong abnormal bertambah berjumlah catur kelompok, ialah kelompok Seni Barong Kemiren,Mandalikan, Mangli, dan Jambesari. Akan tetapi, bermula keempat kelompok itu sekadar kelompok seni Barong Kemiren tetapi yang masih utuh “keUsingannya” dan demap berbuat tontonan. Balasannya Barong Kemiren menjadi tarian khas Banyuwangi, malar-malar riuk suatu ikon pariwisata lahan Blambangan. Barong Kemiren pernah pentas di Osaka, Jepang, dalam festival tradisional dunia.

Garitan kaki

[sunting
|
sunting mata air]


  1. ^

    http://www.javanologi.info/sib/index.php?page=detail&keadaan=karya&kode=BUD-00008
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


Pranala asing

[sunting
|
sunting sumber]

  • Barong Kemiren
  • Memori barong Kemiren
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]

  • Foto Barong Kemiren
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Barong_Kemiren

Posted by: caribes.net