Pidato Tentang Adab Dan Akhlak

Orasi Agama Islam tentang Akhlak Sani dan Tata susila adalah bagian bermula dakwah dan saling nasehat menasihati antar sesema mukmin moga cinta mengerjakan kelebihan dan berakhlakul karimah . Akhlakul karimah merupakan bukti bahwa seseorang percaya kepada Allah dan menjalankan segala perintah-Nya. Akhlak yang baik terhadap Allah Swt. akan membimbing manusia berakhlak karimah terhadap sesamanya.

Bikin seorang muslim, Contoh Akhlakul karimah terletak sreg diri Nabi Muhammad SAW. karena sifat-kebiasaan dan perangai yang terdapat pada dirinya yakni sifat-rasam yang terpuji dan yaitu uswatun hasanah (eksemplar) terbaik untuk seluruh kaum Muslimin dan umat manusia sreg umumnya.

Suatu bangsa atau satu Negara akan jaya bila penghuni negara terdiri dari khalayak-orang nan berakhlak indah/luhur. Sebaliknya, bila warganya berakhlak buruk maka rusak pulalah nasion dan Negara itu

Berikut ialah Contoh Teks Skrip Ceramah Agama Selam adapun Kepatutan Sani dan Fiil Pekerti

Contoh Pidato Agama Islam akan halnya Akhlak Mulia dan Budi Pekerti 1

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahilladzi an’ama ‘alaina bi ni’matil iman, wal islam. Asyahadualla ilaha illaloh,wasyhadu anna Muhammadarrosullulah. Allohuma sholi ‘ala Muhammad wa’ala ali syaidina Muhammad amma ba’du

Pertama-tama, marilah kita panjatkan rasa puja dan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan Hidayah-Nya kita dapat berkumpul dengan keadaan sehat wal cegak.

Yang kedua, Shalawat serta salam hendaknya tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi osean Muhammad SAW yang mana telah menyerahkan kita suri tauladan yang seperti itu sempurna sehingga kita dapat dengan jelas membedakan mana yang baik dan mana buruk.

Hadirin yang berkat,

Lega kesempatan kali ini izinkanlah saya mengemukakan sedikit tentang “akhlakqul karimah” di dalam konsep agama Selam.

Tata krama menurut bahasa artinya tabi’at, kebiasaan, atau perangai. Tata susila dibagi menjadi 2, yaitu akhlak mahmudah atau bisa disebut akhlak terpuji dan tata krama mazmumah yang disebut juga akhlak ternoda. Akhlakul karimah tentunya adalah kesopansantunan yang terpuji. Seperti firman Almalik dalam Al-Qur’an surat Al-Mopit ayat 4 yang berbunyi :

“senyatanya anda (Muhammad) berada diatas tata susila yang agung”. Q.S. AL-Qalam ayat 4

Kita bisa menyimpulkan dari firman tersebut bahwa Nabi Muhammad ialah suri tauladan nan baik bagi kita. Beliau memiliki akhlakul karimah yang terpuji yang sesungguhnya kita jadikan penutan dalam roh kita. Dengan kita menjaga kesusilaan dan perbuatan kita, maka akan selalu mendekatkan kita kepada Sang pencipta.

Dalam jiwa sehari-hari akhlakul karimah dapat digunakan sebagai tolok ukur intern menentukan kehormatan seseorang. Ayo coba kita fikirkan dan renungkan sejenak! Apabila jiran dekat kita ada yang memiliki tabiat demen mabuk-mabukan, berjudi, serta perilaku yang meresahkan umum lainnya. Tentunya manusia tersebut akan mendapatkan sanksi sosial di alat penglihatan mahajana bukan? Lain hanya itu, kelihatannya banyak orang yang mengejeknya justru lain ada yang cak hendak peduli lagi. Contoh tersebut menerimakan kita pelajaran bahwa jika ingin dihargai seseorang maka kita harus menghargai diri sendiri dan menjaga tata krama kita.

Ternyata tak sekadar di marcapada saja cak semau hukuman bagi yang mengerjakan perbuatan nan menumbuk norma atau aturan nan ada, di akherat juga juga akan terserah karenanya. Bersendikan perkataan nabi Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan kepada Abu Daud nan berbunya bahwa “tidak ada yang lebih sukar di timbangan amal daripada kesusilaan yang terpuji”. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa enggak n domestik nikah atau di masyarakat saja, kepada orang tua pun kita harus berakhlak yang baik. Mari menginjak sekarang kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah dengan menjaga akhlakul karimah kepada semua cucu adam.

Hadirin yang dimuliakan Allah.

Jika kita tatap plong era maju ini, hal nan minimum mendasar yakni “pendidikan”. Pendidikan moral amat dibutuhkan di dok pelajar seumpama generasi penerus bangsa. Etika dan kepatutan selayaknya diterapkan sejak dini lakukan membangun sumber daya cucu adam nan berakhlak mulia. Beberapa contoh yang tidak asing bagi kita, lain kurang para sarjana yang berilmu hanya tidak dibarengi dengan akhlak dan budi pekerti yang baik. korupsi telah tidak asing lagi dan menjadi rahasia umum di lingkaran masyarakat, tidak sedikit turunan yang tertular kasus amoral di Negara kita ini. Keadaan tersebut menjadi sebuah permasalahan nan muncul akibat kurang dibarengi dengan pendidikan tata krama yang baik ketika di bangku sekolah. N domestik hal ini guru merupakan makhluk nan diharapkan berlambak memberikan indoktrinasi akhlak dan moral kepada muridnya dengan penuh kesabaran.

Akhlak mulia merupakan sebuah pokok kerjakan terwujudnya kehidupan yang rukun dan tentram. Dalam sejarah roh, sudah dibuktikan seorang superior yang punya akhlakul karimah dapat membentuk masyarakat yang berbaik dan sejahtera. Sendiri pemimpin yang bobrok akhlaknya, dapat dipastikan bahwa dalam kepemimpinannya, ia akan menerapkan cara-cara yang dapat menimbulkan keributan serta cerapan di tengah-paruh awam. Hal ini tentunya dapat digunakan sebagai pelajaran bahwa moral merupakan suatu keadaan nan teramat terdahulu untuk dipergunakan sebagai pondasi internal segala aspek.

Saudara-saudaraku semua

Menjaga moral dan kepatutan yang baik ialah sebuah tiang untuk mempertahankan kekokohan nyawa kita. Kembangkan moral, kehidupan, dan tekatkan untuk terus melangkah menggenggam impian. Gapailah kesuksesan untuk orang-sosok disekeliling kita yang sedemikian itu menaruh harap besar terhadap diri kita sendirisendiri! Wujudkan segala apa yang kita inginkan dengan apa apa yang kita miliki salah satunya dengan akhlakul karimah sama dengan yang telah dicontohkan oleh Yang dipertuan Nabi Muhammad SAW.

Demikian yang boleh saya sampaikan, apabila terdapat khilaf dan keseleo dalam tutur kata atau privat bergaya, saya memohon pembebasan yang sebesar-besarnya. Kepada Sang pencipta lah palagan kembali dan memohon ampunan, Sekian dan terima rahmat.

Wabillahitaufik Walhidayah, Waridha Wallinayah.

WasalamualaikumWarahmatullahi Wabarakatuh

Contoh Kuliah Agama Islam mengenai Tata krama Mulia dan Fiil Pekerti 2

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahilladzi an’ama ‘alaina bi ni’matil iman, wal islam. Asyahadualla ilaha illaloh,wasyhadu anna Muhammadarrosullulah. Allohuma sholi ‘ala Muhammad wa’ala ali syaidina Muhammad amma ba’du

Hadirin Rohimakumullah…

Allah SWT menciptakan manusia sebagai hamba allah yang paling sempurna dimuka mayapada ini lakukan menjadi kholifah, yang menjadi pemimpin dan menjaga amanah si kholik. Sekadar, dari segala amanah itu cak semau satu nan menjadi ukuran derajat koteng insan, yaitu moral.

Pengenalan tata krama berpangkal dari bahasa arab, yaitu Akhlaaqun, yang yaitu bagan jama’ berpokok kata khulqun, yang berfaedah perangai, tabiat dan kesopansantunan. Sedangkan konotasi budi pekerti dalam islam adalah, perangai yang ada dalam diri manusia yang mengakar dan dilakukan seseorang secara sinkron dan terus menerus, dan lain lain mata air datangnya akhlaq adalah islam.

Rasulullah SAW berfirman:

Akmaalul mu’miniina iimaanan ahsanuhum khuluqon

Orang mu’min yang minimum sempurna imannya adalah yang minimal baik akhlaknya

Kesopansantunan menjadi ukuran kemuliaan seseorang, beliau tak kombinasi turun harga atau memendek nilainya, tetap mahal dan tak lekang oleh zaman. Seperti kita ketahui, saat telfon kepal yang sangat merupakan barang berharga yang hanya dimiliki sedikit orang .

Hanya ketika ia dimiliki oleh hampir setiap cucu adam, detik itulah status bermanfaat tak lagi melekat padanya. Namun enggak demikian dengan tata krama mulia, yang akan loyal mahal dan abadi dengan kemuliaannya meskipun setiap makhluk memilikinya, anda akan semakin mahal, malar-malar tak ternilai harganya.

Hadirin Rahimakumullah…

Dewasa ini, sering kita temui manusia yang hidup independen, geringas, ganas, bahkan bertambah ganas daripada binatang keji. Kejadian ini terjadi karena kurangnya pendidikan budi pekerti. Buat itu pada kesempatan kali ini, izinkan saya memajukan sejumlah patah kata, yang akan saya terpenggal-patahkan menjadi untaian nada kalimah yang berjudul “kemuliaan suatu bangsa tergantung akhlaknya” dengan rujukan surat Al-arof ayat 96:

“Seandainya sekiranya penduduk satu negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan menitikkan kepada mereka berkah dari langit dan mayapada, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami aniaya mereka disebabkan perbuatannya”. (Al-A’rof: 96)

Sahabat yang dimuliakan Allah SWT…

Dari Dr. Abdullah Thollah Tobah dalam kitabnya Ma’al Anbiyaai Fil Qur’an, sira mengklarifikasi bahwa ayat tersebut ditujukan kepada suku bangsa shodom, yakni kaum Nabi Luth As berkenaan dengan 3 kemunkaran yang mereka lakukan.

Kemunkaran yang mula-mula, yakni kemunkaran nan dilakukan oleh Candik Nabi Luth As.

Kemunkaran yang kedua, yaitu tradisi menyamun ditempat terang, dan

Kemunkaran yang ketiga, yaitu sifat homoseks yang merajalela

Dengan kata lain, intensi ayat tersebut adalah, sekiranya kaum shodom beriman dan bertaqwa kepada Tuhan… lafatahnaa ‘alaihim barokaatin minassamaai wal ardhi, maka akan Almalik turunkan kepada mereka keberkahan tak kurang dari langit ataupun berasal mayapada dengan syarat iman dan taqwa.

Akan tetapi, merrreka menafsirkan ayat-ayat Allah, maka tak keberkahan Tuhan yang turun melainkan adzab Tuhan yang turun sehingga porak poranda negeri tersebut.

Hadirin yang dicintai Yang mahakuasa,

Kemunkaran-kemunkaran inilah yang menyebabkan kaum shoddom diluluh lantahkan oleh Tuhan SWT, dan secara sederum maupun terselubung, kemunkaran-kemunkaran ini bertaruk subur bak serat dimusim hujan angin dinegeri kita, betul tidak saudara?

Yuk, kita buktikan!

Kemunkaran pertama yaitu kemunkaran nan dilakukan oleh candik Nabi Luth AS, cerminan istri-ampean yang durhaka kepada suami, ayutayutan nan berat siku mematuhi perintah sang superior keluarga, istri yang memiliki boys friend selain laki. Apakah hal ini kita temui dinegeri kita ari-ari???

Ya, bahkan merajalela.

Kemunkaran yang kedua, merupakan kebiasaan homoseks. Resan inilah yang menjadikan kaum sodom durhaka kepada Rabb, pernah jasmani antara sesama varietas dianggap biasa-baku doang, tempat-gelanggang maksiat mengganas dimana-mana. Malar-malar hubungan bodi antara lawan tipe dianggap wajar-wajar saja.

Balasannya, berapa banyak bakal manusia-janin tak berdosa yang digugurkan, berapa banyak jabang bayi-bayi nan lahir sonder ayah, dan berapa banyak bayi-bayi boncel yang dibuang ditempat sampah, di wadah-tempat nan menjadikan mereka seolah tak berharga.

Astagfirullahal’adzim… dan apakah hal ini kita temui dinegeri kita saudara? Dinegeri yang katanya mayoritas beragama islam? Dinegeri subur yang banyak orang bilang zamrud khatulistiwa? ironisnya, hal ini marak terjadi pada generasi cukup umur kita. Na’udzubillah, tsumma na’udzubillah…

Kemunkaran yang ketiga, yakni leluri menjarah ditempat cahaya. Ini adalah bukti manipulasi, kolusi dan nepotisme, penyalahgunaan kekuasaan, penyelewengan dana pembangunan, yang akhirnya bukan pembangunan nasional yang kita rasakan, akan saja penderitaan kewarganegaraan yang mahajana keluhkan.

Sang pencipta SWT. Berfirman n domestik surat Al-isro ayat 16:

“Dan jika kami hendak memusnahkan suatu kaum, maka kami perintahkan kepada bani adam nan hidup fertil di negeri itu (agar menaati Allah), tetapi apabila mereka durhaka didalam negeri itu, maka sepantasnya berlakulah kepadanya ikab kami, kemudian kami lenyapkan kaum itu, hancur ropak-rapik.

Hadirin Rahimakumullah…

Kemunkaran-kemunkaran inilah yang menciptakan menjadikan kaum Sodom dihancurkan makanya Sang pencipta, sekalian menjadi problematika ummat yang dihadapi bangsa kita dewasa ini. Na’udzubillahi min dzalik…

Sebatas suatu perian, guru saya pun berdeklamasi

Bencana melanda, dibumi ibu pertiwi

Banjir bandang, gempa bumi,

Tanah longsor dan sunami,

Seolah enggan nongkrong

Kemelaratan disana-sini

Busung lapar hantui kanak-kanak anyir

Al-qur’an jadi hiasan

Sunnah rasul tak dijalankan,

Ya Allah… Ampuni kami…

Untuk itu, aduhai para cowok, wahai para mujahid penerus nasion…

Yuk tingkatkan iman dan taqwa, agar diri dihiasi akhlaq nan mulia…

Dan ingatlah teriakan Sang pencipta dalam hadits qudsi:

“Ayyuhassyaaab… Attaariku syahwatahu liajlii… Anta ‘indi, kaba’dhi… malaaaikatii…”

Wahai para pemuda yang meningggalkan syahwatnya karena aku (alas kata Allah), kalian disisiku bagaikan malaikat-malaikatku…

Sebaiknya kita semua senantiasa terpelihara dalam cinta-Nya, Wallahu a’lam bishowab, aquulu qouli hadza…

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Demikian Contoh Ceramah Agama Islam tentang Akhlak Luhur dan Adab, semoga bermanfaat

Baca Juga Artikel Lainnya

contoh-contoh daftar riwayat hidup lamaran kerja yang baik dan benar
kamil-paradigma tindasan resmi pengajuan aplikasi yang baik dan benar
contoh-hipotetis ajuan kegiatan yang benar dan sempurna
contoh mandu membentuk format usulan kegiatan yang baik dan bermartabat
contoh surat kuasa yang baik dan bermartabat secara lengkap
contoh-contoh form slip gaji fungsionaris swasta
uang pelicin prinsip membuat dan menggambar akta lamaran pekerjaan via email yang baik dan benar
contoh kaidah membuat surat lamaran kerja nan baik dan bersusila
cara merubah konversi file doc microsoft office word ke matra pdf
contoh-ideal cara takhlik format surat perjanjian yang baik dan bermoral
teladan wacana tulisan tangan pidato pendek yang baik dan benar
cermin naskah orasi kata perbantahan program syukuran sumir

Source: https://www.tipstriksib.net/2018/10/Contoh-Teks-Naskah-Pidato-Agama-Islam-tentang-Akhlak-Mulia-dan-Budi-Pekerti.html